Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Parodi » Singgah

Singgah

  • account_circle admin
  • calendar_month Rab, 27 Sep 2023
  • visibility 386
  • comment 0 komentar

Oleh : Niam At Majha

Setelah sekian pekan saya rehat atas tulisan tulisan parodi pada hari rabu. Ketika sekian hari tanpa sesuatu tanpa tulisan satir dan lain sebagainya. Dan ternyata ada yang kurang bahkan ada yang menanyain perihal parodi sepekan sekali tersebut.

“Kok tak nulis lagi, tak punya ide ya? “

Ketika ada pertanyaan seperti itu, saya tak menanggapinya akan tetapi berdiam saja tanpa berbicara hanya bahasa tubuh yang mewakili yaitu senyum yang penuh dengan tanda tanya.

Tentang kemalasan saya tersebut biarlah menjadi rahasia dapur saya sendiri. Kali ini terpenting adalah saya telah kembali dengan tulisan parodi yang menggelitik, nakal namun tetap berakal, satir tanpa menyindir; itulah ciri khas tulisan parodi yang saya tekuni saat ini. Pada kesempatan kali ini setelah kemarin saya mendapatkan pencerahan dari sekarang teman yang notabene nya adalah berpendidikan tinggi terpelajar dan banyak pengalaman dibidang yang teman saya tersebut geluti.

“Singgah”

Teman saya tersebut menjelaskan tentang singgah.  Singgah menurut makna bebas yaitu berhenti sebentar ketika menuju suatu perjalanan, bahasa kerennya mampir. Lantas bagaimana dengan orang orang yang mempunyai jabatan lima tahunan, apakah mempunyai makna sama yaitu hanya mampir saja dengan tak memperdulikan komponen komponen tanggung jawab tersebut.

“Begitulah mas, namanya juga orang beda beda, ada ketika mendapati jabatan akan perhatian dengan kantornya, para karyawannya dan tetek bengek lainnya yang berkaitan dengan jabatan yang di embannya. Kalau pepatah mengemukakan, gajah mati meninggalkan gadingnya, sedangkan pemimpin berhenti meninggalkan pola dan cara mempimpinnya”

Ketika mendengarkan semua yang dikemukakan teman saya tersebut saya menjadi sadar dan memahami apabila setiap orang mempunyai sudut pandang berbeda beda dalam memaknai sebuah jabatan. Ada yang beranggapan jika jabatan tak ubahnya tempat singgah sebatas mampir saja tak peduli dengan lainnya, tak melakukan apa apa apatis dengan kondisi tempat orang tersebut menjabat. Dan terpenting lagi yaitu jabatan tersebut dapat dipergunakan untuk ini dan itu, untuk pamer inilah saya, jadi harus manut dengan saya apapun itu, baik kebijakan, keputusan dan lain lain.

Kondisi tersebut hanyalah sebagian saja; ada orang yang ketika diberikan jabatan akan bertanggung jawab sepenuhnya perihal tempat dia memimpin, memperhatikan karyawan-karyawan nya dengan seksama dalam tempo singkat.

“Makanya setiap individu tak bisa memaksakan untuk seragam dalam hal memimpin dan saat mempunyai jabatan. Jadi biarlah dengan caranya masing-masing dalam memimpin dan mempergunakan jabatannya”

Toh  semuanya adalah tempat singgah sementara untuk sekadar melepas lelah, rehat, mampir dan seterusnya.

“Jadi sebenernya sampean tadi mau menyampaikan apa mas? “

“Tak tahu…..!!!! “

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • KH. Abdul Kholiq : Ulama Tasawuf, Pendiri Madrasah Abadiyah Gabus

    KH. Abdul Kholiq : Ulama Tasawuf, Pendiri Madrasah Abadiyah Gabus

    • calendar_month Rab, 21 Jul 2021
    • account_circle admin
    • visibility 496
    • 0Komentar

    Oleh : Agus Salim* Potret KH. Abdul Kholiq Mojolawaran KH. Abdul Kholiq merupakan ulama yang  lahir di Pati Jawa Tengah. Sejarah panjang yang menceritakan tentang gigihnya ulama yang satu ini dalam mendampingi masyarakat pedesaan, untuk memperkenalkan agama Islam. Telah termaktub dalam buku yang ditulis oleh Agus Salim yang berjudul “Berkhidmat Mengarungi dan Menyemai Jejak-Jejak Zaman […]

