Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Expo Pasar Murah MA Assyafi’iyah Talun Diserbu Pengunjung

Expo Pasar Murah MA Assyafi’iyah Talun Diserbu Pengunjung

  • account_circle admin
  • calendar_month Sel, 25 Okt 2022
  • visibility 146
  • comment 0 komentar

KAYEN – MA Assyafi’iyyah Talun, Kecamatan Kayen sukses menyelenggarakan Ekspo Bazar Madrasah pada Selasa (25/10). Kegiatan ini merupakan Ekspo perdana yang diselenggarakan oleh pihak madrasah. 

Menurut sumber yang diterima pcnupati.or.id, agenda ini merupakan  tugas akhir praktikun mata pelajaran Prakarya dan kewirausahaan kelas X sampai XII MA Assyafi’iyyah Talun. Hal ini disampaikan oleh Tatik Kusniah, guru pengampu mata pelajaran tersebut. 

“Tujuannya agar peserta didik kami bertambah pengalamannya dan nanti busa terjun ke langsung ke dunia wirausaha,” tuturnya. 

Kegiatan yang bertempat di halaman madrasah Assyafi’iyyah Talun ini terdiri dari 10 kelompok. Dengab mengusung degan Pasar Murah, kegiatan ini menuai antusiasme dari banyak kalangan. Mulai dari peserta didik, para guru dan Staf hingga masyarakat sekitar MA Assyafi’iyyah. 

Sejak dibuka mulai pukul 09.30 WIB, expo Pasar Murah ini langsung diserbu khalayak. Selama kurang dari satu jam, hampir semua dagangan yang ada, langsung ludes terjual. Sedangkan, untuk dagangan yang belum laku, para peserta didik berencana untuk menjualnya secara online. 

Ilyas Qomaruddin, Ketua Himpunan Siswa Siswi Assyafi’iyyah (HISSY)  menyambut baik agenda ini. Sebab menurutnya, kegiatan ini adalah ekspo pertama dan beruntungnya terselengga di masa kepempimpinannya sebagai Ketua HISSY 2021-2022.

“Saya sangat mengapresiasi semangat teman-teman semua, khususnya bu Tatik sebagai pengampu prakarya dan Kewirausahaan,” ungkapnya. 

Kegembiraan serupa juga dirasakan oleh peserta didik yang terlibat dalam kegiatan ini. Zahrotus Sania miasalnya, peserta didi kelas XII, menyebut expo ini tidak akan terlupakan sampai ia tua kelak.

“Saya selaku kelas 12 sangat mengapresiasi kegiatan ini selain untuk kenang kenangan juga sebagai penambah pengalaman untuk bekal nanti jika diantara kami berminat untuk berdagang kecil-kecilan”, ujar dia.

Berbeda dengan Sania, Zuhaila Aufi, siswi kelas X, mengaku kewalahan saat melayani mengunjung. Namun menurutnya, disitulah letak kebahagiaannya.

“Banyak untung yang diperoleh dan keseruan dalam menjualnya. Mseki sempat kewalahan tetapi disitulah yang paling membahagiakan,” ulas Zuhaila.[]

Kontibutor: Umi Fatihaturrohmah (PAC IPPNU Kayen)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Lagi, Putra Margoyoso Ukir Prestasi di Tingkat Asean

    Lagi, Putra Margoyoso Ukir Prestasi di Tingkat Asean

    • calendar_month Sel, 12 Nov 2019
    • account_circle admin
    • visibility 119
    • 0Komentar

    MARGOYOSO-Miftahul Huda (34), putra asli Margoyoso telah berhasil mengharumkan Indonesia dalam kancah internasional. Bukan hanya Indonesia, ia juga telah berhasil membawa nama baik NU melalui kaligrafi. Dalam ajang Pertandingan Kaligrafi Nusantara (Khat) 2019 yang digelar di Kinabalu, Negeri Sabah, Malaysia tersebut, Huda sukses menyabet gelar juara II dalam kategori Khat Tsuluts dan Nasakh tingkat Asean. […]

