Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Menuju Amil Lazisnu yang Profesional dan Kreatif

Menuju Amil Lazisnu yang Profesional dan Kreatif

  • account_circle admin
  • calendar_month Ming, 1 Nov 2020
  • visibility 254
  • comment 0 komentar

 

KH MA Sahal Mahfudh (Mbah Sahal) dikenal berhasil dalam mengembangkan zakat, infaq serta sedekah yang berhasil membangun ekonomi warga Kajen, Pati dan sekitarnya. Hal itu menjadi salah satu alasan dari Lembaga Amil Zakat, Infak, dan Sedekah Nahdlatul Ulama (LAZISNU) Pati, Jawa Tengah untuk menyelenggarakan pelatihan Madrasah Amil pada Ahad (1/11).

 

 

“Keberhasilan Mbah Sahal dalam mengembangkan zakat, infaq, serta sedekah yang mana bisa membangun ekonomi warga menjadi salah satu alasan untuk menyelenggarakan Madrasah Amil ini,” ungkapnya Ketua LAZISNU Pati Muhammad Niam.

 

 “LAZISNU Pati sedang menyukseskan program Koin Muktamar dan Koin NU di Pati. Selain itu, kami juga melakukan pengelolaan zakat, infaq, dan sedekah warga NU di Pati,” tambah Niam.

 

Kegiatan yang bertempat di kantor Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Winong Pati, Jawa Tengah ini, hadir pula Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Pati KH Yusuf Hasyim yang turut membuka kegiatan itu.

 

 Ia menyebutkan bahwa ada dua kekuatan utama yang bisa dimaksimalkan dalam mewujudkan kemandirian umat.

 

 

“Nahdlatul Ulama memiliki dua kekuatan, pertama jamaah, kedua jamiyah,” kata Kiai Yusuf Hasyim.

 

“Alasan disebut saling berkaitan adalah karena jamiyah tidak akan bisa berjalan tanpa adanya jamaah. Sedangkan jamaah juga akan kacau bila tidak ada jamiyah yang solid,” lanjutnya.

 

Dikatakannya, problematika yang sering terjadi saat ini adalah adanya sebagian jamaah yang enggan melaksanakan instruksi organisasi.

Ia menambahkan bahwa jamaah dan jamiyah harus saling bersinergi sehingga bisa menyukseskan tujuan dari program yang mau dijalankan.

 

Fenomena itu hingga kini perlu adanya perhatian sebab manajemen yang kurang profesional bisa menyebabkan jamaah tidak terlayani dengan baik oleh jamiyah. Dengan itu, ia mengingatkan kepada segenap pengurus NU, baik badan otonom (banom) maupun lembaga di masing-masing tingkatan untuk bisa melayani para jamaah dengan baik.

 

 

 

“Kalau jamaah yang ada ini tidak terlayani, maka jangan kecewa kalau dia akan melayani dirinya sendiri bahkan malah dilayani oleh jamiyah lain,” jelasnya.

 

Salah satu kunci agar jamiyah bisa terus melayani jamaah itu terletak ada pada peran LAZISNU. Untuk itu, dirinya memberi dorongan agar LAZISNU bisa memiliki manajemen yang baik sehingga mampu melayani jamaah dengan baik pula.

 

 

 

“LAZISNU adalah langkah awal untuk menuju kemandirian. Jika jamaah sudah terlayani maka mereka akan bergerak sendiri,” terang Kiai Yusuf Hasyim.

 

Bentuk manajemen yang baik itu bisa dimulai dari segi kesehatan, sosial-ekonomi, sehingga terbentuk kemandirian yang diharapkan oleh banyak pihak bisa terwujud.

 

“Pengelolaan zakat, infaq, dan sedekah (ZIS) harus dijalankan secara profesional dan dengan manajemen yang baik,” pungkasnya.

