Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Peringati Maulid dan HSN, dari Sunatan Massal sampai Mobil Layanan Ummat

Peringati Maulid dan HSN, dari Sunatan Massal sampai Mobil Layanan Ummat

  • account_circle admin
  • calendar_month Sen, 25 Okt 2021
  • visibility 207
  • comment 0 komentar
Ketua PCNU Pati, K. Yusuf Hasyim (tengah) melaunching mobil layanan ummat MWC NU Margoyoso

MARGOYOSO – Beragam cara dijalankan oleh warga NU dalam memperingati hati santri tahun ini. Salah satunya yang dilakukan oleh MWC NU Margoyoso. 

K. Samuin Wage, ketua MWC NU Margoyoso menegaskan bahwa pihaknya disibukkan dengan beragam kegiatan dalam peringatan hari santri dan maulid Nabi Muhammad SAW. tahun ini. 

“Ada beberapa kegiatan yang kami laksanakan untuk memperingati bulan kelahiran nabi dan bula santri ini,” tuturnya. 

Setiaknya ada lima agend besar yang dilakukan oleh MWC NU Margoyoso dalam momen maulid dan hari santri 2021 yang dimulai sejak Rabu (20/10). Diantaranya, khotmil qur’an oleh semua Pengurus MWC dan Banom dan pelantikan 14 Pengurus Ranting dari 22 ranting yang ada.

Selain itu, MWC NU Margoyoso juga meluncurkan mobil layanam ummat yang nantinya akan dipergunakan sebagai kendaraan multifungsi. 

“Namanya layanan ummat, tentu tugasnya melayani ummat,” lanjut K. Samuin. 

Acara yang diakhiri dengan donor darah dan khitan massal tersebut berlangsung kondusif, meriah dan tentunya tetap menaati protokol kesehatan. 

Bahkan beberapa tokoh yang hadir, seperti K. Yisif Hasyim (Ketua PCNU Pati), KH. Ahmad Suhailiy dan KH. Ahmad Haris (jajaran Syuriyah) terbawa atmospher semangat dalam kegiatan tersebut. 

K. Suhaily, sebagai Ro’is Syuriyah NU Margoyoso memberikan wejangan kepada para hadirin, khususnya para pengurus NU dan Banom serta warga NU secara unum untuk tetap giat menggerakkan organisasi peninggalan para ulama Nusantara tersebut. Menurutnya, pengurus NU yang diakui santri oleh Jadratusy Syaikh Hasyim Asy’ari bukan hanya yang ber-SK, namun siapapun yang mau berjuang total untuk NU. 

“Pengurus yang diakui santrinya Mbah Hasyim adalah bukan sekadar yang duduk manis jadi pengurus. Namun siapapun yang mau menguris NU secara totalitas,” ungkap K. Suhailiy. 

Selain itu, Ketua Cabang NU Pati, K. Yusuf Hasyim yang juga melaunching mobil layanan ummat berpesan kepada para pengurus MWC untuk senantiasa memperhatikan jama’ah (ummat) dan jam’iyyah (organisasi NU). Keduanya, lanjut pria asal Winong ini, merupakan satu kesatuan yang tidak bisa dipisahkan. 

“Jama’ah an Nahdliyyah harus digerakkan dan di kelola lewat jam’iyyah agar berdaya guna dan memberikan manfaat sebesar-besarnya,” pungkasnya.(lut/ltn)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Roadshow Perpustakaan Mutamakkin

    Roadshow Perpustakaan Mutamakkin

    • calendar_month Jum, 15 Jan 2016
    • account_circle admin
    • visibility 186
    • 0Komentar

    Selasa 12 Januari 2015 bertempat di Pondok Pesantrean APIK Kajen Margoyoso Pati. Perpustakaan Mutamakkin mengadakan bedah buku Kuntul Nucuk  Bulan, sebuah Novel yang bercerita tentang dunia Pesantren, karya Sahal Japara. “Ini adalah salah satu program jangka pendek yang lakukan oleh Perpustakaan Mutamakkin, sebagai ajang motivasi terhadap para santri apabila santri pun mampu menulis sebuah buku, […]

