Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Sekretaris Dinas Pendidikan Kota Semarang Bocorkan Ciri-ciri Guru Stres

Sekretaris Dinas Pendidikan Kota Semarang Bocorkan Ciri-ciri Guru Stres

  • account_circle admin
  • calendar_month Kam, 5 Des 2024
  • visibility 718
  • comment 0 komentar
Semarang – Sekretaris Dinas Pendidikan Kota Semarang, Erwan Rachmat memberikan pengarahan, bahwa Deep Learning bukanlah kurikulum baru melainkan hanya pendekatan pembelajaran. Sejak dulu, dikatakannya, telah banyak berkembang pendekatan dan model pembelajaran seperti Active Learning, Contextual Theaching Learning, Cooperative Learning, dan lainnya.
Pihaknya juga menghimbau agar guru di wilayah Kecamatan Gajahmungkur aktif dan inovatif dalam mendesain pembelajaran berbasis digital. Hal itu tentu sudah diwadahi oleh PGRI karena menurutnya, PGRI adalah organisasi paripurna.
“Guru itu tidak boleh stres. Ciri-ciri guru stres itu ngantukan, sering berbicara sendiri, mudah marah, sering memagang kepala, memegang pipi, dan memegang dagu” katanya dalam Workshop bertajuk “Penguatan Deep Learning melalui AIEd” yang digelar PGRI Cabang Gajahmungkur, Kota Semarang pada Rabu (4/12/2024) di SDN Petompon 02 Kota Semarang.
Dengan adanya workshop tersebut, diharapkan guru-guru di Kecamatan Gajahmungkur bisa membawa dampak positif utamanya bagi pembelajaran di kelas.
Sementara itu, narasumber kegiatan workshop
itu, dosen sekaligus Wakil Rektor I INISNU Temanggung Dr. Hamidulloh Ibda mengatakan bahwa Artificial Intelligence in Education (AIEd) dan Machine Learning (ML) sangat memudahkan guru dalam memberkat penerapan deep learning di sekolah.
“AIEd itu bagian dari AI. Karena AI itu bisa digunakan dalam bidang ekonomi, industri, manufaktur, hukum, sosial, termasuk pendidikan. Berbicara AI ya tidak bisa lepas dengan deep learning. Berbicara deep learning, tidak bisa lepas juga dari AIEd atau machine learning,” imbuh Ibda.
Dikatakannya, deep learning itu hakikatnya pendekatan pembelajaran, bukan kurikulum baru. “Deep learning itu secara konseptual ya pendekatan pembelajaran, bukan kurikulum baru yang kemarin viral di media. Untuk menerapkan dan memperkuat deep learning, mau tidak mau ya melalui AIEd maupun Machine Learning,” kata Ibda dalam workshop yang digelar di SDN Petompon Semarang tersebut
Dikatakan Hamidulloh Ibda, bahwa deep learning adalah pembelajaran dalam atau pembelajaran mendalam. “Deep learning dikenal juga deep structured learning (pembelajaran struktural mendalam), atau hierarchical learning (pembelajaran hierarki) yang merupakan salah satu cabang dari ilmu machine learning (pemelajaran mesin) yang terdiri atas algoritma pemodelan abstraksi tingkat tinggi pada data menggunakan sekumpulan fungsi transformasi non-linear yang ditata berlapis-lapis dan mendalam,” kata reviewer pada 30 jurnal internasional terindeks Scopus tersebut.
Simpelnya, kata Ibda, deep learning adalah pendekatan pembelajaran dalam konteks teknologi, ilmu komputer, dan disiplin ilmu lain termasuk STEM, Humaniora, dll. Namun, DL dapat diintegrasikan ke dalam kurikulum sebagai mata pelajaran atau modul pembelajaran.
Dalam paparannya, Ibda menjelaskan juga sejarah munculnya deep learning yang berkembang sejak1940 dengan perkembangan awal dengan cybernetics, dan secara resmi muncul tahun 2006.
“Orang yang mengenalkan Deep Learning adalah Geoffrey Hinton, ilmuwan komputer asal Kanada yang dijuluki Bapak Deep Learning,” lanjut Koordinator Gerakan Literasi Ma’arif (GLM) Plus LP. Ma’arif NU PWNU Jawa Tengah tersebut.