  • Ngalap Berkah, Pelajar NU Rejoagung Ziarahi Makam Wali Semarang

    Ngalap Berkah, Pelajar NU Rejoagung Ziarahi Makam Wali Semarang

    • calendar_month Sab, 18 Des 2021
    • account_circle admin
    • visibility 204
    • 0Komentar

      Rombongan peziarah IPNU-IPPNU Rejoagung menziarahi makam Kiai Sholeh Darat TRANGKIL – Pimpinan Ranting IPNU IPPNU Desa Rejoagung, Trangkil mengadakan Ziarah Bareng ke beberapa makam para Wali di Semarang, yaitu makam Syekh Maulana Jumadil Kubro, Habib Hasan bin Thoha bin Yahya, dan Syekh Sholeh Darat, pada Kamis (16/12). Kegiatan ini diikuti sedikitnya 52 orang. Karim […]

  • Refleksi Harlah NU ke-94 Kebangkitan Kaum Muda NU

    Refleksi Harlah NU ke-94 Kebangkitan Kaum Muda NU

    • calendar_month Sel, 11 Apr 2017
    • account_circle admin
    • visibility 209
    • 0Komentar

    Harlah NU ke-94 adalah momentum strategis untuk membangkitkan spirit kaum muda NU. Sejak dipimpin Gus Dur pada tahun 1984, eskalasi pergerakan kaum muda NU mengagumkan. Gus Dur berhasil mengorbitkan kader-kader muda untuk tampil sebagai pemimpin dan aktivis NU masa depan yang kreatif, inovatif, progresif, dan kompetitif. Pencerahan pemikiran dan aksi-aksi kontroversial Gus Dur mampu membangkitkan […]

  • Bergerak Masif, Fatayat Agendakan Dua Kali Audiensi dalam Sehari

    Bergerak Masif, Fatayat Agendakan Dua Kali Audiensi dalam Sehari

    • calendar_month Rab, 21 Agu 2019
    • account_circle admin
    • visibility 224
    • 0Komentar

    PATI-Pengurus Cabang Fatayat NU Pati masa khidmat 2019-2024 terus bergerak untuk merealisasikan program kerjanya. Bukan hanya membangun aspek internal, PC Fatayat juga mengagendakan beragam kerjasama dengan lembaga dan instansi eksternal bahkan diluar NU. Seperti lembaga pemerintah dan lembaga-lembaga swasta lainnya. Selasa (20/8) Fatayat mengadendakan dua pertemuan sekaligus. Dua pertemuan tersebut di antaranya mensosialisasikan program kerja […]

  • Sepakat, MWC NU Bersama Forkopimcam Tambakromo Larang Penggunaan Sound Horeg Saat Malam Takbir

    Sepakat, MWC NU Bersama Forkopimcam Tambakromo Larang Penggunaan Sound Horeg Saat Malam Takbir

    • calendar_month Jum, 28 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 302
    • 0Komentar

      Pati, pcnu.pati.or.id – Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama Tambakromo bersama dengan Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Tambakromo sepakat untuk melakukan pelarang penggunaan sound jenis horeg pada malam takbir 1446 Hijriyah mendatang. Pelarangan tersebut dipertegas melalui surat edaran yang ditandatangani jajaran Forkopimcam Tambakromo. Dimana diantaranya yakni Camat, Kapolsek, Danramil, Ketua KUA, Ketua Pasopati se-Kecamatan Tambakromo […]

  • PCNU-PATI Photo by Jason Leung

    Kontribusi NU dalam Mengentaskan Moralitas Bangsa

    • calendar_month Sab, 16 Sep 2023
    • account_circle admin
    • visibility 263
    • 0Komentar

    Oleh : Siswanto Pendidikan di Indonesia erat sekali dikaitkan dengan sistem pembelajaran yang dilakukan oleh guru kepada peserta didik. Dimana dalam proses belajar baik formal maupun non-formal tentunya guru memiliki standar masing-masing dalam memberikan materi kepada peserta didik. Hal ini dimaksud untuk mempermudah transfer pembelajaran antara guru dan murid. Sedangkan dalam pendidikan formal, idealnya penilian […]

expand_less