Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » 5000 Banser Ikuti Pembaretan dalam Acara Selametan Bumi Pesantenan

5000 Banser Ikuti Pembaretan dalam Acara Selametan Bumi Pesantenan

  • account_circle admin
  • calendar_month Sab, 21 Sep 2019
  • visibility 263
  • comment 0 komentar

PATI-Ribuan warga Pati memadati Stadion Joyo Kusumo, Jumat (20/9) malam tadi. Lima ribu diantaranya adalah para anggota Banser (Barisan Ansor Serba Guna) dari seluruh Satkoryon yang ada di Kabupaten Pati. Kehadiran mereka ialah untuk mengikuti acara Selametan Bumi Pesantenan dan pembaretan 5000 Banser.

KH. Agus Ali Masyhuri (memakai jas) dalam acara Selametan Bumi Pesantenan dan Pembaretan 5000 Banaer di Stadion Joyo Kusumo Pati (20/9)

Hadir pula dalam majelis tersebut, KH. Agus Ali Masyhuri Sidoarjo untuk memberikan mauidloh hasanah. Selain itu tokoh-tokoh NU lain juga tak luput hadir dalam acara yang digelar oleh PC Ansor dan Satkorcab Banser X7 Pati tersebut.

KH. Ali Masyhuri berpesan kepada para anggota Banser yang hadir untuk tetap berani menjalani kehidupan. Seperti diketahui bersama, Banser memang menjadi salah satu organisasi yang sangat ditakuti oleh kalangan radikalis. Itulah sebabnya, mereka sering mengkambinghitamkan bahkan memfitnah Banser dengan tuduhan-tuduhan yang terkesan memaksakan.

Melalui momen tersebut, KH. Ali Masyhuri memberikan motivasi melalui ibaroh (contoh). Ia menceritakan bahwa salah satu karakter wali Allah adalah berani menjalani hidup. Selain itu, KH. Ali juga mendoakan agar Bansser selalu diberi kebahagiaan dunia dan akhirat.

Pembaretan

Ribuan anggota Banser memadati Ssstadion Joyo Kusumo untuk mengikuti Pembaretan, Jumat (20/9) malam

Satkorcab Banser Pati, Arbain menjelaskan agenda pembaretan tersebut adalah untuk memperkuat idealisme anggota. Dengan hadirnya para ulama, khususnya KH. Agus Ali Masyhuri, baik Arbain maupun Itqon Hakim, ketua PC Ansor Pati berharap agar semangat juang generasi muda NU khususdnya Ansor dan Banser dapat terus meningkat.

Prosesi pembaretan sendiri dilakukan secara simbolik oleh dua orang tokoh penting dalam NU dan Ansor. Ini merupakan representasi Banser yang selalu siap menjaga ulama. Dari kalangan NU, diwakili oleh K. Yusuf Hasyim selaku ketua PC NU Pati. Sementara dari kalangan Ansor sendiri diwakili oleh Gus Fahsin dari PW Ansor Jawa Tengah.(karim/ltn)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mengenal Lebih Dekat Sosok KH Maimoen Zubair

    Mengenal Lebih Dekat Sosok KH Maimoen Zubair

    • calendar_month Kam, 9 Jun 2022
    • account_circle admin
    • visibility 309
    • 0Komentar

    KH. Maimoen Zubair merupakan sosok kiai yang ‘alim, faqih, relegius, dan pemersatu bangsa. Kiai Maimoen Zubair juga merupakan mata air keteladanan. Ulama karismatik ini membaktikan seluruh hidupnya untuk santri dan pesantren. Mbah Maimoen, demikian sapaan akrabnya beliau, begitu telaten dalam mendidik santri-santri yang datang dari berbagai penjuru negeri. Ia tak sekedar mengajar, tetapi juga menjadi […]

