Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Parodi » Singgah

Singgah

  • account_circle admin
  • calendar_month Rab, 27 Sep 2023
  • visibility 287
  • comment 0 komentar

Oleh : Niam At Majha

Setelah sekian pekan saya rehat atas tulisan tulisan parodi pada hari rabu. Ketika sekian hari tanpa sesuatu tanpa tulisan satir dan lain sebagainya. Dan ternyata ada yang kurang bahkan ada yang menanyain perihal parodi sepekan sekali tersebut.

“Kok tak nulis lagi, tak punya ide ya? “

Ketika ada pertanyaan seperti itu, saya tak menanggapinya akan tetapi berdiam saja tanpa berbicara hanya bahasa tubuh yang mewakili yaitu senyum yang penuh dengan tanda tanya.

Tentang kemalasan saya tersebut biarlah menjadi rahasia dapur saya sendiri. Kali ini terpenting adalah saya telah kembali dengan tulisan parodi yang menggelitik, nakal namun tetap berakal, satir tanpa menyindir; itulah ciri khas tulisan parodi yang saya tekuni saat ini. Pada kesempatan kali ini setelah kemarin saya mendapatkan pencerahan dari sekarang teman yang notabene nya adalah berpendidikan tinggi terpelajar dan banyak pengalaman dibidang yang teman saya tersebut geluti.

“Singgah”

Teman saya tersebut menjelaskan tentang singgah.  Singgah menurut makna bebas yaitu berhenti sebentar ketika menuju suatu perjalanan, bahasa kerennya mampir. Lantas bagaimana dengan orang orang yang mempunyai jabatan lima tahunan, apakah mempunyai makna sama yaitu hanya mampir saja dengan tak memperdulikan komponen komponen tanggung jawab tersebut.

“Begitulah mas, namanya juga orang beda beda, ada ketika mendapati jabatan akan perhatian dengan kantornya, para karyawannya dan tetek bengek lainnya yang berkaitan dengan jabatan yang di embannya. Kalau pepatah mengemukakan, gajah mati meninggalkan gadingnya, sedangkan pemimpin berhenti meninggalkan pola dan cara mempimpinnya”

Ketika mendengarkan semua yang dikemukakan teman saya tersebut saya menjadi sadar dan memahami apabila setiap orang mempunyai sudut pandang berbeda beda dalam memaknai sebuah jabatan. Ada yang beranggapan jika jabatan tak ubahnya tempat singgah sebatas mampir saja tak peduli dengan lainnya, tak melakukan apa apa apatis dengan kondisi tempat orang tersebut menjabat. Dan terpenting lagi yaitu jabatan tersebut dapat dipergunakan untuk ini dan itu, untuk pamer inilah saya, jadi harus manut dengan saya apapun itu, baik kebijakan, keputusan dan lain lain.

Kondisi tersebut hanyalah sebagian saja; ada orang yang ketika diberikan jabatan akan bertanggung jawab sepenuhnya perihal tempat dia memimpin, memperhatikan karyawan-karyawan nya dengan seksama dalam tempo singkat.

“Makanya setiap individu tak bisa memaksakan untuk seragam dalam hal memimpin dan saat mempunyai jabatan. Jadi biarlah dengan caranya masing-masing dalam memimpin dan mempergunakan jabatannya”

Toh  semuanya adalah tempat singgah sementara untuk sekadar melepas lelah, rehat, mampir dan seterusnya.

“Jadi sebenernya sampean tadi mau menyampaikan apa mas? “

“Tak tahu…..!!!! “

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ketua PCNU ikut Angkat Bicara terkait Bocah Viral, Arsya Djamil

    Ketua PCNU ikut Angkat Bicara terkait Bocah Viral, Arsya Djamil

    • calendar_month Jum, 10 Nov 2023
    • account_circle admin
    • visibility 177
    • 0Komentar

    pcnupati.or.id. – Arsya Djamil, seorang siswa Madrasah Ibtida’iyyah Hidayatul Islam (MHI) Gembong tengah ramai diperbincangkan di dunia maya. Kisahnya membongkar tabungan satu tahun untuk disumbangkan ke Warga Palestina menuai respon positif. Beberapa media nasional seperti CNN Indonesia hingga GTV menayangkan cerita inspiratif Siswa kelas 1B MHI tersebut. Mengetahui kabar itu, KH. Yusuf Hasyim, Ketua PCNU […]

