Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Drama Konferensi: Menang Aklamasi, Kiai Sarwo Nyaris Menolak jadi Ketua Lagi

Drama Konferensi: Menang Aklamasi, Kiai Sarwo Nyaris Menolak jadi Ketua Lagi

  • account_circle admin
  • calendar_month Sab, 28 Des 2024
  • visibility 499
  • comment 0 komentar

pcnupati.or.id. Konferensi MWC NU Kecamatan Tayu yang berlangsung di MTs Miftahul Huda, Jumat (27/12) kemarin diwarnai dengan aksi tarik ulur kesanggupan. Hal ini lantaran Kiai Ahmad Sarwo, petahana Ketua MWC NU Tayu 2019-2024 yang merasa sudah saatnya undur dari jabatannya itu, terpilih kembali via jalur aklamasi.

Sebelumnya, dalam konferensi bertajuk ‘Meneguhkan Khidmah Jam’iyyah untuk Ummat’ tersebut, Kiai Sarwo memenangkan suara dalam pemilihan ketua MWCNU Tayu masa khidmat 2025-2030. Pemilihan tersebut dilakukan secara aklamasi, yang artinya hampir semua peserta konferensi memilih kembali Kiai Sarwo.

Namun, Kiai Sarwo yang merasa dirinya sudah cukup mengemban amanah sebagai Ketua MWC NU Tayu, enggan untuk melanjutkan kepemimpinannya.

“Saya minta maaf kepada semua peserta undangan konferensi yang memilih saya. Masih banyak sosok lain yang berkompeten untuk memimpin NU di Kecamatan Tayu,” ungkapnya saat dimintai kesediaan.

Sontak, tangis pun pecah. Dirinya beralasan bahwa, ia telah membuat kesepakatan dengan istri (baca: keluarga) untuk tidak lagi menjabat sebagai Ketua MWC NU Tayu meski dipilih kembali. Hanya saja, situasi di ruangan konferensi memaksa Kiai Sarwo untuk berkenan melanjutkan kepemimpinannya sendiri.

Karena banyaknya permintaan, dia memohon waktu tiga hari untuk mengambil sikap. Namun permohonan ini ditolak oleh KH. Saeroji yang menjabat sebagai Ro’is.

“Demi ummat, apa njenengan rela kalau peserta konferensi yang telah percaya penuh ini, mereka harus pulang dengan kecewa karena njenengan tolak?,” tutur KH. Saeroji kepada Kiai Sarwo.

Sontak, Sidang yang dipimpin oleh dua punggawa PCNU Pati, H. Maskan dan K. Kasmuri tersebut hening. Tak berselang lama, Kiai Sarwo pun mengiyakan permintaan peserta musyawarah. Akhirnya, konferensi penuh drama inipun berakhir dengan kesanggupan kembali Kiai Sarwo menjadi Ketua MWC NU Tayu 2025-2030.

 

Pelajaran Berharga

Kiai Kasmuri, Wakil Ketua PCNU Pati yang menyertai jalannya Konferensi MWC NU Tayu menuturkan kepada pcnupati.or.id tentang kekagumannya terhadap Kiai Sarwo.

“Meski beliau mampu, tapi beliau tidak langsung menerima. Beliau memberi kesempatan barangkali ada sosok yang lebih mampu dari beliau,” ungkapnya.

Selain itu, Kiai Kasmuri, berkaca dari konferensi tersebut, dia menegaskan bahwa Kiai Sarwo adalah sosok NU sejati, yang rela menomorduakan kepentingan keluarga demi kepentingan ummat. Menurutnya, kader-kader muda NU perlu meneladani sikap Ketua MWC NU Tayu tersebut.

“Teladanilah. Kalau ummat sudah memanggil, kiai sudah dawuh, kita wajib sami’na wa atho’na, saya siap,” tegas Kiai Kasmuri.

