Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Tokoh » Rabiah al-Adawiyah Sang Sufi Pecinta Sejati

Rabiah al-Adawiyah Sang Sufi Pecinta Sejati

  • account_circle admin
  • calendar_month Sab, 30 Jul 2022
  • visibility 409
  • comment 0 komentar

Oleh: Siswanto

Rabiah al-Adawiyah adalah seorang sufi wanita yang terkenal dengan kesucian dan kecintaannya kepada Allah. Ia dikenal sebagai seorang sufi yang zuhud dan hanya menghabiskan waktunya untuk beribadah dan bermunajat kepada Allah. Sehingga tidak mengherankan apabila di kemudian hari, ia tumbuh menjadi seorang sufi yang begitu dikenal, disegani, dan dihormati pada masanya.

Rabiah al-Adawiyah juga dianggap sebagai sufi perempuan yang telah berhasil menjelaskan konsep cinta Ilahi. Cinta itu, ia jelaskan melalui satu kerangka kehidupan yang penuh perjuangan dan pengorbanan.

Melalui perjalanan cinta dan zuhudnya inilah, Rabiah al-Adawiyah mewariskan pelajaran yang sangat berharga, yakni berupa sketsa keteladanan laku ritual yang sempurna jalan untuk menuju kekasih sejati. 

Bagi Rabiah al-Adawiyah kehidupan zuhud  seorang sufi telah dipilihnya dan dia secara tegas memaknai sebagai proses perjalanan spiritual sebagai sebuah kondisi yang harus dibebaskan sepenuhnya dari ketergantungan kehidupan dunia. Terlebih dalam pengalaman konsep zuhud yang selama ini banyak dipahami orang sebagai cara pengendalian diri dari pengaruh hingar-bingar kehidupan dunia. Maka, Rabiah al-Adawiyah melakukan hidup menyendiri hanya untuk mendekatkan diri kepada Allah.

Oleh karena itu, berangkat dari pengendalian diri dalam menjalankan konsep zuhudnya. Maka, seorang zahid lebih mengutamakan untuk mengejar kehidupan akhirat yang kekal dan abadi daripada mengejar kehidupan dunia  fana yang hanya sepintas saja. Demikian pula, dengan Rabiah al-Adawiyah yang bertekad dengan keimanan dan kecintaannya, memaknai sikap hidup zuhud sebagai pengendalian diri sekaligus sebagai salah satu pembuktian dari rasa mahabbah-nya kepada Allah.

Selain itu dalam perjalanan spiritualitasnya, Rabiah al-Adawiyah lebih menghabiskan waktunya untuk menjalani hidup zuhud dan meninggalkan hiruk-pikuk kehidupan dunia. Itu semua dia lakukan hanya semata untuk mengharap dan mendapatkan ridho Allah.

Maka dalam hal ini, Rabiah al-Adawiyah telah mengenalkan kepada umat Nabi Muhammad, bahwa cinta adalah tanda spiritual semua insan. Sebab, iman dalam Islam ditegakkan di atas cinta dan rahmat (kasih sayang).

Dengan demikian, Rabiah al-Adawiyah telah bertekad kuat untuk hadir di tengah-tengah umat Nabi Muhammad dengan membawa cerita tentang cinta, kehidupan yang penuh cinta, dan warisan semerbak wangi cinta yang secara keseluruhan keindahannya dapat kita petik dari kisah-kisahnya yang mulia. Berikut kisah-kisah seputar Rabiah al-Adawiyah:

Dikisahkan, suatu hari Rabiah al-Adawiyah berdiskusi dengan beberapa darwis dan melontarkan pertanyaan kepada mereka:

“Kalian beribadah kepada Allah dan mengharap balasan surga, serta takut kepada neraka, bagaimana seandainya kelak tidak ada surga dan neraka? Untuk apa ibadah kalian?

Mereka menjawab dengan balik bertanya, “Dan kau, wahai Rabiah, kenapa engkau menyembah Allah?”

Dia menjawab, “Aku menyembah hanya untuk Zat-Nya. Apakah tidak cukup bagiku untuk bersyukur atas nikmat yang telah diberikan-Nya, kepadaku, dengan Allah menyuruhku beribadah kepada-Nya?”

Dan pertanyaan lain juga dilontarkan, ketika Rabiah al-Adawiyah ditanya tentang pandangannya terkait dengan surga, ia menjawab; “al-Jaar tsumma al-Daar.” Maksudnya dalam ibadah hendaknya kita mendahulukan sembahan kepada Zat-Nya, baru kemudia berharap surga.”

 Demikianlah cara Rabiah al-Adawiyah untuk  menjawab semua pertanyaan yang dilontarkan oleh para darwis dan beberapa ulama lainnya. Sehingga mereka terbuat terkagum-kagum atas semua jawaban yang diberikan oleh Rabiah al-Adawiyah.

