Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Dalam Sekejap, UPZIS NU Care-LAZISNU di Pati Himpun Belasan Juta untuk Santunan Yatama

Dalam Sekejap, UPZIS NU Care-LAZISNU di Pati Himpun Belasan Juta untuk Santunan Yatama

  • account_circle Musthofa Asrori
  • calendar_month Sel, 30 Jun 2026
  • visibility 16.153
  • comment 0 komentar

Pati, NU Online

Semangat gotong royong warga Desa Grogolan, Kecamatan Dukuhseti, Kabupaten Pati, Jawa Tengah, kembali tampak dalam santunan anak yatim (Yatama) yang diinisiasi UPZIS NU Care-LAZISNU Grogolan. Lembaga tersebut berhasil menghimpun donasi lebih dari Rp13 juta hanya dalam hitungan hari.

Sebanyak 26 anak yatim menerima santunan masing-masing sebesar Rp500 ribu pada kegiatan yang digelar di Masjid Jami’ Darussalam Grogolan Lor, Dukuhseti, Pati, Jateng, pada Senin (29/6/2026).

Ketua UPZIS NU Care-LAZISNU Grogolan Lor, Siti Muyassaroh, mengungkapkan bahwa total donasi yang terkumpul bahkan masih terus bertambah. Sebab, hingga hari pelaksanaan masih ada masyarakat yang menyalurkan bantuan melalui transfer.

“Yang sudah kami hitung untuk dimasukkan ke amplop mencapai Rp13 juta, dengan perhitungan Rp500 ribu untuk 26 anak. Sampai hari ini masih ada yang transfer, sehingga totalnya lebih dari Rp13 juta,” ujarnya.

Saroh, sapaan akrabnya, menjelaskan bahwa besarnya partisipasi masyarakat membuat dana rutin LAZISNU yang memang dialokasikan untuk santunan yatama pada bulan Asyura tidak perlu digunakan. Dana tersebut akan dialihkan untuk santunan pada Ramadhan tahun depan agar tetap sesuai peruntukannya.

“Anggaran LAZISNU untuk yatim memang biasanya disalurkan dua kali, yakni pada Ramadhan dan Asyura. Karena dana dari masyarakat untuk Asyura sudah mencukupi, maka dana LAZISNU bisa dialokasikan untuk Ramadhan,” jelasnya.

Para pengurus NU Care LAZISNU Grogolan, Dukuhseti, Pati, berpose bersama usai gelaran santunan yatama yang digelar di Masjid Darussalam pada Senin (29/6/2026). Foto: Ova

Para pengurus NU Care LAZISNU Grogolan, Dukuhseti, Pati, berpose bersama usai gelaran santunan yatama yang digelar di Masjid Darussalam pada Senin (29/6/2026). Foto: Ova

Menurut kader Fatayat NU ini, langkah tersebut merupakan bentuk amanah dalam mengelola zakat, infak, dan sedekah agar setiap donasi disalurkan sesuai niat para muzakki dan donatur.

Pemanfaatan Medsos
Saat ditanya tentang rahasia trik penggalangan dana, Saroh mengaku memanfaatkan teknologi digital dan media sosial (medsos). Prosesnya berlangsung sangat cepat. Pencapaian tahun ini menjadi yang tertinggi sejak program santunan yatama dijalankan sekitar enam tahun terakhir.

“Saya hanya membuat status di WhatsApp. Tidak sampai sehari semalam sudah masuk sekitar Rp2 juta. Bahkan, dalam sekejap setelah status diunggah sudah ada donasi yang masuk melalui BRImo. Tidak sampai seminggu, dana yang dibutuhkan sudah terkumpul sehingga bisa langsung kami siapkan untuk dibagikan,” ungkapnya.

