Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Celoteh » Catcalling

Catcalling

  • account_circle admin
  • calendar_month Jum, 1 Jul 2022
  • visibility 461
  • comment 0 komentar

Senja kala itu, saat perjalanan pulang dari bekerja. Saya mendapati hal yang tak seharusnya terjadi. Saya naik motor dengan pelan karena melewati jalan persawahan yang tak seberapa lebar. Maklum desa saya dikelilingi oleh banyak sawah. Barangkali jika dilihat dari atas terlihat seperti pulau. Waktu itu saya mengenakan helm, masker, jilbab, jaket, dan celana panjang.

Saat mulai masuk jalan persawahan, saya melewati beberapa tongkrongan orang-orang yang tengah menikmati senja. Bahasa sekarang para pemburu senja. Tampak ada tiga gerombolan, seolah mereka membagi berdasarkan usia. Dewasa, remaja, dan anak-anak. Saat saya melewati gerombolan dewasa yang notabene adalah para bapak dengan salah satu membawa putri kecilnya, saya merasa biasa saja dan aman. Lalu saat saya melewati tongkrongan yang kedua, para remaja yang kira-kira usianya tak terpaut jauh dari saya, rupanya satu diantara mereka melakukan Catcalling kepada saya. Suuttt…..suutt….. dan dengan cengengesan.

Saat satu orang diantara mereka melakukan hal demikian, lainnya ikut tertawa. Jelas hal itu membuat saya tak nyaman. Saya menggerutu dalam hati. Padahal saya sudah memakai pakaian tertutup kok masih saja digoda. Barangkali mereka menganggapnya itu hanya sebuah candaan belaka. Saya memaklumi mungkin saja mereka tak pernah mengerti bahwa hal tersebut sudah termasuk sebuah pelecehan.

Lalu, yang menjadi pertanyaannya adalah mengapa hal itu bisa terjadi. Seandainya mereka tetap melanjutkan obrolan satu sama lain tanpa bersiul dan menggoda saya saat lewat, saya akan lebih merasa nyaman. Toh meskipun setelah digoda saya berlalu saja tanpa harus turun dari motor lalu memarahi mereka.

Sesampainya dirumah saya termenung dan memikirkan kejadian sore itu. Saya kira hal tersebut terjadi karena dipengaruhi oleh budaya patriarki yang masih kental dalam masyarakat. Sehingga laki-laki merasa lebih berkuasa daripada perempuan dan laki-laki bebas melakukan apa saja terhadap perempuan termasuk melakukan pelecehan seksual.

Saya pernah membaca disalah satu media bahwa, pelecehan seksual Catcalling tak lepas dari konsep seksisme dan gender. Secara tak langsung, pelaku Catcalling telah merendahkan harga diri dan martabat perempuan sebagai korban karena mereka telah dilecehkan secara visual dan verbal dengan “panggilan manja”. Meski tak hanya perempuan, laki-laki juga bisa menjadi korban kekerasan seksual tersebut.

Saya membayangkan, jika seandainya sore itu saya berhenti dan marah kepada pemuda tersebut, saya yakin perkataan pertama yang keluar dari mulutnya adalah “Gitu aja kok marah. Jangan jual mahal jadi perempuan.”

Saya menyadari jika saya telah membiarkan pelaku catcalling tersebut suatu ketika bisa mengulangi perbuatannya, entah kepada saya lagi atau korban lainnya. Karena saya tak terus terang menegurnya sebab saya berpikir kalau saya ladeni, urusannya bisa panjang. Saya hanya berharap dia dan para pelaku Catcalling diluaran sana maupun pelaku pelecehan dan kekerasan seksual segera bertobat dan memahami bahwa yang dilakukannya adalah tak baik.

Tak seharusnya orang melakukan Catcalling atau pelecehan dalam hal apapun dan terhadap siapapun. Jika masing-masing individu sudah memahami peran dan posisi satu sama lain, maka ketimpangan, ketidakadilan, atau pun bias gender tak akan pernah terjadi. (Inayatun Najikah)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Lazisnu Pati Galang Donasi untuk Pak Slamet

    Lazisnu Pati Galang Donasi untuk Pak Slamet

    • calendar_month Rab, 11 Agu 2021
    • account_circle admin
    • visibility 438
    • 0Komentar

