Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Dari Pojok Pati hingga ke Panggung TV

Dari Pojok Pati hingga ke Panggung TV

  • account_circle admin
  • calendar_month Sen, 4 Apr 2022
  • visibility 274
  • comment 0 komentar

Pati – Lolos di panggung semegah AKSI Indosiar masih menjadi kabar yang cukup mengejutkan bagi Alif Silfia Luthfiyah. Pasalnya, dara asal Kecamatan Pucakwangi, Kabupaten Pati itu menganggap bahwa AKSI berisi orang-orang hebat dari seluruh Indonesia. Ia masih tak menyangka mampu lolos menjadi 24 besar.

“Persaingannya sangat ketat. Semua peserta memiliki ciri khas dan dukungan yang luar biasa dari masyarakat,” tuturnya.

Meski begitu, Alif sangat bersyukur mampu lolos sampai ke Jakarta. Ia menyatakan bahwa AKSI Indosiar merupakan panggung yang diidam-idamkan sejak lama. Alif selama ini terus berjuang di berbagai kompetisi daerah hingga nasional untuk menempa diri. Hasilnya, kini ia bisa menjadi kontestan di salah satu kompetisi dakwah paling populer itu.

Alumnus Universitas Sains Al-Qur’an Wonosobo itu juga mengaku juga harus mengorbankan beberapa hal. Alif, misalnya, harus bergadang bermalam-malam untuk menyiapkan materi, berulang kali merekam video kompetisi, hingga rela tidak pulang kampung selepas wisuda agar persiapannya lancar.

“Saya niatkan semuanya untuk belajar. Semoga saya mampu mengambil banyak hikmah sekaligus berkompetisi di AKSI 2022 ini,” katanya.

Ditempa dari Kecil
Bakat dakwah Alif ternyata sudah tampak dan diasah sejak kecil. Menurut ibunya, Umi Kalsum, Alif merupakan anak yang pemberani di depan publik. Alif bahkan telah memiliki cita-cita kuat sejak umur enam tahun, yakni menjadi seorang “Bu Nyai”.

“Karena Alif punya keinginanan yang kuat, tentunya saya sebagai ibunya memberikan dukungan terbaik. Saya melatih Alif untuk berpidato sejak belia. Karena saya juga Ketua Ranting Fatayat di desa, kadang saya meminta Alif untuk gantian memberikan sambutan ketika ada acara,” jelas Umi.

Menurut Umi, lolos di AKSI Indosiar adalah impian terbesar Alif. Ia mengenang betapa Alif telah berjuang di berbagai kompetisi dakwah terutama di kampus. Pertemuan dengan banyak orang baik akhirnya mampu mengantar Alif maju di skena televisi nasional.
Dari informasi yang dihimpun, Alif akan tampil pada hari ketiga Ramadan di Kloter Na’im. Dukungan bisa diberikan dengan vote di aplikasi Vidio dan SMS. (Angga)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kuatkan Literasi dan Numerasi, Ma’arif NU Jateng Launching Gerakan Literasi Ma’arif Plus

    Kuatkan Literasi dan Numerasi, Ma’arif NU Jateng Launching Gerakan Literasi Ma’arif Plus

    • calendar_month Rab, 30 Okt 2024
    • account_circle admin
    • visibility 353
    • 0Komentar

    Semarang – Sebagai bagian dari program unggulan pengurus Lembaga Pendidikan Ma’arif NU PWNU Jawa Tengah periode 2024-2029, program Gerakan Literasi Ma’arif (GLM) Plus secara resmi dilaunching. Hal ini terungkap dalam Pembukaan dan Launching Gerakan Literasi Ma’arif (GLM) Plus sekaligus Pendidikan dan Pelatihan GLM perdana pada Selasa (29/10/2024) secara virtual. Kegiatan launching dilakukan oleh Ketua Lembaga […]

  • Spirit Resolusi Jihad Hadratusy Syaikh Hasyim Asy’ari  dalam Mempertahankan NKRI. Photo by Mufid Majnun on Unsplash.

