Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Puisi » Puisi-Puisi Puji Pistols

Puisi-Puisi Puji Pistols

  • account_circle admin
  • calendar_month Ming, 28 Mei 2023
  • visibility 167
  • comment 0 komentar

Boneka Perca

– Marina Tsvetaeva

Di Elabuga

kutemukan ia

kepalanya pecah

berdarah

dekat karangan bunga

ada tanda merah

Musim dingan

hanya angin

tandang dan pulang

Siapa mencipta suara senapan di tepian hutan?

Di Elabuga

pesona matamu

dibekukan buku

karam – bersalju

– Rumah Tikar Hujan ’Februari 2013

Cerita Tentang “Cien Sonetos De Amor”

– Kepada: Mattilde Urrutia

Kisah penyair tak seperti syair

di meja kayu selalu ia sisakan catatan,

menahun…

terbang terbuang di bawah kolong tahun

ya.. tahun pun terus mencibir kesepian penyair

suatu hari, kita mabuk di tumpukan sampah koran bekas dan terikat

untuk setia pada narasi puisi

puisi sebatang kara yang menua di pinggiran media?

Mattilde…

berhentilah tersenyum.

ia bukan milikmu…

kau tahu seperti apa sisa rintih, perih yang tak bosan kau bawa pulang

seperti jejaring waktu, tiap 10 menit kau lepas pesan

seperti kabar terbiar di tikungan akhir pekan

akankah mataku sebiru matamu

beku yang selalu kau tunggu di daun pintu

Mattilde….

suatu hari pernah kau tulis kisah seekor anjing pudle yang melintas di jalan “PARRAL”

katamu ia dungu

sepertinya ada kabut di sudut matanya

tapi kau memilih mengamati warna debu

yang mewarnai sepasang sepatu

sepasang sepatu yang mengingatkanmu

saat kau mengulum dua jari ibu

saat itu Ibumu bersenandung tentang

“CIEN SONETOS DE AMOR”

Ya…

21 tahun yang lalu aku, kamu, dan ibumu kenapa bisa begitu?

Mattilde…

ah…usia selalu mencatat sesuatu untuk setia pada kisah kata-kata

kisah kata kata yang pernah tertinggal

di kamar ibu

juga biru langit kesukaanmu

kini ia tak lagi kita tempati

aku, syair,

kau penyair

pilih berpisah atau berkisah

Pati, Agustus 2010

Catatan kaki:

  • PARRAL: Kota Kelahiran penyair PABLO NERUDA (1904-1973)
  • CIEN SONETOS DE AMOR : puisi puisi NERUDA yang di persembahkan Buat istrinya MATTILDE URRUTIA


Imaji Kota-Kota Tak Bernama

Andy Warhol-Berdansa di bawah baliho Rock ‘n’ Hedonisme

Begitulah

Dari lubang dunia maya kita selingkuh

Meminjam es krim bekas jilatan lidah Marillyn Monroe

Fukuoka Art Musium yang sedih menyimpan rekaman

Ada kurator dan tukang foto berbagi tanda tangan ber – inisial A.W.

“I like anything that is American”

Ilusi, refleksi, mediasi, halusinasi, pulang pergi menemani mesin cetak.

Dan kau kembali rutin mengatur drawing pada sebuah kertas.

Viva Mao Wallpaper !

Teriakan keras keluar dari mulutmu yang selalu rapi.

Gerakan Pop Art di Amerika pada tahun 1960 tak seperti mengemas antologi puisi

(sial, aku selalu tak pandai membaca diskusi sejarah para akademisi)

Ada bau industri pada labirin otakmu

Sejarah tak harus berdarah

Ia bisa lebih manis dari adegan ciuman dua perempuan sesama jenis.

Seperti tembang melankoli

“Love Me Tender”

Thank’s Warhol

Beruntung kita berselingkuh di dunia maya selama 8 jam

Kau menikmatinya ?

Kau bilang ini “Last Supper”

Ziarah berhenti pada lapisan bantal-bantal warna pasta

Dimana cinta dan lupa tidur bersebelahan

Hiruk pikuk perempuan berdada montok saling bersapa di Pittsburgh.

Seorang seniman berdasi sewarna hitam dan merah muda

Berada di dunia penuh fiesta.

Konsumerisme !

Candu menggairahkan, membawa kita berjalan mulai dari awal

Menikmati mesin-mesin hasrat.

Uang – kekuasaan – miniatur perusahaan

Berapa hari kita berpose di ruang ini ?

Piringan hitam kembali melagukan “Love Me Tender”

Angkuh dan tampak tua

Dan ingatan kota muram – menunggu kereta berjalan

Pati, April 2013

Kaligrafi Untuk Takuan Soho

Aku hanya ingin tahu

siapa pelajang

pengantar kaligrafi pulang ? 

Acapkali ia kau sebut

rumah haiku

tempat kanak-kanak belajar menunggu

sambil belajar menyusun sejumlah serpihan bangau kertas origami

seusia ibu 

Boleh kukatakan. 

haiku tak lagi lugu

ia terinstal mesin

kemarin

pengembara Zenrin membuat kaligrafi bergambar cermin

yang tak memantulkan apa-apa

sekuntum kembang sakura jatuh

memenuhi halaman kuil Tokaiji

sedikit putih

seperti mimpi kaligrafi soho

 Pati, Februari 2014

Kenangan Pada Sajak Despedida

Tersebab sajak cinta Garcia lorca

Demikianlah kitapun memilih menaiki kuda kurus

Berhenti di sebuah garis tebing

“mungkin seseorang akan terbaring ragu disini

Pada garis tebing kitapun melepas imaji sapu tangan

Terbang menjauh dari fantasi kamar tidur

Jauh tak terukur

Dari warna pagi kau lihat kuda kurus membutakan kedua mata

Konon merindukan bau kuning rumput

Kau disana ?

