Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » PC NU Pati Jelaskan 3 Prasyarat untuk Pengurus Baru

PC NU Pati Jelaskan 3 Prasyarat untuk Pengurus Baru

  • account_circle admin
  • calendar_month Sel, 23 Nov 2021
  • visibility 516
  • comment 0 komentar

 

dsc05484-9019686
K. Yusuf Hasyim (ketua PC NU Pati) sedang memberikan sambutan dalam acara Pelantikan XIV dan Raketcab I PC IPNU-IPPNU Pati.

PATI – Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama’ (PCNU) Kabupaten Pati, Kyai Yusuf Hasyim menjelaskan tiga prasyarat yang harus dimiliki oleh pengurus baru PC Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama’ Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama’ (IPNU IPPNU) Kabupaten Pati. Hal ini disampaikannya dalam acara pelantikan PC IPNU IPPNU Kabupaten Pati periode 2021-2023 di Pendopo Kabupaten Pati, Selasa (23/11).

Prasyarat pertama yang harus dimiliki adalah, Munadzim (organisatoris). Maksudnya, pengurus harus mampu mengelola manajemen organisasi dengan baik.

“Saya harap pengurus cabang IPNU dan IPPNU benar-benar menjadi organisatoris, bisa menata organisasi IPNU IPPNU menjadi lebih maju yang bisa bergerak dengan baik. Khususnya kepada kader-kader kita baik itu di sekolah desa ranting-ranting atau pun pondok pesantren,” ujarnya.

Kedua, pengurus baru sebagai Muharrik (penggerak). Kyai Yusuf menjelaskan, pengurus baru harus memiliki semangat juang dan berkhidmat terus berupaya menggerakkan Jam’iyyah semaksimal mungkin sesuai dengan tugas dan tanggung jawabnya dalam melayani ummat. 

Kemudian ketiga,  pengurus baru harus memiliki sikap Aliman wa Arifan bizamanihi. Yakni berupaya membekali diri menjadi orang yang Alim (cerdas, berilmu pengetahuan) dan Arif (bijaksana) yang mampu menyesuaikan dengan tantangan kebutuhan zaman.

Selain itu kyai Yusuf juga mengapresiasi program literasi yang selama ini telah dirancang oleh pengurus IPNU IPPNU Pati. Ia berharap pada periode ini program literasi tetap diusung dan dijaga, karena ini adalah menjadi bentuk dari pemberdayaan kader melalui Jam’iyyah IPNU IPPNU.

“Oleh karenanya pengurus yang lama yang telah berjuang dengan sangat baik patut untuk dilanjutkan program-programnya. Dan pengurusan yang baru ini untuk membuat inovasi-inovasi yang baru yang menjadikan IPNU IPPNU kabupaten Pati ini benar-benar bisa hadir di tengah-tengah jamaah. Karena Jam’iyyah kalah tidak hadir di tengah-tengah jamaah maka akan ditinggalkan oleh jamaahnya,” tuturnya. (lpj/iam/ltn)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Aktivis Muslimat itu Berpulang ke Rahmatullah

    Aktivis Muslimat itu Berpulang ke Rahmatullah

    • calendar_month Sel, 26 Des 2017
    • account_circle admin
    • visibility 487
    • 0Komentar

    Hj Yuhanidz Fayumi Munji, Ibunda Dra Badriyah Fayumi, Abdullah Umar Fayumi, Ismail Fayumi, dan putra putri beliau yg lain, kembali ke hadirat Allah SWT pada Selasa, 7 Rabiul Akhir 1439 H./ 26 Desember 2017. pukul 04.00 Wib. Istri KH Ahmad Fayumi Munji ini adalah aktivis NU tulen. Beliau pernah menjadi Ketua Muslimat NU Pati dan […]

  • Dhuhafa Menerima Sembako dari PAC Fatayat

    Dhuhafa Menerima Sembako dari PAC Fatayat

    • calendar_month Ming, 2 Jun 2019
    • account_circle admin
    • visibility 402
    • 0Komentar

