Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kolom » Prinsip Relasi Hubungan Antara Sesama Manusia

Prinsip Relasi Hubungan Antara Sesama Manusia

  • account_circle admin
  • calendar_month Rab, 29 Sep 2021
  • visibility 316
  • comment 0 komentar

Oleh : Inayatun Najikhah*

 


Mari kita lihat hadist pertama dalam kitab Assittin Al-Adliyyah. Hadist pertama ini dari Abi Huroiroh yang diriwayatkan oleh Imam Muslim yang menerangkan bahwasanya sesama muslim (laki-laki dan perempuan) adalah saudara. Hadist ini mengajarkan prinsip yang paling dasar didalam Islam yaitu prinsip kemanusiaan melalui ajaran persaudaraan. Artinya jika kita menganggap muslim lain adalah saudara.

Maka kita tidak diperbolehkan untuk saling mendzalimi, saling merendahkan, dan juga saling menghina. Namun tanpa kita sadari ketika kita memiliki keunggulan atau kelebihan daripada yang lain biasanya muncul potensi untuk merendahkan yang lainnya. Satu contoh misalnya dalam keputusan pengambilan suara atau dalam hal kepemimpinan, laki-laki terkadang merendahkan perempuan karena dinilai perempuan itu tidak punya kapasitas intelektual yang tinggi sehingga dibatasi haknya dan tidak diberikan kesempatan yang sama. Contoh lainnya misalkan perempuan ini ingin mengambil sekolah tinggi tetapi dibatasi hanya karena stigma “untuk apa sekolah tinggi kalau pada akhirnya juga ke dapur”. Hal ini jelas sangat bertolak belakang dengan apa yang dimaksud hadist diatas. Oleh karena itu, mari kita belajar menjadi saudara yang baik untuk sesama saudaranya dalam hal apapun. 

Selanjutnya pada hadist kedua “la dharara wa la dhirara” yang artinya tidak boleh ada kerusakan pada diri sendiri dan tidak boleh melakukan kerusakan atau keburukan yang ditujukan kepada orang lain. Hadist ini memang singkat tetapi bisa dijadikan prinsip kemaslahatan dan anti kemudharatan terhadap sesama manusia. Prinsip selanjutnya adalah kebaikan. Berbicara soal kebaikan, orang yang baik itu tolak ukurnya adalah memiliki akhlak yang mulia. Manusia hidup didunia ini tidak sendirian. ia akan selalu berdampingan dan dikelilingi oleh sesama manusia lainnya. Maka sudah sepatutnya antara satu dengan yang lainnya untuk saling berbuat baik. Spiritualitas seseorang tidak hanya bisa dicapai dengan meningkatkan ibadah ritual saja, akan tetapi harus dibarengi dengan sikap keshalihan sosial dengan cara memperlakukan orang lain dengan sebaik-baiknya.

 Salah satu contoh bentuk keburukan yang mengakibatkan terjadinya sebuah ketidakadilan adalah adanya stereotip(pelabelan). Bahwa dalam kebudayaan kita masih melekat adanya perbedaan peran antara laki-laki dan perempuan. Seorang perempuan sangat dibatasi ruang geraknya karena telah terstigma terlebih dahulu bahwa perannya hanya boleh diranah domestik saja.

Maka ketika ada perempuan yang mengambil peran untuk bekerja diranah publik dan mengakibatkan ia pulang dimalam hari, biasanya akan secara langsung terstigma bahwa ia bukan merupakan perempuan baik-baik. Adapun didalam konteks yang lebih dekat dengan kehidupan kita, yaitu didalam hubungan antara satu anggota keluarga dengan anggota yang lainnya yaitu sering kali muncul sikap merasa paling benar, paling harus dipatuhi, dan paling harus mendapatkan ketaatan secara mutlak. Semestinya ini menjadi hal-hal yang perlu untuk direnungkan kembali agar nantinya tidak menimbulkan adanya ketidakadilan. Pun telah dijabarkan dalam berbagai hadist banyak yang menganjurkan agar kita menekankan pentingnya prinsip kesalingan dalam menjalin sebuah hubungan dengan orang lain.

Selanjutnya pada penghujung pembahasan bab 1 menjelaskan tentang prinsip-prinsip relasi antara laki-laki dan perempuan didalam Islam, adalah prinsip saling berkasih sayang. Pada hadist dari Abi Huroiroh yang diriwayatkan oleh Imam Bukhori yang artinya “Barangsiapa tidak menyayangi, maka tidak disayangi”.

Prinsip ini juga penting untuk ditarik dalam konteks yang lebih kecil lagi didalam kehidupan kita yaitu relasi antara suami dan istri. Hubungan suami dan istri adalah hubungan yang saling menyayangi dan mengasihi bukan hubungan yang saling mendominasi. Sering kali kita mendengar ketika ada pasangan yang sedang melangsungkan pernikahan pasti tersemat doa “semoga menjadi keluarga Sakinah, Mawaddah, Warahmah”.