  • PCNU - PATI Photo by JuniperPhoton

    Perfect Goodness

    • calendar_month Sen, 15 Agu 2022
    • account_circle admin
    • visibility 177
    • 0Komentar

    Oleh : M. Iqbal Dawami “Sebaik-baik manusia yang panjang umurnya dan baik amal perbuatannya, dan sejelek-jelek manusia adalah yang panjang umurnya dan paling jelek amal perbuatannya” (Nabi Muhammad Saw.) Paulo Coelho (2012) mendapatkan cerita dari seorang bernama Carson Said Amer. Ada seorang pengajar yang memulai seminar dengan memperlihatkan selembar uang dua puluh dolar dan bertanya, […]

  • Perkuat Organisasi, PCNU Pati Gelar Rapat Koordinasi se-Eks Kawedanan Kayen

    Perkuat Organisasi, PCNU Pati Gelar Rapat Koordinasi se-Eks Kawedanan Kayen

    • calendar_month Ming, 28 Sep 2025
    • account_circle admin
    • visibility 242
    • 0Komentar

      pcnupati.or.id — Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pati menggelar Rapat Koordinasi bersama MWC NU dan Pengurus Ranting se-eks Kawedanan Kayen, pada Ahad (28/9/2025). Kegiatan tersebut berlangsung di Kantor MWC NU Kecamatan Sukolilo dengan dihadiri jajaran pengurus dari berbagai tingkatan kepengurusan NU di wilayah tersebut. Turut hadir dalam kegiatan ini jajaran PCNU Kabupaten Pati, […]

  • Menyelam sambil Minum Air, Berikut Rangkaian Pelantikan Pelajar NU Gembong

    Menyelam sambil Minum Air, Berikut Rangkaian Pelantikan Pelajar NU Gembong

    • calendar_month Sel, 15 Feb 2022
    • account_circle admin
    • visibility 197
    • 0Komentar

      Pelantikan PAC IPNU Gembong dipimpin langsung Ketua PC IPNU Pati GEMBONG – PAC. IPNU-IPPNU Gembong sukses adakan pelantikan pada Minggu (13/2) malam di aula lantai dua Ponpes Shofa Az Zahro’. Acara sakral ini, berjalan penuh khidmat dan semangat. Sebab, selain dihadiri oleh ketua PC IPNU-IPPNU Pati, agenda tersebut juga dihadiri oleh para pengurus MWC-NU, […]

  • Hukum Menerima Amplop Pilkada

    Hukum Menerima Amplop Pilkada

    • calendar_month Sen, 25 Jun 2018
    • account_circle admin
    • visibility 166
    • 0Komentar

    Amplop menjelang Pilkada adalah umumul balwa (realitas umum yang sulit dihindari) yang dilarang negara karena mencederai esensi demokrasi, mengharapkan pemimpin dipilih karena integritas dan kapabilitasnya. Namun, bagaimana Pandangan agama, khususnya fiqh ? Saya mengikuti dua forum yang hasilnya berbeda. Pertama, MWCNU Trangkil  mengharamkan menerima amplop itu karena jelas-jelas suap (risywah) diharamkan dalam agama. Suap adalah […]

  • Ketum PBNU: Khidmat Jam`iyah Bentuk Tanggungjawab Keorganisasian

    Ketum PBNU: Khidmat Jam`iyah Bentuk Tanggungjawab Keorganisasian

    • calendar_month Jum, 24 Jan 2025
    • account_circle admin
    • visibility 264
    • 0Komentar

        Pcnupati.or.id-Jakarta – Dalam rangkaian Harlah Nahdlatul Ulama (NU)ke-102, Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) menyelenggarakan Konggres Pendidikan dengan tema Transformasi Pendidikan Menuju Indonesia Emas 2045 dan Kemaslahatan Umat Manusia. Kegiatan dilaksanakan di Hotel Bidakara Jakarta pada 21-23 Jakarta 2025. Dalam kesempatan tersebut hadir Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Pratikno, Menteri Sosial Syaifulloh Yusuf, […]

expand_less