Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Sekretaris Dinas Pendidikan Kota Semarang Bocorkan Ciri-ciri Guru Stres

Sekretaris Dinas Pendidikan Kota Semarang Bocorkan Ciri-ciri Guru Stres

  • account_circle admin
  • calendar_month Kam, 5 Des 2024
  • visibility 671
  • comment 0 komentar
Semarang – Sekretaris Dinas Pendidikan Kota Semarang, Erwan Rachmat memberikan pengarahan, bahwa Deep Learning bukanlah kurikulum baru melainkan hanya pendekatan pembelajaran. Sejak dulu, dikatakannya, telah banyak berkembang pendekatan dan model pembelajaran seperti Active Learning, Contextual Theaching Learning, Cooperative Learning, dan lainnya.
Pihaknya juga menghimbau agar guru di wilayah Kecamatan Gajahmungkur aktif dan inovatif dalam mendesain pembelajaran berbasis digital. Hal itu tentu sudah diwadahi oleh PGRI karena menurutnya, PGRI adalah organisasi paripurna.
“Guru itu tidak boleh stres. Ciri-ciri guru stres itu ngantukan, sering berbicara sendiri, mudah marah, sering memagang kepala, memegang pipi, dan memegang dagu” katanya dalam Workshop bertajuk “Penguatan Deep Learning melalui AIEd” yang digelar PGRI Cabang Gajahmungkur, Kota Semarang pada Rabu (4/12/2024) di SDN Petompon 02 Kota Semarang.
Dengan adanya workshop tersebut, diharapkan guru-guru di Kecamatan Gajahmungkur bisa membawa dampak positif utamanya bagi pembelajaran di kelas.
Sementara itu, narasumber kegiatan workshop
itu, dosen sekaligus Wakil Rektor I INISNU Temanggung Dr. Hamidulloh Ibda mengatakan bahwa Artificial Intelligence in Education (AIEd) dan Machine Learning (ML) sangat memudahkan guru dalam memberkat penerapan deep learning di sekolah.
“AIEd itu bagian dari AI. Karena AI itu bisa digunakan dalam bidang ekonomi, industri, manufaktur, hukum, sosial, termasuk pendidikan. Berbicara AI ya tidak bisa lepas dengan deep learning. Berbicara deep learning, tidak bisa lepas juga dari AIEd atau machine learning,” imbuh Ibda.
Dikatakannya, deep learning itu hakikatnya pendekatan pembelajaran, bukan kurikulum baru. “Deep learning itu secara konseptual ya pendekatan pembelajaran, bukan kurikulum baru yang kemarin viral di media. Untuk menerapkan dan memperkuat deep learning, mau tidak mau ya melalui AIEd maupun Machine Learning,” kata Ibda dalam workshop yang digelar di SDN Petompon Semarang tersebut
Dikatakan Hamidulloh Ibda, bahwa deep learning adalah pembelajaran dalam atau pembelajaran mendalam. “Deep learning dikenal juga deep structured learning (pembelajaran struktural mendalam), atau hierarchical learning (pembelajaran hierarki) yang merupakan salah satu cabang dari ilmu machine learning (pemelajaran mesin) yang terdiri atas algoritma pemodelan abstraksi tingkat tinggi pada data menggunakan sekumpulan fungsi transformasi non-linear yang ditata berlapis-lapis dan mendalam,” kata reviewer pada 30 jurnal internasional terindeks Scopus tersebut.
Simpelnya, kata Ibda, deep learning adalah pendekatan pembelajaran dalam konteks teknologi, ilmu komputer, dan disiplin ilmu lain termasuk STEM, Humaniora, dll. Namun, DL dapat diintegrasikan ke dalam kurikulum sebagai mata pelajaran atau modul pembelajaran.
Dalam paparannya, Ibda menjelaskan juga sejarah munculnya deep learning yang berkembang sejak1940 dengan perkembangan awal dengan cybernetics, dan secara resmi muncul tahun 2006.
“Orang yang mengenalkan Deep Learning adalah Geoffrey Hinton, ilmuwan komputer asal Kanada yang dijuluki Bapak Deep Learning,” lanjut Koordinator Gerakan Literasi Ma’arif (GLM) Plus LP. Ma’arif NU PWNU Jawa Tengah tersebut.
