Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kolom » Puasa dan Solidaritas Sosial

Puasa dan Solidaritas Sosial

  • account_circle admin
  • calendar_month Sab, 30 Mar 2024
  • visibility 392
  • comment 0 komentar

Oleh : Siswanto, M A

Momentum bulan Puasa merupakan momentum yang datang selalu disambut dengan gagap-gempita oleh masyarakat muslim dari saentero dunia. Momentum ini sekaligus dijadikan sebagai ajang untuk berlomba-lomba dalam kebaikan.

Masyarakat muslim begitu antusias dalam menyambutnya, tak ayal apabila bulan Ramadan tiba disambut dengan melakukan pelbagai kegiatan rutinitas, seperti tadarus Alquran, ngaji bandongan, dan berbagi kepada masyarakat lain. Tradisi ini dilakukan dari tahun ke tahun dengan maksud dan tujuan untuk mendapatkan rahmat dan magfirah dari Sang Khaliq.

Adapun tujuan utama dari praktek berpuasa adalah untuk mencapai keadaan manusia yang bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa. Hal ini sejalan dengan perintah Allah SWT sebagaimana tercantum dalam surat Al-Baqarah: 183:

“Firman Allah SWT yang berbunyi: ‘Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kalian berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kalian agar kalian bertakwa.’’

Mencapai keadaan bertaqwa merupakan tujuan utama yang diharapkan seseorang setelah menunaikan ibadah puasa. Oleh karena itu, Nabi memerintahkan kepada mereka yang menjalankan puasa untuk menghindari perkataan dan perbuatan yang tidak pantas sesuai dengan ajaran yang disampaikan oleh Nabi yang diriwayatkan oleh Imam Malik dalam Kitab Al-Muwatha’.

“Puasa itu adalah perisai, jika salah satu dari kalian sedang berpuasa, maka jangan sampai berkata kotor dan jangan pula bertingkah laku jahil (sombong, suka mengejek, atau bertengkar). Jika ada orang lain yang mengajaknya berkelahi atau menghinanya, maka hendaklah dia mengatakan: “Aku sedang puasa, aku sedang puasa.”

Hadis di atas menjelaskan bahwa seseorang yang berpuasa diperintahkan Nabi untuk tidak mengucapkan kalimat yang kotor dan bertindak bodoh, bahkan jika ada seseorang yang mengajak berkelahi atau memusuhi, ia cukup mengucapkan saya sedang berpuasa. Hal ini bertujuan untuk menjaga kesempurnaan pahala puasa, terutama menjaga ketakwaannya kepada Allah SWT.

Dalam hadis di atas dijelaskan bahwa Nabi memerintahkan orang yang berpuasa untuk menghindari mengucapkan kata-kata yang tidak sopan dan bertindak bodoh, bahkan jika seseorang mengajak berkelahi atau memusuhi mereka. Tujuannya adalah untuk menjaga pahala puasa tetap sempurna, terutama untuk mempertahankan ketakwaannya kepada Allah SWT.

Puasa dan solidaritas antar sesama

Selain puasa dijadikan sebagai momentum dalam ranah kebaikan, adakalanya puasa dijadikan sebagai momentum untuk saling membantu antar sesama. Dimana akhir-akhir ini di beberapa kota diterpa banyak bencana, mulai banjir, angin putting beliung, dan gempa. Maka, sebagai warga negara yang baik sudah sayogjanya untuk saling membantu antar sesama insan tanpa melihat atributnya.

Adapun untuk meringankan beban para korban yang terdampak bencana, ada banyak hal yang bisa kita lakukan, antara lain yaitu; memberikan bantuan baik material maupun non-material, ikut berpartisipasi dalam penggalangan dana, dan ikut membersihkan lingkungan pasca terkena bencana.

Dari beberapa contoh di atas tentunya menunjukkan rasa kepedulian dan solidaritas sosial kita antar sesama  dengan maksud untuk meringankan beban masyarakat yang terdampak bencana.

Oleh karena itu, datangnya bulan Ramadan meskipun bersamaan dengan adanya bencana tidak menyurutkan niat baik kita dalam menolong antar sesama, justru kita jadikan sebagai momentum untuk meningkatkan kesalehan sosial dan rohani.

