Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Mahasiswa Thoriqoh Peringati Hari Pahlawan

Mahasiswa Thoriqoh Peringati Hari Pahlawan

  • account_circle admin
  • calendar_month Sab, 12 Nov 2022
  • visibility 456
  • comment 0 komentar

YOGYAKARTA – Mahasiswa Ahlith Thoriqoh Al Mu’tabaroh An Nahdliyyah (MATAN) UIN Sunan Kalijaga (Suka) Yogyakarta menggandeng PWNU DIY gelar rutinan Masjid Sunan Kalijaga Yogyakarta.

Pada Jumat (10/11) lalu, para maahasiswa santri tersebut menghadirkan KH. Mas’ud Masduki, Ro’is Syuriyah PWNU DIY dan Gus Awwaludin Mualif, Ketua Lesbumi PWNU DIY untuk menjadi pemateri.

Menurut PLT ketua Matan UIN Suka, Aang Agenda bertajuk Cangkir Ngelmu Matan UIN Suka tersebut sengaja digelar pada 10 Nopember sebagai bukti nasionalisme anggota Matan. Menurutnya, tema pahlawan sengaja diambil dalam rangka memperingati jasa para pahlawan.

“Temanya memang kepahlawanan. Baik nilai-nilai patriotisme ulama nusantara maupun pahlawan secara umum,” terang dia.

Menjadi Pahlawan

Dalam paparannya, Kiai Ma’ud menceritakan kepaglawanan wali sanga tanah jawa. Ringkasnya, menurut dia, sembilan orang ulama saja mampu menyebarkan ajaran Islam Nusantara di tanah Jawa dengan nilai dan laku tasawuf yang mereka bawa.

“Artinya sembilan anggota Matan seharusnya bisa meneruskan perjuangan beliau-beliau, menyebarkan benih-benih tasawuf khususnya melalui organisasi (Matan) ini,” ungkapnya diiringi kelakar puluhan peserta yang hadir.

Lebih Lanjut, Ro’is Syuriyah PWNU DIY teresbut menegaskan bahwa pemuda memiliki kesempatan besar untuk menjadi pahlawan dengan berkhidmah dan berjuang sesuai passion masing-masing.

“Saat ini kita sedang dalam posisi yang diberikan Allah untuk berjuang. Jangat takut kendala-kendala teknis. Jangan pusing, terus lakukan yang kita bisa, yang penting tetap berkhidmah,” tandas dia.

Sementara itu, Gus Udin, sapaan akrab Gus Awwaludin menegaskan bahwa jasa para ulama dan habaib di Indonesia sangatlah besar. Menurutnya mereka lah pahlawan sejati.

“Sampai lahir resolusi jihad yang kita peringati sebagai hari santri, itu jasa siapa? Jasa ulama,” tegasnya.

Ia juga berpesan bahwa di era 4.0 ini, masih banyak peluang untuk menjadi pahlawan. Dalam konteks kebangsaan, ia menyebut beberapa kriteria pahlawan.

“Pahlawan itu, siapa saja yang membela tanah air, dan mencintai tanah air dengan cara apapun dan dengan bidang apapu, mereka itulah pahlawan bangsa,” terang dia.(karim/ltn)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Relawan NU dan Warga Gotong Royong Pindahkan Rumah Pasca Banjir Bandang di Peunaron Aceh

    Relawan NU dan Warga Gotong Royong Pindahkan Rumah Pasca Banjir Bandang di Peunaron Aceh

    • calendar_month Jum, 16 Jan 2026
    • account_circle admin
    • visibility 7.603
    • 0Komentar

    Aceh Timur — Banjir bandang itu datang tanpa memberi waktu. Dalam hitungan menit, air setinggi enam meter menyeret rumah, sawah, ternak, kendaraan, dan seluruh harta warga Dukuh Dataran Indah, Kecamatan Peunaron. Di antara ratusan korban, rumah milik Maslukin, Wagiran, Adnan, dan Efendy ikut tergeser puluhan meter dari tempat semula. Hari itu, Jumat 16 Januari 2026, […]

