Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Puisi » Puisi-Puisi Melisa Yusrina

Puisi-Puisi Melisa Yusrina

  • account_circle admin
  • calendar_month Sab, 14 Agu 2021
  • visibility 262
  • comment 0 komentar

 

Sepucuk Kata Untuk Rekanita

 

Keringatmu adalah semangat

Lelahmu adalah cambuk kehidupan

Langkahmu tanda perjuangan

Pengabdianmu tanda cinta

 

Semua itu hanya untuk satu tujuan

Untuk menyirnakan kegelepan

Untuk tetap melanjutkan perjuangan sang panutan

Mekar seribu bunga di taman

Mekar cinta pada ikatan

Sehat selalu rekanita tersayang

Tetaplah belajar, berjuang, dan bertaqwa tanpa bosan.

 

 

Namamu

 

Namamu akan selalu ku kenang

Dalam dekapan maupun pelukan

 

Namamu akan selalu ku kenang

Dalam syair doa atau pun sedang duduk saja

Dalam lamunan ketika senja

Dalam fajar menjemput mega

 

Ketika dirimu hadir atas nama rindu yang telah tertakdir

Segalanya berubah

Melihat langit ada wajahmu

Melihat bulan ada senyummu

Melihatmu, aku menemukan masa depanku

 

Lorong Rindu

 

Ku tuju jalan rindu di kalbu

Menyusuri lorong kenang demi kenang

Menjumpai percikan cerita di tiap jam dulu

Kala kita bisa bertemu

 

Kala waktu dan jarak tak lagi sebab ku mengadu

Mengadu pada Sang Pemilik Rindu

 

Hatiku yang kian membatu akan rindu

Ku curahkan pada angin malam

Ku curahkan pada Bintang bintang

Biar mereka membantu menyampaikan keinginan

Bahwa ku rindu senyuman

 

Ku inginkan sebuah pertemuan

Ku inginkan juga sebuah ikatan

Ku curahkan tentang kamu di sepertiga malam

Namamu,  dan harapan ku di penghujung doaku

 

 

Selembar Kertas

 

Suatu ketika hati berkata

Bertutur sedemikian indah

Bertutur sambil menengadah tangan terbuka

Jika Tuhan tak memberi nafas

Mungkin diri ini hanya selembar kapas

Terombang ambing terbawa angin

Jika Tuhan tak memberi iman

Mungkin diri ini seperti batu jalanan

Berjalan tanpa tujuan

Hidup tanpa dasar

Hanya mengandalkan hembusan angin membawa diri kesana kemari

Telah jauh rasa syukur dalam diri

Tak puas dengan segala yang dimiliki

Tak ingat di luar sana masih banyak nyawa yang tak makan berhari-hari,

 

 

Kemarilah

 

Kemarilah,

Dua kursi menunggu kita untuk bertukar cerita,

Dua kursi menunggu kita untuk rindu yang terpisah

Bahkan senja ikut menyambut dengan penuh suka ria,

Kemarilah,

 

*Melisa Yusrina,Pasucen 05/06 Trangkil, Pengurus Cabang IPPNU Pati, Masiswi IPMAFA Pati : fb: Melisa Yusrina ig: @melisa_ysrn

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • NU Pati Gelar Rapat Pleno, Tekankan Kinerja Lembaga

    NU Pati Gelar Rapat Pleno, Tekankan Kinerja Lembaga

    • calendar_month Ming, 13 Jul 2025
    • account_circle admin
    • visibility 242
    • 0Komentar

    pcnupati.or.id – Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pati menggelar Rapat Pleno I dengan tema “Meneguhkan Khidmat Jam’iyyah untuk Ummat”. Kegiatan itu bertempat di Aula SMKNU Pati, Ahad (13/7/2025). Rapat pleno ini dihadiri oleh pengurus PCNU Pati, ketua dan sekretaris Lembaga serta Badan Otonom (Banom), hingga para ketua Majelis Wakil Cabang (MWC). Ketua Tanfidziyah PCNU […]