Oleh karena itu, semua kisah dan rekaman langkah perjalanan hidup Rabiah al-Adawiyah harus kita catat dan kita pahami. Sebagai perjalanan hidup dan bagian dari perjalan mahabbah kita kepada Allah. Terlebih kita tengah berada pada tekad besar untuk menemukan sesuatu yang amat berharga, dari kehidupan Rabiah al-Adawiyah yang  selanjutnya dapat dijadikan sebagai pedoman hidup, serta dapat menghantarkan kita untuk mencapai kesuksesan dunia dan akhirat.

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PCNU-PATI

    Lekas PC IPNU IPPNU Pati bakal Pasok 500 Cup Kopi Gratis dalam Peringatan Harlah

    • calendar_month Sen, 6 Mar 2023
    • account_circle admin
    • visibility 240
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id- PATI – Lembaga Ekonomi dan Kwirausahaan (Lekas) PC IPNU IPPNU Pati akan memberikan kopi gratis pada puncak Harlah IPNU ke-69 dan IPPNU ke-68 yang digelar di halaman Kantor PCNU setempat, Rabu (8/3/2023). Direktur Lekas PC IPNU Pati Muhammad Azka mengatakan, pihaknya akan menyediakan ratusan cup kopi gratis kepada para jamaah dan kader yang menghadiri […]

  • Photo by Mailchimp

    Pemimpin

    • calendar_month Rab, 2 Nov 2022
    • account_circle admin
    • visibility 199
    • 0Komentar

    Oleh: Niam At Majha Tulisan ini saya buat saat hati dan pikiran kalut sekalutnya. Gundah segundahnya. Sambil duduk seorang diri di Cafe Circa Jl. Penjawi dengan harapan dapat menenangkan diri, mendapatkan ketenangan dalam senja yang mulai menghilang. Cafe masih sepi hanya beberapa orang, bisa jadi ikutan menyendiri sepeti saya saat ini. Alih alih malahan mendengar […]

  • Gerakan Ayo Menulis Santri

    Gerakan Ayo Menulis Santri

    • calendar_month Kam, 2 Mar 2017
    • account_circle admin
    • visibility 288
    • 0Komentar

    Pati. Jajaran Pengurus Pondok Pesantren Mansajul Ulum Putri Cebolek Margoyoso Pati mengadakan pelatihan jurnalistik dengan mendatangkan Redaktur Jurnal Khittah M. Iqbal Dawami, bertempat di aula pondok, kamis, 23/3 kemarin. Pengasuh Pondok Mansajul Ulum,  KH. Liwa’uddin memaparkan perlu adanya  Gerakan Ayo Menulis. “ Karena gerakan tersebut sangat di perlukan sekali karena banyak sekali para santri yang […]

  • Faizal Assegaf Dilaporkan LBH Ansor Pati ke Polisi, Buntut Cuitannya di Twitter

    Faizal Assegaf Dilaporkan LBH Ansor Pati ke Polisi, Buntut Cuitannya di Twitter

    • calendar_month Sen, 7 Nov 2022
    • account_circle admin
    • visibility 229
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id – Cuitan Faizal Assegaf di akun Twitternya @faizalassegaf, kini berbuntut panjang. Postingan yang dia lakukan beberapa waktu lalu dinilai mengandung penghinaan dan ujaran kebencian terhadap Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), Yahya Cholil Staquf. Adapun cuitan @faizalassegaf yang dinilai mengandung hinaan yakni pada postingan 27 Oktober 2022 lalu, yang berbunyi sebagai berikut. “Lebih […]

  • IPNU/IPPNU Galakkan Sambung Silaturrohim Alumni

    IPNU/IPPNU Galakkan Sambung Silaturrohim Alumni

    • calendar_month Rab, 31 Jul 2019
    • account_circle admin
    • visibility 223
    • 0Komentar

    KAYEN-Pengurus Cabang IPNU/IPPBU melakukan kegiatan sambung silaturrohim alumni. Acara ini dimaksudkan agar hubungan antara pengurus dengan para alumni IPNU/IPPNU senantiasa terhubung. Foto bersama PC IPNU/IPPNU Pati dengan Ummi Nadziroh, salah satu alumni IPPNU Hal ini sangat penting untuk memahami jejak pergerakan organisasi dari masa ke masa. Selain itu, agenda ini bertujuan agar para kader IPNU/IPPNU […]

  • Lima Ratusan Pendekar Pagar Nusa Meriahkan Apel dan Kirab Hari Santri

    Lima Ratusan Pendekar Pagar Nusa Meriahkan Apel dan Kirab Hari Santri

    • calendar_month Sab, 22 Okt 2022
    • account_circle admin
    • visibility 233
    • 0Komentar

    PATI – Lima ratusan pendekar Pagar Nusa turut memeriahkan Apel dan Kirab Hari Santri Nasioal (HSN) pada Sabtu (22/10/2022). Ketua Pimpinan Cabang (PC) Pagar Nusa, Suwarto mengungkapkan, sebanyak 150 pendekar Pagar Nusa mengikuti kirab HSN. Sementara, 300 lebih pendekar lainnya menampilkan atraksi di sela-sela pelaksanaan kirab. “Amanat dari panitia, Pagar Nusa diminta untuk kebersihan. Jadi […]

expand_less