Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Ratusan Pendekar Salafiyah Padati Makam Ketum PC Pagar Nusa Pati

Ratusan Pendekar Salafiyah Padati Makam Ketum PC Pagar Nusa Pati

  • account_circle admin
  • calendar_month Ming, 31 Okt 2021
  • visibility 546
  • comment 0 komentar
img-20211030-wa0035-4042821
Ratusan santri Salafiyah Kajen sedang berdoa dihadapan makam ketua umum Pagar Nusa Pati, K. Sumani.

MARGOYOSO – Duka Pengurus Cabang Pagar Nusa Pati masih tersisa. Kepergian K. Sumani Al Muh Taufiqurrahman, (ketua umum) beberapa waktu lalu masih menyisakan luka bagi para kader Pagar Nusa. 

Jumat (29/10) lalu, Pagar Nusa Rayon Salafiyah Kajen berziarah ke makam ketua umum di Komplek Pemakaman Purworejo, Margoyoso, Pati. 

Sedikitnya 250 pendekar Pagar Nusa dari Salafiyah, Kajen memadati lokasi tersebut untuk mendoakan mendiang K. Sumani. Didampingi ketua PAC Pagar Nusa Margoyoso, Suhardi dan Ketua Ranting NU Purworejo, Triyo Purwanto, mereka tampak khidmat dalam memanjatkan doa dan kalimah-kalimah tahlil. 

Kegiatan tersebut, menurut Suhardi merupakan cara untuk memperingati tujuh hari meninggalnya K. Sumani. Ia menambahkan, kegiatan ini pula bukti kecintaan para kader muda Pagar Nusa terhadap sesepuh Pagar Nusa. 

Baru Dilantik

Duka kian mendalam mengingat pasa jabatan K. Sumabi yang baru seumur jagung. Seperti dikabarkan oleh pcnupati.or.id sebelumnya, pelantikan PC Pagar Nusa Pati baru saja dilangsungkan pada Ahad (10/10) lalu di Ponpes Riyadlus Sholihin, Trangkil. 

Suhardi menambahkan, bahwa pengangkatan K. Sumani sebagai Ketua Cabang Pagar Nusa Pati menjadi kebanggaan tersendiri bagi warga Margoyoso. Namun, Lanjut Suhardi, takdir berkehendak lain. 

“Allah lebih sayang beliau dari pada sayangnya kami ke beliau,” tuturnya. 

Hal ini tentu sedikit banyak menjadi peristiwa menohok bagi PC Pagar Nusa Pati. Ditemui di tempat lain,  pengurus PC Pagar Nusa Pati, Andif Prasetyo mengaku sangat kehilangan. Menurutnya, Pagar Nusa akan sangat kesulitan menemukan kader dengan kapasitas sama dengan K. Sumani. 

“Kami semua sangat kehilangan tentunya. Dan  pasti akan sangat sulit menemukan sosok sehebat beliau. Jangankan menemukan. Mencari saja kesulitan,” ungkap dia.(lut/ltn)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ketua FKPT Jateng Sebut Harmoni Lahir dari Perjumpaan dan Penghargaan

    Ketua FKPT Jateng Sebut Harmoni Lahir dari Perjumpaan dan Penghargaan

    • calendar_month Sab, 19 Jul 2025
    • account_circle admin
    • visibility 345
    • 0Komentar

      Pcnupati.or.id Semarang – Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) Jawa Tengah dan Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) RI menggelar kegiatan bertajuk “Pitutur Cinta: Implementasi Ajaran Agama dalam Bingkai NKRI dengan Semangat Cinta Kasih”, yang melibatkan tokoh lintas agama, akademisi, serta generasi muda dari berbagai latar belakang pada Jumat 18 Juli 2025. Acara yang digelar melalui […]

  • Ramadan dan Etika Bermedia Sosial

    Literasi Digital Bulan Ramadan

    • calendar_month Ming, 22 Feb 2026
    • account_circle admin
    • visibility 8.930
    • 0Komentar