 

 

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jama’ah Kolo Kolo Sebar Masker Gratis

    Jama’ah Kolo Kolo Sebar Masker Gratis

    • calendar_month Jum, 3 Apr 2020
    • account_circle admin
    • visibility 268
    • 0Komentar

    Salah satu anggota Jama’ah KoloKolo membagi masker kepada Jamaah Sholat Jumat di Masjid Jami’ Baitul Muttaqin, Gembong GEMBONG-Banyaknya Masjid yang menghentikan sementara praktik sholat jumat membuat sebagian warga resah. Pemberhentian sementara ini adalah untuk mencegah persebaran wabah virus corona atau covid 19. Berdasarkan intruksi PWNU Jawa Tengah, daerah yang masih merupakan zona kuning, tetap diharuskan […]

  • Selamat Menghadapi Hal Baru

    Selamat Menghadapi Hal Baru

    • calendar_month Jum, 3 Jan 2025
    • account_circle admin
    • visibility 327
    • 0Komentar

    Oleh: Inayatun Najikah Euforia pergantian tahun telah usai. Kini saya dan anda kembali menjalankan rutinitas seperti biasanya. Bangun pagi lalu berangkat bekerja lalu pulang untuk istirahat dimalam hari. Sebetulnya tak ada hal yang baru dan istimewa, bukan. Namun mengapa momentum dan euforia tahun baru tampaknya selalu dipandang sebagai hal yang sakral dalam menyongsong pencapaian-pencapaian yang […]

  • PCNU-PATI Photo by Diego Pazini Ferreira

    Es Teh

    • calendar_month Rab, 23 Agu 2023
    • account_circle admin
    • visibility 346
    • 0Komentar

    Oleh : Niam At Majha Di lantai dua pada sebuah cafe saya lagi berbicang bincang membahas masa depan hingga berbicara tentang ketidakpastian akan semua hal yang ada disekeliling kita. Caffe ini bisa dibilang sudah sejak tahun lalu beridiri di bumi mina tani akan tetapi saya jarang jarang untuk menikmati senja di sini. Biasanya ketika saya […]

  • PCNU-PATI Photo by Gabor Kozmon

    Ketika Ernest Hemingway “Berpuasa”

    • calendar_month Sen, 6 Mar 2023
    • account_circle admin
    • visibility 359
    • 0Komentar

    Oleh : M. Iqbal Dawami Setiap tahun kaum muslim melakukan ibadah puasa wajib satu bulan penuh di bulan ramadhan. Bulan ramadhan memang bulan yang istimewa, bulan yang suasananya begitu berbeda. Kebersamaan dalam keluarga, kebersamaan dalam masyarakat begitu melekat. Misalnya, buka puasa bersama, tarawih bersama, dan sahur bersama. Dan, bulan puasa juga diawali dengan rame-rame hiruk-pikuk […]

  • Puncak Haul Mbah Mutamakkin Kajen Berlangsung Malam Ini

    Puncak Haul Mbah Mutamakkin Kajen Berlangsung Malam Ini

    • calendar_month Kam, 27 Jul 2023
    • account_circle admin
    • visibility 531
    • 0Komentar

    pcnupati.or.id – Puncak haul Syaikh Ahmad Mutamakin Kajen berlangsung malam ini, Kamis (27/7). Sedikitnya tiga ribu tamu undangan memadati area makam. Sementara, enam ribu undangan lainnya ditempatkan di Masjid Kajen. Sedangkan untuk jama’ah umum, diperkenankan untuk menduduki pos-pos yang telah ditentukan panitia. Strategi ini dilakukan untuk memecah titik kerumunan. Sebab, diperkirakan, pada malam ini ada […]

  • Suluk Maleman Kali ini Menyoal Punjernya Peradaban

    Suluk Maleman Kali ini Menyoal Punjernya Peradaban

    • calendar_month Ming, 19 Okt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 351
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id Suluk Maleman edisi ke-166 kembali mengulik hal-hal yang menarik. Lewat tema “Sejarah Dimulai Dari Rumah”, yang digelar pada Sabtu (18/10) ngaji budaya tersebut memantik persoalan keberadaan sosok ibu sebagai pusat peradaban. Bagi Anis Sholeh Ba’asyin, penggagas Suluk Maleman, hadits “surga di bawah telapak kaki Ibu” tak hanya untuk dilihat dari sisi seorang anak ke […]

expand_less