Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Parodi » Wacana

Wacana

  • account_circle admin
  • calendar_month Rab, 26 Okt 2022
  • visibility 378
  • comment 0 komentar

Oleh : Niam At Majha

Kemarin disaat hujan rintik dan panas terik, pada sebuah group WhatsApp ada sebuah wacana menarik dan unik untuk dibahas, perihal fasilitas, perihal komunitas dan perihal sesuatu yang belum tuntas.

Sebenarnya sederhana saja, tentu saya dan Anda pernah mendengar istilah logika tanpa logistik tak pernah jalan. Saya mengamini akan hal itu, ketika logistik melemah tentu logikanya akan ikut gelisah dengan dalih apa pun itu. Meskipun melalui iming iming pengabdian, berkhidmah atau pun yang lain, akan tetap sama yaitu melemah ada ala kadarnya. Gelisah, resah dan pada akhirnya pasrah.

Kembali pada group yang mewacanakan untuk memperbaiki tempat untuk memunculkan gagasan, ide ide, dan sekadar propaganda, atau pun wacana wacana, tajuk rencana, agar fasilitasnya lebih baik, agar kinerjanya lebih mumpuni dan lain seterusnya. Dengan target dan tujuan kenyamanan penguna menjadi prioritas, meskipun dalam bentuk angan angan berkepanjangan.

Selesai melihat perdebatan tersebut, adu argumen, lebih baik ini dan lebih baik itu dan ini itu. Tetapi ketika saat ranah esekusi semua pada pergi ngacir entah kemana, semua hilang dengan meninggalkan jejak tak jelas, pada pamit undur diri dengan menyendiri. Namanya juga wacana se hebat apa pun itu, gagasan se idealis apa pun itu, kalau tak ada yang esekusi sama saja dengan tong kosong tak ada bunyinya.

Dari peristiwa tersebut, sehingga membuka benak saya apabila kebanyakan orang saat ini lebih suka berwacana, lebih pandai bergagasan, lebih suka debat tanpa adanya kusir; seharian mengadukan ilmunya yang di dapatkan dari perusahaan yang bergerak di bidang jasa, dengan berjualan selembar kertas, sebagai tanda telah selesai melaksanakan ujian dan keilmuannya siap di tandingkan. Meskipun begitu semua yang dibahas seringkali diabaikan belaka, tanpa adanya esekusi, tanpa adanya solusi.

“Biarlah kan mereka bisanya hanya itu, berwacana, bercerita, bergagasan dengan penuh plin plan”

Celetuk teman saya dengan santai sambil berlalu. Dari kejadian tersebut saya dapat menyimpulkan apabila berlogika sepintar apa pun itu, namun jika logistik tak terpenuhi tentu akan mandek ditengah jalan. Bahasanya teman saya yang suka tidur lagi, Logika tanpa logistik. Nihil.

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Lazisnu Pati, Sosialisasikan ‘Koin Nusantara’ ke Muslimat Bulumanis Kidul

    Lazisnu Pati, Sosialisasikan ‘Koin Nusantara’ ke Muslimat Bulumanis Kidul

    • calendar_month Ming, 14 Jul 2019
    • account_circle admin
    • visibility 500
    • 0Komentar

    Pati. Lazisnu PCNU Kabupaten Pati, hari ini (Ahad, 14/07) melakukan sosialisasi “Koin Nusantara” kepada anggota Muslimat Ranting Desa Bulumanis Kidul, Margoyoso. Kegiatan yang diselenggarakan di aula Pondok Pesantren Al Hamidiyah ini berlangsung atas kerjasama antara Lazisnu PCNU Pati dengan MWC NU dan Muslimat NU Kecamatan Margoyoso. Koin Nusantara merupakan gerakan sukarela untuk menyisihkan uang-uang recehan […]

  • Puisi- Puisi Pulo Lasman Simanjuntak

    Puisi- Puisi Pulo Lasman Simanjuntak

    • calendar_month Ming, 20 Agu 2023
    • account_circle admin
    • visibility 377
    • 0Komentar

    Lelaki Baya Berlemak lelaki baya berlemak setiap pagi menyodorkan berita ekonomi dan bisnis dengan kurva gratis dalam hamparan ladang minyak bumi harganya sangat mahal bisa bermimpi bersetubuh dengan gandum serta gas beracun “biarkan mata uang dolar terus bertempur dengan mata uang karet, tugasmu hanya menulis puisi bermata emas dan terus mempersiapkan perang nuklir supaya penyair […]

  • PCNU-PATI Photo by NEOM

    Konvergensi

    • calendar_month Sen, 9 Okt 2023
    • account_circle admin
    • visibility 593
    • 0Komentar

    Oleh : M. Iqbal Dawami “Konvergensi adalah perpotongan antara sesuatu yang Anda sangat suka atau mahir lakukan dan apa yang juga menjadi ketertarikan orang lain. Cara termudah untuk memahami konvergensi adalah dengan membayangkannya sebagai titik percampuran antara apa yang Anda cinta dan apa yang orang lain mau beli,” ujar Chris Guillebeau. Saya suka dengan istilah […]

  • LPBI NU Gelontorkan 4 Ton Minyak Goreng untuk Warga Miskin

    LPBI NU Pati Gelontorkan 2,5 Ton Minyak Goreng untuk Warga

    • calendar_month Sel, 5 Apr 2022
    • account_circle admin
    • visibility 386
    • 0Komentar

    PATI – Lembaga Penanggulangan Bencana dan Perubahan Iklim (LPBI) Nahdlatul Ulama Kabupaten Pati menyelenggarakan aksi bhakti sosial pasar murah. Kegiatan semacam ini sebenarnya telah menjadi agenda rutin LPBI NU Pati. Setidaknya, selama empat tahun terakhir ini, Lembaga NU yang menangani bencana alam ini telah menjalankan misi bagi-bagi sembako. Agenda ini, menurut Imam Rifai, ketua LPBI […]

  • Tarnsformasi Suara Mercon. Tarnsformasi Suara Mercon On Usnplash.

    Transformasi Suara Mercon

    • calendar_month Kam, 20 Apr 2023
    • account_circle admin
    • visibility 435
    • 0Komentar

    Oleh: Maulana Karim Sholikhin* Dulu, sekitar dua puluh tahun lalu, sebelum PUBG dan sejenisnya menyerang, pagi Bulan Ramadhan terasa anggun dan hangat. Anak-anak berjamaah subuh kemudian membuat sebuah agenda tour pagi. Berkelompok mengelilingi desa dengan berjalan kaki.Tim borjuis pun demikian, bedanya mereka berkeliling menggunakan sepeda dengan dua shock depan dan shifter gear. Tak ada satupun […]

  • PCNU-PATI Photo by sogard

    Pohon Durian dan Kupu-Kupu

    • calendar_month Sen, 5 Des 2022
    • account_circle admin
    • visibility 655
    • 0Komentar

    Oleh: M. Iqbal Dawami Sore itu, sembari menunggu azan ashar, aku duduk di saung yang letaknya di kebun kantor tempatku bekerja. Di depan saung ada pohon durian. Pohon yang dari hari ke hari, minggu ke minggu, dan bulan ke bulan, tidak ada pertumbuhan yang berarti. Aku tidak tahu bagaimana teorinya, mengapa pohon durian itu tidak […]

expand_less