Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Parodi » Me (maaf) kan

Me (maaf) kan

  • account_circle admin
  • calendar_month Rab, 3 Agu 2022
  • visibility 129
  • comment 0 komentar

Oleh : Niam At Majha

Minggu lalu,  saya sempat berbeda pendapat dengan perempuan yang saya sayangi. Sebab ketika saya menemukan sesuatu saya tak langsung bilang. Dengan alasan agar saya sedikit bisa meredam emosi agar supaya tak langsung tersalurkan. Diam sejenak, ambil nafas dalam dalam. Sebuah  metode yang seringkali saya jalani.

 Saya dibilang sering mudah marah; meskipun marah saya bisa dikatakan standar tak seperti marahnya Shiva yang tak mau dibilang anak kecil padahal dia adalah anak kecil dengan tubuh mungil dengan sepeda listriknya bisa terbang kesana kemari mengejar penjahat mengambil alih tugasnya inspektur Ladusing. Kemarahan saya masih dalam mode wajar.

Berbuat kesalahan dan setelah itu meminta maaf itu bukan perkara mudah. Sebab setiap orang mempunyai alibi masing masing. Seringkali orang merasa dirinya paling benar, paling berpengalaman dan yang banyak terjadi yaitu merasa paling benar. Kondisi kondisi seperti itu bukanlah hal yang salah dan tak juga dibenarkan. Tak ada orang benar terus menerus, tak juga salah berkelanjutan.

Seperti kisah dua teman saya yang akan menikah, mereka sering kali berbeda pendapat yang perempuan memegang teguh prinsipnya; sedangkan laki laki bersikukuh atas jiwa melindunginya. Dan ketika mereka selesai berdebat kusir tanpa kudanya, saat selesai,  ketika sudah reda sebab kecapean energi; kedua belah pihak belum pernah saya lihat bilang maaf atau pun sejenisnya. Diam membisu, namun kemudian kembali semula seperti jurus Izanami yang di  miliki klan Uchiha dalam serial Naruto.

Melalui kisah teman saya tersebut; saya menarik benang merah yaitu kalimat sederhana akan tetapi berat untuk di ucapkan, berat untuk di jalani. Sebab untuk melakukan atau mengucapkan kata maaf dan memaafkan kita harus terbiasa dan membiasakan.  Selain itu, harus menurunkan ego pribadi. Kalau istilahnya para motivator kehidupan;  hidup itu harus saling memaafkan dengan begitu kehidupan yang kita jalani akan bahagia serta berbunga bunga.

Kembali pada yang saya jalani saat ini. Banyak yang mengatakan apabila saya itu mudah marah dan mudah memaafkan. Banyak yang mengemukakan demikian. Akan tetapi, ketika saat saya marah tentu ada alasan dan marahnya pun ada porsi porsinya, sesuai dengan koridor yang berlaku. Berbeda dengan Shiva yang langsung marah menghajar habis habisan kepada siapa saja yang mengatakan Shiva anak kecil.

Dari cerita Shiva dan teman saya tentu tak ada singkronisasi, akan tetapi keduanya mempunyai alasan berbeda-beda ketika akan mengaplikasikan sebuah kemarahan dan Shiva mudah memberikan kata maaf bagi orang yang telah dihajarnya atau melakukan kesalahan. Sedangkan teman saya tersebut masih proses menuju itu.

Meminta maaf bukan sebab salah dan benar, melainkan dikarenakan bagaimana kita mampu mengelola diri, mengurangi sifat dendam terpendam dalam hati dan sanubari diri. Bagaimana saya dan Anda mampu mengondikasikan akal pikiran,  perasaan dan tekanan darah agar tak mudah marah. Seperti halnya saya teringat dengan ucapan presiden kita ke empat yang seringkali membuat banyak orang gila yaitu maaf iya lupa tak.

Jadi saya dapat menyimpulkan bahwa untuk memaafkan seharusnya itu mudah dijalankan, meskipun untuk melupakan saya dan Anda perlu waktu. Dan yang paling penting kita harus memaafkan dan meniadakan benar dan salah bagi orang yang saya dan Anda sanyangi.

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PCNU PATI - Doakan Saja, Jangan Pertanyakan. Photo by David Rodrigo on Unsplash.

