Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Ada Pentol dan Es Puter Gratis Saat Konferancab Ansor Juwana

Ada Pentol dan Es Puter Gratis Saat Konferancab Ansor Juwana

  • account_circle admin
  • calendar_month Sen, 5 Agu 2019
  • visibility 360
  • comment 0 komentar

Konferancab Ansor Juwana telah usai Minggu (4/7) kemarin. Namun ada banyak hal unik yang menjadi catatan para hadirin yang turut serta dalam acara yang diselenggarakan di Gedung IPHI Juwana tersebut.

Salah satu lapak Kemandirian Ekonomi Kader milik Dafiq Rizqa (kiri) berpose bersama Fikrul Umam, salah satu hadirin dalam Konferancab Ansor Juwana

Bukan hanya prosesi konferensi, animo peserta juga tertuju pada menu makanan ringan yang ada pada saat konferensi. Betapa tidak, jajanan yang diberikan kepada peserta meruapakan makanan dan minuman dari para pemgusaha kuliner yang tak lain adalah kader Ansor Juwana sendiri.

Istimewanya, semua makanan tersebut diberikan kepada para peserta secara cuma-cuma. Beberapa pengusaha kuliner yang turut andil diantaranya : Dafiq Rizqa Falachi dengan kopinya, Dimas Ali dengan es tebunya, Pipin dengan pentol baksonya, Ahmad Syaiful dengan es puternya dan masih banyak lagi.

Hadirnya para kader Ansor pengusaha kuliner ini sebenarnya merupakan wujud ekonomi mandiri yang digagas oleh PAC Juwana. Semua lapak tersebut berjajar dengan rapi di sisi Kemandirian Ekonomi Kader Corner.

Hal ini tentunya menjadi inspirasi bagi para pengurus PAC se-Kabupaten Pati yang juga hadir sebagai undangan dalam agenda tersebut. Hal ini senada dengan yang dikatakan Fikrul Umam, salah satu tamu undangan yang hadir.

Fikrul menilai bahwa Kemandirian Ekonomi Kader Corner yang sengaja disediakan oleh panitia adalah bukti keseriusan generasi muda untuk menggarap aspek ekonomi. Pasalnya, dalam hal ekonomi kreatif, NU masih tertinggal dengan ormas-ormas sejawat.

“Ini bentuk kampanye terselubung untuk meningkatkan ekonomi kaum muda nahdliyyin. Kami mengapresiasi, bahwa pemuda harus bergerak di segala sektor, terutama ekonomi” ungkapnya sambil terkekeh.

Fikrul menambahkan dengan cara meningkatkan ekonomi kader, maka organisasi menjadi bisa benar-benar menjadi tempat berjuang.

“Kalo kadernya mapan secara ekonomi, insya allah bisa menghidupi organisasi, bukan malah mencari hidup dari organisasi” pungkasnya.

Al hasil, acara yang digelar Minggu (4/7) pagi tersebut sukses tanpa kendala. Forum tersebut kemudian menghasilkan nama Afif Imam Ansory dari Desa Ketip sebagai ketua PAC Ansor Juwana masa khidmat 2019-2021.(karim/ltn)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • ​Siswa MA Salafiyah Kajen Pati Ciptakan Teknologi Pemantau Siswa Real-Time, Raih Medali Emas Internasional

    ​Siswa MA Salafiyah Kajen Pati Ciptakan Teknologi Pemantau Siswa Real-Time, Raih Medali Emas Internasional

    • calendar_month Kam, 25 Des 2025
    • account_circle admin
    • visibility 6.669
    • 0Komentar

      PATI — Siswa MA Salafiyah Kajen Pati kembali menorehkan prestasi membanggakan dengan meraih medali emas pada ajang Indonesia International Applied Science Project Olympiad (I2ASPO) Tahun 2025, yang berlangsung di Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta, pada 18–21 Desember. Kompetisi internasional ini diikuti oleh 1.567 tim dari 13 negara. Di antaranya Indonesia, Filipina, Thailand, Vietnam, Kazakhstan, […]

