Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Tokoh » Rabiah al-Adawiyah Sang Sufi Pecinta Sejati

Rabiah al-Adawiyah Sang Sufi Pecinta Sejati

  • account_circle admin
  • calendar_month Sab, 30 Jul 2022
  • visibility 311
  • comment 0 komentar

Oleh: Siswanto

Rabiah al-Adawiyah adalah seorang sufi wanita yang terkenal dengan kesucian dan kecintaannya kepada Allah. Ia dikenal sebagai seorang sufi yang zuhud dan hanya menghabiskan waktunya untuk beribadah dan bermunajat kepada Allah. Sehingga tidak mengherankan apabila di kemudian hari, ia tumbuh menjadi seorang sufi yang begitu dikenal, disegani, dan dihormati pada masanya.

Rabiah al-Adawiyah juga dianggap sebagai sufi perempuan yang telah berhasil menjelaskan konsep cinta Ilahi. Cinta itu, ia jelaskan melalui satu kerangka kehidupan yang penuh perjuangan dan pengorbanan.

Melalui perjalanan cinta dan zuhudnya inilah, Rabiah al-Adawiyah mewariskan pelajaran yang sangat berharga, yakni berupa sketsa keteladanan laku ritual yang sempurna jalan untuk menuju kekasih sejati. 

Bagi Rabiah al-Adawiyah kehidupan zuhud  seorang sufi telah dipilihnya dan dia secara tegas memaknai sebagai proses perjalanan spiritual sebagai sebuah kondisi yang harus dibebaskan sepenuhnya dari ketergantungan kehidupan dunia. Terlebih dalam pengalaman konsep zuhud yang selama ini banyak dipahami orang sebagai cara pengendalian diri dari pengaruh hingar-bingar kehidupan dunia. Maka, Rabiah al-Adawiyah melakukan hidup menyendiri hanya untuk mendekatkan diri kepada Allah.

Oleh karena itu, berangkat dari pengendalian diri dalam menjalankan konsep zuhudnya. Maka, seorang zahid lebih mengutamakan untuk mengejar kehidupan akhirat yang kekal dan abadi daripada mengejar kehidupan dunia  fana yang hanya sepintas saja. Demikian pula, dengan Rabiah al-Adawiyah yang bertekad dengan keimanan dan kecintaannya, memaknai sikap hidup zuhud sebagai pengendalian diri sekaligus sebagai salah satu pembuktian dari rasa mahabbah-nya kepada Allah.

Selain itu dalam perjalanan spiritualitasnya, Rabiah al-Adawiyah lebih menghabiskan waktunya untuk menjalani hidup zuhud dan meninggalkan hiruk-pikuk kehidupan dunia. Itu semua dia lakukan hanya semata untuk mengharap dan mendapatkan ridho Allah.

Maka dalam hal ini, Rabiah al-Adawiyah telah mengenalkan kepada umat Nabi Muhammad, bahwa cinta adalah tanda spiritual semua insan. Sebab, iman dalam Islam ditegakkan di atas cinta dan rahmat (kasih sayang).

Dengan demikian, Rabiah al-Adawiyah telah bertekad kuat untuk hadir di tengah-tengah umat Nabi Muhammad dengan membawa cerita tentang cinta, kehidupan yang penuh cinta, dan warisan semerbak wangi cinta yang secara keseluruhan keindahannya dapat kita petik dari kisah-kisahnya yang mulia. Berikut kisah-kisah seputar Rabiah al-Adawiyah:

Dikisahkan, suatu hari Rabiah al-Adawiyah berdiskusi dengan beberapa darwis dan melontarkan pertanyaan kepada mereka:

“Kalian beribadah kepada Allah dan mengharap balasan surga, serta takut kepada neraka, bagaimana seandainya kelak tidak ada surga dan neraka? Untuk apa ibadah kalian?

Mereka menjawab dengan balik bertanya, “Dan kau, wahai Rabiah, kenapa engkau menyembah Allah?”

Dia menjawab, “Aku menyembah hanya untuk Zat-Nya. Apakah tidak cukup bagiku untuk bersyukur atas nikmat yang telah diberikan-Nya, kepadaku, dengan Allah menyuruhku beribadah kepada-Nya?”

Dan pertanyaan lain juga dilontarkan, ketika Rabiah al-Adawiyah ditanya tentang pandangannya terkait dengan surga, ia menjawab; “al-Jaar tsumma al-Daar.” Maksudnya dalam ibadah hendaknya kita mendahulukan sembahan kepada Zat-Nya, baru kemudia berharap surga.”

 Demikianlah cara Rabiah al-Adawiyah untuk  menjawab semua pertanyaan yang dilontarkan oleh para darwis dan beberapa ulama lainnya. Sehingga mereka terbuat terkagum-kagum atas semua jawaban yang diberikan oleh Rabiah al-Adawiyah.

