Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Fatwa » Tanya Jawab Bersama Syuriah

Tanya Jawab Bersama Syuriah

  • account_circle admin
  • calendar_month Kam, 3 Des 2015
  • visibility 362
  • comment 0 komentar

Umumnya terjadi di desa  desa , dalam renovasi masjid terdapat sisa pembongkaran bajan material yang tidak terpakai , ( Ranting NU Bungasrejo )
Pertanyaan :
   a.       Apakah di perbolehkan melelang material dan hasil lelang di serahkan kembali kepada masjid ?
Jawab :
Hukum melelang atau menjual material runtuhan masjid seperti pertanyaan di atas hukumnya tafshil :
  1.       Apabila barang yang di lelang / di jual bukan barang waqaf , maka boleh di jual secara mutlaq
2.       Apabila barang yang di lelang / di jual merupakan barang waqaf maka hukumnya khilaf :
·         Menurut pendapat imam Syafi’i , Maliki dan Jumhur  Syafi’iyah tidak boleh dijual
·         Menurut pendapat Imam Ahmad dan imam Rofi’i , Nawawi yang mengikuti pendapat Imam Haromain  hukumnya boleh dengan syarat :
Ø  Sudah tidak di butuhkan lagi kemanfaatanya
Ø  Khawatir  tersia siakan
Ø  Khawatir di ambil ( di curi ) orang atau di ghoshob orang
Ta’bir
 “قليوبي” جزأ الثالث ص 108:
 (والأصح جواز بيع حصر المسجد) الموقوفة (إذا بليت وجفوا عنه إذا انكسرت، ولم تصلح إلا للإحراق) قوله: (ولم تصلح) أي الحصر والجذوع إلا للإحراق دخل في المستثنى منه، ما لو صلحت لخلط طين، ولو بنشرها أو لجعلها في بناء بدل الآجر، أو السقف أو نحو ذلك فلا تباع كما مر ومثل حصر المسجد وجذوعه غيرها من الموقوفات على المعتمد كما علم.
 “فتح الوهاب” جزأ الأول ص 259:
(ولا يباع موقوف وإن خرب) كشجرة جفت ومسجد انهدم وتعذرت إعادته وحصره الموقوفة البالية وجذوعه المنكسرة إدامة للوقف في عينه ولأنه يمكن الانتفاع به كصلاة واعتكاف في أرض المسجد وطبخ جص أو آجر له بحصره وجذوعه وما ذكرته فيهما بصفتهما المذكورة هو ما اقتضاه كلام الجمهور وصرح به الجرجاني والبغوي والروياني وغيرهم وبه أفتيت وصحح الشيخان تبعا للإمام أنه يجوز بيعهما لئلا يضيعا ويشتري بثمنهما مثلهما والقول به يؤدي إلى موافقة القائلين بالاستبدال.
المزان الكبرى جزأ الأول  ص 228
وسئل العلامة الشيخ أبو بكر بن أحمد الخطيب مفتى تريم عما بقي من فتات النورة والطين والأخشاب بعد الهدم ( فأجاب ) بجواب طويل مال الى جواز بيعها اذا لم تظهر حاجة لها للمسجد المذكور ولوفى المستقبل وخيف ضياعه او أخذ ظالم او غاضب لها اما اذا لم يخش شئمن ذلك فتحفظ الى أخر ما اطال به رحمه الله . اه . النص الوارد فى حكم تجديد المسجد للعلامة علوى بن عبد الله بن حسين السقاف واتفقوا على انه اذا خرب الوقف لم يعد الى ملك الواقف ثم اختلفوا فى حواز بيعه وصرف ثمنه فى مثله وان كان مسجدا فقال مالك والشافعى يبقى على حاله ولا يباع وقال احمد يجوز بيعه وصرف ثمنه فى مثله وكذلك فى المسجد اذا كان لا يرجى عوده وليس عند ابى حنيفة نص فيها . اه
