Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Haul Mbah Mad Karim, Keluarga : Jangan Tinggalkan NU

Haul Mbah Mad Karim, Keluarga : Jangan Tinggalkan NU

  • account_circle admin
  • calendar_month Ming, 20 Okt 2019
  • visibility 427
  • comment 0 komentar

GEMBONG-Habib Ali Zainal Abidin kembali hadir di Gembong untuk ke sekian kalinya. Kali ini, Minggu (20/10) Habib asal Jepara ini diundang oleh keluarga KH. Imam Shofwan untuk mengisi haul ke-36 KH. Muhammad Karim, ayah KH. Imam.

Dalam kesempatan tersebut, Habib Ali tidak hanya mengumandangkan sholawat, namun juga memberikan pencerahan kepada jama’ah. Ia berpesan agar selalu mencintai Nabi Muhammad SAW dan terus mengenang jasa para pendahulu. Dengan penuh hidmat, sekitar seribu jama’ah yang hadir memadati Ponpes Shofa Az Zahro’ tempat dimana agenda tersebut dilangsungkan, larut dalam suasana semarak.

Acara Puncak Haul ke-36 KH. Muhammad Karim bersama Habib Ali Zainal Abidin Jepara di Aula Ponpes Shofa Az Zahro’ Gembong, Minggu (20/10). (Foto : Idanov)

Rangkaian Haul ke-36 ini juga diisi dengan kegiatan-kegiatan lain seperti istighotsah, tahtimul qur’an dan ziarah massal yang telah dilaksanakan Jumat (18/10) hingga Sabtu (19/10). Sedangkan gema sholawat yang diisi oleh Habib Ali merupakan puncak acara sekaligus penutup.

Hadir pula Bupati Pati, Haryanto yang turut memberikan sambutan. Dalam sambutannya yang cukup singkat, ia sempat menyinggung soal jasa-jasa KH. Muhammad Karim dalam ranah pendidikan. Kapada para hadirin, Bupati berkumis tebal tersebut berpesan agar perjuangan para pendahulu seperi KH. Muhammad Karim ini dapat dilestarikan, sebab menurutnya menjaga hasil perjuangan juga merupakan salah satu tugas berat.

“Mari kita teladani KH. Muhammad Karim yang telah banyak berjasa dalam pendidikan. Kita juga harus mampu meneruskan perjuangan beliau” tuturnya.

Bupati Pati juga menyampaikan ucapan terimakasih kepada para penyelenggara pendidikan swasta. Sebab menurutnya, pemerintah daerah tidak akan mampu menampung peserta didik secara keseluruhan tanpa bantuan lembaga pendidikan swasta.

KH. Muhammad Karim

KH. Muhammad Karim atau akrab disapa Mbah Mad Karim merupakan salah satu tokoh pendidikan, tokoh NU dan tokoh perjuangan melawan kolonialisme. Rumahnya pernah digunakan sebagai markas kedua Tentara Kita saat masa penjajahan Belanda dan Jepang. Hal ini sampai membuat nama Muhammad Karim menjadi DPO penjajah.

Kiprahnya di NU diawali paska kemerdekaan sebagai ketua ranting NU Gembong. Pun dalam hal pendidikan, santri KH. Salam Kajen ini juga pelopor pendidikan yang kini besar dan bernama Yayasan Al Ma’arif Gembong.

“Bapak saya pernah berpesan agar kami, anak-anaknya jangan sampai meninggalkan NU. Pesan ini saya sampaikan lagi kepada bapak-ibu, khususnya bagi santri Al Ma’arif dan Ponpes Shofa Az Zahro'” ungkap K. Sholikhin, putra bungsu Mbah Mad Karim dalam sambutan panitia siang tadi.(karim/ltn)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kunjungi Stand LP Ma’arif NU Jateng, 20 Universitas di Cina Sjap Jalin Kerjasama dengan Sekolah/Madrasah Ma’arif

    Kunjungi Stand LP Ma’arif NU Jateng, 20 Universitas di Cina Sjap Jalin Kerjasama dengan Sekolah/Madrasah Ma’arif

    • calendar_month Sel, 26 Nov 2024
    • account_circle admin
    • visibility 362
    • 0Komentar

