Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » MMH Tayu Cetak 90 Calon Anggota IPNU-IPPNU

MMH Tayu Cetak 90 Calon Anggota IPNU-IPPNU

  • account_circle admin
  • calendar_month Sab, 4 Sep 2021
  • visibility 310
  • comment 0 komentar
Suasana pembukaan Makesta IPNU IPPNU MMH Tayu, Kamis (2/9)

TAYU – MA Miftahul Huda  mengadakan Masa Kesetiaan Anggota (Makesta). Makesta merupakan tahap kaderisasi pertama dalam organisasi Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU).

Agenda ini diharapkan mampu mencetak kader yang mampu menjalankan tugas di tengah-tengah masyarakat dengan memegang ajaran Islam yang rahmatan lil alamin yang berhaluan ahlussunah wal jama’ah.

Ungkapan tersebut disampaikan oleh kepala madrasah Abdul Ro’uf, dalam apel pembukaan Makesta Pimpinan Komisariat (PR) IPNU dan IPPNU MA MMH Tayu, Kamis (3/9). Ia juga berharap agar kegiatan yang digagas ini nantinya mampu melahirkan pelajar-pelajar NU yang bermanfaat dan mampu meneruskan perjuangan NU di masa mendatang. 

“Makesta harus mencetak generasi yang bisa menghidupkan pelajar- pelajar NU baik di lingkungan pendidikan maupun di tengah masyarakat,” imbuhnya.

Dalam sambutannya juga, Abdur Ro’uf meminta pengurus IPNU dan IPPNU serius dalam pelaksanaan Makesta kali ini. Tujuannya, lanjut Ro’uf agar jebolan Makesta MMH Tayu benar-benar menjadi kader NU militan.  

90 Orang

Makesta MMH Tayu kali ini diikuti oleh 90 peserta. Hal ini terkonfirmasi dari ketua panitia, Hanif. 

Menurut Hanif 90 peserta tersebut terdiri dari 46 calon anggota IPNU dan 44 calon anggota IPPNU. Kegiatan ini pula berlangsung selama dua hari. 

Setiap peserta, lanjut Hanif dibekali dengan materi-materi seputar nasionalisme dan ke-NU-an. Bukan hanya itu, materi keorganisasian juga ditanamkan demi membangun generasi IPNU dan IPPNU yang militan seperti didawuhkan oleh kepala Madrasah. 

“Seperti biasanya peserta diberikan materi dasar untuk memperkuat pondasi NU, dari materi tentang Aswaja ala NU, amaliyah NU, ke-Indonesia-an, IPNU IPPNU, keorganisasian dan ditambahkan satu materi tentang kepemimpinan,” ungkap Hanif.

Hanif juga menerangkan bahwa menyelenggarakan acara di tengah pandemi penuh dengan tantangan. Sebagai warga NU yang baik, Hanif beserta panitia lainnya telah mempersiapkan matang-matang Makesta ini agar tetap terlaksana dengan lancar dan tentunya taat Prokes. 

Untuk itu, lanjut Hanif, ia telah berkoordinasi dengan berbagai pihak. Hal ini dilakukan untuk membantu penerapan Prokes selama Makesta. 

“Mulai dari pengecekan suhu tubuh, mewajibkan penggunaan masker dan hand sanitizer, serta tetap jaga jarak kepada seluruh panitia dan juga peserta,” terangnya.

Istimewa

Kegiatan yang berlangsung di MMH Tayu, desa Tayu Wetan tersebut merupakan kegiatan yang begitu istimewa. Pasalnya, Makesta kali ini dihadiri oleh Ketua PC IPNU Kabupaten Pati yang baru, Matsna Zakuyatus Salwa. Menurutnya, ini merupakan agenda perdana setelah ia terpilih sebagai nakhoda IPNU pati. 

“Ini tugas perdana setelah saya terpilih, pak,” ungkapnya kepada pcnupati.or.id sambil berkelakar. 

Matsna, dalam acara itu juga memberikan wejangan kepada para calon anggota IPNU dan IPPNU MMH Tayu. Ia menegaskan bahwa tugas yang diemban para pelajar NU ini bukanlah tugas yang sepele. 

Mengutip dari ketua PCNU Pati dalam sambutan Konfercab IPNU/IPPNU kemarin, Matsna menyampaikan bahwa ada empat amanah yang diemban seluruh kader NU dari semua tingkatan. Keempat amanat tersebut adalah amanatun nahdliyah, amanatut tarbiyah, amanatul wathaniyah dan amanatul ummah. 

“Ini bukan menjadi beban, tapi justru menjadi tantangan bagi kita semua,” tandasnya.

Selain Matsna, agenda ini juga dihadiri Pembina Pengurus Komisariat (PK) IPNU IPPNU MMH Tayu, Akhmad Mudzakkir dan ketua PAC IPNU Kecamatan Tayu  Ni’amullah. Dalam sambutannya, Mudzakkir juga menekankan kepada aspek prestasi. 