    Spirit Resolusi Jihad Hadratusy Syaikh Hasyim Asy’ari  dalam Mempertahankan NKRI

    • calendar_month Sab, 22 Okt 2022
    • account_circle admin
    • visibility 347
    • 0Komentar

    Oleh : Siswanto Dalam sejarah perkembangan komunitas kiai, baik pada tataran pemikiran maupun tataran perjuangannya, sangat erat berkaitan dengan sejarah pertumbuhan bangsa dan negara Indonesia. Perkembangan tersebut dapat dilihat sejak zaman perjuangan merebut kemerdekaan Republik Indonesia sampai dengan sekarang ini. Perjuangan merebut dan mempertahankan kemerdekaan bangsa memang tidak terlepas dari peranan para kiai. Pembentukan tentara […]

  • Ketua PCNU Buka-Bukaan, Beberkan Program Segar (bagian 2)

    Ketua PCNU Buka-Bukaan, Beberkan Program Segar (bagian 2)

    • calendar_month Rab, 26 Jun 2024
    • account_circle admin
    • visibility 259
    • 0Komentar

      pcnupati.or.id – Selain misi pelayanan, Kiai Yusuf Hasyim juga memaparkan program-program lain untuk NU lima tahun mendatang. Dia menyatakan bahwa pelayanan saja tidak cukup tanpa adanya networking yang kuat. “Kita bangun networking dengan dunia usaha,” tegas dia. Intinya, menurut Kiai Yusuf, semua upaya networking bermuara pada misi utama, yaitu pelayanan. Tanpa adanya jejaring yang […]

  • Lima Santri Pati Lolos Otomatis ke MQK Tingkat Nasional

    Lima Santri Pati Lolos Otomatis ke MQK Tingkat Nasional

    • calendar_month Sen, 28 Jul 2025
    • account_circle admin
    • visibility 424
    • 0Komentar

      Pcnupati.or.id – Sebanyak lima santri asal Kabupaten Pati lolos ke Musabaqah Qira’atil Kutub (MQK) tingkat nasional yang akan berlangsung di Sulawesi Selatan pada Oktober 2025 mendatang. Lima santri itu adalah Fauza Alvin Rosyada dari Mathali’ul Falah Kajen di bidang lomba Ushul Fiqih, Najmah Ahlami Arwani, Viki Elok Sofyani, dan Hilya Hilma dari Mathali’ul Falah di bidang […]

  • Pelantikan  MWCNU Margorejo

    Pelantikan MWCNU Margorejo

    • calendar_month Sab, 23 Apr 2016
    • account_circle admin
    • visibility 414
    • 0Komentar

    Pati. Kepengurusan baru Majlis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Kecematan Margorejo masa khidmad 2015-2020 mengemban tanggung jawab yang besar. Karena di MWCNU ini akan berdiri lembaga pendidikan dan Perguruan tinggi. Pelantikan tersebut bertempat di  Ponpes Al-Akrom Pati Banyuurip Margorejo Pati (06/03)             Hal itu di ungkapkan oleh ketua NU Pati Drs. H. Ali Munfaat, saat […]

  • Ramadan dan Etika Bermedia Sosial

    Masjid dan Media Sosial

    • calendar_month Sen, 2 Mar 2026
    • account_circle admin
    • visibility 9.456
    • 0Komentar

    Oleh Hamidulloh Ibda Masjid menjadi penting dalam pembangunan spiritualitas masyarakat muslim. Perannya sudah kentara dan jelas sejak zaman Kanjeng Nabi Muhammad Saw. Dalam konteks Ramadan, banyak sekali dakwah-dakwah berbasis digital berseliweran di gawai kita. Namun masalahnya, apakah masjid masih memiliki otoritas dibandingkan media sosial? Secara tradisional, masjid dilihat sebagai ruang fisik, bangunan, tempat untuk bersujud, […]

expand_less