MKKS Ma’arif NU Jawa Tengah Adakan Rakor dan Workshop Branding
- account_circle admin
- calendar_month 3 jam yang lalu
- visibility 7.536
- comment 0 komentar

MKKS Ma'arif NU Jawa Tengah Adakan Rakor dan Workshop Branding
Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) Ma’arif NU Jawa Tengah menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) dan Workshop Branding pada Sabtu, 24 Januari 2026. Bertempat di Aula Polewali SMA Nasima, Jalan Arteri Yos Sudarso, Kota Semarang, kegiatan yang berlangsung pukul 08.00 hingga 15.30 WIB ini dihadiri oleh 29 pengurus MKKS dari jenjang SD, SMP, hingga SMA. Agenda utama pertemuan ini adalah pemantapan program kerja tahunan serta pembekalan strategi promosi sekolah yang dipandu oleh Tim Bidang Pengembangan Sekolah LP Ma’arif NU PWNU Jawa Tengah, yaitu Dr Heri Nugroho MSi MPd, Supramono MPd, dan Zamah Asy’ari SPd.
Suasana diskusi berlangsung produktif saat masing-masing jenjang mematangkan program kerja mereka. Ketua MKKS SD, Mukhlis SPd, memaparkan rencana strategis dasar, disusul oleh Bendahara MKKS SMP, Farrona Durratun A’inina SPd, dan Ketua MKKS SMA, Sudiro SPd, yang mempresentasikan program unggulan masing-masing.
Acara juga diisi dengan workshop singkat bertajuk “Rebranding Sekolah Ma’arif NU Menyambut SPMB 2026/2027” yang difasilitasi oleh Direktur Humas, Publikasi, dan Promosi YPI Nasima, Muhson SPd MM, bersama para Kepala Sekolah Nasima sebagai mitra berbagi praktik baik. Pada sesi tanya jawab, Kepala SD Nasima, Lulu’ Arifatun Munasyiroh SPd, Kepala SMP Nasima, Yudina Tri Heryanti MPd, dan Kepala SMA Nasima, Sri Utami SPd Gr memberi paparan solutif sesuai konteks masalah serta membagi praktik baik tentang program-program aplikatif yang mampu membangun branding sekolah.
Wakil Ketua Pengurus LP Ma’arif NU PWNU Jawa Tengah, Tsalis Syaifudin MSi, menekankan pentingnya optimalisasi potensi sekolah-sekolah di bawah naungan Ma’arif. “Keberadaan sekolah di Ma’arif seperti intan yang sudah ditemukan dan siap untuk segera diasah. Selama ini publik lebih mengenal Ma’arif NU identik dengan madrasah berbasis keagamaan, padahal ada ratusan sekolah Ma’arif NU yang belum diberdayakan secara optimal. Semoga MKKS di tingkat wilayah hingga cabang nantinya bisa menjadi katalisator nyata bagi kemajuan sekolah-sekolah kita,” ujarnya di hadapan para pengurus
Sekretaris YPI Nasima, Dr. Dwi Sukaningtyas MPd, menambahkan bahwa organisasi MKKS memegang peranan vital sebagai wahana silaturahmi sekaligus koordinasi antarlembaga. “Para pengurus dan kepala sekolah perlu terus belajar mengembangkan diri agar tetap adaptif, inovatif, serta mampu membangun jejaring sinergi demi memajukan lembaga. Sekolah Nasima sendiri berkomitmen dan siap menjadi mitra untuk berbagi praktik baik dalam pengelolaan sekolah yang berkualitas,” tuturnya dalam sambutan pembukaan
Kegiatan ini ditutup dengan sesi tanya jawab intensif dan penyusunan draf final program kerja yang akan diimplementasikan sepanjang tahun ajaran mendatang. Dengan adanya workshop branding ini, diharapkan seluruh sekolah Ma’arif NU di Jawa Tengah memiliki kepercayaan diri, branding yang menarik, serta kesiapan yang lebih matang dalam menghadapi persaingan penerimaan siswa baru melalui strategi komunikasi yang lebih modern dan profesional. (Pram)
- Penulis: admin

Saat ini belum ada komentar