    Doakan Saja, Jangan Pertanyakan

    • calendar_month Jum, 6 Mei 2022
    • account_circle admin
    • visibility 108
    • 0Komentar

    Selamat merayakan hari raya Idhul fitri untuk segenap umat Islam. Idhul fitri adalah hari yang ditunggu setelah sebulan penuh melakukan ibadah puasa. Momen hari kemenangan sekali dalam setahun digunakan untuk saling berkunjung ke sanak saudara maupun tetangga untuk saling memaafkan atas segala kesalahan disengaja atau pun tak dan saling mendoakan. Momen tersebut tak akan lepas […]

  • PCNU-PATI Photo by Yusuf Onuk

     Penyabar dan Ringan Tangan, Sosok Kiai Haji Anwar

    • calendar_month Jum, 6 Okt 2023
    • account_circle admin
    • visibility 279
    • 0Komentar

    Oleh: Umi Nur Hasanah Kyai Haji Anwar merupakan salah satu ulama karismatik yang ada di kawasan Pucakwangi Pati. Ia memiliki perhatian besar pada dakwah Islam di kalangan masyarakat pedesaan. Sosok kyai kelahiran 1871 di Dukuh Nganguk Desa Sidomulyo Kecamatan  Jakenan- Pati tersebut, berpindah ke Dukuh Gragalan Desa Sokopuluhan Pucakwangi karena mengikuti sang Istri, yakni Nyai […]

  • PCNU-PATI

    Menjaga Kesehatan selama Ramadan

    • calendar_month Rab, 20 Mar 2024
    • account_circle admin
    • visibility 131
    • 0Komentar

    Oleh Hamidulloh Ibda* Kesehatan dalam perbincangan Ramadan tentu bukan soal kesehatan fisik, jasmani, atau badan. Namun, menjaga kesehatan selama Ramadan ya rohani, mental, atau kesehatan jiwa juga. Sebab, ibadah selama bulan suci Ramadan lebih dominan ibadah misterius dan mistis, karena hanya hamba dan Allah Swt yang tahu, ketika berpuasa atau tidak ya jelas dua entitas […]

  • Gandeng Gusdurian Prawoto, LPBINU Salurkan Ratusan Paket Sembako Kepada Warga

    Gandeng Gusdurian Prawoto, LPBINU Salurkan Ratusan Paket Sembako Kepada Warga

    • calendar_month Sel, 17 Agu 2021
    • account_circle admin
    • visibility 127
    • 0Komentar

    SUKOLILO – Memperingati HUT Kemerdekaan RI ke-76, LPBI NU Kabupaten Pati bekerja sama dengan Komunitas GUSDURIAN Peduli Posko Prawoto menyerahkan ratusan paket sembako dan bantuan kesehatan kepada warga yang membutuhkan. Program tersebut merupakan kelanjutan dari program-program bantuan sebelumnya bagi masyarakat yang terdampak covid-19. Imam Rifai selaku ketua LPBI NU Kabupaten Pati, bahwa penyerahan bantuan ini […]

  • Haul Kyai Sahal Mahfudz dipadati Ribuan Jama’ah dari Berbagai Penjuru

    Haul Kyai Sahal Mahfudz dipadati Ribuan Jama’ah dari Berbagai Penjuru

    • calendar_month Sab, 17 Jan 2015
    • account_circle admin
    • visibility 160
    • 0Komentar

    Kajen Pati–Selasa 13 Januari 2015 Dalam memperingati Haul Kyai Sahal yang pertama ribuan pengunjung memadati halaman Pesantren Maslakul Huda. Acara dimulai pukul 19.30 dengan di barengi hujan, tidak membuat para pengunjung mengurungkan niatnya untuk mengikuti acara tahlil haul pertama Kyai Sahal. Mereka berbondong-bondong untuk mendapatkan barokah. Tercatat ada lima ribu pengunjung yang memadati kediaman Kyai Sahal, […]

  • Bersyukur Ketika Gagal

    Bersyukur Ketika Gagal

    • calendar_month Jum, 16 Jul 2021
    • account_circle admin
    • visibility 119
    • 0Komentar

      Banyak orang ingin menjadi yang pertama dalam hal apa saja. Bahkan tak sedikit orang  ingin menjdi “ter..” baik terkaya, terkeren, tersehat, tertampan maupun “ter..” yang lain. Meski demikian, di zaman seperti zaman sekarang ini, belum tentu kita berhasil menjadi yang “ter..” di antara sekian banyak manusia yang ada di dunia. Itulah sebabnya kita harus […]

expand_less