Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Parodi » Me (maaf) kan

Me (maaf) kan

  • account_circle admin
  • calendar_month Rab, 3 Agu 2022
  • visibility 494
  • comment 0 komentar

Oleh : Niam At Majha

Minggu lalu,  saya sempat berbeda pendapat dengan perempuan yang saya sayangi. Sebab ketika saya menemukan sesuatu saya tak langsung bilang. Dengan alasan agar saya sedikit bisa meredam emosi agar supaya tak langsung tersalurkan. Diam sejenak, ambil nafas dalam dalam. Sebuah  metode yang seringkali saya jalani.

 Saya dibilang sering mudah marah; meskipun marah saya bisa dikatakan standar tak seperti marahnya Shiva yang tak mau dibilang anak kecil padahal dia adalah anak kecil dengan tubuh mungil dengan sepeda listriknya bisa terbang kesana kemari mengejar penjahat mengambil alih tugasnya inspektur Ladusing. Kemarahan saya masih dalam mode wajar.

Berbuat kesalahan dan setelah itu meminta maaf itu bukan perkara mudah. Sebab setiap orang mempunyai alibi masing masing. Seringkali orang merasa dirinya paling benar, paling berpengalaman dan yang banyak terjadi yaitu merasa paling benar. Kondisi kondisi seperti itu bukanlah hal yang salah dan tak juga dibenarkan. Tak ada orang benar terus menerus, tak juga salah berkelanjutan.

Seperti kisah dua teman saya yang akan menikah, mereka sering kali berbeda pendapat yang perempuan memegang teguh prinsipnya; sedangkan laki laki bersikukuh atas jiwa melindunginya. Dan ketika mereka selesai berdebat kusir tanpa kudanya, saat selesai,  ketika sudah reda sebab kecapean energi; kedua belah pihak belum pernah saya lihat bilang maaf atau pun sejenisnya. Diam membisu, namun kemudian kembali semula seperti jurus Izanami yang di  miliki klan Uchiha dalam serial Naruto.

Melalui kisah teman saya tersebut; saya menarik benang merah yaitu kalimat sederhana akan tetapi berat untuk di ucapkan, berat untuk di jalani. Sebab untuk melakukan atau mengucapkan kata maaf dan memaafkan kita harus terbiasa dan membiasakan.  Selain itu, harus menurunkan ego pribadi. Kalau istilahnya para motivator kehidupan;  hidup itu harus saling memaafkan dengan begitu kehidupan yang kita jalani akan bahagia serta berbunga bunga.

Kembali pada yang saya jalani saat ini. Banyak yang mengatakan apabila saya itu mudah marah dan mudah memaafkan. Banyak yang mengemukakan demikian. Akan tetapi, ketika saat saya marah tentu ada alasan dan marahnya pun ada porsi porsinya, sesuai dengan koridor yang berlaku. Berbeda dengan Shiva yang langsung marah menghajar habis habisan kepada siapa saja yang mengatakan Shiva anak kecil.

Dari cerita Shiva dan teman saya tentu tak ada singkronisasi, akan tetapi keduanya mempunyai alasan berbeda-beda ketika akan mengaplikasikan sebuah kemarahan dan Shiva mudah memberikan kata maaf bagi orang yang telah dihajarnya atau melakukan kesalahan. Sedangkan teman saya tersebut masih proses menuju itu.

Meminta maaf bukan sebab salah dan benar, melainkan dikarenakan bagaimana kita mampu mengelola diri, mengurangi sifat dendam terpendam dalam hati dan sanubari diri. Bagaimana saya dan Anda mampu mengondikasikan akal pikiran,  perasaan dan tekanan darah agar tak mudah marah. Seperti halnya saya teringat dengan ucapan presiden kita ke empat yang seringkali membuat banyak orang gila yaitu maaf iya lupa tak.

Jadi saya dapat menyimpulkan bahwa untuk memaafkan seharusnya itu mudah dijalankan, meskipun untuk melupakan saya dan Anda perlu waktu. Dan yang paling penting kita harus memaafkan dan meniadakan benar dan salah bagi orang yang saya dan Anda sanyangi.

