Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Pemuda Jateng Diajak Cegah Radikalisme

Pemuda Jateng Diajak Cegah Radikalisme

  • account_circle admin
  • calendar_month Sab, 25 Nov 2023
  • visibility 151
  • comment 0 komentar
pcnupati.or.id –  Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) bersama Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) Jawa Tengah adakan Festival Aksi Musik Anak Bangsa (ASIK BANG), Rabu (22/11/2023) malam.
Kegiatan ini dilaksanakan di Atap Langit Cofee n Eatery Tembalang Semarang, dan dibuka oleh Ketua FKPT Jawa Tengah Prof. Dr. Syamsul Ma’arif.
“Kegiatan ini bertujuan untuk mengajak generasi muda terlibat langsung melakukan pencegahan penyebaran radikalisme dan terorisme, melalui kreatifitas di bidang seni musik. Khususnya menyasar pada generasi muda agar lebih semangat mengkampanyekan cinta dan perdamaian, dengan bermusik, semoga kehidupan ini semakin indah, bahagia dan penuh ketenangan,” kata Syamsul Maarif.
Melalui kegiatan ini, lanjutnya, pihaknya mengajak generasi muda untuk melakukan kegiatan-kegiatan positif, khususnya di bidang seni musik, sehingga terhindar dari bahaya radikalisme dan terorisme.
“Dengan membawakan lagu-lagu kebangsaan dan lagu daerah, kami berharap mampu menumbuhkan rasa kebangsaan, cinta tanah air, serta menghargai nilai-nilai budaya lokal,” ucap Dekan FPK UIN Walisongo Semarang tersebut.
Sementara Kasi Pengawasan Barang BNPT, Faizal Yan Aulia mengatakan, banyak kearifan yang bisa mencegah radikalisme.
“Banyak kearifan lokal yang bisa kita gali untuk mencegah terorisme dan radikalisme,” kata dia.
Sementara itu, Ketua Bidang Pemuda dan Pendidikan FKPT Jawa Tengah, Rahmat Winarto menuturkan, bahwa antusiasme anak muda dalam mengikuti kampanye anti radikal terorisme melalui musik cukup tinggi.
“Banyak yang tertarik dan mendaftar mengikuti kegiatan ini, baik dari kalangan pelajar, mahasiswa dan komunitas musik,” tutur Rahmat.
Meskipun kegiatan sempat terhenti karena hujan lebat, katanya, namun acara tetap berlangsung meriah.
“Penampilan yang disuguhkan pun sangat atraktif dan rame. Kemeriahan juga ditunjukkan oleh suprter dari masing-masing peserta dan para pengunjung cafe lainnya,” ujar dia.
Kegiatan Asik Bang di Bidang Pendidikan dan Pemuda FKPT Jawa Tengah itu diharapkan menjadi salah satu ajang untuk menumbuhkan sikap cinta tanah air bagi generasi muda.
Melalui kegiatan ini, menurut Rahmat, generasi muda Indonesia dapat terus mengembangkan kreativitas, semakin cinta tanah air dan mengajak generasi muda yang lainnya untuk terus mengisi ruang ruang budaya, agar tidak terpengaruh oleh paham dan keyakinan radikalisme dan terorisme.
Pihaknya juga membeberkan, pesan anti paham radikal terorisme yang disampaikan melalui media musik ini diharapkan menjadi lebih efektif tersampaikan, karena selain menggelar acara seni ini juga disampaikan pesan pesan kontra narasi paham kekerasan.
Dijelaskan dia, ideologi Pancasila dan UUD 1945 sekarang ini menghadapi ujian karena adanya berbagai gerakan menentang NKRI, termasuk organisasi dan faham keyakinan yang berbasis kekerasan, radikalisme dan terorisme. Generasi muda terindikasi jadi sasaran paling rawan ditarget kelompok radikal terorisme karena dua alasan, yakni usia mereka gampang dipengaruhi karena dalam tahap pencarian jati diri serta  upaya untuk regenerasi bagi kelompok paham kekerasan ini.
Pihaknya berharap, semua pihak agar mengantisipasi paham radikal terorisme di kalangan generasi muda. Kita semua harus peka dan waspada sekecil apapun potensi kerawanan radikalisme dan terorisme yang ada di sekitar kita.
Kegiatan Perlombaan ASIK BANG mencari dua nominasi kategori solo dan group musik yang nanti akan mengikuti lomba tingkat nasional. Untuk Jawa Tengah, tahun 2023 ini kategori solo nominasinya dimenangkan oleh Atik, sedangkan untuk Band dimenangkan oleh The Five dari Kota Semarang.
Para pemenang memperoleh piagam dan dana pembinaan untuk persiapan menuju tingkat nasional, masing-masing diserahkan oleh Ketua Ketua Bidang Pemuda dan Bendahara FKPT Jawa Tengah.
Selanjutnya diharapkan Ketua FKPT Jawa Tengah bahwa wakil ASIK BANG dari Jawa Tengah agar mempersiapkan diri untuk bersaing di tingkat nasional. Pihaknya berharap wakil Jawa Tengah kali ini menorehkan prestasi terbaik di tingkat nasional. (*/ltn)
  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Momen Kemerdekaan, PCNU : Tanpa Ulama NU Mungkin Indonesia belum Merdeka