b.      Bolehkah si pelelang menggunakan material tersebut untuk brbagai keperluan , misal buat rumah dll ?
Jawab
Merujuk pada jawaban pertama yang menyatakan adanya perbedaan pendapat , maka dalam pggunaanya pun sesuai klilaf yang ada
1.       Diskripsi Masalah
Oarang Fakir /  Miskin yang keseharianya sudah di tanggung oleh orang lain apakah masih boleh di beri Zakat atas nama fakir / miskin .
( Ranting NU Sidomulyo )
Jawab
Fakir/ miskin yang sudah di tanggung oleh orang lain dengan nafaqoh wajib ( Anak , Bapak Aqorib ) tidak boleh di beri zakat sedangkan yang di tanggung dengan nafaqoh tidak wajib ( selain kerabat ) maka boleh di berikan zakat .
Ta’bir
قال المصنف رحمه الله * { ولا يجوز دفعها الي من تلزمه نفقته من الاقارب والزوجات من سهم الفقراء لان ذلك انما جعل للحاجة ولا حاجة بهم مع وجوب النفقة } * { الشرح } هذا الذى ذكره متفق عليه عندنا وقد اختصر المصنف هذه المسألة وهي مبسوطة في كتب الاصحاب أكمل بسط وأنا أنقل فيها عيون ما ذكروه ان شاء الله تعالي.
قال أصحابنا لا يجوز للانسان أن يدفع الي ولده ولا والده الذى يلزمه نفقته من سهم الفقراء والمساكين لعلتين (احداهما) أنه غنى بنفقته (والثانيةانه بالدفع إليه يجلب الي نفسه نفعا وهو منع وجوب النفقة عليه قال أصحابنا ويجوز أن يدفع الي ولده ووالده من سهم العاملين والمكاتبين والغارمين والغزاة إذا كانا بهذه الصفة ولا يجوز ان يدفع إليه من سهم المؤلفة ان كان ممن يلزمه نفقته لان نفعه يعود إليه وهو اسقاط النفقة فان كان ممن لا يلزمه نفقته جاز دفعه إليه
المجموع شرح المهذب ج 9 ص 3
( أو مكفى بنفقة قريب ) من أصل أو فرع أو زوج بخلاف المكفى بنفقة متبرع ( لم  يجزئ  ) ذلك عن الزكاة ….الى أن قال …. أما من لم يكتف بالنفقة الواجبة له من زوج أو قريب فيعطيه المنفق وغيره حتى بالفقر ، ويجوز للمكفى بها الأخذ بغير المسكنة والفقر ان وجد فيه حتى ممن تلزمه نفقته .
حاشية اعانة الطالبين ج الثانى ص 227
Keterangan : Nafaqoh wajib adalah nafaqoh dari Bapak untuk anaknya , suami kepada istrinya, anak kepada orang tuanya .
Nafaqoh tidak wajib adalah nafaqoh yang diberikan orang lain untuk membantu seseorang selain orang tua , istri dan anak .
اعانة الطالبين ج 2 ص 226
( قوله : بنفقة قريب ) اى واجبة وهى نفقة االأصل لفرعه وبالعكس ونفقة الزوج لزوجته .
  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pendidikan Karakter Berbasis Tradisi Pesantren

