Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Parodi » Dari Rumah Ke Rumah

Dari Rumah Ke Rumah

  • account_circle admin
  • calendar_month Rab, 24 Agu 2022
  • visibility 423
  • comment 0 komentar

Oleh : Niam At Majha

Tiga Minggu telah berlalu. Kegiatan pengajian akbar dengan tema santunan dengan para Yatama telah berlalu. Dan setiap bulan Muharram kegiatan tersebut telah menjadi sebuah rutinitas lazim dan lumrah. Agenda pengajian santunan yang abadi. Rutinan tahunan dengan berburu pahala dengan janji surga. Melalui iming iming surga dan berlimpah pahala. Memburu baik melupakan terbaik dan banyak yang telah lupa apabila para yatama adalah manusia yang punya hati dan nurani, mempunyai perasaan dan rasa, ada batin yang terpendam. Mengapa setiap santunan harus di akbarkan dan dipertontonkan? Dengan dalih apapun, bukan cara yang santun untuk memanusiakan manusia.

Saya yatim sejak kecil. Jadi mengetahui perasaan seorang anak kecil ketika di pertontonkan, di kasih santunan, di sholawatkan demi satu tujuan. Pahala dan surga. Dermawan, berempati dan peduli. Sebagai penghias story Whatsapp, beranda Facebook dan portal portal media online. Para dermawan lupa jika anak yatim juga manusia yang punya hati, perasaan, dan nurani. Jika peduli datanglah kerumahnya, ajak bicara dari hati ke hati; tanpa foto tanpa selfi adakah yang mampu dan mau?

Beberapa parodi yang saya tulis seringkali membahas masalah ketimpangan sosial dan ketidakadilan bagi seluruh rakyat Indonesia, yang bersatu padu dalam nusa dan bangsa. Berbahasa satu bahasa Indonesia. Saya berusaha merekam realitas yang terjadi di lingkungan masyarakat yang telah merdeka 77 tahun lamanya.

Pada tulisan kali ini saya akan sedikit mengemukakan unek-unek yang saya alami puluhan tahun lalu, dan ingatannya masih terpatri hingga saat ini. Dan saya pula mengamini apabila semua anak yatim lainnya juga mengalami perasaan  sama. Kesedihannya di jual belikan demi sebuah eksistensi di media sosial, serta sebagai jalan yang katanya dapat imbalan surga dan pahala. Padahal pahala dan surga menjadi hak priogratif  Tuhan. Bukan manusia menjadi penentu.

Bulan lalu, panitia pengajian akbar selalu datang ke rumah saya dan setiap tahunnya yang datang selalu berbeda orangnya. Dan jawaban saya selalu sama, jika tak di jadikan acara bisa? Datang kerumahnya, silaturahmi, berbincang bincang. Dan mereka jawabnya selalu sama. Tak bisa, jika begitu nanti tak ada yang lihat, tak meriah, bukankah dalam kebaikan harus disiarkan kepada semua orang, agar supaya yang belum pernah ikut santunan biar tertarik menjadi donatur atau dermawan.

“Ini pahala dan di janjikan surga”

Saat mendengar itu semua, saya tak mau berdebat dan saya pun tak memberikan sumbangan santunan. Biar dikatakan, di gremengi atau lainnya saya tak jadi soal. Saya punya cara tersendiri untuk saling memahami terhadap mereka yang yatim. Sebab dulu saya pun yatim, jadi lebih mengerti bagaimana perasaan, hati mereka saat di pertontonkan dan di siarkan. Belajarlah menjadi manusia seutuhnya, memanusiakan manusia. Datanglah dari rumah ke rumah. Tuhan tahu tapi menunggu.