  • PCNU-PATI

    BANSER Pati Akan Adakan Apel Akbar

    • calendar_month Sab, 15 Okt 2022
    • account_circle admin
    • visibility 200
    • 0Komentar

    Juwana.  Pimpinan Cabang GP Ansor dan Satuan Koordinasi Cabang Barisan Ansor Serba Guna (Satkorcab Banser) Kabupaten Pati akan menggelar apel akbar 5000 Banser. Kegiatan yang diselenggarakan  besok pada hari Minggu (16/10) akan bertempat di Pulau Seprapat, Juwana ini bakal dihadiri Satkornas Banser Pimpinan Pusat GP Ansor. Kasatkorcab Banser Pati H. M. Soetomo menjelaskan peserta apel […]

  • MTs TARBIYATUL BANIN

    MANAJEMEN PEMBELAJARAN FIQIH DI MTs TARBIYATUL BANIN PEKALONGAN KECAMATAN WINONG KABUPATEN PATI TAHUN PELAJARAN 2023/2024

    • calendar_month Sen, 23 Jun 2025
    • account_circle admin
    • visibility 231
    • 0Komentar

    Oleh Maskan  216020026[*] Abstrak   Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya peran manajemen pembelajaran dalam meningkatkan efektivitas proses belajar, khususnya pada mata pelajaran Fiqih di MTs Tarbiyatul Banin Pekalongan, Winong, Pati. Guru tidak hanya dituntut menyampaikan materi, tetapi juga mengelola pembelajaran secara sistematis agar suasana belajar menjadi kondusif, menarik, dan mudah dipahami siswa. Penelitian ini bertujuan […]

  • Ini Cara Pelajar NU Sidomukti Buka Bulan Maulud

    Ini Cara Pelajar NU Sidomukti Buka Bulan Maulud

    • calendar_month Jum, 8 Okt 2021
    • account_circle admin
    • visibility 311
    • 0Komentar

    Kekompakan IPNU dan IPPNU Ranting Sidomukti dalam mengisi bulan kelahiran Nabi Muhammad SAW. MARGOYOSO – Dalam rangka memperingati hari lahir Nabi Muhammad SAW, PR IPNU IPPNU Desa Sidomukti menggelar pengajian umum pada Kamis, (7/10). Acara tersebut terlaksana berkat kerjasama dengan Fatayat dan Majlis Yasinan Ibu-Ibu Dukuh Gesing.  Acara berlangsung dari pukul 13.15 WIB sampai 15.45 […]

  • LazizNU Pati selalu hadir - PCNU PATI

    LAZISNU Pati Selalu Hadir

    • calendar_month Jum, 8 Apr 2022
    • account_circle admin
    • visibility 190
    • 0Komentar

    Pati. PC Lazisnu Pati didatangi oleh seorang pemuda dengan maksud ingin meminta bantuan. Pemuda tersebut bernama Chandra Hasudungan Panggabean. Chandra merupakan warga Desa Cimekar Rt 01 Rw 07 Kecamatan Cileunyi Kabupaten Bandung. Kamis 31 Maret 2022 beberapa hari lalu “Ia bercerita mulanya berangkat dari Surabaya, sebelumnya bekerja di salah satu perusahaan yang ada disana. Karena […]

  • PCNU PATI - Ilustrasi Perempuan Dalam Tradisi Pesantren. Photo by Mufid Majnun on Usnplash.

    Perempuan dalam Tradisi Pesantren

    • calendar_month Ming, 17 Apr 2022
    • account_circle admin
    • visibility 178
    • 0Komentar

    Tradisi pesantren selama ini yang kita kenal mempunyai kehidupan yang diwarnai dengan norma-norma ajaran Islam. Di mana ajaran Islam ini menekankan pada sikap patuh dan tawadlu’ kepada pengasuh pesantren (kiai). Seperti yang dijelaskan oleh Zamakhsyari Dhofir dalam bukunya, Tradisi Pesantren, sikap patuh dan tawadlu’ ini bisa terbentuk. Hal ini tidak lepas setiap harinya di lingkngan […]

expand_less