Dari konsep itu, Ibda menjelaskan alasan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Prof. Abdul Mu’ti yang mengelaborasi dan mengintegrasikan sejumlah toeri. “Kalau Prof Mu’ti, sebenarnya merujuk sejumlah teori besar. Kemarin, Prof Suyanto menulis di Kompas, ia menyebut bahwa sejumlah teori yang dirujuk Mendikdasmen dalam mengembangkan Deep Learning meliputi John Dewey “Learning by Doing” akhir abad ke-19, Jean Piaget (1923) The Child Conception of of the World, Howard Gardner (1983) The Theory of Multiple Intelligences, Ellen Langer (1997) Power of Mindful Learning, Jon Kabat-Zinn Mindfulness Based Stress Reduction (MBSR),” kata dia.
Dari Deep Learning itu, muncul Mindful Learning, Meaningful Learning, dan Joyful Learning. “Mindful Learning itu intinya memberikan kesempatan bagi murid untuk aktif berdiskusi dan bereksperimen dengan memperhatikan kebutuhan serta potensi setiap individu. Contohnya: guru tidak sekadar menyampaikan teori saat belajar numerasi, tetapi juga membantu siswa memahami peran tersebut dalam kehidupan sehari-hari dalam kehidupan luas. Meaningful Learning itu intinya mengajak siswa memahami alasan di balik setiap materi yang dipelajari.  Sebagai contoh, guru menjelaskan manfaat konsep matematika dalam pengelolaan keuangan atau logistik. Pemahaman ini diharapkan dapat meningkatkan motivasi belajar siswa. Sedangkan Joyful Learning berfokus pada kepuasan dari pemahaman mendalam, tidak hanya menciptakan pengalaman belajar menyenangkan. Contoh: Guru demonstrasi atau diskusi saat belajar sejarah agar siswa memahami konsep/desain teorinya, bukan sekadar menghafal,” kata dia.
Dalam kesempatan itu, penulis buku Guru Dilarang Mengajar! tersebut menyampaikan juga ragam AIEd dan demo, yaitu AIED Chatbots, AIED Games, AIED Videos and Songs, AIED for Learning, Adaptive Learning Systems (Smart Sparrow, DreamBox Learning, ALEKS), Intelligent Tutoring Systems/ITS (Carnegie Learning, Knewton, AutoTutor), Virtual Assistants (ChatGPT, IBM Watson Tutor, Google Assistant), Learning Analytics Platforms (Brightspace Insights, Tableau for Education), Content Creation and Management Tools (Canva AI for Education, Articulate 360), Assessment and Grading Tools (Gradescope, Turnitin with AI), dan Speech and Language Processing Tools (Duolingo, Lingvist, Speechify).
Setelah pemaparan materi konseptual, Ibda melakukan praktik atau demonstrasi penggunaan AIEd Chatbots, AIEd Games, AIEd Video dan AIED Music dengan menggunakan Suno AI.
Sementara itu, Kepala SDN Gajahmungkur 03 Kota Semarang Dian Marta Wijayanti narasumber kedua, menjelaskan bahwa AIEd sangat beragam yang bisa membantu guru dalam pembelajaran, salah satunya adalah Fliki AI untuk membuat video pembelajaran.
“Fliki AI merupakan platform yang menggunakan AI untuk mengubah teks menjadi video dan ucapan. Fliki AI dapat digunakan untuk membuat konten berkualitas tinggi dengan biaya yang lebih murah,” kata Dian.
Sebelumnya, Ketua PGRI Cabang Gajahmungkur Kota Semarang Siti mengatakan bahwa kegiatan itu merupakan rangkaian Hari Ulang Tahun Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) ke-79 dan Hari Guru Nasional (HGN) tahun 2024.
Koordinator Satuan Pendidikan Kecamatan Gajahmungkur Kota Semarang Suparno mengapresiasi kegiatan itu. Pihaknya berharap agar guru selalu inovatif dalam mengembangkan pembelajaran. ().
  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PCNU PATI - Pembukaan Kongres IPNU XX - IPPNU XIX Molor