Sakinah adalah ketenangan hati. Maka untuk menuju sakinah harus ada yang namanya mawaddah dan rohmah. Mawaddah sendiri penjelasannya adalah ketika kita mencintai seseorang dan orang itu merasa bahagia atas rasa cinta kita, sedangkan rohmah adalah ketika kita mencintai seseorang kita pun merasa ikut bahagia. Apabila yang tercapai hanya mawaddah maka akan mengakibatkan yang namanya pengorbanan, dan apabila yang tercapai hanya rohmah saja, maka dikhawatirkan akan mengakibatkan egoisme. Oleh karena itu mawaddah dan rohmah harus saling berkesalingan untuk mencapai pada sakinah. 

 *Pengurus PC Lazisnu Pati

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ramadan dan Etika Bermedia Sosial

    Ramadan dan Etika Bermedia Sosial

    • calendar_month Jum, 20 Feb 2026
    • account_circle admin
    • visibility 8.890
    • 0Komentar

      Oleh Hamidulloh Ibda Tema tulisan seperti ini sudah banyak diketik banyak penulis. Diunggah banyak website. Dijelaskan pada Influecer dan Youtuber. Didakwahkan para pendakwah. Saya beberapa kali juga menulisnya di website resmi PCNU Pati. Namun, perlu ditegaskan lagi, mengapa etika bermedia sosial di bulan Ramadan menjadi penting untuk ditulis ulang di Pcnupati.or.id ini? Ya, jawab […]

  • Berdoa Bersama Mengenang Para Pendiri NU

    Berdoa Bersama Mengenang Para Pendiri NU

    • calendar_month Sab, 4 Mar 2017
    • account_circle admin
    • visibility 480
    • 0Komentar

    Pati. Madrasah Tarbiyatul Banin Winong Pati, mulai dari tingkatan MA, Mts, MI, dan RA disetiap hari Kamis pada bulan terakhir mengadakan tahlil bersama dan pembacaan manaqib, hal tersebut dilaksanakan untuk mengenang jasa-jasa ulama ahlussuanah waljamaah terdahulu, Kamis, 3/3 kemarin.             Sebelum pambacaan tahlil terlebih dahulu diceritakan tentang sejarah pendirian Madrasah Tarbiyatul Banin pada kesempatan kali […]

  • SMK Cordova Bentuk Komisariat IPNU-IPPNU

    SMK Cordova Bentuk Komisariat IPNU-IPPNU

    • calendar_month Jum, 27 Okt 2017
    • account_circle admin
    • visibility 268
    • 0Komentar

    Pati. SMK Cordova Margoyoso Pati mendeklarasikan pembentukan Komisariat IPNU/IPPNU, dengan mengambil tema“Membangun Kader yang Berkompeten dalam Berorganisasi”23/09/kemarin. Acara bertempat di Masjid SMK Cordova deklarasi dimulai dengan tahlil yang dipimpin Kepala SMK Cordova Muhammad Niam Sutaman, diikuti dengan menyanyikan lagu kebangsaan  Indonesia Raya, Mars Sybbanul Watan,  Mars Cordova dan Mars IPNU/IPPNU. Muhammad Niam, menegaskan bahwa sekolah […]

  • INISNU Gelar Pembinaan Karir Mahasiswa untuk Persiapan Kerja

    INISNU Gelar Pembinaan Karir Mahasiswa untuk Persiapan Kerja

    • calendar_month Rab, 22 Okt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 3.399
    • 0Komentar

      Pcnupati.or.id Temanggung — Dalam rangkaian kegiatan Yudisium, Institut Islam Nahdlatul Ulama (INISNU) Temanggung menyelenggarakan kegiatan Pembinaan Karir Mahasiswa sebagai bekal menghadapi dunia kerja, bertempat di Aula KBIHU Babussalam, Selasa (21/10/2025). Kegiatan pembinaan ini menghadirkan dua narasumber inspiratif, yakni Sofwan Setiawan, S.Pd.I. dan Dr. Hamidulloh Ibda, M.Pd., yang juga menjabat sebagai Wakil Rektor I Bidang […]

  • PCNU-PATI Photo by Fadhila Nurhakim

    Malam yang Aneh

    • calendar_month Sen, 15 Mei 2023
    • account_circle admin
    • visibility 278
    • 0Komentar

    Oleh : M. Iqbal Dawami Pukul sembilan malam aku keluar dari kamar hotel. Aku bergegas menuju kafe Sunny Story yang tak jauh dari alun-alun. Sesampainya di kafe, kucari tempat duduk di pojok yang agak sepi di halaman kafe. Hanya beberapa orang saja yang ada di situ, berpasang-pasangan, di mejanya masing-masing. Hanya aku yang sendirian. Jika […]

  • Ketua PCNU akan Bahas Hari Santri di PAS FM Pati

    Ketua PCNU akan Bahas Hari Santri di PAS FM Pati

    • calendar_month Rab, 20 Okt 2021
    • account_circle admin
    • visibility 190
    • 0Komentar

    Pamflet talk show Hari Santri 2021 yang menghadirkan K. Yusuf Hasyim, Ketua PCNU Pati PATI – Pagi ini, Rabu (20/10) pukul 09.00 WIB, Ketua PCNU Pati, K. Yusuf Hasim diagendakan akan onair via jejaring radio 101,00 Pati Adi Suara (PAS) FM Pati.  Rencananya, dalam siaran talk show tersebut akan membahas mengenai hari santri. Seperti jamak […]

expand_less