Oleh karena itu, semua kisah dan rekaman langkah perjalanan hidup Rabiah al-Adawiyah harus kita catat dan kita pahami. Sebagai perjalanan hidup dan bagian dari perjalan mahabbah kita kepada Allah. Terlebih kita tengah berada pada tekad besar untuk menemukan sesuatu yang amat berharga, dari kehidupan Rabiah al-Adawiyah yang  selanjutnya dapat dijadikan sebagai pedoman hidup, serta dapat menghantarkan kita untuk mencapai kesuksesan dunia dan akhirat.

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pesantren di Pati Diharapkan Bentuk Satgas Pencegahan Covid-19

    Pesantren di Pati Diharapkan Bentuk Satgas Pencegahan Covid-19

    • calendar_month Sel, 30 Jun 2020
    • account_circle admin
    • visibility 199
    • 0Komentar

    PATI – Dalam rangka Pencegahan penyebaran virus covid-19 di kalangan pesantren dan  menyiapkan new normal yang telah ditetapkan oleh pemerintah, RMI PCNU Kabupaten Pati melaksanakan sosialisasi yang akan dilaksanakan diseluruh kecamatan Se-kabupaten Pati. RMI PCNU Pati bersama pengurus PCNU Pati, Team Satgas Covid-19 PCNU Pati melakukan Sosialisasi New Normal yang kemarin dilaksanakan (Senin, 29/06/2020)  di Ponpes […]

  • PCNU-PATI

    Diklatsar Garda Fatayat NU Digelar di Lereng Gunung Muria

    • calendar_month Sab, 12 Nov 2022
    • account_circle admin
    • visibility 253
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id – Garda Fatayat NU (Garfa) Kabupaten Pati baru saja melaksanakan apel pembukaan Pendidikan Latihan Dasar (Diklatsar) pada Sabtu (12/11) pagi tadi. Agenda ini dihadiri oleh beberapa tokoh penting, di antaranya, Ketua PCNU Pati, Perwakilan Kapolresta Pati dan Ketua PC Fatayat NU Pati.  Agenda yang rencanya akan berakhir pada Ahad (13/11) esok ini digelar di […]

  • Salah seorang demonstran berorasi di depan Kantor Bupati, Pati. Sebelumnya, mereka juga berunjuk rasa di depan Kantor DPRD

    PMII Cabang Pati Demo di Kantor DPRD, Ini Tuntutannya

    • calendar_month Sen, 11 Apr 2022
    • account_circle admin
    • visibility 217
    • 0Komentar

    PATI-  Puluhan Mahasiswa yang tergabung dalam Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cabang Pati lakukan aksi demo di depan kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) setempat, Senin (11/4). Para mahasiswa mulai datang sekira pukul 10.00 WIB dengan membentangkan berbagai poster bertuliskan bentuk protes terhadap kenaikan harga-harga. Mulanya, puluhan mahasiswa tersebut ditemui oleh Wakil Ketua II DPRD […]

  • Pembinaan Keagamaan: Kemenag Bakal Jalin Kerjasama dengan Lapas dan RSUD Soewondo

    Pembinaan Keagamaan: Kemenag Bakal Jalin Kerjasama dengan Lapas dan RSUD Soewondo

    • calendar_month Rab, 22 Jan 2025
    • account_circle admin
    • visibility 195
    • 0Komentar

      Pcnupati.or.id – Kelompok Kerja Penyuluh Agama Islam (Pokjaluh) Kabupaten Pati bersama Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II B Pati dan RSUD Soewondo Pati, bakal menjalin kerja sama strategis dalam pembinaan keagamaan bagi narapidana dan pasien rumah sakit. Rencana kerja sama ini disepakati dalam rapat pembentukan program kerja tahunan Pokjaluh, pada Selasa (21/1/2025). Ketua Pokjluh Kabupaten […]

  • Roadshow Perpustakaan Mutamakkin

    Roadshow Perpustakaan Mutamakkin

    • calendar_month Jum, 15 Jan 2016
    • account_circle admin
    • visibility 185
    • 0Komentar

    Selasa 12 Januari 2015 bertempat di Pondok Pesantrean APIK Kajen Margoyoso Pati. Perpustakaan Mutamakkin mengadakan bedah buku Kuntul Nucuk  Bulan, sebuah Novel yang bercerita tentang dunia Pesantren, karya Sahal Japara. “Ini adalah salah satu program jangka pendek yang lakukan oleh Perpustakaan Mutamakkin, sebagai ajang motivasi terhadap para santri apabila santri pun mampu menulis sebuah buku, […]

  • PC NU Pati Jelaskan 3 Prasyarat untuk Pengurus Baru

    PC NU Pati Jelaskan 3 Prasyarat untuk Pengurus Baru

    • calendar_month Sel, 23 Nov 2021
    • account_circle admin
    • visibility 218
    • 0Komentar

      K. Yusuf Hasyim (ketua PC NU Pati) sedang memberikan sambutan dalam acara Pelantikan XIV dan Raketcab I PC IPNU-IPPNU Pati. PATI – Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama’ (PCNU) Kabupaten Pati, Kyai Yusuf Hasyim menjelaskan tiga prasyarat yang harus dimiliki oleh pengurus baru PC Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama’ Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama’ (IPNU IPPNU) […]

expand_less