Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » 5000 Banser Ikuti Pembaretan dalam Acara Selametan Bumi Pesantenan

5000 Banser Ikuti Pembaretan dalam Acara Selametan Bumi Pesantenan

  • account_circle admin
  • calendar_month Sab, 21 Sep 2019
  • visibility 238
  • comment 0 komentar

PATI-Ribuan warga Pati memadati Stadion Joyo Kusumo, Jumat (20/9) malam tadi. Lima ribu diantaranya adalah para anggota Banser (Barisan Ansor Serba Guna) dari seluruh Satkoryon yang ada di Kabupaten Pati. Kehadiran mereka ialah untuk mengikuti acara Selametan Bumi Pesantenan dan pembaretan 5000 Banser.

KH. Agus Ali Masyhuri (memakai jas) dalam acara Selametan Bumi Pesantenan dan Pembaretan 5000 Banaer di Stadion Joyo Kusumo Pati (20/9)

Hadir pula dalam majelis tersebut, KH. Agus Ali Masyhuri Sidoarjo untuk memberikan mauidloh hasanah. Selain itu tokoh-tokoh NU lain juga tak luput hadir dalam acara yang digelar oleh PC Ansor dan Satkorcab Banser X7 Pati tersebut.

KH. Ali Masyhuri berpesan kepada para anggota Banser yang hadir untuk tetap berani menjalani kehidupan. Seperti diketahui bersama, Banser memang menjadi salah satu organisasi yang sangat ditakuti oleh kalangan radikalis. Itulah sebabnya, mereka sering mengkambinghitamkan bahkan memfitnah Banser dengan tuduhan-tuduhan yang terkesan memaksakan.

Melalui momen tersebut, KH. Ali Masyhuri memberikan motivasi melalui ibaroh (contoh). Ia menceritakan bahwa salah satu karakter wali Allah adalah berani menjalani hidup. Selain itu, KH. Ali juga mendoakan agar Bansser selalu diberi kebahagiaan dunia dan akhirat.

Pembaretan

Ribuan anggota Banser memadati Ssstadion Joyo Kusumo untuk mengikuti Pembaretan, Jumat (20/9) malam

Satkorcab Banser Pati, Arbain menjelaskan agenda pembaretan tersebut adalah untuk memperkuat idealisme anggota. Dengan hadirnya para ulama, khususnya KH. Agus Ali Masyhuri, baik Arbain maupun Itqon Hakim, ketua PC Ansor Pati berharap agar semangat juang generasi muda NU khususdnya Ansor dan Banser dapat terus meningkat.

Prosesi pembaretan sendiri dilakukan secara simbolik oleh dua orang tokoh penting dalam NU dan Ansor. Ini merupakan representasi Banser yang selalu siap menjaga ulama. Dari kalangan NU, diwakili oleh K. Yusuf Hasyim selaku ketua PC NU Pati. Sementara dari kalangan Ansor sendiri diwakili oleh Gus Fahsin dari PW Ansor Jawa Tengah.(karim/ltn)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Puasa dari Game Online

    Puasa dari Game Online

    • calendar_month Sen, 10 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 373
    • 0Komentar

    Oleh Hamidulloh Ibda* Ramadan adalah bulan penuh berkah yang seyogianya dimanfaatkan untuk meningkatkan kualitas ibadah dan produktivitas. Namun, godaan hiburan digital, terutama game online, kerap membuat sebagian orang justru lalai dalam menjalani ibadah. Padahal, Ramadan bukan hanya tentang menahan lapar dan dahaga, tetapi juga menahan diri dari kebiasaan yang tidak produktif. Lalu, bagaimana cara agar […]

  • PCNU-PATI

    Kemandirian Ekonomi Pesantren

    • calendar_month Sab, 17 Sep 2022
    • account_circle admin
    • visibility 226
    • 0Komentar

    Oleh : Siswanto Berbicara tentang pesantren, tentunya yang ada dalam benak pikiran kita adalan belajar kitab kuning dan Alquran. Karena pesantren terkenal akan ciri khas ngaji kitab kuning dan Alquran atau lebih tepatnya adalah ilmu agama. Sejarah telah menunjukkan kiprah pesantren dalam ikut serta dalam mengusir kolonialisme Belanda selama 350 tahun (3,5 abad) alamanya. Maka […]

  • Tanya Jawab Bersama  Rois Syuriah

    Tanya Jawab Bersama Rois Syuriah

    • calendar_month Sel, 30 Agu 2016
    • account_circle admin
    • visibility 252
    • 0Komentar

    Pertanyaan. Assalamua`laikum Sekarang adalah bulan agustus, dan sebentar lagi tanggal 17 agustus yang mana pada tanggal itu bangsa indonesia memeringati hari kemerdekaan indonesia yang ke 71, banyak dari masyarakat yang melakukan upacara kemerdekaan, dan pada proses upacara ada bentuk penghormatan kepada bendera merah putih, ada sebagian pendapat dari masyarakat yang mengatakan bahwa penghormatan pada bendera […]

  • Siapakah Orang yang Paling Kaya?

    Siapakah Orang yang Paling Kaya?

    • calendar_month Jum, 30 Jan 2015
    • account_circle admin
    • visibility 250
    • 0Komentar

    الحمد لله رب العالمين الودود الذي يتودد إلى خلقه برحمته، والشكر لله رب العالمين الذي أوجد الكائنات بحكمته، وأشهد أن لا إله الله وحده لا شريك له، لا ينفعه ظمأ الظمئانين ولا جوع الجائعين لكن من ظميء لله يوماً كان حق على الله أن يسقيه في يوم ظمئه، ومن جاع لله تعالى يوماً كان حقاً […]

  • PCNU-PATI

    Ma’arif NU Jateng Gelar Penguatan Moderasi Beragama

    • calendar_month Sab, 17 Des 2022
    • account_circle admin
    • visibility 202
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id- Semarang – Bertempat di Hotel Muria Semarang, Lembaga Pendidikan Ma’arif NU PWNU Jawa Tengah bersama Kementerian Agama RI menggelar sosialisasi moderasi beragama, Sabtu (17/12/2022). Ketua LP. Ma’arif NU PWNU Jawa Tengah R. Andi Irawan menegaskan bahwa kegiatan tersebut digelar bersama mitra yaitu Kemenag RI. “Sisa kepengurusan kita tinggal enam bulan sampai Juni atau Juli […]

  • Berkerumun Saat Memandikan Jenazah

    Berkerumun Saat Memandikan Jenazah

    • calendar_month Ming, 5 Sep 2021
    • account_circle admin
    • visibility 249
    • 0Komentar

      Pertanyaan : Disuatu daerah kalau ada orang meninggal biasanya dimandikan di sebelah rumah, kadang juga di halaman dengan diberi satir (penghalang). Biasanya sebagian dari pelayat berkerumun di dekat lokasi tersebut guna melihat si mayyit yang sedang dimandikan. Kata mereka, “Disamping hal tersebut termasuk suatu penghormatan kepada mayyit, itu juga akan mengingatkan kita kepada kematian”. […]

expand_less