Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Ketua Lesbumi PCNU Pati Terbitkan Buku Berjudul ‘Jabrik’

Ketua Lesbumi PCNU Pati Terbitkan Buku Berjudul ‘Jabrik’

  • account_circle admin
  • calendar_month Sel, 17 Jun 2025
  • visibility 516
  • comment 0 komentar

 

Pati – Ketua Lembaga Seniman dan Budayawan Muslimin Indonesia (Lesbumi) PCNU Pati, Arif Sutoyo,  membuat sebuah buku kumpulan cerita pendek yang diberi nama “Jabrik”. Ia mencipkatan buku ini karena terinspirasi dari momen Pemilihan Umum (Pemilu).

Arif mengatakan, cerita Jabrik mengambil sudut pandang yang sederhana tetapi membawa pesan  mendalam. Jabrik menjadi tokoh utama yang digambarkan sebagai sosok cerdik dan mampu menggunakan akal pikiran dengan baik untuk menaikkan strata sosialnya.

“Dengan begitu mudahnya, Jabrik meminta dana anggaran kampanye cukup besar dari pak Bambang yang punya ambisi besar untuk melenggang ke Senayan. Namun rupanya, dana yang diminta itu digunakan untuk kepentingan pribadinya,” kata pria yang akarab disapa Arif Khilwa ini, saat menceritakan isi bukunya, Ahad (15/6/2025).

Malangnya, lanjutnya, keserakahan para tokoh menjadi bencana. Pak Bambang dicoret dari daftar pilihan bahkan terancam jeratan hukum. Akhirnya, Jabrik pun bersiasat membujuk Pak Bambang untuk berpura-pura tak waras agar selamat dari jeratan hukum dan sanksi sosial.

“Begitu pula agar dirinya tak menanggung masalah, ia mulai bersandiwara menjadi gila,” kata Arif melanjutkan cerita dalam buku Jabrik.

Buku karya Arif ini telah dibedah bersama dengan Komunitas Gandrung Sastra, di Rumah Khalwat Balai Budaya Rejosari (RKBBR) Kudus, Sabtu (14/6/2025) malam. Acara ini dikemas juga dengan pementasan monolog.

Pementasa dan bedah buku ini juga sebagai penanda kembali produktifnya komunitas sastra Gandrung Sastra, yang berasal dari Margoyoso, Pati.

Adapun acara dibuka dengan pementasan monolog oleh aktor Khoirun Nadzif. Ia memerankan tokoh Jabrik dengan memukau di depan para penonton.  Sementara ilustrasi musik yang mengirungi selama berjalannya pementasan diisi oleh Aloeth, Putut, Haikal, dan Burhan.

Bedah buku Jabrik ini menghadirkan kesenian asal Kudus Asa Jatmiko, dan Septiana Wibowo, sastrawan Jepara sebagai pembedah.

“Konsep sebuah buku menjadi sebuah pementasan ini adalah sesuatu yang baru dan pastinya kami para pelaku seni antusias untuk menyambutnya,” ujar Asa Jatmiko, selaku pemilik penerbitan Ini Ibu Budi yang juga menerbitkan buku Jabrik.

Sementara Septiana, menyebut bahwa dalam buku Jabrik ini menandakan bahwa dalam proses kreatif, penulis dapat mengembangkan ide cerita sederhana.

“Ini menjadi apik dan menarik bahkan dengan alur cerita yang tidak kita sangka,” ungkap dia yang juga merupakan penyunting buku Jabrik ini.

