Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Sepeda Santai, Meriahkan Hari Santri Nasional MWC NU Wedarijaksa

Sepeda Santai, Meriahkan Hari Santri Nasional MWC NU Wedarijaksa

  • account_circle admin
  • calendar_month Ming, 20 Okt 2019
  • visibility 274
  • comment 0 komentar
Sepeda Santai, Meriahkan Hari Santri Nasional MWC NU Wedarijaksa
Pemenang Undian Grand Prize Sepeda

Peringatan Hari Santri Nasional (HSN) 2019 diramaikan oleh seluruh warga masyarakat kecamatan Wedarijaksa dan sekitarnya, salah satunya dengan kegiatan Sepeda Santai, Ahad (20/10).

Sepeda  Santai ini diikuti oleh seluruh  jajaran pengurus MWC NU, pengurus Ranting, panitia, seluruh banom, dinas lembaga, dan semua lapisan masyarakat.

Kegiatan ini dibuka oleh Camat Wedarijaksa, Bapak Suharyanto, SH. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan tentang peran santri dan para ulama NU dalam rangka ikut merebut dan mempertahankan  kemerdekaan Republik Indonesia.

“Perjuangan para ulama dan santri zaman dulu sangat mulia. Mereka berjuang dengan ikhlas, tanpa pamrih. Tidak sekedar pikiran, tenaga, tapi juga harta benda bahkan nyawa dipertaruhkan. Perjuangan seperti itu perlu kita contoh dan teladani bersama,” ujarnya. Salah satu wujud terima kasih tersebut  kini diwujudkan dalam peringatan HSN.

Pemberangkatan peserta sepeda santai yang mulai start hingga finish di lapangan Wedarijaksa ini, dipimpin oleh Bapak Camat dan institusi Forkopimcam didampingi Ketua Tanfidziyah serta Rois Syuriyah.

Peserta bersiap untuk memulai sepeda santai

Sebelumnya, Wahiduzzaman, S.Pd. selaku koordinator sepeda santai menjelaskan rute dan tata tertib selama di perjalanan.
“Untuk tahun ini, rute perjalanan sepeda santai, ada tambal sulam sesuai hasil rapat teknis kemarin. Jadi intinya panitia, sangat mengapresiasi semua usulan dan pendapat”.

“Kita tentu sangat berterima kasih kepada semua pihak atas terlaksananya kegiatan sepeda santai ini. Disana sini pasti masih ditemui kekurangan, oleh karenanya, itu akan menjadi cambuk evaluasi penyelenggaraan di masa mendatang”.

“Selanjtnya, kepada semua peserta agar bisa mematuhi peraturan dan tata tertib selama di jalan raya. Bapak-bapak dari kepolisian, dibantu koramil dan juga Banser akan siap membantu mengarahkan”, lanjutnya.

Sambil diiringi irama Mars Ya Lal Wathan dan Hari Santri , para peserta sepeda  santai mulai berjalan. Di tengah perjalanan, panitia membagikan kupon undian kepada seluruh peserta.

Setibanya kembali di lapangan Olah Raga Wedarijaksa, sambil melepas lelah para peserta menanti keberuntungan lewat kupon undian masing-masing, dihibur dengan OG. Jabal Nur dari Pati. Banyak door prize dan hadiah istimewa yang disiapkan oleh panitia.

Acara pembagian hadiah berlangsung meriah dan berkesan bagi para peserta yang beruntung.