    Guang Zhou China – Rangkaian kegiatan Lembaga Pendidikan Ma’arif NU Jateng di China pada event “2nd Belt and Road Chinese University and Overseas Partner Exchange Conference” adalah one to one overses delegates melalui kunjungan peserta konferensi. Ada 40 stand pemeran pendidikan dari universitas di Cina tersebut. Acara yang diikuti oleh 400 delegasi Internasional yang berasal […]

  • PBNU Mantabkan Agenda Harlah ke-102 Nahdlatul Ulama

    PBNU Mantabkan Agenda Harlah ke-102 Nahdlatul Ulama

    • calendar_month Sel, 7 Jan 2025
    • account_circle admin
    • visibility 518
    • 0Komentar

    pcnupati.or.id – Runtutan resepsi peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Nahdlatul Ulama versi hijriah telah digagas oleh PBNU. Pada tahun 2025 Masehi yang bertepatan dengan 1446 Hijriyah ini, NU genap berusia 102 tahun. “Sesuai AD ART NU pasal satu, NU lahir 16 Rajab,” ungkap Nur Hidayat, Panitia HUT NU ke-102. Pada tahun ini, secara kebetulan, 16 […]

  • Perkuat Legalitas, FPMI Pusat Terima SK Kepengurusan Masa Khidmat 2025 2030

    Perkuat Legalitas, FPMI Pusat Terima SK Kepengurusan Masa Khidmat 2025 2030

    • calendar_month Rab, 21 Jan 2026
    • account_circle admin
    • visibility 7.665
    • 0Komentar

      Jakarta – Direktur Jenderal Pendidikan Islam melalui SK nomor 10940 tahun 2025 menetapkan kepengurusan Forum Pendidik Madrasah Inklusif Pusat masa khidmat 2025 2030. Surat Keputusan (SK) yang ditandatangi dan dicap basah oleh Direktur Jenderal Pendidikan Islam, Suyitno menjadi entitas resmi yang diakui oleh negara di Jakarta tertanggal 31 Desember 2025. Penerbitan SK kegiatan FPMI […]

  • Rencanakan Advokasi Kesehatan Masyarakat, Fatayat NU Pati Gandeng DPRD

    Rencanakan Advokasi Kesehatan Masyarakat, Fatayat NU Pati Gandeng DPRD

    • calendar_month Sab, 21 Agu 2021
    • account_circle admin
    • visibility 422
    • 0Komentar

    Para pengurus Fatayat NU Pati sedang melakukan audiensi dengan DPRD Kabupaten Pati terkait rencana Fatayat yang akan mengadakan program advokasi kesehatan masyarakat PATI – Pengurus Cabang (PC) Fatayat Nahdlatul Ulama Kabupaten Pati adakan audiensi dengan komisi D Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Pati, Sabtu (21/8). Audiensi itu dilaksanakan dalam rangka meminta dukungan kepada DPRD setempat […]

  • Sukolilo Gelar Kaderisasi NU

    Sukolilo Gelar Kaderisasi NU

    • calendar_month Sab, 28 Des 2019
    • account_circle admin
    • visibility 428
    • 0Komentar

    SUKOLILO-Ketua PCNU Pati, K. Yusuf Hasyim membuka pelaksanaan Kaderisasi NU Sabtu (28/12) pagi. Ditemani beberapa pengurus Cabang, ketua PCNU yang sekaligus berperan sebagai instruktur dalam acara tersebut menyampaikan banyak hal terkait pengkaderan ini. “NU sangat besar, namun besar saja tidak cukup tanpa berjam’iyyah (berorganisasi).” Tuturnya. Suasana pembukaan Kaderisasi NU Sukolilo Selain itu, K. Miftahuddin, ketua […]

  • Jangan Mereduksi Kesakralan Tauhid

    Jangan Mereduksi Kesakralan Tauhid

    • calendar_month Kam, 15 Agu 2019
    • account_circle admin
    • visibility 470
    • 0Komentar

    Foto : NU online Filsafat mengajari tentang beberapa aliran, salah satunya empirisme. Aliran yang mengandalkan empiris-inderawi atau pengalaman langsung sebagai dasar kebenarannya. Contohnya api diakui kalau panas tatkala indera kita terkena api dan terasa benar-benar panas. Kali ini saya tidak akan membahas filsafat, tetapi tentang bagaimana pandangan empiris itu menjadi bagian penting pengambilan keputusan dan […]

expand_less