Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kolom » Mudik: Rindu Bapak

Mudik: Rindu Bapak

  • account_circle admin
  • calendar_month Sab, 29 Mar 2025
  • visibility 644
  • comment 0 komentar

Oleh Hamidulloh Ibda*

Tahun 2025 ini, pemudik turun. Berdasarkan hasil survei (Neraca.co.id, 24/3/2025) yang dilakukan Badan Kebijakan Transportasi Kementerian Perhubungan hingga akademisi yang menyatakan jumlah pemudik Lebaran 2025 diperkirakan 146,48 juta orang atau sekitar 52 persen dari penduduk Indonesia, turun 24 persen dibandingkan tahun lalu yang mencapai 193,6 juta pemudik.

Meski prediksi angka pemudik turun, namun jumlah 146,48 juta itu bukan sedikit. Sekali lagi: bukan sedikit. Jika ingat mudik, sebenarnya saya selalu ingat bapak yang sudah empat kali Lebaran Idulfitri terakhir sudah tak lagi memimpin salat ied di musala.

Gemuruh takbir menggema di penjuru negeri, menandai datangnya Hari Raya Idulfitri. Jutaan umat Islam berbondong-bondong mudik, kembali ke kampung halaman untuk bersilaturahmi dengan keluarga dan sanak saudara. Di tengah riuhnya perjalanan, hatiku  diliputi kerinduan yang mendalam.

Bukan sekadar rindu kampung halaman, tetapi rindu pada sosok ayah tercinta, Ngalimun, yang telah berpulang pada 18 Juni 2020. Setiap sudut rumah, setiap jalan yang dilalui, menyimpan kenangan indah bersama sang ayah.

Dulu, Bapak selalu menyambut kami di depan pintu rumah dengan senyum hangatnya. Saya selalu mengenang dengan mata berkaca-kaca. Beliau selalu menerima zakat di malam Lebaran, dan tak pernah lupa memberikan nasihat-nasihat bijak.

Sejak 2020 hingga tahun ini, suasana Lebaran terasa berbeda. Motor yang biasa dinaiki untuk ziarah ke kuburan Mbah, kini terbalik karena beliau lah yang saya ziarahi.

Suara takbir yang dulu selalu diucapkan bersama kini hanya tinggal kenangan. Namun, kenangan indah tentang Bapak tetap hidup dalam hatiku dan keluarga.

Meskipun Bapak sudah tiada, kami akan terus menjaga tradisi Lebaran yang telah beliau ajarkan. Kami akan terus mendoakan Bapak, dan berharap beliau tenang di sisi Allah SWT.

Mudik kali ini bukan hanya tentang kembali ke kampung halaman, tetapi juga tentang merajut kembali kenangan bersama Bapak. Setiap langkah yang diambil, setiap senyum yang diberikan, adalah wujud cinta dan kerinduan kepada sosok ayah yang tak tergantikan.

Bagi saya dan keluarga, Lebaran adalah momen untuk merayakan kebersamaan, mengenang sosok Bapak, dan memanjatkan doa agar beliau ditempatkan di surga-Nya.

kenangan indah bersama Bapak pun selalu kuingat. Bapak selalu mengajarkan kami untuk saling menyayangi dan menghormati. Beliau adalah sosok yang sabar, penyayang, dan selalu menginspirasi kami. Setiap Lebaran, Bapak selalu memberikan nasihat-nasihat bijak tentang kehidupan. Beliau adalah pahlawan bagi kami, dan kami akan selalu merindukannya.

Rindu Bapak

Lebaran selalu identik dengan mudik, sebuah tradisi tahunan yang mempertemukan keluarga dalam suka cita. Namun, bagi sebagian orang, mudik juga membawa nuansa haru, terutama bagi mereka yang telah kehilangan sosok ayah. Rindu itu kian menyesakkan, terlebih ketika menyadari bahwa rumah yang dulu penuh tawa kini terasa hening tanpa kehadiran beliau.

Bapak, Ngalimun, telah berpulang pada 18 Juni 2020. Sejak saat itu, setiap perjalanan mudik tak lagi sama. Tidak ada lagi sosok yang menyambut di depan rumah dengan senyum khasnya, tidak ada lagi tangan hangat yang menepuk bahu dengan penuh kasih sayang. Hanya kenangan yang tersisa, menjadi pengobat rindu yang tak terbalaskan.

Mudik kali ini bukan sekadar perjalanan fisik menuju kampung halaman, tetapi juga perjalanan hati untuk mengenang kembali jejak kebaikan Bapak. Setiap sudut rumah menyimpan kenangan, dari kursi tempat beliau biasa duduk, hingga ruang keluarga tempat kami berkumpul dalam kehangatan.

Lebaran adalah momentum kebersamaan, tetapi bagi mereka yang telah kehilangan, Lebaran juga menjadi pengingat bahwa waktu tak bisa diputar kembali. Namun, doa-doa tetap mengalir, berharap bahwa Bapak tenang di alam sana, bahwa rindu ini kelak akan terbayarkan dalam pertemuan abadi di kehidupan berikutnya.

Mudik kali ini bukan sekadar pulang ke rumah, tetapi juga pulang ke dalam kenangan. Sebab, sejauh apa pun perjalanan ini, hati tetap kembali kepada sosok yang selalu dirindukan: Bapak.