    Momen Kemerdekaan, PCNU : Tanpa Ulama NU Mungkin Indonesia belum Merdeka

    • calendar_month Sel, 17 Agu 2021
    • account_circle admin
    • visibility 172
    • 0Komentar

    K. Yusuf Hasyim, ketua PCNU Pati dalam diskusi Kebangsaan bersama mahasiswa KKN Gembira IPMAFA PATI-17 Agustus 76 tahun silam, proklamasi kemerdekaan Indonesia dibacakan. Pembacaan naskah keramat ini menjadi simbol kemerdekaan Indonesia.  Masyarakat era milenial, tidak merasakan beratnya perjuangan kala itu. Maka, K. Yusuf Hasyim, ketua PCNU Pati, mengajak warga Indonesia untuk merenungi jasa-jasa pahlawan, khususnya […]

  • Menumbuhkan Partisipasi Sosial Masyarakat Melalui Community Realation

    Menumbuhkan Partisipasi Sosial Masyarakat Melalui Community Realation

    • calendar_month Sab, 18 Nov 2023
    • account_circle admin
    • visibility 149
    • 0Komentar

     Oleh : Siswanto Kesadaran merupakan sifat positif seseorang dalam menerima suatu hal yang bersifat positif. Bila dikaitkan dengan lingkungan hidup, kesadaran berarti kepedulian seseorang terhadap lingkungan hidup, serta kesediaan melakukan berbagai konsekuensi kegiatan yang disyaratkan dalam pemeliharaan kelestarian lingkungan hidup tersebut. Kesediaan yang dilakukan atas kesadaran bukan atas dasar paksaan, tetapi dilaksanakan atas dasar kesukarelaan. […]

  • Lagi, PPMU Putri Gandeng LTN NU Pati Helat Acara Jurnalistik

    Lagi, PPMU Putri Gandeng LTN NU Pati Helat Acara Jurnalistik

    • calendar_month Jum, 12 Sep 2025
    • account_circle admin
    • visibility 160
    • 0Komentar

      pcnupati.or.id – Ponpes Mansajul Ulum (MU) Putri, Kecamatan Margoyoso Kabupaten Pati menggelar trainning jurnalistik Jumat 12/9. Kegiatan ini digawangi oleh divisi penerangan ponpes yang berada di desa cebolek tersebut. Vika Ni’matur Rosyada atau Rosa, koordinator trainning memaparkan bahwa kegiatan bertajuk ‘Teknik Penulisan Opini Mudah dan Indah’ tersebut merupakan kegiatan rutin Divisi Penerangan Ponpes Mansajul […]

  • 20220323_154955-jpg-2

    HUT Pergunu, Ribuan Guru Serbu SMA Muria

    • calendar_month Rab, 23 Mar 2022
    • account_circle admin
    • visibility 169
    • 0Komentar

    Kang Zen saat ditemui pcnupati.or.id di sela-sela agenda jalan santai PC Pergunu Pati. PATI – Jelang perayaan 70 tahun Persatuan Guru Nahdlatul Ulama’ (Pergunu) 30 Maret nanti, banyak hal yang dilakukan oleh organisasi guru NU tersebut.  Di Pati, PC Pergunu, pada Rabu (23/3) sore tadi melakukan jalan santai dengan garis finish di SMA Muria, Pati. […]

  • Unik! Ditengah Ramadhan, Pelajar NU Margoyoso Gelar Ngaji Budaya

    Unik! Ditengah Ramadhan, Pelajar NU Margoyoso Gelar Ngaji Budaya

    • calendar_month Sen, 25 Apr 2022
    • account_circle admin
    • visibility 168
    • 0Komentar

    MARGOYOSO – Pimpinan Anak Cabang (PAC) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama Kecamatan Margoyoso menggelar Gebyar Ramadan dan Workshop Kebudayaan. “Ngaji Budaya” bersama sejarawan muda Pati ini bertempat di Aula Serbaguna Kecamatan Margoyoso, Minggu (24/4/2022) Puluhan delegasi dari pimpinan ranting sekecamatan Margoyoso memadati lokasi dengan penuh antusias. Acara tersebut diisi […]

  • Misteri Syaikh Ahmad Mutamakkin

    Misteri Syaikh Ahmad Mutamakkin

    • calendar_month Sab, 7 Sep 2019
    • account_circle admin
    • visibility 193
    • 0Komentar

    Syaikh Ahmad Mutamakkin banyak disalahpahami sebagai tokoh aliran kebatinan dengan ajaran Dewa Ruci. Beliau dianggap menyimpang dari syariat Islam yang mapan karena meneruskan doktrin wahdatul wujud (Manunggaling Kawulo Gusti) ala Al Hallaj, Al Farabi, dan Ibnu Arabi. Ilustrasi: Komplek makam Syaikh Ahmad Mutamakkin Kajen dilihat dari atas Ketib Anom, Sang Pendekar Syariat (Fiqh) mencoba menggiring […]

expand_less