Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Puisi » Puisi-Puisi Melisa Yusrina

Puisi-Puisi Melisa Yusrina

  • account_circle admin
  • calendar_month Sab, 14 Agu 2021
  • visibility 279
  • comment 0 komentar

 

Sepucuk Kata Untuk Rekanita

 

Keringatmu adalah semangat

Lelahmu adalah cambuk kehidupan

Langkahmu tanda perjuangan

Pengabdianmu tanda cinta

 

Semua itu hanya untuk satu tujuan

Untuk menyirnakan kegelepan

Untuk tetap melanjutkan perjuangan sang panutan

Mekar seribu bunga di taman

Mekar cinta pada ikatan

Sehat selalu rekanita tersayang

Tetaplah belajar, berjuang, dan bertaqwa tanpa bosan.

 

 

Namamu

 

Namamu akan selalu ku kenang

Dalam dekapan maupun pelukan

 

Namamu akan selalu ku kenang

Dalam syair doa atau pun sedang duduk saja

Dalam lamunan ketika senja

Dalam fajar menjemput mega

 

Ketika dirimu hadir atas nama rindu yang telah tertakdir

Segalanya berubah

Melihat langit ada wajahmu

Melihat bulan ada senyummu

Melihatmu, aku menemukan masa depanku

 

Lorong Rindu

 

Ku tuju jalan rindu di kalbu

Menyusuri lorong kenang demi kenang

Menjumpai percikan cerita di tiap jam dulu

Kala kita bisa bertemu

 

Kala waktu dan jarak tak lagi sebab ku mengadu

Mengadu pada Sang Pemilik Rindu

 

Hatiku yang kian membatu akan rindu

Ku curahkan pada angin malam

Ku curahkan pada Bintang bintang

Biar mereka membantu menyampaikan keinginan

Bahwa ku rindu senyuman

 

Ku inginkan sebuah pertemuan

Ku inginkan juga sebuah ikatan

Ku curahkan tentang kamu di sepertiga malam

Namamu,  dan harapan ku di penghujung doaku

 

 

Selembar Kertas

 

Suatu ketika hati berkata

Bertutur sedemikian indah

Bertutur sambil menengadah tangan terbuka

Jika Tuhan tak memberi nafas

Mungkin diri ini hanya selembar kapas

Terombang ambing terbawa angin

Jika Tuhan tak memberi iman

Mungkin diri ini seperti batu jalanan

Berjalan tanpa tujuan

Hidup tanpa dasar

Hanya mengandalkan hembusan angin membawa diri kesana kemari

Telah jauh rasa syukur dalam diri

Tak puas dengan segala yang dimiliki

Tak ingat di luar sana masih banyak nyawa yang tak makan berhari-hari,

 

 

Kemarilah

 

Kemarilah,

Dua kursi menunggu kita untuk bertukar cerita,

Dua kursi menunggu kita untuk rindu yang terpisah

Bahkan senja ikut menyambut dengan penuh suka ria,

Kemarilah,

 

*Melisa Yusrina,Pasucen 05/06 Trangkil, Pengurus Cabang IPPNU Pati, Masiswi IPMAFA Pati : fb: Melisa Yusrina ig: @melisa_ysrn

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PCNU - PATI Photo by Pezibear

    Dear, Zaujiy

    • calendar_month Ming, 24 Jul 2022
    • account_circle admin
    • visibility 255
    • 0Komentar

    Aku tidak akan mengatakan kisahku ini adalah kisah langka, lain daripada yang lain, atau extraordinary. Karena kenyataannya begitu banyak perempuan di dunia ini yang dibebat takdir menyedihkan sepertiku. Menikah bertahun-tahun tapi tak kunjung dianugerahi rejeki berupa keturunan. Menjadi pihak yang harus mau tidak mau memaklumi perasaan mertua dan suami yang ingin sekali menimang bayi. Apalagi […]

  • Ramadan dan Etika Bermedia Sosial

    Ramadan dan Perjumpaan Budaya Lokal

    • calendar_month Sab, 7 Mar 2026
    • account_circle admin
    • visibility 9.696
    • 0Komentar

