Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Parodi » Branding

Branding

  • account_circle admin
  • calendar_month Rab, 6 Apr 2022
  • visibility 365
  • comment 0 komentar

Saban pagi rutinitas harian adalah minum kopi, seseklai membaca buku puisi. Robusta adalah merk kopi rakyat yang sangat di gemari masyarakat. Sebab harganya pas di kantong tak bikin kantong kosong. Selain itu, adalah bentuk perlawanan dengan merk-merk kopi pabrikan. Masyarakat di desa kami lebih menghargai produk-produk tetangga dan saudara dan temannya, ketimbang produk pabrikan.

Apabila produk kampung sudah bisa memenuhi kebutuhan, kenapa harus beli yang pabrikan. Toh jika kita membeli produk-produk karya tetangga kita sendiri tentu akan membantu perputaran roda keuangan masyarakat sekitar rumah kita dan orang yang kita kenal, seringkali Rt nan bersama, tertawa berbarengan ketika sedang njagong padon di perempatan jalan.

            Di kampung kami, minum kopi di pagi hari adalah sebuah ritual yang tak dapat di hindari. Pasti di setiap keluarga jika pagi datang dan sarapan belum terhidangkan, minum kopi harus di dahulukan. Tanpa  ritual itu ketika menjalani rutinitas harian, seakan ada yang kurang serta sepi sunyi.

            Secangkir kopi menjadi teman dalam sendiri. Namun ramai dalam dunia maya, saya bisa saling sapa dengan siapa saja, yang berada disana dan ada disini. Tanpa harus melihat langsung.  Pun bisa saling terhubung dan dekat melekat. Sebab dunia maya adalah mendekatkan yang jauh dan menjauhkan yang dekat, katanya.

            Sesekali saya scroll men-scroll dunia maya dan menemukan berbagai hal unik menarik. Sedangkan arti scroll sendiri adalah menggulir, dalam bahasa gaul ini menunjukan sebuah kegiatan seseorang yang sedang menggulir layar HP, Tablet atau layar monitor. Contohnya kegiatan seperti melihat beranda Facebook, menggulir pesan  chat atau lagi scroll  halaman website maupun komentar di media sosial.

            Dan saat melakukan aktifitas scroll tersebut saya membaca sebuah iklan tentang bisnis, perihal membangun usaha, kalimatnya kurang lebihnya seperti ini “Cara jitu membranding produkmu tanpa bayar mahal, tanpa iklan, segera daftar kuata terbatas, kesempatan tak datang dua kali”

            Saban pagi saat saya berselancar di dunia maya sering mendapatkan, melihat iklan kurang lebihnya seperti itu. Bombastis, menjanjikan yang manis-manis dan menghipnotis. Sehingga siapa saja yang membacanya akan terbawa. Padahal kita sering lupa jika pembuat iklan tersebut juga bekerja. Bekerja dengan caranya sendiri, dengan apa yang bisa dilakukan.

            Dari iklan tersebut saya jadi teringat dengan celoteh teman saya beberapa waktu lalu, begini celotehnya kurang lebihnya, soalnya ingatan saya sudah mulai berkurang. Maklum sudah beristri. Dan bermimpi menambah istri lagi.

            “Mem-Branding sebuah produk atau usaha penting. Akan tetapi lebih penting adalah mem-Brangding diri sendiri”

            Ketika mendengarkan celotehnya saya hanya senyam-senyum. Dan dalam hati berujar.

            “Pantesan semua aktifitasmu tersiarkan semuanya, setiap detik berstatus di whatshapp, Facebook dan Twitter, Instragram, sehari tanpa berstatus seakan putus kehidupan ini”

            Saya mengetahui dengan jelas bagaimana kapasitas teman saya tersebut di dunia nyata sangat bertolak belakang sekali dengan di dunia maya. Seingat saya, selama saya berteman dengan teman saya di dunia nyata dan maya, hanya satu adegan yang tak pernah di jadikan status yaitu ketika bercinta, saya juga heran padahal bercinta itu ibadah dan dapat pahala pula jika dilakukan dengan suami istri yang sah, kok ndak di siarkan ya !!??

            “Pak…bapak kalau nulis mbok yo realistis ngono, sekarang semua orang itu ingin di akui, semua orang ingin dipandang pinter, merasa layak ketimbang yang lain, serba bisa. Jadi ketika sampean tak mengikuti Brangding-Mem-Branding, maka sampean itu kuno dan ketinggalan zaman,”

            Istri saya selalu datang dengan tiba-tiba dan dengan celetuknya yang berbeda. Saya mengamini apa yang barusan dikatakannya. Saya akan terasa asing dan aneh apabila tak mengikuti arus yang sedang berjalan saat ini. Biarlah, semua kembali ke diri masing-masing.

