Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » 5000 Banser Ikuti Pembaretan dalam Acara Selametan Bumi Pesantenan

5000 Banser Ikuti Pembaretan dalam Acara Selametan Bumi Pesantenan

  • account_circle admin
  • calendar_month Sab, 21 Sep 2019
  • visibility 256
  • comment 0 komentar

PATI-Ribuan warga Pati memadati Stadion Joyo Kusumo, Jumat (20/9) malam tadi. Lima ribu diantaranya adalah para anggota Banser (Barisan Ansor Serba Guna) dari seluruh Satkoryon yang ada di Kabupaten Pati. Kehadiran mereka ialah untuk mengikuti acara Selametan Bumi Pesantenan dan pembaretan 5000 Banser.

KH. Agus Ali Masyhuri (memakai jas) dalam acara Selametan Bumi Pesantenan dan Pembaretan 5000 Banaer di Stadion Joyo Kusumo Pati (20/9)

Hadir pula dalam majelis tersebut, KH. Agus Ali Masyhuri Sidoarjo untuk memberikan mauidloh hasanah. Selain itu tokoh-tokoh NU lain juga tak luput hadir dalam acara yang digelar oleh PC Ansor dan Satkorcab Banser X7 Pati tersebut.

KH. Ali Masyhuri berpesan kepada para anggota Banser yang hadir untuk tetap berani menjalani kehidupan. Seperti diketahui bersama, Banser memang menjadi salah satu organisasi yang sangat ditakuti oleh kalangan radikalis. Itulah sebabnya, mereka sering mengkambinghitamkan bahkan memfitnah Banser dengan tuduhan-tuduhan yang terkesan memaksakan.

Melalui momen tersebut, KH. Ali Masyhuri memberikan motivasi melalui ibaroh (contoh). Ia menceritakan bahwa salah satu karakter wali Allah adalah berani menjalani hidup. Selain itu, KH. Ali juga mendoakan agar Bansser selalu diberi kebahagiaan dunia dan akhirat.

Pembaretan

Ribuan anggota Banser memadati Ssstadion Joyo Kusumo untuk mengikuti Pembaretan, Jumat (20/9) malam

Satkorcab Banser Pati, Arbain menjelaskan agenda pembaretan tersebut adalah untuk memperkuat idealisme anggota. Dengan hadirnya para ulama, khususnya KH. Agus Ali Masyhuri, baik Arbain maupun Itqon Hakim, ketua PC Ansor Pati berharap agar semangat juang generasi muda NU khususdnya Ansor dan Banser dapat terus meningkat.

Prosesi pembaretan sendiri dilakukan secara simbolik oleh dua orang tokoh penting dalam NU dan Ansor. Ini merupakan representasi Banser yang selalu siap menjaga ulama. Dari kalangan NU, diwakili oleh K. Yusuf Hasyim selaku ketua PC NU Pati. Sementara dari kalangan Ansor sendiri diwakili oleh Gus Fahsin dari PW Ansor Jawa Tengah.(karim/ltn)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Turba ke Gembong, Ketua Lazisnu Cabang Senggol Transparansi dan Digitalisasi

    Turba ke Gembong, Ketua Lazisnu Cabang Senggol Transparansi dan Digitalisasi

    • calendar_month Ming, 19 Jan 2025
    • account_circle admin
    • visibility 285
    • 0Komentar

      pcnupati.or.id – Diskusi Upzis – Lazisnu yang digelar oleh Lazisnu MWC NU Gembong dihadiri oleh PC Lazisnu Kabupaten Pati, Ahad (19/1). Agenda yang dilangsungkan di MI Hidayatul Islam Gembong tersebut, dihadiri langsung oleh Edi Kiswanto, Ketua Lazisnu PCNU Pati. Edi, didampingi tiga rekannya menyapa para pengurus Upzis se-Kecamatan Gembong. Selain memperkenalkan kepengurusan baru Lazisnu […]