Sementara itu, Ketua Panitia Konferensi Abdul Majid, menyampaikan bahwa suksesnya acara ini menjadi tolok ukur keberhasilan MWCNU Tayu lima tahun ke depan, “Dengan tema Meneguhkan Khidmat Jam’iyyah Untuk Umat, kami berharap seluruh program kerja yang lahir dari konferensi ini mampu memberikan dampak nyata bagi umat,” ujarnya.(kan/lut/LTN)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dari Pena Menuju Pentas Dunia

    Dari Pena Menuju Pentas Dunia

    • calendar_month Sab, 21 Nov 2015
    • account_circle admin
    • visibility 436
    • 0Komentar

    Lembaga Kajian dan Pengembangan Sumberdaya Manusia (Lakpesdam) NU Pati bekerjasama dengan Lembaga Kajian Ekonomi dan Sosial Masyarakat (Lennsa) Jawa Tengah mengadakan pelatihan jurnalistik dengan tema “Dari Pena Menuju Pentas Dunia” di gedung LPBA Kajen Kecamatan Margoyoso Pati, pada Kamis (17/9) Dalam sambutannya ketua Lennsa Ahmad Fitri,”Kegiatan ini adalah upaya memunculkan penulis handal, seperti KH Mustofa […]

  • KONFERESI PAC GP Ansor Kec. Tayu

    KONFERESI PAC GP Ansor Kec. Tayu

    • calendar_month Kam, 14 Jan 2016
    • account_circle admin
    • visibility 350
    • 0Komentar

    Konferensi merupakan forum konstitusional organisasi sebagai evaluasi dan pergantian kepengurusan PAC GP Ansor Kec. Tayu dilaksanakan pada hari (Ahad 13/12 2015) bertepatan dengan 1 Rabiul Awwal 1437 H. di Pondok Pesantren Darun Nasri Tayu Wetan.  “Generasi muda Ansor  hari mampu menjadi pelayan masyarakat, mengabdi untuk agama dan masyarakat. Dengan demikian keberadaan kita di akui oleh […]

  • Iqra’, Perintah yang Terlupakan

    Iqra’, Perintah yang Terlupakan

    • calendar_month Rab, 11 Feb 2015
    • account_circle admin
    • visibility 451
    • 0Komentar

    Kata Iqra’ dalam Al Qur’an memiliki kandungan yang luar biasa, karena ia menjadi kata pertama dari wahyu pertama Surat Al ‘Alaq yang diwahyukan kepada Nabi Muhammad SAW.  Begitu pentingnya kata Iqra’, sehingga Allah swt mengulang sampai dua kali dalam rangkaian surat Al ‘Alaq. Rahasia dibalik makna kata Iqra’ telah banyak dikaji dalam berbagai konteks disiplin […]

  • Pon Pes Al Roudloh Menyelenggarakan Kajian Ilmiah

    Pon Pes Al Roudloh Menyelenggarakan Kajian Ilmiah

    • calendar_month Sel, 19 Des 2017
    • account_circle admin
    • visibility 325
    • 0Komentar

    Pati. Jajaran Pengurus Pondok Pesantrean Al Roudloh menyelenggarkan kajian ilmiah, yang mana kegiatan tersebut di adakan dalam satu tahun tiga kali. Pada kesempatan ini mendatangkan KH. Taufiq Ismail, Penulis buku Amsilati dan Pengasuh Pon Pes Darul Falah Bangsri Jepara. Kegiatan tersebut di pusatkan di gedung serbaguna Margoyoso, 10/12 kemarin. “Mejaga lisan sangat harus dilakukan oleh […]

  • PCNU-PATI

    3 Tips Siap Siaga Bencana

    • calendar_month Sel, 10 Jan 2023
    • account_circle admin
    • visibility 295
    • 0Komentar

    Oleh : Angga Saputra Puluhan desa di Kabupaten Pati hingga saat ini masih tergenang banjir. Bahkan aktivitas warga menjadi tersendat. Sejumlah desa juga mengalami kelumpuhan akses. Sebab jalan utama terendam banjir. Banyak masyarakat yang terdampak banjir menggunakan sampan atau pohon pisang rakitan sebagai sarana transportasi darurat ketika beraktivitas di luar rumah. Rangkaian bencana alam yang […]

  • Pemindahan Kuburan Karena Ada Proyek Pelebaran Jalan

    Pemindahan Kuburan Karena Ada Proyek Pelebaran Jalan

    • calendar_month Sel, 7 Sep 2021
    • account_circle admin
    • visibility 445
    • 0Komentar

    Ada area kuburan waqaf/makam orang Islam (musabbal), yang mana makam tersebut terkena proyek pelebaran jalan raya, sehingga mayat yang dikubur terpaksa harus diambil terlebih dahulu dan dipindahkan.   Pertanyaan :   Bagaimana hukumnya pelebaran jalan raya tersebut, dan apa status jalan raya tersebut ?   Jawaban : ü  Hukum pelebaran tersebut adalah haram (tidak diperbolehkan). Karena […]

expand_less