Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Puisi » Puisi-Puisi Puji Pistols

Puisi-Puisi Puji Pistols

  • account_circle admin
  • calendar_month Ming, 28 Mei 2023
  • visibility 445
  • comment 0 komentar

Boneka Perca

– Marina Tsvetaeva

Di Elabuga

kutemukan ia

kepalanya pecah

berdarah

dekat karangan bunga

ada tanda merah

Musim dingan

hanya angin

tandang dan pulang

Siapa mencipta suara senapan di tepian hutan?

Di Elabuga

pesona matamu

dibekukan buku

karam – bersalju

– Rumah Tikar Hujan ’Februari 2013

Cerita Tentang “Cien Sonetos De Amor”

– Kepada: Mattilde Urrutia

Kisah penyair tak seperti syair

di meja kayu selalu ia sisakan catatan,

menahun…

terbang terbuang di bawah kolong tahun

ya.. tahun pun terus mencibir kesepian penyair

suatu hari, kita mabuk di tumpukan sampah koran bekas dan terikat

untuk setia pada narasi puisi

puisi sebatang kara yang menua di pinggiran media?

Mattilde…

berhentilah tersenyum.

ia bukan milikmu…

kau tahu seperti apa sisa rintih, perih yang tak bosan kau bawa pulang

seperti jejaring waktu, tiap 10 menit kau lepas pesan

seperti kabar terbiar di tikungan akhir pekan

akankah mataku sebiru matamu

beku yang selalu kau tunggu di daun pintu

Mattilde….

suatu hari pernah kau tulis kisah seekor anjing pudle yang melintas di jalan “PARRAL”

katamu ia dungu

sepertinya ada kabut di sudut matanya

tapi kau memilih mengamati warna debu

yang mewarnai sepasang sepatu

sepasang sepatu yang mengingatkanmu

saat kau mengulum dua jari ibu

saat itu Ibumu bersenandung tentang

“CIEN SONETOS DE AMOR”

Ya…

21 tahun yang lalu aku, kamu, dan ibumu kenapa bisa begitu?

Mattilde…

ah…usia selalu mencatat sesuatu untuk setia pada kisah kata-kata

kisah kata kata yang pernah tertinggal

di kamar ibu

juga biru langit kesukaanmu

kini ia tak lagi kita tempati

aku, syair,

kau penyair

pilih berpisah atau berkisah

Pati, Agustus 2010

Catatan kaki:

  • PARRAL: Kota Kelahiran penyair PABLO NERUDA (1904-1973)
  • CIEN SONETOS DE AMOR : puisi puisi NERUDA yang di persembahkan Buat istrinya MATTILDE URRUTIA


Imaji Kota-Kota Tak Bernama

Andy Warhol-Berdansa di bawah baliho Rock ‘n’ Hedonisme

Begitulah

Dari lubang dunia maya kita selingkuh

Meminjam es krim bekas jilatan lidah Marillyn Monroe

Fukuoka Art Musium yang sedih menyimpan rekaman

Ada kurator dan tukang foto berbagi tanda tangan ber – inisial A.W.

“I like anything that is American”

Ilusi, refleksi, mediasi, halusinasi, pulang pergi menemani mesin cetak.

Dan kau kembali rutin mengatur drawing pada sebuah kertas.

Viva Mao Wallpaper !

Teriakan keras keluar dari mulutmu yang selalu rapi.

Gerakan Pop Art di Amerika pada tahun 1960 tak seperti mengemas antologi puisi

(sial, aku selalu tak pandai membaca diskusi sejarah para akademisi)

Ada bau industri pada labirin otakmu

Sejarah tak harus berdarah

Ia bisa lebih manis dari adegan ciuman dua perempuan sesama jenis.

Seperti tembang melankoli

“Love Me Tender”

Thank’s Warhol

Beruntung kita berselingkuh di dunia maya selama 8 jam

Kau menikmatinya ?

Kau bilang ini “Last Supper”

Ziarah berhenti pada lapisan bantal-bantal warna pasta

Dimana cinta dan lupa tidur bersebelahan

Hiruk pikuk perempuan berdada montok saling bersapa di Pittsburgh.

Seorang seniman berdasi sewarna hitam dan merah muda

Berada di dunia penuh fiesta.

Konsumerisme !

Candu menggairahkan, membawa kita berjalan mulai dari awal

Menikmati mesin-mesin hasrat.

Uang – kekuasaan – miniatur perusahaan

Berapa hari kita berpose di ruang ini ?

Piringan hitam kembali melagukan “Love Me Tender”

Angkuh dan tampak tua

Dan ingatan kota muram – menunggu kereta berjalan

Pati, April 2013

Kaligrafi Untuk Takuan Soho

Aku hanya ingin tahu

siapa pelajang

pengantar kaligrafi pulang ? 

Acapkali ia kau sebut

rumah haiku

tempat kanak-kanak belajar menunggu

sambil belajar menyusun sejumlah serpihan bangau kertas origami

seusia ibu 

Boleh kukatakan. 

haiku tak lagi lugu

ia terinstal mesin

kemarin

pengembara Zenrin membuat kaligrafi bergambar cermin

yang tak memantulkan apa-apa

sekuntum kembang sakura jatuh

memenuhi halaman kuil Tokaiji

sedikit putih

seperti mimpi kaligrafi soho

 Pati, Februari 2014

Kenangan Pada Sajak Despedida

Tersebab sajak cinta Garcia lorca

Demikianlah kitapun memilih menaiki kuda kurus

Berhenti di sebuah garis tebing

“mungkin seseorang akan terbaring ragu disini

Pada garis tebing kitapun melepas imaji sapu tangan

Terbang menjauh dari fantasi kamar tidur

Jauh tak terukur

Dari warna pagi kau lihat kuda kurus membutakan kedua mata

Konon merindukan bau kuning rumput

Kau disana ?