Dari konsep itu, Ibda menjelaskan alasan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Prof. Abdul Mu’ti yang mengelaborasi dan mengintegrasikan sejumlah toeri. “Kalau Prof Mu’ti, sebenarnya merujuk sejumlah teori besar. Kemarin, Prof Suyanto menulis di Kompas, ia menyebut bahwa sejumlah teori yang dirujuk Mendikdasmen dalam mengembangkan Deep Learning meliputi John Dewey “Learning by Doing” akhir abad ke-19, Jean Piaget (1923) The Child Conception of of the World, Howard Gardner (1983) The Theory of Multiple Intelligences, Ellen Langer (1997) Power of Mindful Learning, Jon Kabat-Zinn Mindfulness Based Stress Reduction (MBSR),” kata dia.
Dari Deep Learning itu, muncul Mindful Learning, Meaningful Learning, dan Joyful Learning. “Mindful Learning itu intinya memberikan kesempatan bagi murid untuk aktif berdiskusi dan bereksperimen dengan memperhatikan kebutuhan serta potensi setiap individu. Contohnya: guru tidak sekadar menyampaikan teori saat belajar numerasi, tetapi juga membantu siswa memahami peran tersebut dalam kehidupan sehari-hari dalam kehidupan luas. Meaningful Learning itu intinya mengajak siswa memahami alasan di balik setiap materi yang dipelajari.  Sebagai contoh, guru menjelaskan manfaat konsep matematika dalam pengelolaan keuangan atau logistik. Pemahaman ini diharapkan dapat meningkatkan motivasi belajar siswa. Sedangkan Joyful Learning berfokus pada kepuasan dari pemahaman mendalam, tidak hanya menciptakan pengalaman belajar menyenangkan. Contoh: Guru demonstrasi atau diskusi saat belajar sejarah agar siswa memahami konsep/desain teorinya, bukan sekadar menghafal,” kata dia.
Dalam kesempatan itu, penulis buku Guru Dilarang Mengajar! tersebut menyampaikan juga ragam AIEd dan demo, yaitu AIED Chatbots, AIED Games, AIED Videos and Songs, AIED for Learning, Adaptive Learning Systems (Smart Sparrow, DreamBox Learning, ALEKS), Intelligent Tutoring Systems/ITS (Carnegie Learning, Knewton, AutoTutor), Virtual Assistants (ChatGPT, IBM Watson Tutor, Google Assistant), Learning Analytics Platforms (Brightspace Insights, Tableau for Education), Content Creation and Management Tools (Canva AI for Education, Articulate 360), Assessment and Grading Tools (Gradescope, Turnitin with AI), dan Speech and Language Processing Tools (Duolingo, Lingvist, Speechify).
Setelah pemaparan materi konseptual, Ibda melakukan praktik atau demonstrasi penggunaan AIEd Chatbots, AIEd Games, AIEd Video dan AIED Music dengan menggunakan Suno AI.
Sementara itu, Kepala SDN Gajahmungkur 03 Kota Semarang Dian Marta Wijayanti narasumber kedua, menjelaskan bahwa AIEd sangat beragam yang bisa membantu guru dalam pembelajaran, salah satunya adalah Fliki AI untuk membuat video pembelajaran.
“Fliki AI merupakan platform yang menggunakan AI untuk mengubah teks menjadi video dan ucapan. Fliki AI dapat digunakan untuk membuat konten berkualitas tinggi dengan biaya yang lebih murah,” kata Dian.
Sebelumnya, Ketua PGRI Cabang Gajahmungkur Kota Semarang Siti mengatakan bahwa kegiatan itu merupakan rangkaian Hari Ulang Tahun Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) ke-79 dan Hari Guru Nasional (HGN) tahun 2024.
Koordinator Satuan Pendidikan Kecamatan Gajahmungkur Kota Semarang Suparno mengapresiasi kegiatan itu. Pihaknya berharap agar guru selalu inovatif dalam mengembangkan pembelajaran. ().
  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Melawan Gerakan Sosmed Wahabi

