Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Tokoh » Biografi KH. M. Aniq Muhammadun, Rois Syuriah NU Kab Pati

Biografi KH. M. Aniq Muhammadun, Rois Syuriah NU Kab Pati

  • account_circle admin
  • calendar_month Jum, 19 Agu 2022
  • visibility 1.327
  • comment 0 komentar

KELAHIRAN

KH. Aniq Muhammadun atau yang kerap disapa dengan panggilan KH. Aniq lahir pada 30 Desember 1952 di Pondohan, Tayu, Pati. Beliau merupakan putra ketujuh dari sepuluh bersaudar, dari pasangan KH. Muhammadun dengan Nyai Nafisatun.

KELUARGA

KH. Aniq Muhammadun melepas masa lajangya dengan menikahi Nyai Hj. Salamah (Sarang) pada sekitar tahun 1982.

PENDIDIKAN

KH. Aniq Muhammadun memulai pendidikanya dengan belajar di Madrasah Mathali’ul Falah Kajen Pati dan selesai pada tahun 1970 an. Setelah keluar dari Kajen, beliau melanjutkan pendalaman ilmu agamanya terutama di bidang Nahwu dan Fiqih kepada ayahnya sendiri.

KH. Aniq Muhammadun bahkan rutin diberi waktu setiap habis Isya untuk mendapatkan pengajaran khusus dari ayahandanya. Kedekatan yang cukup kuat dengan ayahnya KH. Muhammadun itu betul-betul menjadi panutan bagi beliau dalam mengajar sampai saat ini.

MENDIRIKAN PONDOK

Setelah menikah, beliau sempat tinggal di Sarang Rembang. Hanya saja, karena keluarga menghendaki KH. Aniq Muhammadun dan keluarga tinggal tidak jauh-jauh dari Pondohan Tayu, akhirnya beliau kembali di Pondohan, dan beberapa saat kemudian membeli rumah di daerah Pakis Tayu sebagai cikal bakal berdirinya Pondok Pesantren Manbaul Ulum.

Santri pertama KH. Aniq Muhammadun saat memulai tinggal di Pakis Tayu berjumlah 10 orang, dan masih tinggal satu rumah dengan beliau. Mengingat jumlah santri yang semakin banyak, maka pada tahun 1989 beliau memulai membangun bangunan pondok pesantren di belakang rumah.

Keberhasilan dari alumnus Mathali’ul Falah ini dalam mengembangkan pondok pesantren dibuktikan dua hal, secara kuantitas dan kualitas. Secara kuantitas, dibuktikan dengan jumlah santri yang terus bertambah.

Saat ini, kurang lebih 200-an santri dari berbagai daerah belajar di bawah asuhan beliau. Infrastruktur juga sudah semakin maju, banyak bangunan baru yang sudah berdiri sebagai instrumen kelayakan untuk kegiatan belajar mengajar. Secara kualitas, banyak alumni yang berhasil menjadi Pimpinan dan Kyai di daerahnya masing-masing.

Di samping itu, nilai-nilai atau karakter dari santriwan-santriwati yang disiplin dan menjaga kebersihan juga terlihat sudah menjadi tradisi di pondok pesantren Manbaul Ulum. Tidak mengherankan bila Pondok Pesantren Manbaul Ulum mendapatkan penghargaan dari Kementerian Agama Wilayah Jawa Tengah sebagai pondok pesantren (dalam kategori pondok pesantren besar) terbersih se-Jawa Tengah.

Raihan tersebut tentu menjadi buah kerja keras dari Putra KH. Muhammadun ini dalam melakukan pembinaan kepada para santri selama ini, dan itu tentu melewati proses yang panjang dan tidak mudah.

Menurut analisis Nuansa, setidaknya ada lima kunci yang menonjol dalam diri KH. Aniq Muhammadun dalam membesarkan pesantren dan mendidik para santrinya, yaitu istiqomah, memiliki kedalaman ilmu, dapat menjadi teladan, turun tangan (langsung), dan kontrol (lingkungan pesantren) secara kontinue.

