Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Peringati Maulid dan HSN, dari Sunatan Massal sampai Mobil Layanan Ummat

Peringati Maulid dan HSN, dari Sunatan Massal sampai Mobil Layanan Ummat

  • account_circle admin
  • calendar_month Sen, 25 Okt 2021
  • visibility 236
  • comment 0 komentar
Ketua PCNU Pati, K. Yusuf Hasyim (tengah) melaunching mobil layanan ummat MWC NU Margoyoso

MARGOYOSO – Beragam cara dijalankan oleh warga NU dalam memperingati hati santri tahun ini. Salah satunya yang dilakukan oleh MWC NU Margoyoso. 

K. Samuin Wage, ketua MWC NU Margoyoso menegaskan bahwa pihaknya disibukkan dengan beragam kegiatan dalam peringatan hari santri dan maulid Nabi Muhammad SAW. tahun ini. 

“Ada beberapa kegiatan yang kami laksanakan untuk memperingati bulan kelahiran nabi dan bula santri ini,” tuturnya. 

Setiaknya ada lima agend besar yang dilakukan oleh MWC NU Margoyoso dalam momen maulid dan hari santri 2021 yang dimulai sejak Rabu (20/10). Diantaranya, khotmil qur’an oleh semua Pengurus MWC dan Banom dan pelantikan 14 Pengurus Ranting dari 22 ranting yang ada.

Selain itu, MWC NU Margoyoso juga meluncurkan mobil layanam ummat yang nantinya akan dipergunakan sebagai kendaraan multifungsi. 

“Namanya layanan ummat, tentu tugasnya melayani ummat,” lanjut K. Samuin. 

Acara yang diakhiri dengan donor darah dan khitan massal tersebut berlangsung kondusif, meriah dan tentunya tetap menaati protokol kesehatan. 

Bahkan beberapa tokoh yang hadir, seperti K. Yisif Hasyim (Ketua PCNU Pati), KH. Ahmad Suhailiy dan KH. Ahmad Haris (jajaran Syuriyah) terbawa atmospher semangat dalam kegiatan tersebut. 

K. Suhaily, sebagai Ro’is Syuriyah NU Margoyoso memberikan wejangan kepada para hadirin, khususnya para pengurus NU dan Banom serta warga NU secara unum untuk tetap giat menggerakkan organisasi peninggalan para ulama Nusantara tersebut. Menurutnya, pengurus NU yang diakui santri oleh Jadratusy Syaikh Hasyim Asy’ari bukan hanya yang ber-SK, namun siapapun yang mau berjuang total untuk NU. 

“Pengurus yang diakui santrinya Mbah Hasyim adalah bukan sekadar yang duduk manis jadi pengurus. Namun siapapun yang mau menguris NU secara totalitas,” ungkap K. Suhailiy. 

Selain itu, Ketua Cabang NU Pati, K. Yusuf Hasyim yang juga melaunching mobil layanan ummat berpesan kepada para pengurus MWC untuk senantiasa memperhatikan jama’ah (ummat) dan jam’iyyah (organisasi NU). Keduanya, lanjut pria asal Winong ini, merupakan satu kesatuan yang tidak bisa dipisahkan. 

“Jama’ah an Nahdliyyah harus digerakkan dan di kelola lewat jam’iyyah agar berdaya guna dan memberikan manfaat sebesar-besarnya,” pungkasnya.(lut/ltn)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PCNU-PATI

    Kekuatan Iman dan Karakter

    • calendar_month Kam, 3 Okt 2024
    • account_circle admin
    • visibility 395
    • 0Komentar

    Oleh: M. Iqbal Dawami Dalam buku “Maihendrasmi Rachman: Mengelola Diri dan Relasi dengan Karakter”, Dr. Edi Sutarto mengisahkan perjalanan hidup seorang wanita tangguh bernama Maihendrasmi Rachman, yang akrab dipanggil Uni Emi. Uni Emi lahir dan besar di lingkungan keluarga yang penuh disiplin dan kerja keras. Semasa kecil, orang tuanya menanamkan nilai-nilai ketertiban dan kemandirian yang […]

  • Safari di Malam Hari, Sholat Subuhnya Bagaimana ?.