  • Kemesraan Bung Karno & Mbah Wahab Hasbullah

    Kemesraan Bung Karno & Mbah Wahab Hasbullah

    • calendar_month Kam, 6 Apr 2017
    • account_circle admin
    • visibility 335
    • 0Komentar

     Strategi Diplomasi Fathul Qarib Setelah beberapa kali diadakan perundingan untuk menyelesaikan Irian Barat dan selalu gagal, Bung Karno menghubungi Kiai Wahab Hasbullah di Tambakberas, Jombang, Jawa Timur. Bung Karno menanyakan bagaimana hukum orang-orang Belanda yang masih bercokol di Irian Barat? Kiai Wahab menjawab tegas,”Hukumnya sama dengan orang yang ghasab.” “Apa artinya ghasab, kiai?” Tanya Bung […]

  • 100 Santri Pesantren Karang Santri Kedu Temanggung Ikuti GLM Ramadan

    100 Santri Pesantren Karang Santri Kedu Temanggung Ikuti GLM Ramadan

    • calendar_month Sen, 17 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 276
    • 0Komentar

        Pcnupati.or.id-Temanggung – Program Gerakan Literasi Ma’arif (GLM) Ramadan zona 4 terlaksana di Pondok Pesantren Karang Santri Bendosari, Bandunggede, Kecamatan Kedu, Kabupaten Temanggung, Senin (17/3/2025). Kegiatan ini diikuti 100 santri dalam kegiatan bertema Gerakan Murid Ma’arif Menulis Kreatif Selama Ramadan (GEMUKKAN). Dalam pembuka, Koordinator Gerakan Literasi Ma’arif (GLM) Plus Lembaga Pendidikan Ma’arif NU PWNU […]

  • MA-MTs Darul Falah Gelar Sosialisasi Pembentukan Pimpinan IPNU IPPNU

    MA-MTs Darul Falah Gelar Sosialisasi Pembentukan Pimpinan IPNU IPPNU

    • calendar_month Sel, 9 Nov 2021
    • account_circle admin
    • visibility 250
    • 0Komentar

    Para pemgurus Komisariat MA dan MTs Darul Falah Cluwak bersama para pengurus PAC IPNU/IPPNU Cluwak CLUWAK – Departemen Jaringan Sekolah Pesantren (JSP) PAC IPNU-IPPNU Kecamatan Cluwak mengadakan sosialisasi pembentukan Pimpinan Komisariat MTs-MA Darul Falah pada Minggu (7/11). Kegiatan tersebut bertempat di MA Darul Falah dan dimulai pada pukul 09.30 WIB.  Sosialisasi ini dihadiri oleh Ainur […]

  • people inside cafe

    Dari Generasi Rumah, Hingga Generasi Cafe

    • calendar_month Jum, 10 Jun 2022
    • account_circle admin
    • visibility 225
    • 0Komentar

    Pagi ini saat saya sedang bersantai dikamar setelah melakukan aktivitas layaknya ibu rumah tangga, saya mendengar percakapan paman saya dengan saudara jauh didepan rumah. Yang dibicarakan adalah tentang anak zaman sekarang. Cerita bermula saat saudara jauh kami bertanya pada paman tentang siapa pemilik motor terparkir didepan teras rumah saya. Paman saya menjawab bahwa itu motor […]

  • a large auditorium filled with lots of wooden seats

    Jabatan, Ambisi, dan Bahaya Demam Panggung

    • calendar_month Sen, 6 Jan 2025
    • account_circle admin
    • visibility 278
    • 0Komentar

    Oleh: Zaenal Arifin* Jabatan sering kali dianggap sebagai puncak pencapaian seseorang dalam karir. Ketika seseorang berhasil meraih jabatan tertentu, muncul rasa bangga, baik dari dirinya sendiri maupun dari orang-orang di sekitarnya. Jabatan menawarkan kekuasaan, tanggung jawab, dan peluang untuk membuat perubahan. Namun, di balik itu semua, ada tekanan besar yang harus dihadapi. Jabatan bukan hanya […]

expand_less