Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » PGMI IPMAFA Gelar Pelatihan Computational Thinking

PGMI IPMAFA Gelar Pelatihan Computational Thinking

  • account_circle admin
  • calendar_month Jum, 12 Nov 2021
  • visibility 231
  • comment 0 komentar

 

img-20211112-wa0001-3437267
Para guru MI antusias mengikuti Pelatihan Computational Thinking di aula IPMAFA 

MARGOYOSO – Puluhan guru Madrasah Ibtidaiyah di wilayah Pati Utara mengikuti Pelatihan Computational Thinking pada Pembelajaran Tematik Berbasis Kearifan Lokal. Kegiatan yang diadakan pada Rabu (10/11) di aula 1 lantai 2 kampus IPMAFA merupakan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) dari dosen PGMI Fakultas Tarbiyah Institut Pesantren Mathali’ul Falah Pati. 

PkM yang merupakan hibah Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Islam Kemenag RI diberikan kepada M. Sofyan Alnashr dan Latifah Nuraini, keduanya adalah dosen pada prodi PGMI. Tujuan pelatihan ini ialah meningkatkan kapasitas guru MI dalam menjalankan pembelajaran tematik. Pengembangan pembelajaran tematik dilakukan dengan basis kearifan lokal dan computational thinking. 

“Buku tematik dari pemerintah itu banyak contoh budaya dari berbagai daerah di Indonesia, diharapkan guru juga mengenalkan budaya lokal sehingga anak didik mengenal budaya daerahnya,” terang Sofyan.

Kegiatan ini diawali dengan sambutan dari Ketua Program Studi PGMI, M. Agus Jauhari, karena peserta yang hadir berasal dari madrasah mitra yang bekerja sama melalui kegiatan PPL. 

“Guru harus selalu mengembangkan pembelajaran termasuk pembelajaran tematik yang memang dilaksanakan pada jenjang SD/MI,” pesannya. 

Ia menambahkan bahwa guru harus mampu meningkatkan mutu pembelajaran sekaligus tetap memprioritaskan akhlak anak. Hal ini yang membedakan madrasah dengan sekolah umum, yakni akhlak yang sesuai dengan ajaran Islam.

Pelatihan yang difasilitasi pelaksanaannya oleh LPPM IPMAFA Pati menghadirkan Fira Nadliratul Afrida sebagai narasumber. Wanita yang juga aktif di Fatayat NU Tayu ini merupakan salah satu tutor Bebras Indonesia biro IPMAFA yang konsen pada computational thinking. Menurutnya, murid MI baik kelas rendah maupun tinggi harus diberikan stimulus untuk mencapai kecakapan abad 21 dengan soal-soal komputasi. 

“CT akan memacu anak menggunakan logika dan kecermatannya dalam menyelesaikan masalah yang dihadapi dengan cepat dan tepat,” imbuhnya.

Mbak Fira, panggilan sehari-harinya mengajak para peserta untuk mengenalkan budaya lokal khas Pati dan daerah tempat tinggal masing-masing. Kearifan lokal tersebut dapat berupa kesenian, budaya, nilai atau norma, bangunan, tempat, dan lain sebagainya. Ia berpesan supaya anak-anak bisa dikenalkan dengan Batik Bakaran, Nasi Gandul, Getuk, Masjid, atau tradisi lokal seperti Lomban Kupatan sehingga mereka mengenal dan dapat melestarikan budaya lokal di tengah derasnya budaya pop yang tak terbendung.

Adanya pelatihan terhadap guru dari sekolah mitra PGMI Fakultas Tarbiyah Ipmafa diharapkan juga mampu meningkatkan kerjasama antara kampus dengan madrasah. 

“Pelatihan ini ibaratnya hubungan simbiosis mutualisme, yakni hubungan yang bermanfaat bagi kedua pihak. Madrasah dan masyarakat sebagai stakeholder kampus mendapatkan peningkatan SDM guru, sedangkan dosen dan kampus juga mampu meningkatkan penelitian dan pengabdian,” pungkas Sofyan. 