Guru MI Minsyaul Wathon Grogolan ini mengaku takjub dengan antusiasme masyarakat desa yang begitu tinggi dalam berbagi kepada anak-anak yatim. “Kalau melihat tingkat penghasilan masyarakat desa tentu berbeda dengan di kota. Tetapi semangat berbagi mereka sangat tinggi. Ini menjadi kebanggaan bagi kami,” tuturnya seraya bersyukur.

Saroh menilai keberhasilan penggalangan dana tahun ini tidak lepas dari pemanfaatan media digital sebagai sarana mengajak masyarakat berdonasi. Selain memanfaatkan status WhatsApp, UPZIS NU Care-LAZISNU Grogolan juga menyebarkan flyer melalui media sosial dengan dukungan para relawan dari kalangan generasi milenial dan Gen Z.

“Penggalangan dana melalui status WhatsApp dan flyer di media sosial ternyata sangat efektif dan efisien. Apalagi dibantu teman-teman generasi milenial dan Gen Z yang aktif menyebarkan informasi, sehingga jangkauan donatur menjadi lebih luas,” terangnya.

Secara khusus, Saroh berterima kasih kepada segenap donatur yang telah menyisihkan sebagian hartanya. Terutama pengurus NU Care-LAZISNU Kecamatan Dukuhseti, yakni H Mustaghfirin dan Hj Faridatus Sa’adah yang turut hadir dalam kegiatan.

Kepedulian sosial
Ketua Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Masjid Jami’ Darussalam Grogolan Lor, KH Ali Makhtum, saat menyampaikan mauidzah hasanah mengapresiasi pelaksanaan santunan anak yatim yang diinisiasi NU Care-LAZISNU Grogolan. Menurutnya, program tersebut merupakan langkah baik dalam menguatkan kepedulian sosial warga Nahdliyin.

“Intinya, acara santunan yang merupakan program LAZISNU ini sangat kami apresiasi. Harapan saya, acara yang digelar pertama kali ini mudah-mudahan bisa istiqamah,” ujarnya.

Kiai Makhtum mengungkapkan, sebelum pelaksanaan kegiatan, pengurus NU Care-LAZISNU Grogolan Utara telah berkonsultasi dengannya terkait teknis penyaluran santunan. Saat itu ia berpesan agar seluruh dana yang dihimpun benar-benar disalurkan kepada anak-anak yatim yang berhak menerimanya.

“Saya memang berpesan bahwa dana yatim harus diberikan semua kepada yang berhak. Tadi dilaporkan memang demikian. Saya bersyukur pengurus sangat amanah,” tandas Ketua Yayasan Pendidikan Islam Minsya’ul Wathon ini.

Ia berharap kegiatan santunan yatim dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai salah satu wujud nyata kepedulian sosial Nahdlatul Ulama di tingkat desa.

“Keberhasilan menghimpun donasi lebih dari Rp13 juta dalam waktu singkat menunjukkan tingginya kepercayaan masyarakat kepada NU Care-LAZISNU sekaligus menjadi modal penting untuk memperkuat gerakan filantropi NU di Grogolan,” pungkas Kiai Makhtum. (Ova)

  • Penulis: Musthofa Asrori
Tags

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kaffarot (Denda) Orang yang Sudah Tua

    Kaffarot (Denda) Orang yang Sudah Tua

    • calendar_month Rab, 28 Jul 2021
    • account_circle admin
    • visibility 525
    • 0Komentar

      Ilustrasi : Pixabay Pertanyaan : Zainab mempunyai kakek yang usianya sudah tua dan juga sudah pikun. Karena pikunnya sudah agak parah, kakeknya sering lupa terhadap kesibukannya, kewajiban-kewajibannya, bahkan anak cucunya. Bolehkah kewajiban yang ditinggalkan kakek Zainab  diganti bayar kaffârot ? Jawaban : Jika kewajiban yang ditinggal berupa sholat maka sholatnya tidak bisa diganti dengan kaffârot jika […]