(Niam At Majha)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Program Beasiswa Pendidikan dari Lazisnu Pati

    Program Beasiswa Pendidikan dari Lazisnu Pati

    • calendar_month Sen, 26 Jul 2021
    • account_circle admin
    • visibility 621
    • 0Komentar

     Pati- Program beasiswa yang akan diluncurkan oleh PC Lazisnu Pati siap membantu anak bangsa khususnya yang berdomisili di Pati untuk meraih pendidikan pada jenjang strata dan diploma di Perguruan tinggi yang ada di wilayah Pati.   Teguh santoso, selaku pengurus PC Lazisnu Pati yang diberi tanggung jawab atas program ini mengatakan bahwa program ini sudah […]

  • Sambutan Ketua PCNU: Dari Tali Tambang Sampai Klinik Pratama

    Sambutan Ketua PCNU: Dari Tali Tambang Sampai Klinik Pratama

    • calendar_month Sab, 19 Apr 2025
    • account_circle admin
    • visibility 391
    • 0Komentar

      pcnupati.or.id – KH. Yusuf Hasyim memberikan beberapa wejangan dalam acara Halal bi Halal MWCNU Gembong di Dukuh Mijen, Desa Wonosekar, Kecamatan Gembong. Acara ini berlangsung pada Sabtu (19/4) siang. Dalam sambutannya, Kiai Yusuf sempat menyinggung beberapa hal terkait ke-NU-an. Di antaranya, dirinya memaparkan makna tali tambang yang melingkari bumi. “Ini berarti warga NU harus […]

  • Tanya Jawab Bersama Syuriah

    Tanya Jawab Bersama Syuriah

    • calendar_month Rab, 12 Apr 2017
    • account_circle admin
    • visibility 394
    • 0Komentar

    Assalamu’alaikum warohmatullohi wabarokatuh Pak kiai, apa hukumnya sholatnya orang yang ketika sujud dia tidak menempelkan jari-jari kakinya pada lantai ? Wa’alaikum salam warohmatullohi wabarokatuh Salah satu rukun sholat adalah sujud,dan sujud itu sendiri mempunyai syarat-syarat  yang harus dipenuhi agar sujud itu bisa sah,bila sujud tidak sah maka sholatnya juga tidak sah,oleh karena itu menjadi sebuah […]

  • Puisi Ramadan di MTs Ma’arif Nurul Huda Kaloran Temanggung

    Puisi Ramadan di MTs Ma’arif Nurul Huda Kaloran Temanggung

    • calendar_month Sen, 16 Mar 2026
    • account_circle admin
    • visibility 10.322
    • 0Komentar

    ‎Temanggung – Penyair senja Roso Titi Sarkoro membacakan sejumlah sajak bertema Ramadan pada acara penutupan Pesantren Kilat MTs Ma’arif Nurul Huda Kaloran, Temanggung, Sabtu (14/3/2026). Puisi-puisi yang dibacakan seluruhnya mengangkat nuansa spiritual dan refleksi keagamaan yang selaras dengan suasana bulan suci Ramadan. ‎ ‎Kegiatan yang digelar di musala madrasah tersebut berlangsung khidmat dengan nuansa religius […]

  • NU dan Pesantren Sebagai Embrio Pendidikan Nasional

    NU dan Pesantren Sebagai Embrio Pendidikan Nasional

    • calendar_month Sen, 29 Nov 2021
    • account_circle admin
    • visibility 338
    • 0Komentar

     Oleh : Siswanto* Sebagai organisasi sosial kemasyarakatan dan keagamaan, Nahdlatul Ulama (NU) telah berperan serta dalam bidang pendidikan. Bahkan sejak kelahirannya pada tahun 1926 organisasi tersebut sangat memperhatikan pendidikan terutama keberadaan  pesantren. Dalam Anggaran Dasarnya (1927) maupun dalam Statutent Nahdlatoel Oelama (1927) dinyatakan, bahwa bidang garapan NU untuk mencerdaskan sumber daya manusia dengan membantu pembangunan  […]

  • Photo by Panatagama

    Pernikahan Kritis Part I

    • calendar_month Ming, 17 Mar 2024
    • account_circle admin
    • visibility 513
    • 0Komentar

    Oleh : Elin Khanin “Jujur, Dek Jila. Kamu udah berzina sama bule Kanada itu?” “Astaghfirullah … Mas, hati-hati kalau ngomong.” “Ah ya, ummi memang benar. Lelaki bule pasti lebih memesona dibanding aku. Aku tahu kamu sakit hati aku menikah lagi. Tapi kamu kan tahu aku terpaksa.” “Mas … tolong jangan telan mentah-mentah fitnah keji itu. […]

expand_less