    Safari di Malam Hari, Sholat Subuhnya Bagaimana ?.

    • calendar_month Ming, 1 Agu 2021
    • account_circle admin
    • visibility 239
    • 0Komentar

     Si Amelakukan perjalanan Pati-Surabaya, perjalanan tersebut sengaja ditempuh Apada malam hari, padahal dia sudah tahu setelah sampai tujuan nanti dia tidak akan bisa melakukan sholat subuh pada waktunya karena waktunya sudah habis.  Pertanyaan :  Bagaimana  caranya Amelakukan sholat subuh pada waktu dia masih dalam perjalanan ?   Jawaban : Tafsil, ü  Apabila A bisa turun, […]

  • Bangun Karakter dan Harumkan Bangsa

    Bangun Karakter dan Harumkan Bangsa

    • calendar_month Jum, 3 Jun 2016
    • account_circle admin
    • visibility 233
    • 0Komentar

    Pati. Madrasah Aliyah NU Luthful Ulum melaksanakan harlah ke-34 serta Wisuda Kelas XII MA NU Luthful Ulum Wonokerto Pasucen Trangkil Pati,29/5 kemarin. Bupati Pati, H. Haryanto, SH., MM., M.S.I dalam sambutannya, menekankan kepada kader-kader muda Indonesia untuk menguatkan pendidikan karakter supaya tidak jatuh dalam godaan-godaan amoral yang berhembus kencang di era liberalisasi informasi sekarang ini, […]

  • PCNU Pati selenggarakan Muskercab

    PCNU Pati selenggarakan Muskercab

    • calendar_month Kam, 10 Jul 2014
    • account_circle admin
    • visibility 183
    • 0Komentar

    PCNU PATI (26/6/14). Dalam sejarah yang panjang dan monumental, NU memiliki catatan-catatan historiografis. Dengan massa organisasi yang tersebar di berbagai wilayah, NU memiliki agenda strategis untuk membantu bangsa ini keluar dari keterpurukan dan kemiskinan. Nahdlatul Ulama merupakan sebuah organisasi keagamaan  dibentuk oleh masyarakat tetapi  dalam melaksanakan pengabdian ke masyarakat harus bekerja sama dengan semua pihak […]

  • TISARISTRA di SMA Negeri Tayu

    TISARISTRA di SMA Negeri Tayu

    • calendar_month Sen, 9 Des 2024
    • account_circle admin
    • visibility 381
    • 0Komentar

    Tayu. Bertempat di SMA Negeri 1 Tayu kegiatan LDKR ( Latihan Dasar Kepemimpinan Rohis) yang diberi nama TISARISTRA (Latihan Dasar Rohis Trayutama) dilaksanakan pada tanggal 6 dan 7 Desember 2024 Kegiatan tersebut mengambil tema “Membangun dan Mewujudkan Generasi Islami yang Berakhlak Mulia serta Berwawasan Global”. Tema tersebut diambil untuk mempersiapkan generasi muda yang beakhlak mulia […]

  • PCNU-PATI

    Kemandirian Ekonomi Pesantren

    • calendar_month Sab, 17 Sep 2022
    • account_circle admin
    • visibility 207
    • 0Komentar

    Oleh : Siswanto Berbicara tentang pesantren, tentunya yang ada dalam benak pikiran kita adalan belajar kitab kuning dan Alquran. Karena pesantren terkenal akan ciri khas ngaji kitab kuning dan Alquran atau lebih tepatnya adalah ilmu agama. Sejarah telah menunjukkan kiprah pesantren dalam ikut serta dalam mengusir kolonialisme Belanda selama 350 tahun (3,5 abad) alamanya. Maka […]

expand_less