“Saya hari ini sangat bergembira sekali, tidak mengira mendapat hadiah utama berupa sepeda. Saya masih bersekolah di MA Bustanul Ulum kelas 11 IPA. Dengan hadiah ini, saya akan lebih tekun lagi untuk belajar serta mengaji, untuk menggapai cita-cita. Semoga bisa terkabul, dan bisa membahagiakan orang tua”, ucap Siti Rubiyatun yang kali ini mendapat hadiah utama, sambil terisak-isak menangis  terharu bahagia. (MWCWDR/Hilal)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PCNU-PATI

    Ibu Pemegang Segala

    • calendar_month Jum, 23 Jun 2023
    • account_circle admin
    • visibility 225
    • 0Komentar

    Oleh : Inayatun Najikah Ada sebuah kesalahan ketika saya menulis tentang suatu isu untuk dimuat pada tulisan kali ini. Sang editor tak memperbolehkan tayang, entah sebab apa saya pun tak dibagi tahu. Maka dengan amat terburu-buru karena waktu yang begitu mepet, kiranya tulisan ini nanti jika alurnya kesana kemari, harap dimaklumi. Kembali berbicara soal dunia […]

  • PCNU PATI - Twibbon Selamat Idul Fitri 1443 H.

    Twibbon: Selamat Idul Fitri 1443 H.

    • calendar_month Ming, 1 Mei 2022
    • account_circle admin
    • visibility 204
    • 0Komentar
  • PCNU- PATI

    LAZISNU Pati Salurkan Bantuan Korban Banjir

    • calendar_month Jum, 19 Agu 2022
    • account_circle admin
    • visibility 255
    • 0Komentar

    Margoyoso- PC Lazisnu Pati kembali menyalurkan bantuan untuk korban banjir yang ada di Kecamatan Margoyoso, Sabtu (13/8) lalu. Kegiatan ini dilaksanakan di desa Tunjungrejo dan dihadiri oleh perwakilan pengurus dan tim managerial PC Lazisnu Pati, ketua Lazisnu Margoyoso, ketua MWC Margoyoso, dan perwakilan perangkat desa setempat. Niam Sutaman selaku ketua PC Lazisnu Pati mengatakan bahwa […]

  • MAN 1 Pati memperoleh Predikat *Sekolah / Madrasah Teraktif Literasi 2024*

    MAN 1 Pati memperoleh Predikat *Sekolah / Madrasah Teraktif Literasi 2024*

    • calendar_month Sab, 4 Jan 2025
    • account_circle admin
    • visibility 322
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id – Dalam ajang Festival Literasi tingkat Kabupaten Pati tahun 2024, Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Pati memperoleh predikat sebagai Sekolah/ Madrasah  teraktif Literasi. Penghargaan diserahkan oleh Perwakilan dari Pemerintah Daerah Kab Pati di Pendopo Kantor Bupati Pati pada Sabtu, (4/1/2025). Dalam ajang yang diikuti hampir seluruh sekolah madrasah  di Pati tersebut, MAN 1 Pati […]

  • Santri di Trimulyo Kayen Gelar Salat Istisqa

    Santri di Trimulyo Kayen Gelar Salat Istisqa

    • calendar_month Sen, 4 Sep 2023
    • account_circle admin
    • visibility 327
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id – Seribu lebih santri di Kecamatan Kayen, Kabupaten Pati, menggelar Salat Istisqa, pada Senin (4/9/2023). Hal ini mereka lakukan lantaran sejumlah wilayah di Kabupaten Pati telah mengalami kekeringan akibat kemarau panjang.  Sejumlah 1.100 orang yang mengikuti salat istisqa tersebut merupakan santri dari Yayasan Miftahul Ulum, Desa Trimulyo, Kecamatan Kayen. Salah satu santri yayasan tersebut, […]

  • Pengakuan Hak-Hak Perempuan

    Pengakuan Hak-Hak Perempuan

    • calendar_month Sab, 25 Sep 2021
    • account_circle admin
    • visibility 228
    • 0Komentar

    Oleh : Inayatun Najikhah* Kehidupan pra Islam membatasi bahkan mendiskriminasi para perempuan. Bahkan ia diperlakukan tidak manusiawi, seperti ketika bayi perempuan lahir maka banyak yang menguburnya hidup-hidup dengan alasan menganggap perempuan lemah tidak mampu berkontribusi dalam perang.  Ada juga yang beranggapan jika membiarkannya hidup maka nanti akan merepotkan saja. Hadist dari Ibnu Abbas RA ia bercerita: […]

expand_less