Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » 25 Ribu Peserta Meriahkan Jalan Sehat Santri NU Jateng 2025

25 Ribu Peserta Meriahkan Jalan Sehat Santri NU Jateng 2025

  • account_circle admin
  • calendar_month Kam, 30 Okt 2025
  • visibility 4.522
  • comment 0 komentar

 

 

Pcnupati.or.id Semarang — Semangat kebersamaan dan nuansa hijau khas Nahdlatul Ulama (NU) menyelimuti Stadion Pandanaran, Wujil Bergas, Kabupaten Semarang, Sabtu (25/10/2025). Ribuan masyarakat tumpah ruah mengikuti Jalan Sehat Santri NU Jateng 2025, salah satu rangkaian utama dalam peringatan Hari Santri yang digelar Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Tengah.

Sedikitnya 25 ribu peserta ikut ambil bagian dalam kegiatan tersebut. Mereka berasal dari berbagai daerah, mulai dari kalangan santri, pengurus NU, lembaga pendidikan, hingga masyarakat umum yang antusias mengikuti agenda tahunan ini.

Ketua Tanfidziyah PWNU Jawa Tengah, KH Abdul Ghaffar Rozin atau yang akrab disapa Gus Rozin, saat membuka acara menyampaikan rasa syukur atas kelancaran kegiatan meski sebelumnya kawasan Bergas diguyur hujan deras.

“Alhamdulillah, meskipun kemarin hujan, tapi cuaca bersahabat saat acara penting dimulai. Semalam ketika pentas wayang pun hujan berhenti, dan pagi ini cuaca cerah. Kupon peserta sebanyak 25 ribu semuanya habis dibagikan. Ini menandakan antusiasme masyarakat Kabupaten Semarang luar biasa,” ungkapnya.

Ia menjelaskan, kegiatan Jalan Sehat Santri bukan sekadar olahraga bersama, namun menjadi sarana NU hadir di tengah masyarakat dengan cara yang sederhana, membahagiakan, dan bermanfaat.

“PWNU Jateng ingin hadir di tengah masyarakat dengan kegiatan yang mudah diterima dan membawa manfaat. Jalan sehat ini bagian dari dakwah sosial, agar masyarakat merasa dekat dan bangga menjadi bagian dari NU,” imbuhnya.

Menurutnya, kegiatan seperti ini juga menumbuhkan nilai-nilai kebersamaan dan kesehatan jasmani di kalangan santri serta masyarakat umum.

“Olahraga membawa manfaat tidak langsung bagi tubuh dan jiwa, dan dengan door prize semacam ini masyarakat semakin antusias mengikuti kegiatan yang positif,” jelasnya.

Bupati Kabupaten Semarang, H Ngesti Nugraha, yang turut hadir dalam kegiatan tersebut, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada PWNU Jawa Tengah atas suksesnya seluruh rangkaian peringatan Hari Santri 2025 di wilayahnya.

“Selama acara ini, banyak kegiatan yang sangat bermanfaat bagi masyarakat. Ada pelatihan pertanian organik, pameran UMKM, pentas budaya, pengajian bandongan, dan pagelaran wayang kulit. Hari ini ditutup dengan jalan sehat yang melibatkan puluhan ribu orang. Ini luar biasa,” ujarnya.

Ia menambahkan, kegiatan seperti ini selaras dengan semangat pemerintah daerah untuk mendorong kesehatan masyarakat dan menguatkan perekonomian lokal melalui partisipasi pelaku UMKM.

“Kami atas nama pemerintah daerah mengucapkan terima kasih, karena kegiatan NU selalu memberi dampak sosial dan ekonomi bagi masyarakat Kabupaten Semarang,” tambahnya.

Suasana Stadion Pandanaran kian meriah ketika panitia mengumumkan hadiah utama berupa dua paket umrah gratis yang disumbangkan oleh DPRD Kabupaten Semarang dan Grup Kompak Jakarta (Kanwil Kemenag Jateng).

Tak hanya itu, lima unit sepeda motor turut diundi untuk peserta beruntung dari Yayasan Badan Wakaf Sultan Agung (YBWSA), selain itu ada mitra dari Universitas Wahid Hasyim (Unwahas), PT Galang Anugerah Sejahtera, Rasika FM, serta lainnya.

Selain hadiah utama, panitia juga menyiapkan ratusan door prize menarik berupa sepeda, peralatan elektronik, dan paket sembako yang menambah semangat para peserta.

Ribuan peserta tampak berbaris rapi sejak pagi. Mereka mengenakan atribut bernuansa ala santri dan membawa bendera NU, menandakan semangat santri yang penuh kebersamaan. Di sepanjang rute jalan sehat, terdengar lantunan shalawat dan sorak gembira peserta yang menambah suasana khidmat sekaligus meriah.

Salah satu peserta, Ahmad Syaifuddin, santri asal Ambarawa, mengaku senang bisa ikut serta dalam kegiatan ini.

