Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Ngaji Bareng Lakpesdam NU Pati

Ngaji Bareng Lakpesdam NU Pati

  • account_circle admin
  • calendar_month Kam, 19 Okt 2017
  • visibility 429
  • comment 0 komentar

Pati. Pengurus Lakpesdam NU Pati mengadakan Ngaji bareng dengan membedah Kitab Risalah Ahlus Sunnah wal Jama’ah dengan mendatangkan  narasumber lulusan Sudan yaitu Taufiq Zubaidi, M.A bertempat di Darul Hadlonah-Waturoyo, 3/8 kemarin malam.
“Mulai per Agustus ini mempunyai agenda baru yaitu ngaji bareng, lebih tepatnya bedah buku-buku yang berkaitan dengan NU, Aswaja dan pemikiran Islam atau buku-buku yang membahas isu terkini. Agenda kegiatan tersebut akan dilaksanakan setiap bulan sekali dan keliling ke rumah-rumah pengurus Lakpesdam, sekaligus untuk silaturrahmi,”jelas Andi Irawan selaku ketua Lakpedam NU Pati.
Andi menambahkan tema besar yang di ambil kali ini yaitu berguru kepada Hadrotus Syaikh Hasyim Asy’ari Rodliyallahu anhu, karena kita mengawali rutinan bedah buku ini harus di mulai dari pendiri Nahlatul Ulama yaitu KH. Hasyim Asyiari dengan harapan mendapatkan keberkahan ilmu dan mendapatkan ridho dari kiai-kiai terdahulu yang ikut mendirikan Jami’iyyah Nahdlatul Ulama.
“Tujuan didirikannya Jam’iyah Nahdlatul Ulama (NU) adalah untuk memperjuangkan dan membentengi ajaran Ahlussunnah wal-Jama’ah (Aswaja). Ahlussunnah wal-Jama’ah adalah alfirqoh anNajiyah. Sebuah kelompok yang dijanjikan selamat oleh Kanjeng Nabi shallallahu alaihi wasallam, sebagaimana disebut dalam sebuah hadits yaitu golongan yang senantiasa berpegang teguh ajarannya Kanjeng Nabi shallallhu alaihi wasallam dan para sahabatnya rodliyallahu anhum. Lebih khususnya lagi ciri ASWAJA adalah mereka yang berpegang teguh kepada al-Qur’an, hadits, ijma’, dan qiyas,”jelas Taufiq Zubaidi selaku pemateri.
Lebih mengkrucut lagi ASWAJA ala Nahdliyyin telah dirumuskan beberapa konsep yang jelas dan dilandasi dengan dalil-dalil yang qath’i. Adapun diantara konsep yang terkandung dalam ajaran Aswaja yaitu, tawasut, tasamuh, tawazun, dan amar ma’ruf nahi mungkar.Yang dimaksud tawasuth (moderat), adalah sebuah sikap keberagamaan yang tidak terjebak terhadap hal-hal yang sifatnya ekstrim.Tasamuh, sebuah sikap keberagamaan dan kemasyarakatan yang menerima kehidupan sebagai sesuatu yang beragam.  Tawazun (seimbang), adalah sebuah keseimbangan keberagamaan dan kemasyarakatan yang bersedia menghitungkan berbagai sudut pandang, dan kemudian mengambil posisi yang seimbang proporsional, pungkasnya.(N)
  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gandeng Mahasiswa Inggris, IPNU-IPPNU Pati Gelar Seminar Online

    Gandeng Mahasiswa Inggris, IPNU-IPPNU Pati Gelar Seminar Online

    • calendar_month Sen, 8 Jun 2020
    • account_circle admin
    • visibility 426
    • 0Komentar

    Pelaksanaan webinar IPNU-IPPNU Pati Sabtu (6/6) kemarin PATI-Pengurus Cabang IPNU-IPPNU Pati menggelar webinar (seminar online-red) Sabtu (6/6) kemarin. Pihak IPNU dan IPPNU menggandeng Perhimpunan Pelajar Indonesia (PPI) Cambridge, UK. Webinar kali ini mengusung tema ‘Tips Lolos Beasiswa S1 dan S2 Cambridge University, United Kingdom’. Melisa Yustina, sekretaris PC-IPPNU Pati yang bertanggungjawab mengatur jalannya webinar memaparkan […]