  • Sambutan Ketua PCNU: Dari Tali Tambang Sampai Klinik Pratama

    Sambutan Ketua PCNU: Dari Tali Tambang Sampai Klinik Pratama

    • calendar_month Sab, 19 Apr 2025
    • account_circle admin
    • visibility 354
    • 0Komentar

      pcnupati.or.id – KH. Yusuf Hasyim memberikan beberapa wejangan dalam acara Halal bi Halal MWCNU Gembong di Dukuh Mijen, Desa Wonosekar, Kecamatan Gembong. Acara ini berlangsung pada Sabtu (19/4) siang. Dalam sambutannya, Kiai Yusuf sempat menyinggung beberapa hal terkait ke-NU-an. Di antaranya, dirinya memaparkan makna tali tambang yang melingkari bumi. “Ini berarti warga NU harus […]

  • Muktamar NU  di Jombang Harus Kembali Ke Khittahnya

    Muktamar NU di Jombang Harus Kembali Ke Khittahnya

    • calendar_month Sab, 13 Jun 2015
    • account_circle admin
    • visibility 332
    • 0Komentar

    KH Aniq Muhammadun, Pengasuh Pesantren Salaf Mamba’ul Ulum Pakis Tayu, Pati memberikan gambaran mengenai Muktamar ke-33 NU yang akan diselenggarakan 1-5 Agustus 2015 mendatang di Jombang, Jawa Timur. Berikut wawancara Kontributor NU Online, Muhammad Zulfa di kediaman Kiai Aniq di Pati, Jawa Tengah, Rabu (22/4). Bagaimana persiapan PCNU Pati menghadapi Muktamar ke-33 NU ini Yai? […]

  • PCNU-PATI

    Baru Dilantik: Semangat Membara MWC NU Trangkil

    • calendar_month Sab, 1 Okt 2022
    • account_circle admin
    • visibility 549
    • 0Komentar

    TRANGKIL – Pengurus MWC-NU Kecamatan Trangkil yang telah dipilih beberapa waktu lalu, kini resmi dilantik. Pelantik yang digelar di Kantor MWC NU Trangkil, Jalan Juwana-Tayu Km. 8 tersebut dilangsungkan Jumat (30/9) kemarin.  Perwakilan PCNU Pati yang hadir dalam acara tersebut pun cukup banyak, di antaranya, KH. Minhajus Sidat, KH. Abdul Majid, KH. Jamal Makmur, Maskan […]

  • PCNU-PATI

    Ujian Kemanusiaan

    • calendar_month Kam, 1 Des 2022
    • account_circle admin
    • visibility 300
    • 0Komentar

    Oleh: Maulana Karim Sholikhin* Bencana terjadi di mana-mana. Mulai dari gempa Cianjur, hingga yang terakhir, banjir bandang dan angin kencang menerjang Kabupaten Pati. Intinya, Indonesia sedang tidak baik-baik saja. Banyak korban berjatuhan, mulai nyawa, kesehatan, harta, peluang ekonomi, pendidikan, pokoknya banyak. Total kerugian materiil memang luar biasa besar. Tapi adakah nominal rupiah yang mampu membayar […]

  • Pemikiran Aswaja KH. Hasyim Asy’ari

    Pemikiran Aswaja KH. Hasyim Asy’ari

    • calendar_month Rab, 22 Nov 2017
    • account_circle admin
    • visibility 511
    • 0Komentar

    Beberapa waktu yang lalu di beberapa media online muncul berita, bahwa kitab karya KH. Hasyim Asy’ari yang berjudul “Risalatu Ahlu al-Sunnah Wa al-Jama’ah: Fi Haditsi al-mauta Wa Asyaratu al-Sa’ah Wa Bayanu mafhumi al-Sunnah Wa al-Bid’ah” berusaha dirubah oleh oknum tertentu. Bagian isi kitab yang dirubah berkaitan dengan penjelasan KH. Hasyim Asy’ari atas bolehnya atau anjuran […]

expand_less