  • PCNU-PATI

    Inilah Rangkaian Harlah PC Fatayat NU Pati

    • calendar_month Sen, 3 Jul 2023
    • account_circle admin
    • visibility 252
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id- PC Fatayat NU Pati mengadakan berbagai lomba dalam rangka memperingati Harlah Fatayat NU ke-73, Ahad (02/07). Acara ini diikuti oleh delegasi seluruh PAC Fatayat NU se-Kabupaten Pati. Kegiatan yang dilaksanakan di Pendopo Kabupaten Pati ini, diantaranya ada lomba senam gesit, lomba administrasi, dan pemilihan duta Fatayat Pati tahun 2023. Asmonah selaku ketua PC Fatayat […]

  • Mahasiswa Prodi PMI IPMAFA Pertajam Analisis Sosial Lewat Studi Banding di Desa Wisata Umbul Ponggok, Klaten

    Mahasiswa Prodi PMI IPMAFA Pertajam Analisis Sosial Lewat Studi Banding di Desa Wisata Umbul Ponggok, Klaten

    • calendar_month Sel, 1 Jul 2025
    • account_circle admin
    • visibility 252
    • 0Komentar

    Klaten — Segenap Mahasiswa Program Studi Pengembangan Masyarakat Islam (PMI) Institut Pesantren Mathali’ul Falah (IPMAFA) Pati melaksanakan kegiatan studi banding ke Desa Wisata Umbul Ponggok, Klaten. Selasa, 1 Juli 2025. Adapun kegiatan ini bertujuan untuk memperluas wawasan keilmuan serta memahami secara langsung praktik pemberdayaan masyarakat berbasis potensi desa. Acara diawali dengan sesi diskusi yang dipandu […]

  • Muqoddimah Sebelum Adzan

    Muqoddimah Sebelum Adzan

    • calendar_month Rab, 14 Jul 2021
    • account_circle admin
    • visibility 257
    • 0Komentar

      Seorang mu`adzin, sebelum ia melakukan adzan terlebih dahulu memberi muqoddimah berupa bacaan : سبحان الله والحمد لله ولا إله إلا الله والله أكبر ولا حول ولا قوة إلا بالله العلي العظيم ….. إلخ Pertanyaan : Bagiamana hukumnya memberi muqoddimah (pendahuluan) tersebut ?   Jawaban : Termasuk bid`ah makruhah apabila mu`adzin memberi muqoddimah dengan maksud […]

  • Peringati HSN, Banom NU Se Gunungwungkal Gelar Istighosah

    Peringati HSN, Banom NU Se Gunungwungkal Gelar Istighosah

    • calendar_month Sab, 23 Okt 2021
    • account_circle admin
    • visibility 262
    • 0Komentar

    GUNUNGWUNGKAL – Banom NU se-Kecamatan Gunungwungkal berkolaborasi adakan istighotsah dan tausiyah dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional, Jum’at (22/10/2021)  Acara bertempat di kediaman KH. Muadz Thohir, Dukuh Karanganyar, Desa Gulangpongge, Kecamatan Gunungwungkal dan berlangsung pada pukul 07.00 – 11.30 WIB.  Selain untuk memperingati Hari Santri Nasional, acara tersebut bertujuan untuk mempererat silaturrahim antar banom NU […]

  • KH. Idris Kamali, salah satu menantu Hadratusy Syaikh Hasyim Asy'ari

    Kyai Idris Kamali, Menantu Kyai Hasyim yang Jika Namanya Disebut, Jin Lari Tunggang Langgang.

    • calendar_month Sen, 25 Apr 2022
    • account_circle admin
    • visibility 401
    • 0Komentar

    KH. Idris Kamali, salah satu menantu Hadratusy Syaikh Hasyim Asy’ari KH. Idris Kamali adalah sepupu ibu saya, Afifah binti Harun bin Abdul Jalil. Kalau KH. Idris bin Kamali bin Abdul Jalil. Kiai Abdul Jalil berasal dari Ndoro, Pekalongan. Pergi ke Kedondong Cirebon, mendirikan pondok di Kedondong. Kini pondok tersebut sudah tidak ada. Punya anak namanya […]

expand_less