  • Ratusan Santri Kajen Ikuti Vaksinasi Merdeka Candi

    Ratusan Santri Kajen Ikuti Vaksinasi Merdeka Candi

    • calendar_month Ming, 8 Agu 2021
    • account_circle admin
    • visibility 569
    • 0Komentar

    Seorang Santri Kajen sedang menjalani vaksinasi Merdeka Candi yang digelar oleh Polres Pati MARGOYOSO – Ratusan santri dari berbagai Pondok Pesantren (Ponpes) di Desa Kajen, Kecamatan Margoyoso, mengikuti program Vaksinasi Merdeka Candi yang digelar oleh Polres Pati. Vaksinasi itu dilakukan di halaman Mahad Aly Pesantren Maslakul Huda, Sabtu (7/8/2021). Vaksinasi Merdeka Candi merupakan program inisiatif […]

  • Permudah Akses Literasi, IPNU-IPPNU Pati Luncurkan Perpustakaan Online

    Permudah Akses Literasi, IPNU-IPPNU Pati Luncurkan Perpustakaan Online

    • calendar_month Sen, 4 Nov 2019
    • account_circle admin
    • visibility 496
    • 0Komentar

    PATI-Pemuda memang selalu identik dengan gagasan gemilang untuk masa depan. pemikiran yang masih jernih serta wawasan tekhnologi yang mumpuni, membuat mereka selalu memiliki pemikiran yang lebih maju dibandingkan dengan generasi-generasi sebelumnya. IPNU-IPPNU Pati, sebagai pelopor pelajar NU, baru-baru ini melakukan gebrakan di bidang jurnalistik dan multimedia. Sebagai pelopor pemuda di Kabupaten Pati, sepasang organisasi Banom […]

  • PCNU-PATI

    TPA (Tempat Penitipan Anak)

    • calendar_month Jum, 16 Jun 2023
    • account_circle admin
    • visibility 811
    • 0Komentar

    Oleh : Inayatun Najikah Pada percakapan sore hari bersama orang-orang terkasih, saya mendapat ide untuk tulisan hari ini. Kami membicarakan tema yang cukup penting didalam kehidupan. Lebih tepatnya sesuatu yang bersinggungan dengan dunia parenting. Dimana makin kesini makin banyak sekolah tingkat PAUD yang juga didalamnya mencakup tempat penitipan anak. Data dari kemdikbud (kementerian Pendidikan, Kebudayaan, […]

  • Konferensi MWCNU Pati Menggunakan AHWA

    Konferensi MWCNU Pati Menggunakan AHWA

    • calendar_month Jum, 16 Okt 2015
    • account_circle admin
    • visibility 553
    • 0Komentar

    Sabtu 12 September 2015 kemarin MWCNU (Majlis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama) mengadakan konferensi MWNU Pati yang bertempat di Gedung Majlis Ta’lim Perguji (Depan Masjid Baitul Qodir Puri Pati). Konsep Ahlul Hali Wal ‘Aqdi yang diperdebatkan di Muktamar NU Jombang ketika di praktekkan di tingkat MWC NU ternyata tidak ada masalah. Justru terlihat sangat santun dan […]

  • Photo by The Cleveland Museum of Art

    Crush Never Ending

    • calendar_month Ming, 28 Apr 2024
    • account_circle admin
    • visibility 1.494
    • 0Komentar

    Oleh : J. Intifada Pertanyaannya masih sama. Kenapa aku belum bisa bergerak untuk membuka hati. Sedang kamu sudah punya kebahagiaan baru. Aku masih mempertanyakan kenapa perasaanku masih begitu lekatnya. Sedang kamu sepertinya sudah hilang beban dan melepasku tanpa arah. Aku tak pernah ingin tahu kehidupanmu sekarang. Entah siapa istrimu, entah bagaimana anakmu. I don’t care. […]

expand_less