“Pelajar komplit itu aktif di organisasi, unggul dalam prestasi, dan tetap tawadhu’ kepada bapak/ibu guru,” tuturnya.(MMH/lut/ltn)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Peserta Lomba Porsema Komplain Ingin Segera Dimulai, Karena Juri Telat

    Peserta Lomba Porsema Komplain Ingin Segera Dimulai, Karena Juri Telat

    • calendar_month Sab, 11 Feb 2023
    • account_circle admin
    • visibility 308
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id- Semarang – Pekan Olahraga dan Seni Ma’arif (Porsema) XII Lembaga Pendidikan Ma’arif Nahdlatul Ulama PWNU Jawa Tengah telah berjalan hari pertama pada Jumat (10/2/2023). Sejumlah perlombaan mulai dilaksanakan dan berlangsung seru. Pantauan di lapangan, ada beberapa cabang lomba yang jurinya telat. Salah satunya adalah Lomba Pidato Bahasa Indonesia MI/SD dan MTs/SMP. “Tadi jurinya telat […]

  • Berdayakan Sastra Sampai Ke Tingkat Sekolah Dasar

    Berdayakan Sastra Sampai Ke Tingkat Sekolah Dasar

    • calendar_month Sab, 16 Des 2023
    • account_circle admin
    • visibility 276
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id- Jakarta, Minggu, 10/12/2023 Perkembangan dan berbagai aktivitas kegiatan sastra ke depan-terutama sambut tahun 2024 mendatang- akan dapat ‘ditularkan’ kepada generasi muda milenial, bahkan ke tingkat siswa dan siswi sekolah dasar (SD). Demikian permintaan langsung  H.Firmansyah, S.Pd,M.Pd, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi DKI Jakarta ketika membuka acara GEBYAR SENJA BERPUISI yang terakhir tahun 2023 […]

  • 13 PRNU se-Kecamatan Gembong Adakan Musyawarah Ranting secara Marathon

    13 PRNU se-Kecamatan Gembong Adakan Musyawarah Ranting secara Marathon

    • calendar_month Ming, 29 Okt 2023
    • account_circle admin
    • visibility 278
    • 0Komentar

    pcnupati.or.id – MWCNU Gembong, melalui ketuanya, K. Sholikhin menegaskan bahwa dirinya berupaya untuk benar-benar menertibkan NU di Kecamatan Gembong sesuai aturan yang ada. “Kita punya AD/ART dan Perkumpulan Peraturan NU. Itu yang kami jadikan referensi utama,” tandasnya kepada pcnupati.or.id, Ahad (29/10). Keseriusan ini, diwujudkan melalui penataan organisasi mulai tingkat ranting NU. Bahkan, lanjut Kiai Sholikhin, […]

  • RMI PWNU Jawa Tengah Bersama Baznas Jawa Tengah Dorong Pesantren Melek Digital melalui Pelatihan Digital Marketing

    RMI PWNU Jawa Tengah Bersama Baznas Jawa Tengah Dorong Pesantren Melek Digital melalui Pelatihan Digital Marketing

    • calendar_month Sab, 15 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 235
    • 0Komentar

      Pcnupati.or.id- Semarang, 12 Maret 2025 – Rabithah Ma’ahid Islamiyah (RMI) PWNU Jawa Tengah terus berkomitmen untuk meningkatkan kapasitas pesantren dalam menghadapi era digital. Salah satu langkah nyata yang dilakukan adalah dengan menyelenggarakan Pelatihan Digital Marketing bagi pengelola Humas dan IT pondok pesantren se-Jawa Tengah. Acara yang digelar di SMK Negeri Jawa Tengah ini berlangsung […]

  • RMI PCNU Pati Gelar Dialog Interaktif untuk Wujudkan Kemandirian Pesantren

    RMI PCNU Pati Gelar Dialog Interaktif untuk Wujudkan Kemandirian Pesantren

    • calendar_month Sel, 18 Feb 2025
    • account_circle admin
    • visibility 275
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id – Dalam rangka mewujudkan kemandirian pesantren, Dewan Pengurus Daerah (DPD) Himpunan Ekonomi Bisnis Pesantren (Hebitren) bersama Rabithah Ma’ahid Islamiyah (RMI) PCNU Pati  menggelar dialog interaktif dengan mengundang ratusan pengasuh pondok pesantren di Kabupaten Pati. Kegiatan bertajuk “Pengembangan UMKM Santri untuk Pesantren Mandiri” ini diadakan di Gedung PCNU Pati, Selasa (18/2/2/2025). Ketua RMI PCNU Pati, […]

  • Tiga Desa di Gabus Pati Diterjang Puting Beliung, Puluhan Rumah Rusak

    Tiga Desa di Gabus Pati Diterjang Puting Beliung, Puluhan Rumah Rusak

    • calendar_month Sab, 15 Feb 2025
    • account_circle admin
    • visibility 365
    • 0Komentar

      Pcnupati.or.id, Pati – Kecamatan Gabus, Kabupaten Pati, Jawa Tengah diterjang angin puting beliung, Sabtu (15/2/2025) sore. Akibatnya, puluhan rumah di tiga desa rusak. Tiga desa yang diterjang angin puting beliung yakni Desa Tambahmulyo, Desa Gabus dan Desa Penanggungan. Angin puting beliung itu datang sekitar pukul 15.00 WIB. Desa yang mengalami kerusakan terparah yakni Desa […]

expand_less