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Porsema XIII Jateng Resmi Dibuka, Ribuan Peserta Unjuk Kebolehan

    Porsema XIII Jateng Resmi Dibuka, Ribuan Peserta Unjuk Kebolehan

    • calendar_month Kam, 11 Sep 2025
    • account_circle admin
    • visibility 487
    • 0Komentar

      Pcnupati.or.id – Pekan Olahraga dan Seni Ma’arif (Porsema) XIII Tahun 2025 yang diselenggarakan oleh Lembaga Pendidikan Ma’arif Nahdlatul Ulama (LP Ma’arif NU) PWNU Jawa Tengah, resmi dibuka, pada Rabu (10/9/2025) malam. Adapun ajang ini berlangsung pada tanggal 10-13 September 2025, dengan mengusung tema “kolaborasi membangun generasi yang sehat, hebat dan prestasi dahsyat untuk Nusantara […]

  • GP Ansor Pati Kota Gelar PKD dan Diklatsar Banser

    GP Ansor Pati Kota Gelar PKD dan Diklatsar Banser

    • calendar_month Sab, 16 Nov 2019
    • account_circle admin
    • visibility 542
    • 0Komentar

    PATI-Pimpinan Anak Cabang Gerakan Pemuda Ansor Pati Kota menggelar Pelatihan Kader Dasar dan Diklatsar Banser di MTs. Alkholifah Desa Ngepungrojo Kecamatan Pati mulai hari Jum’at (15/11) hingga Ahad (17/11) pagi besok. Acara dibuka dan dihadiri oleh Ketua Pimpinan Cabang GP Ansor Itqonul Hakim dan Kasatkorcab Banser Arbain. Suasana Diklatsar Banser yang diselenggarakan oleh PAC Ansor […]

  • PCNU-PATI

    Literasi Fiqih Ibadah & Launching Buku “Fiqih Nelayan” Berlangsung Sukses

    • calendar_month Sab, 7 Sep 2024
    • account_circle admin
    • visibility 401
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id- Bendar, 7 September 2024 – Acara literasi fiqih ibadah dan launching buku berjudul “Fiqih Nelayan” berhasil dilaksanakan di Balai Desa Bendar dengan dihadiri oleh 30 peserta dari anggota paguyuban tradisional, JTB, Porse Seine, asosiasi nelayan dan beberapa Nahkoda di desa Bendar. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan wawasan kepada masyarakat nelayan tentang fiqih ibadah yang […]

  • PCNU-PATI

    Berbuka dengan Teman Karib; Lupa Hal Wajib

    • calendar_month Rab, 5 Apr 2023
    • account_circle admin
    • visibility 458
    • 0Komentar

    Oleh : Niam At Majha Lusa kemarin, saya dapat pesan whatsapp dari teman karib yang inti dari isi pesan tersebut adalah mengajak saya untuk berbuka bersama sekaligus bercuap-cuap. Membahas hal-hal tak terlalu penting atau pun sedikit gerundel perihal parodi yang ada di Senayan akhir bulan lalu; yaitu satu orang melawan segerombolan. Namanya teman karib tentu […]

  • Fatayat NU Margorejo Gencarkan Penataan Kader Berbasis Digital

    Fatayat NU Margorejo Gencarkan Penataan Kader Berbasis Digital

    • calendar_month Sel, 2 Jun 2026
    • account_circle admin
    • visibility 15.562
    • 0Komentar

      Pcnupati.or id – Mengawali gerak organisasi di masa khidmat periode 2026–2031, Pimpinan Anak Cabang (PAC) Fatayat Nahdlatul Ulama (FNU) Kecamatan Margorejo, Kabupaten Pati, langsung tancap gas. Melalui Bidang Pendidikan dan Pengkaderan, badan otonom pemudi NU ini meluncurkan program perekrutan sekaligus pendataan anggota baru secara digital. ​ Ketua PAC Fatayat NU Margorejo, Guruh Sri Susanti, […]

  • PCNU-PATI

    My Lovely Chan

    • calendar_month Ming, 4 Feb 2024
    • account_circle admin
    • visibility 377
    • 0Komentar

    Oleh : J. Intifada Bertemu denganmu hanya selalu lewat mimpi. Tak terhitung lagi berapa kali aku memimpikanmu. Kapan lagi aku akan bertemu denganmu. Aku berpikir, tak akan bertemu denganmu lagi. Meski dalam mimpi setidaknya telah melegakan hati. Masih menjadi misteri. Kenapa kamu. Padahal kita hanya bertemu sekali saat seminar bahasa Mandarin. Kamu bersama Aldo. Temanku […]

expand_less