    Melawan Gerakan Sosmed Wahabi

    • calendar_month Sen, 17 Jan 2022
    • account_circle admin
    • visibility 637
    • 0Komentar

     Oleh : M. Dani Habibi* Kita tentu sudah mengetahui bahwa negara Indonesia adalah negara yang mempunyai penduduk muslim terbesar di dunia. Hal ini tentu menjadi lahan subur bagi para penggerak Islam baik yang bersifat tradisonal, modern atau fundamental.  Setiap gerakan Islam, pastinya punya ciri khas masing-masing. Mulai dari yang bercorak tradisionalis seperti menjaga tradisi leluhur […]

  • MWCNU Batangan Gelar Pengajian Akbar

    MWCNU Batangan Gelar Pengajian Akbar

    • calendar_month Sen, 17 Jul 2017
    • account_circle admin
    • visibility 395
    • 0Komentar

    Pati, Pengurus Wakil Cabang Nahdlatul Ulama Kecamatan Batangan mengadakan Pengajian Akbar dalam Rangka Halal bi halal, pengajian bertempat di Desa Klayusiwalan Batangan dengan pembicara KH. Abdul Wahid dari Cluwaki, 11/7 kemarin.             KH. Abdul Mukhid Syuriah MWCNU Bantangan mengemukakan untuk menjalin silaturahmi yang baik, antara  pengurus wakil Cabang dan pengurus Ranting, tidak ada salahnya apabila […]

  • PC IPNU Sowan ke MWC-NU Gembong

    PC IPNU Sowan ke MWC-NU Gembong

    • calendar_month Sel, 23 Jul 2019
    • account_circle admin
    • visibility 405
    • 0Komentar

    GEMBONG-Pengurus Cabang IPNU/IPPNU Pati secara masif menggalang keaktifan ditingkat bawah. Program utamanya adalah pembentukan pengurus sampai di tingkat ranting. Dari total 21 PAC di Kabupaten Pati, hanya Kecamatan Gembong yang belum memiliki Pengurus Anak Cabang IPNU/IPPNU. Koordinasi PC IPNU/IPPNU Pati dengan MWC-NU Gembong Oleh sebab itu, Selasa (23/7) sore, Pengurus Cabang IPNU/IPPNU melakukan silaturrohim di […]

  • Ratusan Peserta PD-PKPNU Sukses Tuntaskan Kaderisasi

    Ratusan Peserta PD-PKPNU Sukses Tuntaskan Kaderisasi

    • calendar_month Sen, 6 Jul 2026
    • account_circle admin
    • visibility 247
    • 0Komentar

      pcnupati.or.id – Kumandang Selawat Badar dan Mars Syubbanul Wathan menggema di tengah dinginnya malam Lapangan MA Silahul Ulum, Asempapan, Trangkil pada Ahad (5/6). Pasalnya, malam itu dilakukan pembaiatan atas 107 Kader Pemggerak NU yang telah menuntaskan Pendidikan Dasar-Pendidikan Kader Pengggerak Nahdlatul Ulama (PD-PKPNU) angkatan IX 2026. Sekretaris PCNU, Maskan menyebut, dari 107 peserta tersebut, […]

  • Perayaan HPI Ke-11 : Penyair Pulo Lasman Simanjuntak Goreskan Tanda Tangan Simbolik Cover Buku Antologi Puisi Penyair Perempuan Indonesia

    Perayaan HPI Ke-11 : Penyair Pulo Lasman Simanjuntak Goreskan Tanda Tangan Simbolik Cover Buku Antologi Puisi Penyair Perempuan Indonesia

    • calendar_month Jum, 28 Jul 2023
    • account_circle admin
    • visibility 474
    • 0Komentar

    Jakarta, Kamis malam, 27/7/2023,-Pada Perayaan Hari Puisi Indonesia (HPI) Ke-11 tahun (sesi pertama) yang berlangsung di Teater Kecil, Pusat Kesenian Jakarta (PKJ), Taman Ismail Marzuki (TIM), Jakarta, Rabu sore, 26 Juli 2023 mulai pukul 15.00 WIB sampai pukul 17.30 WIB. Penyair dan Sastrawan Pulo Lasman Simanjuntak (62 tahun) dipanggil oleh protokol (MC) acara HPI ke-11 […]

  • Atlet Usia Dini PN Kuasai Podiun Muria Raya Open II

    Atlet Usia Dini PN Kuasai Podiun Muria Raya Open II

    • calendar_month Kam, 26 Des 2024
    • account_circle admin
    • visibility 550
    • 0Komentar

    pcnupati.or.id – Ajang pencaksilat Muria Raya Open II tahun 2024 Kembali dibuka, Kamis (26/12). Berlokasi di Gor Pesantenan Pati, ajang bergengsi ini rencananya akan berakhir Ahad (29/12) mendatang. Dalam kompetisi ini, para atlet silat dari beragam perguruan berkesempatan untuk meraih medali dari kategori seni maupun tanding. Juara Usia Dini Ikatan Pencak Silat NU, Pagar Nusa […]

expand_less