      Oleh Hamidulloh Ibda Masih pentingkah literasi digital saat bulan Ramadan? Ya, penting lah. Jawaban singkat ini saya jawab sendiri dari pertanyaan yang saya buat sendiri. Meski bulan suci Ramadan selalu datang membawa jeda, koma, waktu rehat sejenak, atau sebutan lain. Apa maksudnya? Jeda dari tradisi makan dan tradisi minum, dari marah, dari kesibukan dunia, […]

  • KH Maimun Zubair Sang Legenda Pesantren

    KH Maimun Zubair Sang Legenda Pesantren

    • calendar_month Rab, 7 Agu 2019
    • account_circle admin
    • visibility 448
    • 0Komentar

    KH. Maimun Zubair adalah Ulama besar yang lahir di Indonesia. Pemikiran dan karyanya Tidak hanya dikaji di Indonesia, tapi juga dunia. Beliau meskipuntidak belajar di perguruan tinggi, tapi wawasannya yang luas dan pergaulannya yang mendunia, pemikirannya menjadi rujukan umat Islam dan dunia. Beliau produk asli Pesantren. Setelah dididik dengan keras dan disiplin oleh ayahnya, seorang Ulama besar, KH […]

  • Yayasan As-Salafiyah Lahar Gelar Kemah Bakti dalam Rangka Maulid Nabi Muhammad SAW

    Yayasan As-Salafiyah Lahar Gelar Kemah Bakti dalam Rangka Maulid Nabi Muhammad SAW

    • calendar_month Rab, 17 Sep 2025
    • account_circle admin
    • visibility 432
    • 0Komentar

      Pcnupati.or.id- Yayasan As-Salafiyah Desa Lahar, Kecamatan Tlogowungu, Kabupaten Pati, menggelar kemah bakti dalam rangka Maulid Nabi Muhammad SAW. Kegiatan dilaksanakan selama tiga hari, yakni pada tanggal 16-18 September 2025, di Jolong 2, Desa Sitiluhur, Kecamatan Gembong. Kemah bakti ini diikuti oleh 340 siswa, mulai dari kelas 5 Ibtidaiyah hingga kelas 12 Aliyah. Kepala MA […]

  • Mandi dan Memakai Wangi-Wangian, ketika Khotib Sudah Khotbah

    Mandi dan Memakai Wangi-Wangian, ketika Khotib Sudah Khotbah

    • calendar_month Jum, 13 Agu 2021
    • account_circle admin
    • visibility 314
    • 0Komentar

      Pertanyaan : Bagaimana hukumnya mandi dan memakai wangi-wangian, ketika khotib sudah mulai khotbah (Jum`at)?   Jawaban :Hukumnya mandi dan memakai wangi-wangian tetap disunnahkan, apabila aman dari tafwit al-jum`ah (menghabiskan waktu jum`ah).   Referensi : & Nihâyat az-Zain, hal. 142 & Muhadzdzab, vol. 1 hal. 113 & As-syarwâni, vol. 2 hal. 465 & Tausyîh, hal. […]

  • Bupati Undang Tokoh Agama di Pendopo Kabupaten

    Bupati Undang Tokoh Agama di Pendopo Kabupaten

    • calendar_month Kam, 26 Jun 2025
    • account_circle admin
    • visibility 285
    • 0Komentar

      pcnupati.or.id – Ratusan Pengurus Nahdlatul Ulama se-Kabupaten Pati memadati Pendopo Kabupaten, Kamis (26/6) malam. Mereka terdiri dari jajaran PCNU, MWC-NU lengkap dengan Banom-Banomnya. Kehadiran para ulama’ ini dalam rangka memenuhi undangan Setda Pati untuk melaksanakan Istighotsah Ulama’ dan Umaro’. Kegiatan ini diaktifkan kembali oleh Bupati Sudewo setelah beberapa saat vakum. Melalui KH. Yusuf Hasyim, […]

expand_less