    Pamflet ajakan donasi untuk Pak Slamet MARGOREJO-Satu tahun terakhir ini bak menjadi mimpi buruk bagi Pak Slamet, warga desa Badegan Rt 01 Rw 01 Kecamatan Margorejo Kabupaten Pati. Pada suatu ketika ia mendapati Benjolan dibagian kiri lehernya. Benjolan ini mulanya kecil, namun seiring berjalannya waktu kini semakin tumbuh besar. Tumor ganas yang diderita Pak Selamet […]

  • 1 Muharram, PR IPNU IPPNU Asempapan Gelar Barzanji

    1 Muharram, PR IPNU IPPNU Asempapan Gelar Barzanji

    • calendar_month Rab, 11 Agu 2021
    • account_circle admin
    • visibility 470
    • 0Komentar

    Beberapa pemgurus IPNU Asempapan sedang ‘mahallul qiyam’ dalam acara pembacaan maulid al Barzanji untuk menyambut tahun baru 1443 H. PATI – Dalam rangka memperingati tahun baru Islam 1 Muharram 1443 H, PR IPNU IPPNU Desa Asempapan, Kecamatan Trangkil menggelar kegiatan barzanji. Kegiatan tersebut digelar di salah satu rumah kader IPNU Desa Asempapan pada Selasa malam […]

  • PCNU-PATI Photo by ronymichaud

    Air Doa

    • calendar_month Kam, 8 Jun 2023
    • account_circle admin
    • visibility 496
    • 0Komentar

    Oleh: Maulana Karim Sholikhin* Masaru Emoto, profesor air asal Jepang pada tahun 1990-an mealukan uji coba memukau. Pak Prof ini memasukkan air ke dalam beberapa botol dan melabelinya dengan pesan positif dan negatif, lalu ia memasukkannya ke dalam lemari pendingin. Botol air yang ditempel dengan pesan positif (terimakasih, cinta, wa akhowatiha) kristalnya menjadi lebih indah […]

  • Lembaga Pendidikan Ma’arif NU Kabupaten Pati Resmi Dikukuhkan

    Lembaga Pendidikan Ma’arif NU Kabupaten Pati Resmi Dikukuhkan

    • calendar_month Sen, 6 Jan 2025
    • account_circle admin
    • visibility 587
    • 0Komentar

    pcnupati.or.id – Kepengurusan Lembaga Pendidikan (LP) Ma’arif Nahdlatul Ulama (NU) Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Pati masa khidmah 2024-2029 resmi dikukuhkan di Joglo Omah Cabe Resto, Jl Kartini, Pati, Jawa Tengah, pada Sabtu (4/1/2025). Hadir dalam pengukuhan tersebut para pengurus LP Ma’arif Kab Pati, yang dinahkodai Dr. H. Muhsin Moh Sholeh, Lc.M.A sebagai ketua, dan […]

  • Khitan Gratis, Program LAZISNU Kec Pucakwangi

    Khitan Gratis, Program LAZISNU Kec Pucakwangi

    • calendar_month Sen, 28 Jun 2021
    • account_circle admin
    • visibility 484
    • 0Komentar

      Pati. Lembaga Amil Zakat, Infaq, dan Sedekah Nahdlatul Ulama (Lazisnu) Kecamatan Pucakwangi, Kabupaten Pati, melalui NU Care meluncurkan program khitan gratis.   Program ini diperuntukkan bagi keluarga kurang mampu.   Khitan gratis ini terealisasi berkat kerja sama Lazisnu Pucakwangi dengan Rumah Khitan As-Syifa Tegalwero, Pucakwangi.    Semenjak diluncurkan pada awal tahun ini, program tersebut […]

  • Band Afternova Gita Aswaja INISNU Juara I Sound Adventure Kategori Mahasiswa

    Band Afternova Gita Aswaja INISNU Juara I Sound Adventure Kategori Mahasiswa

    • calendar_month Sen, 22 Jun 2026
    • account_circle admin
    • visibility 16.189
    • 0Komentar

    SEMARANG, INISNU.ac.id – Prestasi membanggakan kembali diukir oleh mahasiswa Institut Islam Nahdlatul Ulama (INISNU) Temanggung. Grup band Afternova (Afternova), yang bernaung di bawah Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Gita Aswaja INISNU Temanggung, sukses menyabet gelar Juara I Kategori Mahasiswa dalam ajang kompetisi band bergengsi Sound Venture yang menjadi bagian dari rangkaian Holiday Adventure 2026 di Mal […]

expand_less