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bedah Rumah di Tayu, Pemilik Rumah Terharu

    Bedah Rumah di Tayu, Pemilik Rumah Terharu

    • calendar_month Sen, 8 Jun 2020
    • account_circle admin
    • visibility 205
    • 0Komentar

    Doa jelang peletakan batu pertama bedah rumah di Desa Purwokerto, Kecamatan Tayu, Minggu (7/6) pagi TAYU-Minggu (7/6) kemarin Lazisnu Pati bersama Baznas melakukan bedah rumah. Dalam pelaksanaanya, dua lembaga amil zakat ini juga menggandeng PC LPBI-NU (Lembaga Penanggulangan Bencana dan Perubahan Iklim Nahdlatul Ulama) Cabang Pati. Sebuah rumah yang dibedah merupakan tempat tinggal Sholihin, warga […]

  • HARLAH NU KE 89 DIPERINGATI DENGAN BALAP MOTOR LAMBAT DAN PANJAT PINANG

    HARLAH NU KE 89 DIPERINGATI DENGAN BALAP MOTOR LAMBAT DAN PANJAT PINANG

    • calendar_month Rab, 4 Feb 2015
    • account_circle admin
    • visibility 211
    • 0Komentar

    IPNU-IPPNU Komisariat MA Tarbiyatul Banin Pekalongan Kec. Winong Kab. Pati,  pada hari Sabtu, 31 Januari 2015 menggelar  tasyakuran hari lahir (Harlah) ke-89 NU di halaman MA Tarbiyatul Banin, (31/1). Perhelatan kali ini mengusung tema “membangkitkan jiwa beragama dengan tetap berjiwa muda.”. Peringatan Harlah NU ke 89 tahun ini, dimeriahkan dengan berbagai kegiatan antara lain Lomba […]

  • Siswa SMA NU 1 kradenan Raih Gelar Duta Literasi Kabupaten Blora Tahun 2025

    Siswa SMA NU 1 kradenan Raih Gelar Duta Literasi Kabupaten Blora Tahun 2025

    • calendar_month Jum, 14 Nov 2025
    • account_circle admin
    • visibility 5.315
    • 0Komentar

      Pcnupati.or.id Agrinza Regina Nurfelis Nela siswi kelas XII SMA NU 1 Kradenan dinobatkan sebagai Duta Literasi Kabupaten Blora Tahun 2025. (Blora, 12/11/2025) Pemilihan duta literasi tersebut di gelar oleh Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Kabupaten Blora pada Festival Literasi Kabupaten Blora 2025 yang berlangsung pada 11–15 November 2025 di halaman DPK Blora. Kegiatan ini […]

  • Media Sosial Penghubung Sikap Toleransi

    Media Sosial Penghubung Sikap Toleransi

    • calendar_month Sen, 25 Jan 2016
    • account_circle admin
    • visibility 321
    • 0Komentar

    Guru mengajarkan kalau dunia itu ada dua; fana, yaitu dunia yang bisa rusak dan dunia baka, yaitu dunia setelah manusia meninggal. Dan yang tidak pernah terbayangkan oleh manusia ternyata ada dunia baru. Dunia baru antara dunia fana dan dunia baka itu adalah dunia maya (virtual world), yaitu dunia online yang sangat luas sekali, yang berisi […]

  • PCNU- PATI Photo by MasterTux

    Kabar Pernikahan Terviral

    • calendar_month Ming, 4 Sep 2022
    • account_circle admin
    • visibility 214
    • 0Komentar

    Oleh : Elin Khanin “Kasihan, lulus jadi dokter bedah langsung disuruh nikah sama kakek-kakek.” “Rupanya dokter cantik itu jadi tumbal orang tuanya sendiri. Ck… ck… ck….” “Kalau aku sih mau aja. Kan konglomerat itu udah aki-aki. Bentar lagi dipanggil Yang Maha Kuasa. Warisan yang gak bakal habis dimakan tujuh turunan akan jatuh di tangan. Haha.” […]

  • Innalillahi, Istri Mbah Maimoen Berpulang

    Innalillahi, Istri Mbah Maimoen Berpulang

    • calendar_month Kam, 1 Sep 2022
    • account_circle admin
    • visibility 286
    • 0Komentar

    REMBANG – Kabar duka menyelimuti NU. Istri salah satu sesepuh NU, KH. Maimun Zubair meninggal dunia pada Kamis (1/9) tadi. Kepulangan Nyai Hj. Heni Maryam Maimoen Zubair tersebut sudah tersebar via media-media sosial, seperti Facebook dan Whatsapp. Kabar ini pun dikonfirmasi kebenarannya oleh pihak keluarga. Dikutip dari NU Online, KH. Taj Yasin Maimoen, putra KH. […]

expand_less