Begitu lama balada Romancero Gitano tercecer dalam perjalanan

Pernghujan terlalu santun mengirim kesepian

-Surga melahirkan rumah, hanya rundung, mengantar murung

Biarkan dia pergi

Biarkan..

Ada tangan, luka melepas Sonata berucap “Despedida”

-Rumah akar hujan, Pati, Maret 2013

Puji Pistols Lahir di Pati. Bekerja sebagai penjual kopi di kampung. Penikmat sastra Tiongkok serta Latin. Buku puisinya berjudul Tokoh-Tokoh dalam Sepuluh Lompatan (Basabasi, 2019).

*Puisi-puisi tersebut pernah di muat di antologi Puisi Mata Angin Mata Gelombang (Fire Publiser, 2016)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PCNU-PATI Photo by Yusuf Onuk

     Penyabar dan Ringan Tangan, Sosok Kiai Haji Anwar

    • calendar_month Jum, 6 Okt 2023
    • account_circle admin
    • visibility 1.099
    • 0Komentar

    Oleh: Umi Nur Hasanah Kyai Haji Anwar merupakan salah satu ulama karismatik yang ada di kawasan Pucakwangi Pati. Ia memiliki perhatian besar pada dakwah Islam di kalangan masyarakat pedesaan. Sosok kyai kelahiran 1871 di Dukuh Nganguk Desa Sidomulyo Kecamatan  Jakenan- Pati tersebut, berpindah ke Dukuh Gragalan Desa Sokopuluhan Pucakwangi karena mengikuti sang Istri, yakni Nyai […]

  • Peringati Satu Abad NU, Ketua PCNU Singgung Banjir Pati

    Peringati Satu Abad NU, Ketua PCNU Singgung Banjir Pati

    • calendar_month Rab, 28 Jan 2026
    • account_circle admin
    • visibility 8.018
    • 0Komentar

      pcnupati.or.id – Peringatan Se Abad Nahdlatul Ulama’ di Kabupaten Pati diadakan Rabu (28/1) malam di Pendopo Kabupaten Pati. Agenda tersebut dihadiri beberapa tokoh penting dari Forkopomda dan juga PCNU serta para pengurus MWC NU se-Kabupaten Pati. Sayangnya, Risma Ardhi Chandra, PLT Bupati Pati yang dijadwalkan hadir menerima undangan mendadak dari Gubernur Jawa Tengah, sehingga […]

  • Photo by The Cleveland Museum of Art

    Crush Never Ending

    • calendar_month Ming, 28 Apr 2024
    • account_circle admin
    • visibility 1.428
    • 0Komentar

    Oleh : J. Intifada Pertanyaannya masih sama. Kenapa aku belum bisa bergerak untuk membuka hati. Sedang kamu sudah punya kebahagiaan baru. Aku masih mempertanyakan kenapa perasaanku masih begitu lekatnya. Sedang kamu sepertinya sudah hilang beban dan melepasku tanpa arah. Aku tak pernah ingin tahu kehidupanmu sekarang. Entah siapa istrimu, entah bagaimana anakmu. I don’t care. […]

  • FKPT Jateng Sukseskan Rakornas FKPT se-Indonesia

    FKPT Jateng Sukseskan Rakornas FKPT se-Indonesia

    • calendar_month Sel, 23 Des 2025
    • account_circle admin
    • visibility 6.675
    • 0Komentar

      Semarang — Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) Jawa Tengah turut menyukseskan pelaksanaan Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) FKPT ke-VIII yang diikuti pengurus FKPT dari 36 provinsi se-Indonesia, Selasa (23/12/2025). Kegiatan nasional ini dilaksanakan secara hybrid, terpusat di Jakarta dan diikuti daerah secara daring maupun luring. Di Jawa Tengah, Rakornas FKPT dipusatkan di Kantor Badan Kesatuan […]

  • Ketika Musa Memukul Laut Merah dengan Tongkat

    Ketika Musa Memukul Laut Merah dengan Tongkat

    • calendar_month Sen, 1 Agu 2022
    • account_circle admin
    • visibility 418
    • 0Komentar

    Oleh : M. Iqbal Dawami “Apakah kau ingat film The Ten Commandments?”             “Tentu aku ingat. Ada adegan ketika Musa—yang diperankan Charlton Heston—mengangkat tongkatnya, lalu air laut pun terbelah, dan bangsa Israel bisa menyeberang,” ujarnya.             “Padahal di Alkitab tidak demikian,” kata teman saya. “Di Alkitab, Allah berkata kepada Musa, ‘Berbicaralah kepada bangsa Israel dan […]

  • Semangat Kaderisasi jadi Tema Besar Pelantikan IPNU IPPNU Pasuruhan

    Semangat Kaderisasi jadi Tema Besar Pelantikan IPNU IPPNU Pasuruhan

    • calendar_month Sel, 26 Okt 2021
    • account_circle admin
    • visibility 512
    • 0Komentar

      Para pengurus IPNU Desa Pasuruhan, Kayen usai dilantik KAYEN – Pimpinan Ranting IPNU IPPNU Desa Pasuruhan resmi dilantik di Padepokan Ansor Pasuruhan, minggu (24/10). Acara tersebut sekaligus menjadi puncak serangkaian Acara Maulid Nabi Muhammad SAW. Dengan Menggandeng grup rebana Al-Ma’wa, acara berjalan dengan meriah.  Hadir dalam acara tersebut, Kepala Desa Pasuruhan dan Banom- Banom […]

expand_less