Sebagai contoh, kebiasaan KH. Aniq Muhammadun yang ikut berbaur dengan santri dalam membersihkan lingkungan pesantren, dan di tengah kesibukan yang padat, beliau (secara langsung) tetap menyempatkan rutin mengecek kebersihan pesantren. Begitu ditemukan hal yang kurang tepat, beliau langsung mengingatkannya, bagi beliau turun tangan langsung seorang pengasuh sangat penting dalam pembinaan santri.

SEORANG PENGUSAHA

Sosok KH. Aniq Muhammadun merupakan figur Kiai yang sederhana, bersahaja namun beliau juga merupakan seorang pengusaha, berbagai usaha pernah digeluti oleh beliau. Karena mempunyai sawah, beliau tidak risih untuk melakukan kegiatan bertani.

Selain itu, KH. Aniq Muhammadun juga membuka pertokoan, warung, membuka usaha air isi ulang, dan pernah juga ternak ayam petelor. Langkah demikian di ambil karena beliau ingin menghilangkan kesan bahwa seorang kiai kerjaannya hanya santai di rumah.

AKTIF DI POLITIK

KH. Aniq Muhammadun tercatat pernah aktif ikut berjuang di PKB dan PKNU, dan keikutsertaan beliau dalam partai politik semata-mata merupakan bentuk rasa tawadhu’ beliau kepada para Kiai. Sebagai contoh saat berdirinya Partai Kebangkitan Nasional Ulama’, kesediaan beliau untuk ikut menjadi salah satu deklarator PKNU bersama para kiai sepuh lain adalah karena ajakan langsung dari almaghfurullah KH. Abdullah Faqih (Pimpinan Ponpes Langitan Tuban Jawa Timur). Bagi beliau, seorang kiai harus tahu politik, karena kalau tidak tahu politik maka akan dikerjai politik.

PESAN UNTUK GENERASI MUDA NU

Pesan dari KH. Aniq Muhammadun ini kepada para generasi muda NU adalah supaya mereka mempelajari dan mendalami aqidah NU. Tujuannya agar bisa menghindarkan dan membentengi diri dari aqidah-aqidah yang menentang NU, lantaran sebagaimana diketahui bersama aliran-aliran yang menentang NU sekarang mulai bermunculan.

Apabila generasi muda NU tidak memiliki benteng yang kuat, bukan tidak mungkin mereka akan mudah terpengaruh dan tergiur untuk mengikuti aliran-aliran yang selama ini memusuhi NU.

Dengan kondisi demikian, KH. Aniq Muhammadun berpesan agar para kiai/da’i bila mendapatkan kesempatan mengisi tausiyah berkenan untuk menyelipkan wawasan Ke-NU-an pada masyarakat, apa itu NU, ajarannya apa saja, dan dasar-dasarnya bagaimana.

Langkah ini penting dilakukan demi membumikan NU di tengah-tengah masyarakat luas, lebih-lebih dalam konteks sekarang ini. Oleh karena itu, harapan dari KH. Aniq Muhammadun kepada para pengurus PCNU Pati periode 2013-2018 adalah supaya dapat melaksanakan tugas dengan baik dan ikhlas, dalam rangka membesarkan NU.

Sumber: Majalah NUANSA LTN NU Pati

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PWNU Jateng Gelar Bahtsul Masaail di Kajen

    PWNU Jateng Gelar Bahtsul Masaail di Kajen

    • calendar_month Sen, 11 Nov 2019
    • account_circle admin
    • visibility 632
    • 0Komentar

    MARGOYOSO-Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Tengah menggelar Bahtsul Masail pada Senin (11/11) di Pesantren Maslakul Huda Kajen Margoyoso Pati diasuh oleh KH. Abdul Ghoffarrozien, M.Ed. Bahtsul Masail ini diadakan untuk menjawab pemasalahan yang berkembang di masyarakat tetapi belum ada dasar hukumnya dalam al-Qur’an dan Hadis. K.H. Taj Yasin, Wakil Gubernur Jawa Tengah memberikan sambutan […]