Begitu lama balada Romancero Gitano tercecer dalam perjalanan

Pernghujan terlalu santun mengirim kesepian

-Surga melahirkan rumah, hanya rundung, mengantar murung

Biarkan dia pergi

Biarkan..

Ada tangan, luka melepas Sonata berucap “Despedida”

-Rumah akar hujan, Pati, Maret 2013

Puji Pistols Lahir di Pati. Bekerja sebagai penjual kopi di kampung. Penikmat sastra Tiongkok serta Latin. Buku puisinya berjudul Tokoh-Tokoh dalam Sepuluh Lompatan (Basabasi, 2019).

*Puisi-puisi tersebut pernah di muat di antologi Puisi Mata Angin Mata Gelombang (Fire Publiser, 2016)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Menjawab sholawat dalam Khotbah Jumah

    Menjawab sholawat dalam Khotbah Jumah

    • calendar_month Sel, 27 Jul 2021
    • account_circle admin
    • visibility 165
    • 0Komentar

     Pertanyaan : Bagaimana hukumnya membaca/menjawab sholawat ketika khotbah sedang berlangsung, padahal kita tahu bahwa disaat Khotib khutbah hukumnya harom berbicara?   Jawaban :Hukumnya membaca sholawat tersebut hukumnya sunnah selama tidak dengan suara yang berlebihan, walaupun menurut pendapat ulama’ yang berpendapat haram berbicara diwaktu khutbah, karena sholawat tersebut termasuk pengecualian.   Referensi : & Ibânat al-Ahkâm, […]

  • PCNU-PATI Photo by Yuriy Vertikov

    Mengeja Abjad

    • calendar_month Jum, 21 Jul 2023
    • account_circle admin
    • visibility 130
    • 0Komentar

    Oleh : Inayatun Najikah Aktivitas saya setelah maghrib kembali belajar bersama anak-anak lagi. Setelah liburan akhir semester usai, kini mereka silih berganti berdatangan untuk belajar bersama. Tak hanya yang telah rutin, kini bertambah satu anak. Baru saja ia menginjak kelas 1 MI. Datang untuk belajar mengerjakan tugas-tugas dan soal-soal dalam buku pelajaran. Saya kira awalnya […]

  • Siapkan Kader Desa, PC PMII Gelar Sekolah Kader Pemerdayaan Desa

    Siapkan Kader Desa, PC PMII Gelar Sekolah Kader Pemerdayaan Desa

    • calendar_month Sab, 9 Jan 2021
    • account_circle admin
    • visibility 124
    • 0Komentar

    PATI – Bertempat di SMK NU Pati, PC MII Kabupaten Pati menyelenggarakan kegiatan Sekolah Kader Pemberdayaan Desa yang dilaksanakan mulai hari ini sampai besok pagi  (09 -10/01/2021). Ketua PC PMII Pati, Shoimul Mubarok mengatakan dengan digelarnya kegiatan tersebut diharapkan melahirkan orang-orang yang mampu menggerakkan pembangunan didesa. “Meski outputnya besar, tapi untuk peserta kami batasi. Kami […]

  • Innalillahi, KH. Zainuddin Djazuli Wafat

    Innalillahi, KH. Zainuddin Djazuli Wafat

    • calendar_month Sab, 10 Jul 2021
    • account_circle admin
    • visibility 168
    • 0Komentar

    KH. Zainuddin Djazuli, Pengasuh PP. Al Falah Ploso, Kediri sekaligus Mustasyar PBNU KEDIRI-Kabar duka datang dari Kediri, Jawa Timur. Masyayikh salah satu pondok ternama di kota tersebut dikabarkan meninggal dunia.  KH. Zainuddin Djazuli yang merupakan pengasuh PP. Al Falah Ploso, Kediri, berpulang Sabtu (10/7). Kabar duka ini telah menyebar ke berbagai grup whatsapp dan media […]

  • Keluarga Denanyar Hadiri Haul KH. Syansuri Tayu

    Keluarga Denanyar Hadiri Haul KH. Syansuri Tayu

    • calendar_month Sab, 14 Sep 2019
    • account_circle admin
    • visibility 141
    • 0Komentar

    TAYU-Tidak banyak yang tahu bahwa KH. Bisri Syansuri, salah satu pendiri NU merupakan pria asal Pati, kota kecil yang berada di pantai utara Jawa Tengah. Ayahnya benama KH. Syansuri merupakan salah satu ulama besar yang tinggal di Tayu, salah satu kota kecamatan di ujung utara Kabupaten Pati. KH. Ahmad Asnawi memberikan tausyiyah dalam acara Haul […]

  • Fatayat NU Pati Semarakan Idul Adha dengan Twibonse

    Fatayat NU Pati Semarakan Idul Adha dengan Twibonse

    • calendar_month Kam, 30 Jul 2020
    • account_circle admin
    • visibility 182
    • 0Komentar

    Berikut ini cara memasang Foto pada twibons Fatayat NU Pati 1 1.  Buka Link di akhir tutorial ini (Pelajari  terlebih dahulu cara pemasanganya) 2. Setelah itu kita akan di arahkan ke gambar yang ada di bawah ini,     Klik pada ‘Brwose Image’ untuk memilih foto yang ingin kita pasang 3. Kemudian Atur  dan crop foto sesuai […]

expand_less