    Pendidikan Karakter Berbasis Tradisi Pesantren

    • calendar_month Jum, 5 Mei 2017
    • account_circle admin
    • visibility 237
    • 0Komentar

    Pati. Serangkaian acara kegiatan Konferensi Cabang IPNU dan IPPNU salah satunya yaitu bedah buku bertajuk Pendidikan Karakter Berbasis Tradisi Pesantren, dengan menghadirkan dua narasumber Abdullah Hamid Pengurus IPNU Wilayah Jawa Tengah dan Farid Abbad Sekretari Lakpesdam NU Pati, 29/4 kemarin. Sudah tak diragukan lagi bahwa pesantren memiliki kontribusi nyata dalam pembangunan pendidikan. Apalagi dilihat secara […]

  • Pelajar NU Margorejo Gelar Konferensi Luar Biasa

    Pelajar NU Margorejo Gelar Konferensi Luar Biasa

    • calendar_month Rab, 10 Nov 2021
    • account_circle admin
    • visibility 283
    • 0Komentar

      Suasana Konferensi luar biasa PAC IPNU IPPNU Kecamatan Margorejo MARGOREJO- PAC IPNU IPPNU Kecamatan Margorejo usai adakan Orientasi Kepengurusan dan Konferensi Anak Cabang Luar Biasa pemilihan ketua IPNU pada Ahad, (7/11). Kegiatan ini diselenggarakan di kantor sekretariat PAC IPNU IPPNU Margorejo di desa Pegandan.   Dengan diadakanya Konferensi Anak Cabang luar biasa, harus dilaksanakan karena […]

  • PCNU-PATI

    Tetes Darah Perjuangan dalam Buku Laskar Ulama-Santri

    • calendar_month Sab, 14 Okt 2023
    • account_circle admin
    • visibility 329
    • 0Komentar

    Salah satu aspek penting dari Nahdlatul Ulama yang wajib diketahui adalah sejarah perjuangan ulama-santrinya. Bukan sejarah arus utama yang kerap dibenturkan kepentingan kelompok tertentu; bukan pula yang ditulis para generasi nasionalis, yang menonjolkan figur utama sejarah sehingga detail sejarah dan tokoh-tokoh lain yang perannya sangat besar nihil disebutkan. Tulisan ini mencoba menerangkan sisi lain sejarah […]

  • PCNU-PATI

    Edukasi Pendidikan Penanggulangan Bencana

    • calendar_month Sab, 23 Sep 2023
    • account_circle admin
    • visibility 340
    • 0Komentar

    Oleh: Siswanto Pendidikan pada dasarnya adalah usaha untuk membentuk watak dan perilaku secara sistematis, terarah, dan terencana. Pendidikan juga berarti usaha untuk membangun masyarakat baik mengenai perekonomian, kemasyarakatan, kesehatan dan lingkungan. Dengan demikian spektrum pendidikan sangat luas artinya, tidak hanya berkutat dalam lingkungan perkuliahan, bangku sekolah, pesantren melainkan juga bisa di sanggar dan di ruang […]

  • Pemikiran Aswaja KH. Hasyim Asy’ari

    Pemikiran Aswaja KH. Hasyim Asy’ari

    • calendar_month Rab, 22 Nov 2017
    • account_circle admin
    • visibility 407
    • 0Komentar

    Beberapa waktu yang lalu di beberapa media online muncul berita, bahwa kitab karya KH. Hasyim Asy’ari yang berjudul “Risalatu Ahlu al-Sunnah Wa al-Jama’ah: Fi Haditsi al-mauta Wa Asyaratu al-Sa’ah Wa Bayanu mafhumi al-Sunnah Wa al-Bid’ah” berusaha dirubah oleh oknum tertentu. Bagian isi kitab yang dirubah berkaitan dengan penjelasan KH. Hasyim Asy’ari atas bolehnya atau anjuran […]

  • PCNU PATI - Ilustrasi Belajar Pendidikan Perdamaian dari Gus Dur

    Pendidikan Perdamaian dalam Perspektif Abdurrahman Wahid

    • calendar_month Kam, 19 Mei 2022
    • account_circle admin
    • visibility 236
    • 0Komentar

    KH. Abdurrahman Wahid atau yang lebih dikenal dengan panggilan Gus Dur lahir dan dibesarkan dalam lingkungan pesantren yang kental dengan pendidikan keislaman. Sejak kanak-kanak Gus Dur mendapatkan bimbingan dari orang tuanya. Sehingga dari keluarga pesantren dan tumbuh kembang dari pendidikan pesantren kelak akan memberikan warna bagi perkembangan intelektualitasnya hingga tumbuh dewasa. Sejak menuntut ilmu di […]

expand_less