  • PCNU - PATI

    Fatayat NU Ranting Guyangan Adakan Bazar Minyak Goreng

    • calendar_month Kam, 23 Jun 2022
    • account_circle admin
    • visibility 92
    • 0Komentar

    Pati. Jajaran Pengurus Fatayat NU Ranting  Guyangan mengadakan kegiatan bazar minyak goreng Murah di desa Guyangan, Minggu, 19 Juni 2022, kemarin. Acara dilaksanakan berkat kerjasama Fatayat NU ranting Guyangan bekerja sama dengan Toko Pakem Trangkil. Umi Rohmawati Ketua Fatayat NU Ranting Guyangan mengemukakan, “Berharap bazar minyak murah ini bisa meringankan beban masyarakat ditengah melambungnya harga […]

  • PCNU-PATI

    PCNU Kabupaten Pati; Selenggarakan Bahtsul Masail Wakaf Uang

    • calendar_month Jum, 17 Mei 2024
    • account_circle admin
    • visibility 156
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id- Hingga saat ini fenomena wakaf uang di Indonesia relatif masih sangat minim. Dilaporkan oleh BWI (Badan Wakaf Indonesia) pada tahun 2023, dari potensi nasional yang bisa mencapai Rp. 180 triliun baru terserap secara akumulatif sekitar Rp. 2,23 triliun, atau kurang dari 2%. Sejak dicanangkan pada tahun 2010 memang belum maksimal. Sebetulnya regulasi terkait zakat […]

  • Ulama Suu' dan Suu' Saja. Photo by Anna Jahn on Unsplash.

    Ulama Suu’ dan Suu’ Saja

    • calendar_month Kam, 11 Mei 2023
    • account_circle admin
    • visibility 207
    • 0Komentar

    Oleh: Maulana Karim Sholikhin* Di dunia ini, banyak sekali kisah ulama suu’ (ulama jahat). Sebut saja Barseso, ulama ribuan santri yang kepincut wedok-an akibat percaya ahli dzikir yang sebenarnya adalah syaithon. Atau Bal’am, seorang alim nan selalu kabul doanya, namun ia rela mengusik perjuangan Nabi Musa dan Harun AS akibat takut digantung Raja Balqa, musuh […]

  • the sun is setting over a mountain range

    Jiwa Sheril Part II

    • calendar_month Ming, 17 Des 2023
    • account_circle admin
    • visibility 115
    • 0Komentar

    Oleh : J. Intifada POV Sheril Syahdu, nama yang indah. Pertama kali aku masuk sekolah yang ku cari adalah sosoknya. Cowo tengil bermata sipit, rambut pirang kulit putih, sudah seperti chinese. Tapi orang tuanya asli jawa. Anak paling pintar di Sekolah Dasar seberang sekolah dasarku dulu. Hanya sering mendengar namanya, dan belum pernah bertemu secara […]

  • Bupati Akan Tutup Lokasi Prostitusi, PCNU : Kita Tunggu Langkah Konkretnya

    Bupati Akan Tutup Lokasi Prostitusi, PCNU : Kita Tunggu Langkah Konkretnya

    • calendar_month Kam, 19 Agu 2021
    • account_circle admin
    • visibility 106
    • 0Komentar

    K. Yusuf Hasyim, ketua PCNU Pati mengapresiasi deklarasi penutupan tempat-tempat prostitusi oleh Bupati Pati dan Forkompinda. NU bersama masyarakat menunggu langkah konkrernya.  PATI-Deklarasi Bupati untuk menutup lokasi prostitusi yang ada di Kabupaten Pati (18/8), menuai pujian dari berbagai tokoh masyarakat. Salah satunya NU, yang memang sejak awal konsisten dalam memperjuangkan penutupan prostitusi.  “Kami memang sejak […]

expand_less