    Tayu – Pengurus Anak Cabang (PAC) Fatayat NU Kecamatan Tayu, Kabupaten Pati, Jawa Tengah menggelar kegiatan bakti sosial. Mereka mengadakan bakti sosial dengan membagikan sembako sebanyak 550 bungkus kepada para dhuafa se-Kecamatan Tayu dengan distribusi per ranting 22 orang. “Kegiatan ini adalah kegiatan tahunan PAC Fatayat NU kecamatan Tayu, dimulai dari kegiatan khatmul Qur’an yang […]

  • Hari Ini IPMAFA Terjunkan 206 Mahasiswa KKN

    Hari Ini IPMAFA Terjunkan 206 Mahasiswa KKN

    • calendar_month Sen, 22 Jul 2019
    • account_circle admin
    • visibility 608
    • 0Komentar

    PATI-Senin, 22/7 Institut Pesantren Mathali’ul Falah (IPMAFA) Pati menerjunkan sebanyak 206 Mahasiswanya untuk mengikuti Kuliah Kerja Nyata (KKN) di dua kecamatan, yakni Cluwak dan Dukuhseti. Acara yg berlangsung di aula Kecamatan Cluwak tersebut dihadiri oleh Bappeda Pati, Muspika Cluwak, camat dukuhseti, civitas akademika IPMAFA, para kepala desa, serta seluruh mahasiswa KKN. Prosesi penyerahan mahasiswa KKN […]

  • NU Gembong Kehilangan 6 Tokoh Penting, MWC : Sulit Cari Gantinya

    NU Gembong Kehilangan 6 Tokoh Penting, MWC : Sulit Cari Gantinya

    • calendar_month Kam, 7 Okt 2021
    • account_circle admin
    • visibility 338
    • 0Komentar

    Kantor MWC NU Gembong  GEMBONG – Tahun 2021 menjadi tahun duka bagi MWC NU Kecamatan Gembong. Pasalnya dalam paruh pertama tahun ini, NU Gembong telah kehilangan beberapa orang penting dalam organisasi sosial keagamaan ini.  Menurut keterangan K. Sholikhin, sedikitnya ada enam orang pengurus MWC dan Banom NU Gembong yang meninggal dunia selama 2021. Mulai dari […]

  • PCNU PATI. Ilustrasi Perempuan, Puasa dan Mestruasi. Photo by Aziz Acharki on Unsplash

    Perempuan, Puasa dan Menstruasi

    • calendar_month Jum, 15 Apr 2022
    • account_circle admin
    • visibility 572
    • 0Komentar

    Puasa adalah ibadah wajib bagi umat Islam selama bulan Ramadhan. Dengan syarat yang menjalankan dalam keadaan sehat jasmani dan rohani wajib menjalani rukun Islam tersebut. Namun, ada beberapa golongan yang boleh meninggalkan puasa dapat dispensasi salah satunya yaitu perempuan sedang menstruasi. Perempuan yang sedang menjalankan fitrahnya ini (menstruasi), selama bulan ramadhanbseharusnya mendapatkan ruang privasi. Bukan […]

  • Muslimat NU Pati Gelontorkan Rp 3M untuk Santuni Yatim

    Muslimat NU Pati Gelontorkan Rp 3M untuk Santuni Yatim

    • calendar_month Sab, 5 Okt 2019
    • account_circle admin
    • visibility 548
    • 0Komentar

    PATI-Gedung Haji Pati mendadak menjadi lautan putih, Sabtu (5/10) pagi tadi. Sedikitnya, 6000 anggota Muslimat NU se-Kabupaten menghadiri acara istighotsah dan selawat bersama. Santunan yatim piatu secara simbolis oleh Pengurus Cabang Muslimat NU Pati Ibu-ibu Muslimat tersebut, atas intruksi pengurus cabang datang dengan mengenakan dresscode serba putih. Jamaah terbanyak datang dari PAC Pucakwangi sebanyak 750 […]

expand_less