    Pembukaan Kongres IPNU XX – IPPNU XIX Molor

    • calendar_month Sab, 13 Agu 2022
    • account_circle admin
    • visibility 665
    • 0Komentar

    JAKARTA – Pembukaan Kongres IPNU XX – IPPNU XIX yang dilaksanakan di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta Timur mundur dari yang dijadwalkan, Jumat (12/8/2022). Sesuai jadwal, pembukaan dilaksanakan pukul 13.30 WIB. Namun, realitanya pembukaan dilaksanakan di 15.15 WIB.     Molornya pembukaan Kongres IPNU dan IPPNU ini dikarenakan kesepakatan para panitia dan tamu VIP untuk menunggu kehadiran […]

  • BLKK An Noor Cetak Santri Barista Profesional

    BLKK An Noor Cetak Santri Barista Profesional

    • calendar_month Jum, 27 Agu 2021
    • account_circle admin
    • visibility 668
    • 0Komentar

    Pengurus Yayasan An Noor, Ziyad Naim Shobah (kiri) bersama para peserta pelatihan barista di BLKK An Noor Kajen MARGOYOSO – Balai Latihan Kerja Komunitas (BLKK) An-Noor Kajen yang berbasis kompetensi Barista telah mengakhiri pelatihan, Selasa (24/8) lalu. Sedikitnya ada 16 peserta yang mayoritas lolos dalam pelatihan di BLKK yang berada di bawah naungan Yayasan An […]

  • Kontingen Kabupaten Pati Diberangkatkan Pj Bupati untuk Mengikuti Porsema Tingkat Jawa Tengah 

    Kontingen Kabupaten Pati Diberangkatkan Pj Bupati untuk Mengikuti Porsema Tingkat Jawa Tengah 

    • calendar_month Kam, 9 Feb 2023
    • account_circle admin
    • visibility 498
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id- Penjabat Bupati Pati Henggar Budi Anggoro, melepas keberangkatan Kontingen Kabupaten Pati yang akan mengikuti Kegiatan Pekan Olahraga dan Seni Ma’arif (Porsema) ke-12 tingkat Jawa Tengah Tahun 2023. Kontingen diberangkatkan dari Pendopo Kabupaten Pati, Kamis (9/2/2023). Acara ini juga dihadiri oleh Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pati KH Yusuf Hasyim, Ketua dan Pengurus […]

  • KH. M. Imamuddin : Guru Agama Harus Bersanad Sampai Rosulullah

    KH. M. Imamuddin : Guru Agama Harus Bersanad Sampai Rosulullah

    • calendar_month Rab, 14 Agu 2019
    • account_circle admin
    • visibility 595
    • 0Komentar

    CLUWAK-Ancaman generasi muda sekarang adalah narkoba dan radikalisme. Indonesia telah menjadi pasar terbesar narkoba di Asia Tenggara. Di sisi lain Radikalisme kini menyebar dengan massif, menembus batas sosial dan usia. Massifnya penyebaran ini dikarenakan kemajuan teknologi informasi sehingga siapapun termasuk generasi muda NU bisa mengakses segala informasi. KH. M. Imamuddin sedang menyampaikan pengajian dalam rangka […]

  • Ansor Pati Mantapkan Kader Penggerak

    Ansor Pati Mantapkan Kader Penggerak

    • calendar_month Sen, 20 Apr 2015
    • account_circle admin
    • visibility 433
    • 0Komentar

    Pati, NU Online Pengurus Cabang (PC) Gerakan Pemuda Ansor (GP Ansor) Kabupaten Pati melaksanakan kegiatan Pelatihan Kepemimpinan Lanjutan (PKL), Ahad (19/4). Kegiatan dilaksanakan di Wisma PTPN Jolong, Kecamatan Gembong, Kabupaten Pati, Jawa Tengah. Menurut Ketua PC GP Ansor Pati, Imam Rifa’i, PKL bertema “Membangun Kader Militan yang Berwawasan Kebangsaan” itu bertujuan mempersiapkan kader militan ditingkat pengurus […]

  • PCNU PATI - Ilustrasi Perempuan Selalu Benar.. Photo by Siddharth Salve on Unsplash.

    Perempuan Selalu Benar

    • calendar_month Jum, 20 Mei 2022
    • account_circle admin
    • visibility 455
    • 0Komentar

    Alih-alih mengurangi rasa gabut yang tengah melanda, saya mencoba berselancar di sosial media untuk melihat berbagai macam hal. Karena sosial media sekarang sangat digandrungi bahkan sedetik tidak membuka sosial media berasa ada yang kurang. Ibarat sayur tanpa garam. Apa saja dapat ditemukan disini. Dari mulai jualan segala macam barang sampai pada curhat perihal masalah asmara, […]

expand_less