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PCNU-PATI

    MA As-Salafiyah Lahar Tlogowungu Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang di Desa Godo

    • calendar_month Sel, 13 Des 2022
    • account_circle admin
    • visibility 467
    • 0Komentar

    pcnupati.or.id – Hingga saat ini, bantuan masih terus berdatangan di Desa Godo, Kecamatan Winong.  Sebagaimana diketahui, Desa Godo merupakan salah satu desa terdampak banjir bandang cukup parah, pada 30 November 2022 lalu.  Masyarakat di Desa Godo kini dalam masa pemulihan pascabanjir. Warga sudah mulai memperbaiki rumah-rumah mereka yang sebelumnya rusak diterjang banjir bandang.  Meskipun demikian, bantuan […]

  • Berdakwah Dengan Penuh Kelembutan

    Berdakwah Dengan Penuh Kelembutan

    • calendar_month Rab, 18 Okt 2017
    • account_circle admin
    • visibility 560
    • 0Komentar

    Pati. Jajaran Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama beserta Banom-banomnya dan Pengurus Wakil Cabang Nahdlatul Ulama Se-Kab Pati mengadakan acara Halal Bi Halal dan Festival Hadrah di Komplek Pendopo Kabupaten Pati, 30/7 kemarin.  KH M Aniq Muhammadun menyampaikan tausiyahnya pada acara tersebut, mengajak kepada umat Islam untuk meniru dakwah Nabi Muhammad SAW yang penuh kelembutan dan kasih […]

  • PCNU - PATI Photo by Michael Fenton

    Melihat dengan Cinta

    • calendar_month Jum, 8 Jul 2022
    • account_circle admin
    • visibility 475
    • 0Komentar

    Beberapa hari yang lalu saat saya pulang dari bekerja, ada notifikasi pesan whatsapp masuk. Sejenak saya diamkan karena harus mandi dan lainnya. Setelah agak luang, saya mencoba membuka pesan tersebut. Ternyata dari bulek (adiknya bapak) yang mengirimkan sebuah video. Dalam video tersebut memperlihatkan seorang mubaligh tengah memberikan ceramah berupa nasihat agar tak menyimpan dendam sebab […]

  • PCNU-PATI

    Lazisnu Pati Berbagi Fidyah Kepada Korban Banjir

    • calendar_month Rab, 25 Jan 2023
    • account_circle admin
    • visibility 487
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id- PC Lazisnu Pati melakukan penyaluran fidyah kepada korban banjir di Desa Mintobasuki, Kecamatan Gabus Kabupaten Pati, Senin (23/01). Dalam hal ini pihak Lazisnu Pati yang diwakili oleh beberapa tim managerial turut serta menggandeng MWC NU Gabus beserta beberapa relawan wilayah lokasi tersebut. Penyaluran fidyah ini dilakukan dengan memberikan nasi siap saji sejumlah 300 paket. […]

  • PCNU Pati : Perlu Kaji Ulang Kebijakan Penundaan Tatap Muka TPQ

    PCNU Pati : Perlu Kaji Ulang Kebijakan Penundaan Tatap Muka TPQ

    • calendar_month Sel, 21 Jul 2020
    • account_circle admin
    • visibility 346
    • 0Komentar

    Kantor PCNU Pati PATI-Surat edaran Bupati Pati Nomor 451.4/1679 bertanggal 20 Juli 2020 menuai beragam reaksi. Edaran tersebut merupakan permohonan Bupati Pati yang ditujukan kepada Kepala Kementerian Agama Pati. Surat yang dilayangkan Bupati melalui Setda Pati ini berisi permintaan Bupati agar Kemenag mengintruksikan segenap penyelenggara Taman Pendidikan al Qur’an (TPQ) di wilayah Kabupaten Pati agar […]

  • LP Ma’arif NU Jateng Siap Kirim Peserta Magang di Jepang

    LP Ma’arif NU Jateng Siap Kirim Peserta Magang di Jepang

    • calendar_month Sel, 2 Jun 2026
    • account_circle admin
    • visibility 15.722
    • 0Komentar

    Pekalongan – Lembaga Pendidikan Ma’arif Nahdlatul Ulama (LP Ma’arif NU) PWNU Jawa Tengah kembali menunjukkan komitmennya dalam menyiapkan sumber daya manusia unggul berdaya saing global. Bersama Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia dan IM Japan, LP Ma’arif NU Jawa Tengah dipercaya menyelenggarakan Pelatihan Tahap I Daerah Program Pemagangan ke Jepang yang berlangsung di SMK Syafi’i Akrom Kota […]

expand_less