  • MWCNU Margoyoso Sabet Penghargaan Kinerja Terbaik oleh PCNU Pati

    MWCNU Margoyoso Sabet Penghargaan Kinerja Terbaik oleh PCNU Pati

    • calendar_month Kam, 29 Jan 2026
    • account_circle admin
    • visibility 8.310
    • 0Komentar

    pcnupati.or.id – Malam peringatan Satu Abad Nahdlatul Ulama yang digelar oleh PCNU dan Pemda Pati di Pendopo Kabupaten Pati mbawa kenangan manis bagi MWC-NU Margoyoso. Acara istighotsah dan doa bersama yang digelar pada Rabu (28/1) malam tersebut diiringi dengan penganugerahan PCNU Pati Award. Penghargaan ini merupakan apresiasi kinerja MWC-NU (kepengurusan NU di tingkat kecamatan-red) oleh […]

  • Tak Hanya Ngaji, Santri PPQ Safiinatunnaja Wonosobo Isi Ramadan dengan Pelatihan Public Speaking

    Tak Hanya Ngaji, Santri PPQ Safiinatunnaja Wonosobo Isi Ramadan dengan Pelatihan Public Speaking

    • calendar_month Kam, 5 Mar 2026
    • account_circle admin
    • visibility 9.904
    • 0Komentar

      WONOSOBO – Ramadan di Pondok Pesantren Al-Qur’an (PPQ) Safiinatunnaja Kalibeber Wonosobo tahun ini terasa lebih berwarna. Selain diisi dengan ibadah mahdhah dan ngaji pasanan (ngaji kitab kuning), sebanyak 40 santri Pendidikan Diniyah Formal (PDF) bersama para pengurus pesantren mengikuti Safiinatunnaja Training Public Speaking pada Rabu (4/3/2026) di Pendopo pesantren. Kegiatan yang mengusung tema “Menguatkan […]

  • Dahlan Iskan Isi Studium General di Ipmafa

    Dahlan Iskan Isi Studium General di Ipmafa

    • calendar_month Sen, 22 Nov 2021
    • account_circle admin
    • visibility 527
    • 0Komentar

    Dahlan Iskan saat menyampaikan materinya dalam acara Studium General di Ipmafa MARGOYOSO – Institut Pesantren Mathali’ul Falah (Ipmafa) Pati menggelar Studium General (SG) dengan narasumber Prof. Dr. (HC) Dahlan Iskan, Menteri BUMN periode 2011-2014. Acara dengan tema ‘Menumbuhkan Spirit Santripreneur di Era Society 5.0’ teraebut diselenggarakan pada Sabtu (20/11) pagi di Aula Ipmafa lantai 2 […]

  • LP Ma’arif NU Jateng Bidik 6.000 Peluang Pelatihan dan Sertifikasi bagi Lulusan SMK

    LP Ma’arif NU Jateng Bidik 6.000 Peluang Pelatihan dan Sertifikasi bagi Lulusan SMK

    • calendar_month Sab, 8 Agu 2026
    • account_circle admin
    • visibility 17.647
    • 0Komentar

    SEMARANG, 8 Agustus 2026 — Lembaga Pendidikan (LP) Ma’arif NU Jawa Tengah terus memperkuat ekosistem pendidikan vokasi agar lulusan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Ma’arif NU tidak hanya siap memasuki dunia kerja di dalam negeri, tetapi juga mampu berkompetisi di pasar kerja global. Upaya tersebut diwujudkan melalui penjajakan kolaborasi antara LP Ma’arif NU Jawa Tengah, Kementerian […]

  • Mengevaluasi Lembaga dan Banom untuk Sebuah Kemajuan

    Mengevaluasi Lembaga dan Banom untuk Sebuah Kemajuan

    • calendar_month Rab, 12 Agu 2020
    • account_circle admin
    • visibility 495
    • 0Komentar

        Pati. Jajaran Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama mengadakan kordinasi dan evaluasi Lembaga dan Banom-banomnya pada hari ini, Rabu, 12 Agustus 2020 di Gedung PCNU Pati.   “Pertemuan ini kami laksanakan tetap menerapkan protokol kesehatan, hal ini untuk mencegah penyebaran Covid 19,” jelas Sekretaris PCNU Kab Pati Maskan, Rabu (12/8/2020).   Sedangkan Ketua PCNU Pati […]

expand_less