Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » NgAllah Suluk Maleman JANGAN JADIKAN AGAMA SEBAGAI MESIN CUCI

NgAllah Suluk Maleman JANGAN JADIKAN AGAMA SEBAGAI MESIN CUCI

  • account_circle admin
  • calendar_month Ming, 22 Feb 2026
  • visibility 8.957
  • comment 0 komentar

 

Ramadan tentu bukanlah sekadar ritual menahan lapar, melainkan momentum besar untuk melakukan muhasabah atau introspeksi total. Di tengah hiruk-pikuk dunia modern, muncul sebuah fenomena yang memprihatinkan: menjadikan agama sebagai “mesin cuci”.
Kalimat satir itu diungkapkan oleh budayawan Anis Sholeh Ba’asyin saat membuka Suluk Maleman pada Sabtu (21/2). Dia menyebut dengan beribadah, seringkali seseorang sudah merasa bisa menghapus dosa besar yang telah dilakukan.
“Seperti halnya seorang koruptor, dengan bersedekah dia sudah merasa baik, tanpa benar-benar memperbaiki esensi moralnya,” terang Anis.
Bagi Anis, puasa sebenarnya mengajarkan tentang mencegah seseorang untuk melakukan apa yang dia mampu. Seperti halnya menahan untuk tidak makan dan minum meski bisa saja melakukannya.
“Bagaimana seseorang itu menahan diri. Maka kalau seperti itu, salah satu puasa utama yang harusnya dilakukan para pejabat itu ya dengan tidak korupsi. Tidak menyalahgunakan kekuasaan meski dia mampu melakukan,” tegas dia.
Dia juga menyebut ibadah khususnya puasa mengajarkan agar manusia dapat lebih berhati-hati dan waspada. Jika selama dan sesudah puasa manusia bisa berhati-hati dalam bersikap maka bisa jadi puasa itu diterima.
“Seperti salat mengajarkan untuk menjauhkan diri dari perbuatan yang buruk dan mungkar. Kalau sudah salat tapi mungkarnya tidak berkurang maka kita bisa bertanya apakah salat itu sudah benar atau belum?” tanya dia.
Budayawan asal Pati itu kemudian menukil salah satu falsafah Jawa yang mengajarkan bagaimana “ngelmu tinemu dening laku”. Menurut Anis, falsafah itu menekankan tentang ilmu yang harus dilakukan atau diamalkan.
“Al Qur’an sendiri mengajarkan jika sesorang mengamalkan satu ilmu, akan diberi ilmu baru. Ilmu akan benar-benar ketemu kalau sudah dilakukan. Dahlan Iskan pernah menceritakan saat di Yaman ada ulama yang menerangkan keutamaan siwak. Keesokannya, muridnya tidak membawanya lalu kelas dihentikan. Ini menjelaskan bagaimana ilmu yang telah dipelajari harus dilakukan,” terang dia.
Anis menyebut ada sebuah hadis Qudsy yang menyebut “Aku sakit, kenapa engkau tidak menjengukku?”. Hal itu tentu menjadi pertanyaan besar mengingat Allah merupakan Maha Segalanya.
“Rupanya sakit itu merujuk pada tetangga si Fulan yang sakit. Kalau dia menjenguknya maka Allah disitu. Kemudian juga disebutkan ada hadis serupa namun persoalan lapar. Ini mengajarkan selain kepada Tuhan, ada sikap antar makhluk khususnya manusia yang harus kita perhatikan,” terang dia.
Bahkan dalam hadis tersebut, Anis menyebut, sikap sosial menjadi penting. Sebagai personal, kita penting untuk saling peduli dengan sesama manusia. Bahkan saat menjadi pejabat maka bertanggungjawab atas pemenuhan kebutuhan dasar bagi rakyatnya.
“Saat ada anak yang meninggal dunia karena kemiskinan, atau kondisi bencana di Aceh dan Sumatera para pejabat jelas ikut menanggug dosanya,” tegas dia.
Ratusan warga tampak antusias mengikuti ngaji budaya tersebut baik datang secara langsung maupun melalui sejumlah kanal media sosial Suluk Maleman. Suasana kian hangat dengan iringan musik Sampak GusUran.

Keterangan foto:
Anis Sholeh Ba’asyin dalam NgAllah Suluk Maleman “Aku Sakit, Kenapa Kau Tak MenjengukKu” yang digelar di Rumah Adab Indonesia Mulia, Sabtu (21/2).