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • 99 Kader GP Ansor-Banser Pati Ikuti Pelatihan Kepemimpinan Dasar dan Diklatsar

    99 Kader GP Ansor-Banser Pati Ikuti Pelatihan Kepemimpinan Dasar dan Diklatsar

    • calendar_month Sel, 22 Jul 2025
    • account_circle admin
    • visibility 605
    • 0Komentar

      Pcnupati.or.id – Sebanyak 99 kader Gerakan Pemuda (GP) Ansor-Banser di Kabupaten Pati mengikuti Pelatihan Kepemimpinan Dasar (PKD) serta Pendidikan dan Pelatihan Dasar (Diklatsar). Kegiatan itu berlangsung di SMK Tiara, Desa Kedungbulus, Kecamatan Gembong, pada tanggal 18 hingga 21 Juli 2025. PKD dan Diklatsar ini merupakan gabungan dari Pimpinan Anak Cabang (PAC) Ansor se-Korwil I, […]

  • MTs TARBIYATUL BANIN

    MANAJEMEN PEMBELAJARAN FIQIH DI MTs TARBIYATUL BANIN PEKALONGAN KECAMATAN WINONG KABUPATEN PATI TAHUN PELAJARAN 2023/2024

    • calendar_month Sen, 23 Jun 2025
    • account_circle admin
    • visibility 570
    • 0Komentar

    Oleh Maskan  216020026[*] Abstrak   Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya peran manajemen pembelajaran dalam meningkatkan efektivitas proses belajar, khususnya pada mata pelajaran Fiqih di MTs Tarbiyatul Banin Pekalongan, Winong, Pati. Guru tidak hanya dituntut menyampaikan materi, tetapi juga mengelola pembelajaran secara sistematis agar suasana belajar menjadi kondusif, menarik, dan mudah dipahami siswa. Penelitian ini bertujuan […]

  • brown wooden chess piece on brown book

    Satu Banding Dua

    • calendar_month Sen, 23 Jun 2025
    • account_circle admin
    • visibility 421
    • 0Komentar

    Oleh: Jamal Ma’mur Asmani Dalam kajian ushul fiqh ada bab naskh (revisi atau amandemen hukum). Naskh adalah menghilangkan hukum lama dengan hukum baru dengan dasar dalil. Naskh hanya ada pada era Nabi. Pasca Nabi tidak lagi ada naskh, namun jika hukum tidak berlaku itu karena konteks yang belum mendukung. Sebab naskh ini adalah karena hukum […]

  • Ketua MWC NU Gembong : Pengurus NU Jangan 'Omdo'

    Ketua MWC NU Gembong : Pengurus NU Jangan ‘Omdo’

    • calendar_month Ming, 19 Jan 2025
    • account_circle admin
    • visibility 577
    • 0Komentar

      pcnupati.or.id. – Pengurus Lembaga Amil Zakat Infaq dan Sedekah (Lazisnu) MWC-NU Gembong menggelar Diskusi Upzis – Lazisnu di MI Hidayatul Islam (MHI). Kegiatan ini dilaksanakan pada Ahad (19/1) siang. Shodiq, Ketua Lazisnu Gembong, dalam pengantarnya pengantar menyatakan bahwa, agenda ini dilaksanakan untuk me-refresh kepengurusan Upzis di tingkat Ranting NU. “Maka kami hadirkan para Pengurus […]

  • LTN-NU : Berbagi Informasi Lebih Afdhol dengan Media Online

    LTN-NU : Berbagi Informasi Lebih Afdhol dengan Media Online

    • calendar_month Sen, 5 Jul 2021
    • account_circle admin
    • visibility 652
    • 0Komentar

    Arwani, M.Pd., Ketua LTN-NU Pati (Sumber : dokumen PCNU Pati) KOTA-Media online kini telah bisa dinikmati oleh hampir seluruh lapisan masyarakat. Internet menjadi moda baru dalam mengakses segala informasi. Inilah yang disebutkan oleh Arwani, ketua LTN-NU Kabupaten Pati.  Menurut Arwani, media belajar dan mengakses informasi saat ini sudah bertransformasi dari cetak ke digital. Perubahan ini, […]

  • Achmad Safuan: Jangan Gengsi Meminta Maaf

    Achmad Safuan: Jangan Gengsi Meminta Maaf

    • calendar_month Rab, 1 Apr 2026
    • account_circle admin
    • visibility 10.611
    • 0Komentar

    ‎ ‎SEMARANG – Momentum Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah menjadi sarana memperkuat tali persaudaraan bagi warga Kelurahan Patemon. Masjid Baitul Mujahid menggelar acara Silaturahmi dan Halalbihalal yang berlangsung khidmat di selasar masjid, Kelurahan Patemon, Kecamatan Gunungpati, Kota Semarang, Ahad (29/3/2026) malam. ‎ ‎Acara ini dihadiri oleh tokoh-tokoh penting, di antaranya Ketua Yayasan Baitul Mujahid Khosim, […]

expand_less