Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Sepeda Santai, Meriahkan Hari Santri Nasional MWC NU Wedarijaksa

Sepeda Santai, Meriahkan Hari Santri Nasional MWC NU Wedarijaksa

  • account_circle admin
  • calendar_month Ming, 20 Okt 2019
  • visibility 319
  • comment 0 komentar
Sepeda Santai, Meriahkan Hari Santri Nasional MWC NU Wedarijaksa
Pemenang Undian Grand Prize Sepeda

Peringatan Hari Santri Nasional (HSN) 2019 diramaikan oleh seluruh warga masyarakat kecamatan Wedarijaksa dan sekitarnya, salah satunya dengan kegiatan Sepeda Santai, Ahad (20/10).

Sepeda  Santai ini diikuti oleh seluruh  jajaran pengurus MWC NU, pengurus Ranting, panitia, seluruh banom, dinas lembaga, dan semua lapisan masyarakat.

Kegiatan ini dibuka oleh Camat Wedarijaksa, Bapak Suharyanto, SH. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan tentang peran santri dan para ulama NU dalam rangka ikut merebut dan mempertahankan  kemerdekaan Republik Indonesia.

“Perjuangan para ulama dan santri zaman dulu sangat mulia. Mereka berjuang dengan ikhlas, tanpa pamrih. Tidak sekedar pikiran, tenaga, tapi juga harta benda bahkan nyawa dipertaruhkan. Perjuangan seperti itu perlu kita contoh dan teladani bersama,” ujarnya. Salah satu wujud terima kasih tersebut  kini diwujudkan dalam peringatan HSN.

Pemberangkatan peserta sepeda santai yang mulai start hingga finish di lapangan Wedarijaksa ini, dipimpin oleh Bapak Camat dan institusi Forkopimcam didampingi Ketua Tanfidziyah serta Rois Syuriyah.

Peserta bersiap untuk memulai sepeda santai

Sebelumnya, Wahiduzzaman, S.Pd. selaku koordinator sepeda santai menjelaskan rute dan tata tertib selama di perjalanan.
“Untuk tahun ini, rute perjalanan sepeda santai, ada tambal sulam sesuai hasil rapat teknis kemarin. Jadi intinya panitia, sangat mengapresiasi semua usulan dan pendapat”.

“Kita tentu sangat berterima kasih kepada semua pihak atas terlaksananya kegiatan sepeda santai ini. Disana sini pasti masih ditemui kekurangan, oleh karenanya, itu akan menjadi cambuk evaluasi penyelenggaraan di masa mendatang”.

“Selanjtnya, kepada semua peserta agar bisa mematuhi peraturan dan tata tertib selama di jalan raya. Bapak-bapak dari kepolisian, dibantu koramil dan juga Banser akan siap membantu mengarahkan”, lanjutnya.

Sambil diiringi irama Mars Ya Lal Wathan dan Hari Santri , para peserta sepeda  santai mulai berjalan. Di tengah perjalanan, panitia membagikan kupon undian kepada seluruh peserta.

Setibanya kembali di lapangan Olah Raga Wedarijaksa, sambil melepas lelah para peserta menanti keberuntungan lewat kupon undian masing-masing, dihibur dengan OG. Jabal Nur dari Pati. Banyak door prize dan hadiah istimewa yang disiapkan oleh panitia.

Acara pembagian hadiah berlangsung meriah dan berkesan bagi para peserta yang beruntung.

“Saya hari ini sangat bergembira sekali, tidak mengira mendapat hadiah utama berupa sepeda. Saya masih bersekolah di MA Bustanul Ulum kelas 11 IPA. Dengan hadiah ini, saya akan lebih tekun lagi untuk belajar serta mengaji, untuk menggapai cita-cita. Semoga bisa terkabul, dan bisa membahagiakan orang tua”, ucap Siti Rubiyatun yang kali ini mendapat hadiah utama, sambil terisak-isak menangis  terharu bahagia. (MWCWDR/Hilal)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bersua di Dalam Tanah

    Bersua di Dalam Tanah

    • calendar_month Sen, 8 Agu 2022
    • account_circle admin
    • visibility 289
    • 0Komentar