Meski jalan Tayu-Puncel rusak parah, nggronjal kabeh, namu saya tetap mudik, dan mendoakan Bapak di makamnya. Alfatihah…

*Dr. Hamidulloh Ibda, penulis lahir di Pati, dosen dan Wakil Rektor I Institut Islam Nahdlatul Ulama (Inisnu) Temanggung (2021-2025), Koordinator Gerakan Literasi Ma’arif (GLM) Plus LP. Ma’arif NU PWNU Jawa Tengah (2024-2029), reviewer 31 Jurnal Internasional terindeks Scopus, Editor Frontiers in Education terindeks Scopus Q1 (2023-sekarang), dan dapat dikunjungi di website Hamidullohibda.com.

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PC Muslimat NU Lantik IGPaud dan IGTPQ

    PC Muslimat NU Lantik IGPaud dan IGTPQ

    • calendar_month Sel, 23 Nov 2021
    • account_circle admin
    • visibility 472
    • 0Komentar

    Para pengurus IGPaud dan IGTPQ Kecamatan Winong usai menjalani upacara sakral, pelantikan yang dipimpin oleh ketua 2 PC Muslimat NU Kabupaten Pati. WINONG – Muslimat NU Kecamatan Winong menggelar pelantikan pengurus Ikatan Guru (IG) Paud dan IGTPQ Anak Cabang Winong pada Minggu (20/11). Organisasi ini merupakan organisasi bentukan Muslimat NU dibawah payung Yayasan Pendidikan Muslimat […]

  • Serba Serbi dalam Urusan Cinta

    Serba Serbi dalam Urusan Cinta

    • calendar_month Ming, 20 Mar 2022
    • account_circle admin
    • visibility 572
    • 0Komentar

      Setiap orang mempunyai definisi tersendiri tentang urusan cinta; sebab manusia dilahirkan pun karena cinta, selama kehidupan manusia pasti pernah mengalami apa itu cinta. Sah-sah saja, cinta memiliki seribu definisi dan setiap orang punya sudut pandang yang berbeda dalam mendefinisikannya.             Karena kesucian cinta adalah segalanya dalam menjalin sebuah hubungan antara pereempuan dan laki-laki. Dan […]

  • Menjawab Adzan di TV

    Menjawab Adzan di TV

    • calendar_month Sel, 20 Jul 2021
    • account_circle admin
    • visibility 409
    • 0Komentar

        Pertanyaan : Bagaimana hukumnya menjawab adzan dari Radio ataupun Televisi yang biasa sering kita dengar dan apakah adzannya Radio ataupun Televisi sudah mencukupi sunatnya adzan di tempat itu? Jawaban :Hukum menjawabnya adzan adalah sunat, apabila suara adzan tersebut langsung dari mu`addzinnya, dan apabila dari kasetrekaman maka tidak sunat. Dan adzan tersebut tidak mencukupi […]

  • PCNU-PATI Photo by Nataliya Melnychuk

    Jasa

    • calendar_month Rab, 6 Des 2023
    • account_circle admin
    • visibility 401
    • 0Komentar

    Oleh : Niam At Majha Dua hari kebelakang saya di sibukkan dengan rentetan tugas dari seorang teman. Dia telah mengikuti kuliah dengan tugas akhirnya yaitu diharuskan membuat artikel ilmiah. Waktu singkat dan padat. Sedangkan teman saya tersebut sama sekali belum pernah membuat tulisan yang seperti itu. Dia memang penulis akan tetapi tulisannya berupa cerita-cerita cinta […]

  • PC Lazisnu- LPNU Bakal Pasok Ribuan Kopi Gratis di Acara Satu Abad NU

    PC Lazisnu- LPNU Bakal Pasok Ribuan Kopi Gratis di Acara Satu Abad NU

    • calendar_month Sel, 21 Feb 2023
    • account_circle admin
    • visibility 460
    • 0Komentar

    pcnupati.or.id PATI – Lembaga Perekonomian Nahdlatul Ulama’ (LPNU) Kabupaten Pati menjadi pemasok kopi dalam perhelatan akbar peringatan Satu Abad NU, Rabu (22/2) malam. Menurut ketua LPNU Pati, Yusuf, menegaskan bahwa pihaknya akan membagikan ribuan cup kopi gratis kepada warga NU yang menghadiri perayaaan di alun-alun kabupaten tersebut. Ia menandaskan bahwa bahwa ini merupakan inisiatif dari […]

  • Penyuluh Agama Islam Mengajar: Manfaatkan Momentum Pesantren Ramadhan

    Penyuluh Agama Islam Mengajar: Manfaatkan Momentum Pesantren Ramadhan

    • calendar_month Rab, 19 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 438
    • 0Komentar

      Pati– Kelompok Penyuluh Agama Islam Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Jaken menggelar kegiatan bertajuk Penyuluh Agama Islam Mengajar di SMPN 1 Jaken. Kegiatan ini berlangsung selama tiga hari, mulai 17 hingga 19 Maret 2025, dalam rangka menyemarakkan Pesantren Ramadhan di sekolah tersebut. Dalam kegiatan ini, para penyuluh agama memberikan pembinaan keagamaan kepada para siswa […]

expand_less