  • PCNU-PATI Photo by Javas rabni

    Sekolah; Membosankan

    • calendar_month Jum, 26 Mei 2023
    • account_circle admin
    • visibility 539
    • 0Komentar

    Oleh : Inayatun Najikah Saban malam tiap habis maghrib, rumah saya selalu didatangi anak-anak kecil yang ingin belajar bersama. Awalnya cuma satu anak. Tetapi semakin kesini, ia telah beranak pinak menjadi empat orang anak. Mereka semua saat ini tengah menginjak bangku kelas lima. Beragam mata pelajaran mereka tanyakan kepada saya. Rasanya hampir semua. Namun saya […]

  • Inisnu Lestarikan Nyadran, Ketua PCNU Sebut “Ben Ora Kepaten Obor”

    Inisnu Lestarikan Nyadran, Ketua PCNU Sebut “Ben Ora Kepaten Obor”

    • calendar_month Sab, 22 Feb 2025
    • account_circle admin
    • visibility 703
    • 0Komentar

      Pcnupati.or.id-Temanggung – Dalam rangka menyambut bulan suci Ramadan 1446 H tahun 2025, keluarga besar Kampus Hijau yang terdiri atas Inisnu Temanggung, Akper Alkautsar, TK/PAUD ELPIST, MI ELPIST, KBIHU Babussalam NU Temanggung menggelar Nyandran Kampus Hijau bertajuk “Menjaga dan Melestarikan Tradisi, Mempererat Silaturahmi” pada Jumat (21/2/2025). Kegiatan yang berlokasi di halaman rektorat Inisnu Temanggung itu […]

  • Maulidan di MTsN 1 Pati berlangsung Meriah

    Maulidan di MTsN 1 Pati berlangsung Meriah

    • calendar_month Jum, 8 Nov 2019
    • account_circle admin
    • visibility 669
    • 0Komentar

    WINONG-MTs Negeri 1 Pati atau yang sering dijuluki MTsN Winong Menggelar acara maulidan Jumat (8/11) Siang yang dihadiri oleh seluruh siswa, wali siswa, guru dan karyawan. Hal ini dilakukan dalam rangka memperingati miladiyah Nabi Muhammad SAW. Sejatinya, 12 Rabiul Awwal yang merupakan hari kelahiran Nabi Muhammad jatuh pada hari ini, Sabtu (9/11). Namun seperti kebanyakan […]

  • PCNU - PATI Photo by Mufid Majnun

    Uang Pemberian Calon KADES

    • calendar_month Ming, 3 Jul 2022
    • account_circle admin
    • visibility 1.227
    • 0Komentar

    Disuatu desa akan diadakan pemilihan Kades (kepala desa). Dalam PILKADES tersebut ada seorang calon membagi-bagikan uang atau sejenisnya kepada calon pemilih didesa tersebut, dengan maksud dan tujuan tiada lain adalah menjadi KADES terpilih. Pertanyaan : Bagaimana hukum pemberian uang dalam kasus diatas ? Jawaban :  Tafsil, Jika menjadi KADES itu hukumnya fardlu `ain (sebab tidak […]

  • PCNU PATI. Ilustrasi Orang-orang Berkerumun.. Photo by Jacek Dylag on Unsplash

    Curah

    • calendar_month Jum, 29 Apr 2022
    • account_circle admin
    • visibility 458
    • 0Komentar

    Uang bukanlah segala-galanya, tapi segalanya butuh uang. Siapa yang tidak tergiur dengan uang. Apalagi gratisan. Kali ini pemerintah kita kembali menggelontorkan uang BLT (Bantuan Langsung Tunai) kepada masyarakat pada situasi pandemi Covid-19. Sedikit cerita di desa tempat saya tinggal, ada salah satu warga yang mendapat bantuan. Sebut saja namanya Mbah Rah, sudah sepuh berjalan saja […]

expand_less