Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Dari Pojok Pati hingga ke Panggung TV

Dari Pojok Pati hingga ke Panggung TV

  • account_circle admin
  • calendar_month Sen, 4 Apr 2022
  • visibility 221
  • comment 0 komentar

Pati – Lolos di panggung semegah AKSI Indosiar masih menjadi kabar yang cukup mengejutkan bagi Alif Silfia Luthfiyah. Pasalnya, dara asal Kecamatan Pucakwangi, Kabupaten Pati itu menganggap bahwa AKSI berisi orang-orang hebat dari seluruh Indonesia. Ia masih tak menyangka mampu lolos menjadi 24 besar.

“Persaingannya sangat ketat. Semua peserta memiliki ciri khas dan dukungan yang luar biasa dari masyarakat,” tuturnya.

Meski begitu, Alif sangat bersyukur mampu lolos sampai ke Jakarta. Ia menyatakan bahwa AKSI Indosiar merupakan panggung yang diidam-idamkan sejak lama. Alif selama ini terus berjuang di berbagai kompetisi daerah hingga nasional untuk menempa diri. Hasilnya, kini ia bisa menjadi kontestan di salah satu kompetisi dakwah paling populer itu.

Alumnus Universitas Sains Al-Qur’an Wonosobo itu juga mengaku juga harus mengorbankan beberapa hal. Alif, misalnya, harus bergadang bermalam-malam untuk menyiapkan materi, berulang kali merekam video kompetisi, hingga rela tidak pulang kampung selepas wisuda agar persiapannya lancar.

“Saya niatkan semuanya untuk belajar. Semoga saya mampu mengambil banyak hikmah sekaligus berkompetisi di AKSI 2022 ini,” katanya.

Ditempa dari Kecil
Bakat dakwah Alif ternyata sudah tampak dan diasah sejak kecil. Menurut ibunya, Umi Kalsum, Alif merupakan anak yang pemberani di depan publik. Alif bahkan telah memiliki cita-cita kuat sejak umur enam tahun, yakni menjadi seorang “Bu Nyai”.

“Karena Alif punya keinginanan yang kuat, tentunya saya sebagai ibunya memberikan dukungan terbaik. Saya melatih Alif untuk berpidato sejak belia. Karena saya juga Ketua Ranting Fatayat di desa, kadang saya meminta Alif untuk gantian memberikan sambutan ketika ada acara,” jelas Umi.

Menurut Umi, lolos di AKSI Indosiar adalah impian terbesar Alif. Ia mengenang betapa Alif telah berjuang di berbagai kompetisi dakwah terutama di kampus. Pertemuan dengan banyak orang baik akhirnya mampu mengantar Alif maju di skena televisi nasional.
Dari informasi yang dihimpun, Alif akan tampil pada hari ketiga Ramadan di Kloter Na’im. Dukungan bisa diberikan dengan vote di aplikasi Vidio dan SMS. (Angga)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • LPM Terma STAI Pati Terbitkan Majalah Tentang Kekerasan Seksual

    LPM Terma STAI Pati Terbitkan Majalah Tentang Kekerasan Seksual

    • calendar_month Sen, 30 Des 2024
    • account_circle admin
    • visibility 351
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id – Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) Teropong Mahasiswa (Terma), Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Pati, meluncurkan majalah edisi ke-7 yang membahas tentang kekerasan seksual. Peluncuran Majalah Terma ini digelar bersamaan dengan seminar antikekerasan seksual yang berlangsung di Gedung A STAI Pati, Minggu (29/12/24). Turut hadir dalam acara tersebut, Waka II STAI Pati, Abd Aziz, Pembina […]

  • PCNU-PATI

    Karang Taruna Desa Lahar Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang di Desa Gunungpanti Winong

    • calendar_month Jum, 9 Des 2022
    • account_circle admin
    • visibility 243
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id – Delapan hari pascabanjir bandang menerjang sejumlah desa di wilayah Kecamatan Winong, Kabupaten Pati, kini masyarakat di desa-desa terdampak sudah mulai melakukan perbaikan rumah yang sebelumnya rusak diterjang banjir. Adapun salah satu desa di Kecamatan Winong yang terdampak banjir bandang cukup parah adalah Gunungpanti.  Di Desa Gunungpanti, warga sudah bisa beraktifitas seperti biasanya. Sementara […]

  • Cerita Ishaq, Santri yang Dapat Hadiah Peci dari Wagub

    Cerita Ishaq, Santri yang Dapat Hadiah Peci dari Wagub

    • calendar_month Kam, 23 Sep 2021
    • account_circle admin
    • visibility 278
    • 0Komentar

    Ishaq, santri Kajen yang mendapatkan hadiah peci dari Wakil Gubernur Jawa Tengah, Gus Taj Yasin Maemun. MARGOYOSO –  Salah satu santri di pondok pesantren Desa Kajen, Kecamatan Margoyoso, Pati, yakni Ishaq Junaidi, tak menyangka akan mendapatkan peci dari Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen.  Saat itu, ia tengah menunggu antrean vaksinasi di Madrasah Alhikmah, […]

  • Peringatan Satu Abad NU, Wasekjen PBNU Benerkan 4 Program Prioritas

    Peringatan Satu Abad NU, Wasekjen PBNU Benerkan 4 Program Prioritas

    • calendar_month Rab, 28 Jan 2026
    • account_circle admin
    • visibility 7.871
    • 0Komentar

      pcnupati.or.id. – Dalam rangka memperingati 1 abad Nahdlatul Ulama, Kader Pemggerak NU Pati menggelar temu kader di Institut Pesantren Mathaliul Falah (IPMAFA), Ahad (25/1) pagi. Agenda tersebut dihadiri sedikitnya oleh 400 kader penggerak NU. KH. Ulil Abshar Abdalla (Ketua PBNU), KH. Amir Ma’ruf, (Wasekjen PBNU) dan KH. Abdul Ghoffar Rozin (Ketua PWNU Jateng sekaligus […]

  • Pagar Nusa Gabus Raih 9 Emas di  KEJURCAB 2015

    Pagar Nusa Gabus Raih 9 Emas di KEJURCAB 2015

    • calendar_month Jum, 11 Des 2015
    • account_circle admin
    • visibility 254
    • 0Komentar

    Pada akhir bulan November 2015 kemarin bertempat di SMPN 01 Juwana Pati Pimpinan Cabang Pagar Nusa Pati mengadakan kompetisi Kejuaraan Pencak Silat Cabang antar pelajar SMP/MTs dan SMA/MA/SMK se Kabupaten Pati, acara tersebut hampir di ikuti sebagian besar sekolah yang mempunyai kegiatan ekstra pencak silat.             Dan pada kesempatan ini Pagar Nusa Kecamatan Gabus meraih […]

  • Ramadan dan Etika Bermedia Sosial

    Sound Horeg dan Marwah Takbir Keliling

    • calendar_month Sel, 17 Mar 2026
    • account_circle admin
    • visibility 10.285
    • 0Komentar

      Oleh Hamidulloh Ibda   Sejak merantau di Semarang sekira 2008 silam, saya sudah tak terlalu aktif mengikuti perkembangan takbir keliling di Kabupaten Pati. Wajar ya, karena sudah tak menetap di sana. Saya amati, dalam satu dekade terakhir, tiap acara rakyat dipastikan ada horeg atau sound horeg (ada yang menulis sound horek). Entah itu acara […]

expand_less