      Oleh Hamidulloh Ibda   Ada banyak perjumpaan budaya lokal sebelum, saat, dan setelah Ramadan alias Lebaran Idulfitri. Saya saja banyak menulis soal nyadran, dugeran, dandangan, seperti Penguatan Tasawuf Sosial Lewat Nyadrani (2018), Nyadran dan Penguatan Nasionalisme (2018), Nyadran Jelang Ramadan, Bukan Kemusyrikan (2018), Penguatan Nilai-Nilai Sufisme dalam Nyadran sebagai Khazanah Islam Nusantara (2018), Dugderan: Ekspresi Warga Semarang Sambut Ramadan (2025), dan Nyadran, Dugeran, […]

  • Rembuk Merah Putih, FKPT Jateng Ajak Gelorakan Pendidikan Damai Cegah Radikalisme

    Rembuk Merah Putih, FKPT Jateng Ajak Gelorakan Pendidikan Damai Cegah Radikalisme

    • calendar_month Rab, 1 Okt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 321
    • 0Komentar

      Pcnupati.or.id Semarang – Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) RI melalui Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) Jawa Tengah menggelar kegiatan Rembuk Merah Putih di Wisma Perdamaian, Semarang, Selasa (1/10/2025). Dalam laporannya, Ketua FKPT Jawa Tengah Dr. Hamidulloh Ibda, M.Pd., menyampaikan bahwa kekerasan tidak bisa dilawan dan diselesaikan melalui kekerasan. “Beberapa waktu lalu, kita dihadapkan dengan […]

  • PCNU-PATI

    Kemah ‘Arobiyyah, Cara Jitu dalam Mengembangkan Kemampuan Muhadatsah

    • calendar_month Rab, 2 Nov 2022
    • account_circle admin
    • visibility 263
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id. – Qismu Al-Lughoh Al-‘Arobiyyah (Qol’ah) Perguruan Islam Mathali’ul Falah (PIM) Pati berkolaborasi dengan Himpunan Mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Arab (HMPS PBA) Institut Pesantren Mathali’ul Falah (IPMAFA) Pati, selenggarakan kegiatan Al-Mukhoyyam Al-‘Aroby Al-Khorijiy atau biasa disebut dengan Kemah Bahasa Arab Eksternal. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada tanggal 27-28 Oktober 2022, di kampus IPMAFA. Adapun tujuan […]

  • Pernyataan Ketum PBNU Terkait Pilpres 2014

    Pernyataan Ketum PBNU Terkait Pilpres 2014

    • calendar_month Sel, 10 Jun 2014
    • account_circle admin
    • visibility 230
    • 0Komentar

    NU–Online. NU merupakan jam’iyyah diniyyah ijtima’iyyah, organisasi masyarakat keagamaan. Sejak awal didirikan oleh para Kyai, NU mengemban tugas besar menjaga, merawat, dan mengembangkan ajaran Islam ala Ahlissunnah wal Jama’ah di bumi Nusantara. Karenanya sudah teramat jelas bahwa NU tidak bertujuan meraih kekuasaan politik. Kalaupun harus menyebut istilah politik, maka politik NU adalah politik kebangsaan dan […]

  • Sepenuh Hati Mencintai-Nya

    Sepenuh Hati Mencintai-Nya

    • calendar_month Kam, 3 Sep 2015
    • account_circle admin
    • visibility 214
    • 0Komentar

    Dalam buku karya Yadi Saeful Hidayat yang berjudul “Aku Jauh Engkau Jauh, Aku Dekat Engkau Dekat” penulis mencoba menyuguhkan agar manusia mampu menepis segala keraguan atas nikmat iman yang telah di berikan oleh-Nya serta mampu mencintai Allah secara tulus dan mendahalukan segala urusan agama Allah ketimbang urusan lainnya. Allah telah menjanjikan kepada hamba-Nya yang mencintai-Nya […]

expand_less