  • Kapolres Baru Sowani Ulama-Ulama NU

    Kapolres Baru Sowani Ulama-Ulama NU

    • calendar_month Jum, 16 Jul 2021
    • account_circle admin
    • visibility 525
    • 0Komentar

    Sambangan AKBP Christian Tobing, SIK, MH.M.Si, Kapolres Baru Pati di rumah K. Yusuf Hasyim (Ketua PCNU Pati)  WINONG-Kapolres Pati AKBP Christian Tobing, SIK, MH.M.Si mengunjungi kediaman ketua PCNU Pati, K. Yusuf Hasyim, Rabu (14/7). Dalam sambangannya tersebut, Kapolres baru ini mendiskusikan beberapa hal.  Selain memperkenalkan diri sebagai pejabat baru di lingkungan Polres Pati AKBP Christian Tobing […]

  • PCNU Pati: Takbir Keliling Pakai Sound Horeg Melenceng dari Nilai Islam

    PCNU Pati: Takbir Keliling Pakai Sound Horeg Melenceng dari Nilai Islam

    • calendar_month Ming, 15 Mar 2026
    • account_circle admin
    • visibility 10.199
    • 0Komentar

      Pati – Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pati tak sepakat dengan peraturan yang memperbolehkan takbiran keliling menggunakan sound horeg. Mereka menilai hal tersebut sudah melenceng dengan tradisi dan nilai IsIam. PKetua PCNU Pati, Yusuf Hasyim, menjelaskan esensi takbir keliling di malam Idulfitri yakni mengagungkan asma Allah. Bukan untuk hura-hura atau bersenang-senang di tengah […]

  • PCNU-PATI

    Memahami Konsep Fikih Sosial Kiai Sahal Mahfudh

    • calendar_month Sab, 29 Apr 2023
    • account_circle admin
    • visibility 384
    • 0Komentar

    Oleh : Siswanto Secara etimologi, fikih berasal dari kata bahasa Arab faqiha-yafqahu-fikihan, yang berarti mengerti atau memahami. Orang-orang Arab memaknai fikih dalam konteks kebahasaan dengan mā daqqa wa ghamudha, yang artinya: sesuatu yang samar dan sulit untuk dipahami. Berdasarkan pengertian etimologis kata fikih ini, orang-orang Arab mengatakan faqihtu ma’na kalāmika liannahu qad yaduqqu wa yaghmadhu, […]

  • Birrul Walidain dan Birrul Aulad

    Birrul Walidain dan Birrul Aulad

    • calendar_month Kam, 19 Feb 2015
    • account_circle admin
    • visibility 364
    • 0Komentar

      الحمد لله رب العالمين، الذي يُحمَد على أنه الغنيّ الحميد، إذ له مَحْمدةٌ على كل ما سواه، الغني الكامل غِناه، العالي قبل أن يخلق سَماه، على أن من حكمته خلَقَ الخلق ليعرّفهم على جلاله وجماله وكماله، على مراتبٍ روحية ومراتبٍ عقلية بعموميةٍ وخصوصيةٍ أزلية. وأشهد أن لا إله إلا الله وحده لا شريك له […]

  • LP Ma’arif NU Jateng dan Pearson Dampingi Madrasah Menuju Standar Global

    LP Ma’arif NU Jateng dan Pearson Dampingi Madrasah Menuju Standar Global

    • calendar_month Kam, 13 Agu 2026
    • account_circle admin
    • visibility 17.743
    • 0Komentar

    BATANG — LP Ma’arif NU PWNU Jawa Tengah bersama tim MPM-Pearson melakukan pendampingan Program Madrasah Berstandar Global di MI Islamiyah Surodadi, Kabupaten Batang, Rabu (12/8/2026). Pendampingan ini menjadi bagian dari upaya memantau progres sekaligus memastikan implementasi program berjalan sesuai target. Pendampingan secara luring berlangsung selama dua hari, 12–13 Agustus 2026. Selain di MI Islamiyah Surodadi […]

expand_less