“Ini acara yang kami tunggu setiap tahun. Selain sehat, bisa silaturahim dengan banyak kiai dan teman-teman santri dari berbagai daerah,” katanya.

Acara Jalan Sehat Santri NU Jateng 2025 ini menjadi penutup rangkaian 30 kegiatan Hari Santri di Jawa Tengah yang telah berlangsung sejak 11 Oktober.

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • 1.444 Peserta Ramaikan Persimanu I Ma'arif NU Jateng

    1.444 Peserta Ramaikan Persimanu I Ma’arif NU Jateng

    • calendar_month Rab, 12 Jul 2023
    • account_circle admin
    • visibility 382
    • 0Komentar

    Semarang – Perkemahan Prestasi Ma’arif NU I (Persimanu I) Satuan Komunitas Pramuka Ma’arif NU (Sakoma NU) JawaTengah akan diramaikan 1.059 peserta se Jawa Tengah, 110 panitia dan juri, dan 275 pendukung kontingen. Hal itu diungkapkan oleh Ketua Sakoma NU Jawa Tengah Kak H. Shobirin pada Rabu (12/7/2023). Dikatakannya, bahwa kegiatan PERSIMANU I Jawa Tengah tahun […]

  • Relawan NU Tembus Wilayah Terisolir Banjir Aceh Timur, Salurkan Bantuan untuk Warga Desa Dataran indah

    Relawan NU Tembus Wilayah Terisolir Banjir Aceh Timur, Salurkan Bantuan untuk Warga Desa Dataran indah

    • calendar_month Kam, 15 Jan 2026
    • account_circle admin
    • visibility 7.188
    • 0Komentar

      Aceh Timur, 15 Januari 2026 — Tim relawan Nahdlatul Ulama (NU) terus bergerak menembus wilayah terdampak banjir di pelosok Aceh Timur. Khatib Syuriyah NU Aceh Timur, Kecamatan Peunaron, Ustadz Maftukhin, bersama anggota Banser dan relawan NU, melakukan perjalanan puluhan kilometer menuju daerah yang terisolir akibat banjir bandang. Perjalanan dimulai dari Kota Langsa menuju Aceh […]

  • PCNU-PATI Photo by Chi Lok TSANG

    Urgensi Pendidikan di Pesantren

    • calendar_month Sab, 8 Apr 2023
    • account_circle admin
    • visibility 328
    • 0Komentar

    Oleh : Siswanto Pondok pesantren pada umumnya dikenal sebagai lembaga Pendidikan tertua di Pulau Jawa-Madura, dan Nusantara. Pondok pesantren berkemampuan tinggi dalam berswakarya dan berswakarsa dalam menyelenggarakan Pendidikan. Misi yang mulia selama ini lebih bercorak pada Pendidikan agama yang berorientasi pada pembentukan budi pikerti atau karakter santri, baik pada ranah agama maupun akhlak. Sehingga pesantren […]

  • Islam dan Modernitas

    Islam dan Modernitas

    • calendar_month Kam, 22 Jul 2021
    • account_circle admin
    • visibility 284
    • 0Komentar

     Oleh : Miftahus Salam* Modernitas (kemodernenan) adalah salah satu masalah paling krusial yang dihadapi oleh umat Islam abad ini. Pasalnya sampai saat ini umat Islam selalu diidentikkan dengan kelompok yang berseberangan dengan modernitas. Bahkan ada yang membuat kesan bahwa Islam tidak cocok dengan modernitas. Isu-isu terkait modernitas menjadi tantangan tersendiri bagi umat Islam, terutama dalam […]

  • a table topped with lots of papers on top of a wooden table

    Penulis dan Pejalan Kaki

    • calendar_month Sen, 26 Feb 2024
    • account_circle admin
    • visibility 396
    • 0Komentar

    Oleh: M. Iqbal Dawami Aku, yang selalu terpaku pada layar dan tumpukan buku, menyulam kata demi kata, sering kali lupa bahwa tubuh ini juga butuh gerak dan ruang untuk bernapas. Hari demi hari, aku terjebak dalam rutinitas yang sama: duduk berjam-jam, mengolah pikiran yang tak pernah berhenti berputar, mencoba menerjemahkan kerumunan ide menjadi kalimat-kalimat yang […]

  • NKRI Yes, Radikalisme No

    NKRI Yes, Radikalisme No

    • calendar_month Sen, 29 Feb 2016
    • account_circle admin
    • visibility 291
    • 0Komentar

    Indonesia adalah negara Pancasila, yang di dalamnya terdapat multietnik, multiagama, multukultural dan sebagainya. Memang mayoritas pemeluk agama di Indonesia adalah Islam Ahlu as-Sunnah Wa al-Jama’ah (Aswaja) yang memiliki cara berpikir moderat dan menghargai perbedaan. KH. Bisri Musthofa yang biasa di panggil Gus Mus ini memaparkan tentang garis besar Aswaja, Pertama, dalam bidang hukum Islam (Fiqh), […]

expand_less