  • Haflah Khotmil Quran Pon Pes Al-Roudloh Kajen

    Haflah Khotmil Quran Pon Pes Al-Roudloh Kajen

    • calendar_month Kam, 28 Apr 2016
    • account_circle admin
    • visibility 349
    • 0Komentar

    Pati. Pondok Pesantren Al Roudloh Kajen Pati mengadakan acara khotmil quran, peringatan Rajabiyah serta muawwada’ah bagi santri-santri yang telah purna. (Selasa 26/4)kemarin.              Acara seperti ini di ikuti oleh seluruh santri putra dan putri Pon Pes Al Roudlah dengan harapan sebagai bentuk motivasi kepada santri lainnya untuk segara menghatamkan al-Qurannya dan semakin giat dalam belajarnya, […]

  • Nyala Comunity Adakan Diskusi Santai, Pematerinya Dua Kader NU Pati

    Nyala Comunity Adakan Diskusi Santai, Pematerinya Dua Kader NU Pati

    • calendar_month Rab, 25 Agu 2021
    • account_circle admin
    • visibility 257
    • 0Komentar

    Chicken Soup Discussion dengan tema ‘Merdeka Sejak Muda’ via Live Instagram yang dipandu oleh Founder Nyala Comunity, Dewi Furusin Marfu’ah (atas), menghadirkan dua pemateri, Maulana Luthfi Karim (kiri) dan Faqih Hilal Mukarrom PATI – Dua pengurus LTN-NU Pati menjadi pemateri dalam Chicken Soup Discussion bertajuk ‘Merdeka Sejak Muda’, Selasa (24/8) kemarin. Mereka adalah Maulana Luthfi […]

  • PCNU-PATI Photo by Malik Skydsgaard

    Fenomena Prostitusi dalam Perspektif Fiqih Sosial Kiai Sahal Mahfudh

    • calendar_month Sab, 26 Nov 2022
    • account_circle admin
    • visibility 291
    • 0Komentar

    Oleh : Siswanto Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, prostitusi didefinisikan sebagai pertukaran hubungan seksual dengan uang atau hadiah sebagai suatu transaksi perdagangan atau pelacuran. Aktifitas seksual yang terjadi dalam prostitusi bukan lahir karena hubungan sah suami-istri, melainkan karena adanya transaksi “penjual” dan “pembeli”. Dari sini sudah jelas sekali, bahwa prostitusi merupakan praktik bisnis perzinaan berbayar […]

  • PCNU PATI - Ilustrasi Warung Kopi sebagai Sarana Bertukar Informasi.. Photo by Rod Long on Usnplash.

    Warung Kopi sebagai Sarana Bertukar Informasi

    • calendar_month Sel, 31 Mei 2022
    • account_circle admin
    • visibility 214
    • 0Komentar

    Di era saat ini, tempat paling tepat untuk melakukan diskusi dan kongkow adalah warung kopi. Kenapa harus warung kopi? Menurut hemat penulis, warung kopi sekarang ini sudah menjadi tempat terbaik bagi kalangan mahaiswa untuk tempat diskusi dan mengerjakan sebuah tugas.  Selain itu, banyak dari mahasiswa yang menghabiskan waktunya di warung kopi hanya sekedar untuk diskusi. […]

  • PCNU-PATI

    Gambang Rancag Perlu Dilestarikan Karena Nyaris Lenyap

    • calendar_month Sen, 28 Agu 2023
    • account_circle admin
    • visibility 236
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id-Jakarta, Senin, 28 Agustus 2023,-  Kehadiran empat buku antologi puisi Penyair Nusantara, Jakarta, dan Betawi sejak tahun 2019 sampai tahun 2023, semoga tak berhenti ditahun ini.Bisa saja ditahun depan ada gagasan dengan tema lain, misalnya Jakarta Pasca Pemilu tahun 2024,” ujar Nanang R.Supriyatin, Ketua Penyelenggara peluncuran buku Antologi Puisi Penyair Nusantara, Jakarta, dan Betawi 4 […]

expand_less