    Oleh : M. Iqbal Dawami Seorang sufi ternama, Maulana Jalaluddin Rumi, dalam satu syairnya berkata, “Jauh melebihi apa yang benar dan apa yang salah, tersebutlah sebentang tanah. Kita akan bersua di sana.” Syair yang pendek namun menghunjam ke dalam relung hati. Sebuah kritikan yang tajam dari seorang sufi tatkala menyaksikan hiruk-pikuk manusia yang diributkan oleh […]

  • NU Ranting Kajen Gelar Khitan Massal

    NU Ranting Kajen Gelar Khitan Massal

    • calendar_month Sel, 28 Jan 2025
    • account_circle admin
    • visibility 330
    • 0Komentar

      Pcnupati.or.id – Puluhan anak mengikuti khitan massal di Desa Kajen, Kecamatan Margoyoso, Kabupaten Pati, Senin (27/1/2025). Khitan massal ini digelar oleh Nahdlatul Ulama (NU) Ranting Kajen dalam rangka peringatan Isra Miraj Nabi Muhamad SAW dan Hari Lahir (Harlah) ke-102 NU. Anak-anak ini tampak antusias mengikuti sunatan massal. Sebelum dikhitan, mereka diarak keliling desa menggunakan […]

  • Membangun Semangat Nasionalisme Melalui Tradisi Lokal

    Membangun Semangat Nasionalisme Melalui Tradisi Lokal

    • calendar_month Rab, 31 Agu 2016
    • account_circle admin
    • visibility 343
    • 0Komentar

    Pati. Pemerintah Desa Ketanggan dan KKN IPMafa beserta warga Nahdliyin setempat mengadakan ngaji budaya bersama KH. Umar Fayumi dari Kajen Putra KH. Fayumi Munji Ketua Tanfidziyah NU tahun 90-awal. Acara bertempat di Balai Desa Ketanggan 20/8 kemarin. “Semangat nasionalisme kita akan terus kuat apabila kita memahami tradisi lokal dan menjaga serta melestarikannya. Sebab tradisi lokal […]

  • NU Winong Sebarkan 1094 Vaksin

    NU Winong Sebarkan 1094 Vaksin

    • calendar_month Kam, 30 Sep 2021
    • account_circle admin
    • visibility 228
    • 0Komentar

    Suasana kegiatan ‘Serbuan 1000 Vaksin Covid-19’ di gedung MWC NU Winong WINONG – Mengusung tema ‘Serbuan 1000 Vaksin Covid-19’, MWC-NU Winong Berbakti menyelenggarakan aksi vaksinasi Covid di Gedung MWC setempat. Menggandeng DPD Hipakad Provinsi Jawa Tengah, kegiatan tersebut berlangsung selama tiga hari.  “Mulai Selasa, 28 sampai hari ini, Kamis, 30 September,” ungkap Dhofir Maqoshid, ketua […]

  • PCNU-PATI

    Moderasi Beragama

    • calendar_month Sab, 26 Nov 2022
    • account_circle admin
    • visibility 228
    • 0Komentar

    Dalam bahasa Inggris, kata moderation sering digunakan dalam pengertian average (rata-rata), core (inti), standard (baku), atau non-aligned (tidak berpihak). Secara umum, moderat berarti mengedepankan keseimbangan dalam hal keyakinan, moral, dan watak, baik ketika memperlakukan orang lain sebagai individu, maupun ketika berhadapan dengan institusi negara. Sedangkan dalam bahasa Arab, moderasi dikenal dengan kata wasath atau wasathiyah, yang memiliki padananmakna dengan kata tawassuth (tengah-tengah), i’tidal (adil), dan tawazun (berimbang). Orang yang menerapkan prinsip wasathiyah bisa disebut wasith.

  • Sang Teladan,

    Sang Teladan,

    • calendar_month Rab, 7 Feb 2018
    • account_circle admin
    • visibility 244
    • 0Komentar

    Haul 1 KH. A. Nafi’ Abdillah لسان الحال افصح من لسان المقال Bukti laku lebih tajam dari seribu teori Tidak terasa, guru kita semua, KH. Ahmad Nafi’ Abdillah sudah satu tahun meninggalkan kita. Selasa malam rabu 6 Februari 2018 ini insya Allah acara tahlil haul pertama berlangsung di ndalem beliau di Kajen Margoyoso Pati. KH. […]

expand_less