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PCNU-PATI

    Mahasiswa Prodi PMI IPMAFA Distribusikan Air Bersih di Desa Trikoyo

    • calendar_month Sel, 24 Sep 2024
    • account_circle admin
    • visibility 515
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id- Segenap mahasiswa Jurusan Pengembangan Masyarakat Islam dari Kampus Institut Pesantren Mathali’ul Falah (IPMAFA) Pati melaksanakan kegiatan sosial berupa distribusi air bersih di Desa Trikoyo, Kecamatan Jaken, Kabupaten Pati. Ahad, (22/9/24). Kegiatan ini merupakan bagian dari pengabdian kepada masyarakat, sekaligus upaya untuk membantu warga desa yang sedang mengalami krisis air bersih akibat musim kemarau panjang. […]

  • Lembaga Pendidikan Ma’arif NU Kabupaten Pati Resmi Dikukuhkan

    Lembaga Pendidikan Ma’arif NU Kabupaten Pati Resmi Dikukuhkan

    • calendar_month Sen, 6 Jan 2025
    • account_circle admin
    • visibility 581
    • 0Komentar

    pcnupati.or.id – Kepengurusan Lembaga Pendidikan (LP) Ma’arif Nahdlatul Ulama (NU) Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Pati masa khidmah 2024-2029 resmi dikukuhkan di Joglo Omah Cabe Resto, Jl Kartini, Pati, Jawa Tengah, pada Sabtu (4/1/2025). Hadir dalam pengukuhan tersebut para pengurus LP Ma’arif Kab Pati, yang dinahkodai Dr. H. Muhsin Moh Sholeh, Lc.M.A sebagai ketua, dan […]

  • IKA PMII Pati Gelar Halalbihalal di Kayen

    IKA PMII Pati Gelar Halalbihalal di Kayen

    • calendar_month Ming, 12 Apr 2026
    • account_circle admin
    • visibility 11.098
    • 0Komentar

      Pcnupati.or.id – Pengurus Cabang Ikatan Alumni Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PC IKA PMII) Kabupaten Pati menggelar acara Halalbihalal sekaligus peringatan Hari Lahir (Harlah) PMII dengan khidmat. Mengusung tema “Merajut Silaturahmi, Menguatkan Peran Kader PMII untuk Indonesia Tangguh di Era Global”, kegiatan ini dipusatkan di TPQ Al Ittihad Jatiroto, Kecamatan Kayen, pada Ahad (12/4/2026). ​Acara […]

  • PCNU - PATI Photo by Michael Fenton

    Melihat dengan Cinta

    • calendar_month Jum, 8 Jul 2022
    • account_circle admin
    • visibility 492
    • 0Komentar

    Beberapa hari yang lalu saat saya pulang dari bekerja, ada notifikasi pesan whatsapp masuk. Sejenak saya diamkan karena harus mandi dan lainnya. Setelah agak luang, saya mencoba membuka pesan tersebut. Ternyata dari bulek (adiknya bapak) yang mengirimkan sebuah video. Dalam video tersebut memperlihatkan seorang mubaligh tengah memberikan ceramah berupa nasihat agar tak menyimpan dendam sebab […]

  • Photo by Madrosah Sunnah

    Sehelai Daun di Musim Gugur

    • calendar_month Ming, 28 Jan 2024
    • account_circle admin
    • visibility 436
    • 0Komentar

    Oleh : J. Intifada Akhir pekan pagi, harinya dia dengan daun-daun yang gugur. Semangatnya memunguti daun-daun kering seperti melihat harta karun. Seringkali sambil berolahraga pagi, jalan mengitari kota sambil membawa karung sak. Dikumpulkannya hingga penuh. Tak terasa bisa mengumpulkan sampai beberapa karung. Bila sudah mendapatkan satu sak penuh, ditaruhlah karungnya di perempatan dekat rumah. Kemudian […]

  • Aktivis Muslimat itu Berpulang ke Rahmatullah

    Aktivis Muslimat itu Berpulang ke Rahmatullah

    • calendar_month Sel, 26 Des 2017
    • account_circle admin
    • visibility 520
    • 0Komentar

    Hj Yuhanidz Fayumi Munji, Ibunda Dra Badriyah Fayumi, Abdullah Umar Fayumi, Ismail Fayumi, dan putra putri beliau yg lain, kembali ke hadirat Allah SWT pada Selasa, 7 Rabiul Akhir 1439 H./ 26 Desember 2017. pukul 04.00 Wib. Istri KH Ahmad Fayumi Munji ini adalah aktivis NU tulen. Beliau pernah menjadi Ketua Muslimat NU Pati dan […]

expand_less