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PCNU-PATI

    Hj. Nafisah Sahal Mahfudh: Ulama Perempuan Progresif 

    • calendar_month Sab, 19 Nov 2022
    • account_circle admin
    • visibility 475
    • 0Komentar

    Oleh: Jamal Ma’mur Asmani Indonesia berduka, khususnya Jam’iyyah Nahdlatul Ulama. Salah satu putra terbaiknya menghadap Sang Khaliq. Beliau adalah Ibu Nyai Hj. Nafisah Sahal Mahfudh, istri Rais ‘Am Syuriyah PBNU, KH. MA. Sahal Mahfudh. Warga NU dan bangsa Indonesia sangat berduka karena kehilangan sosok ulama perempuan yang memberikan kontribusi besar dalam membangun bangsa, baik di […]

  • MODAL SOSIAL NU DALAM MENANGGULANGI HIV/AIDS DI KABUPATEN PATI

    MODAL SOSIAL NU DALAM MENANGGULANGI HIV/AIDS DI KABUPATEN PATI

    • calendar_month Rab, 18 Feb 2015
    • account_circle admin
    • visibility 389
    • 0Komentar

    OLEH: FAIZ AMINUDDIN* Tidak ada orang jahat, yang ada adalah orang ‘Alim yang tidak mau mengingatkan orang jahat (KH. Musthofa Bisri). Infeksi HIV/AIDS hingga kini masih menjadi masalah sekaligus ancaman global, meskipun setiap negara di seluruh dunia telah melakukan berbagai upaya penanggulangannya tetapi tampaknya belum menunjukkan hasil yang menggembirakan. Mengingat data yang ada justru menunjukkan penyebaran […]

  • Perempuan Tak Jadi Sebab Jauh dari Agama

    Perempuan Tak Jadi Sebab Jauh dari Agama

    • calendar_month Rab, 17 Nov 2021
    • account_circle admin
    • visibility 727
    • 0Komentar

    Hadist dari Sayyidah ‘Aisyah RA, Sesungguhnya Rasulullah bersabda kepada Ummu Salamah: “Janganlah engkau sakiti aku tentang ‘Aisyah. Karena sesungguhnya wahyu itu tidak pernah datang kepadaku ketika aku berada dalam satu selimut bersama dengan salah seorang dari kalian selain Aisyah. (HR.Bukhori) Penjelasan dari hadist ini adalah bahwa seorang perempuan itu tidak menghalangi atau bahkan menjauhkan laki-laki […]

  • NU Peduli Bikin Dapur Umum untuk Bantu Korban Banjir

    NU Peduli Dirikan Dapur Umum untuk Bantu Korban Banjir

    • calendar_month Ming, 1 Jan 2023
    • account_circle admin
    • visibility 444
    • 0Komentar

    PATI – NU Peduli selenggarakan dapur umum untuk mensuplai makanan korban banjir. Kegiatan ini dilaksanakan pada Ahad (1/1) pagi tadi di halaman PCNU Pati. Ahmad Qosim, ketua NU Peduli menyebut, agenda ini sebagai perwujudan kepedulian NU terhadap para korban bencana. Bantuan berupa nasi bungkus dikirim ke posko Mustokoharjo untuk kemudian disalurkan ke titik-titik yang membutuhkan. […]

  • PCNU-PATI

    PMI Pati Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang di Sinomwidodo

    • calendar_month Jum, 2 Des 2022
    • account_circle admin
    • visibility 544
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id – Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Pati kunjungi korban banjir bandang di Desa Sinomwidodo, Kecamatan Tambakromo, Kamis (1/12/2022) siang. Ketua PMI Pati, Haryanto bersama para relawan mendistribusikan bantuan untuk korban terdampak banjir bandang serta korban meninggal dunia, atas musibah di desa tersebut. Didampingi Wakil Ketua I bidang kebencanaan Sugiyono serta Kepala Markas PMI Kabupaten […]

  • Bicara Pilpres 2024, Ini Kata Syuriyah NU

    Bicara Pilpres 2024, Ini Kata Syuriyah NU

    • calendar_month Ming, 17 Sep 2023
    • account_circle admin
    • visibility 501
    • 0Komentar

    pcnupati.or.id. – Rapat Koordinasi (Rakor) PCNU Kabupaten Pati bersama Lembaga Banom dan MWCNU se-Kabupaten Pati berhasil digelar, Ahad (17/9) siang. Rakor tersebut merupakan amanat rekomendasi pada saat Konferensi PCNU beberapa tahun lalu. Sedikitnya, setiap tiga bulan PCNU Pati melaksanakan Rakor untuk membahas permadalahan jama’ah dan jam’iyyah. “Koordinasi bulan ini, dijalankan setidaknya sampai Desember, setelah itu […]

expand_less