Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » PC IPNU-IPPNU Pati Bentuk Komisi Penjaringan Calon

PC IPNU-IPPNU Pati Bentuk Komisi Penjaringan Calon

  • account_circle admin
  • calendar_month Jum, 23 Jul 2021
  • visibility 246
  • comment 0 komentar

 

PATI – PC IPNU IPPNU Kabupaten Pati melalui panitia SC Konfercab XIII baru-baru ini telah membentuk Komisi Penjaringan Calon (KPC). Pembentukan ini sebagai langkah IPNU IPPNU Kabupaten Pati untuk mempermudah kerja cabang dalam mensukseskan kontestasi pemilihan ketua PC IPNU dan IPPNU Kabupaten Pati tahun 2021.

Abdul ghofur selaku Ketua Umum KPC IPNU IPPNU Kabupaten PATI mengatakan, bahwa pembentukan ini berdasarkan hasil sidang tata tertib Konfercab yang tertuang dalam BAB VIII Pasal 20. KPC ini nantinya akan menjadi kepanjangan tangan dari panitia Konfercab dalam menjaring bakal calon ketua IPNU dan IPPNU Kabupaten Pati periode 2021-2023.

“KPC ini sebagai intansi independen untuk pengawalan pemilihan ketua PC IPNU IPPNU KAB PATI periode 2021-2023,” ujarnya.

Tujuan dari pembentukan KPC ini, lanjutnya, meliputi meningkatkan kulitas proses pemilihan. Kemudian meningkatkan parsitipasi pemilih. Dan yang terakhir membangkitkan kesukarelaan kader IPNU IPPNU dalam agenda pemilihan ketua PC IPNU IPPNU Kabupaten Pati.

Ia mengatakan tugas pokoknya ada 3 hal, pertama menjaring petugas relwan KPC. Kedua, menjaring dan mendata peserta pemilih. Dan ketiga, menjaring calon yang akan di pilih.

“Sebetulnya hal seperti ini mungkin masih asing untuk rekan-rekanita IPNU IPPNU yg ada di tingkatan. Maka dari itu kami bentuk tim ini untuk mempermudah jalur komunikasi dan koordinasi,” paparnya.

Saat ini pihaknya baru bisa merealisasikan beberapa program. Diantaranya melaunching logo. Kemudian juga membentuk sosial media

“Sampai kami juga membuat media sendiri agar kami tidak ada yg mengintervensi,” ungkapnya.

Sedangkan time line pendaftarannya meliputi, Penjaringan relawan KPC pada tanggal 25-27 Juli 2021. Kemudian, pendaftaran pemilih 29-31 Juli 2021. Dan Pendaftaran calon ketua 25-30 Juli 2021. 

Jadwal tersebut, lanjutnya semula direncanakan pada akhir bulan Juni. Namun, karena adanya kebijakan pemerintah terkait covid-19, jadwal tersebut akhirnya diundur pada akhir Juli.

“Pengunduran jadwal ini karena adanya kebijakan pemerintah terkait pembatasan sosial di masyarakat. Sehingga terpaksa pelaksanaan Konfercab menjadi diundur. Dan secara otomatis kami juga mengundur jadwal pendaftarannya juga,” katanya. (lam)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PCNU-PATI Photo by Kristaps Ungurs

    Menunggu Panen

    • calendar_month Ming, 18 Jun 2023
    • account_circle admin
    • visibility 238
    • 0Komentar

    Oleh : Ramli Lahaping Seiring waktu, Romi makin gandrung mengulang kebiasaannya. Setiap kali berada di waktu senggang, ia akan duduk di teras depan rumah punggunggnya untuk memandang-mandangi sepohon durian montong yang berada di sebelah kanan halamannya. Ia akan memperhatikan buah-buah pohon itu, sembari mengkhayalkan kenikmatan saat nanti ia menyantapnya.  Kebiasaan Romi itu tambah menjadi-jadi belakangan […]

  • LAZIS MWCNU Tayu Klarifikasi Pemberitaan Tidak Akurat di Media Online

    LAZIS MWCNU Tayu Klarifikasi Pemberitaan Tidak Akurat di Media Online

    • calendar_month Sab, 21 Jun 2025
    • account_circle admin
    • visibility 322
    • 0Komentar

      Pati – LAZIS MWCNU Tayu Kabupaten Pati merasa perlu memberikan klarifikasi atas pemberitaan di media online yang mengatasnamakan lembaga mereka. Pemberitaan tersebut berjudul “Banjir Rob Melanda, Pemerintah Diam Membisu, LAZISNU Tayu Turun Tangan Berikan Bantuan ke Warga” yang beredar luas di platform media online. Menurut Ketua Tanfidziyah MWCNU Tayu, Ah. Syarwo, narasi yang disampaikan […]

  • PCNU-PATI

    Pesantren sebagai Center of  Parenting Anak

    • calendar_month Sab, 15 Okt 2022
    • account_circle admin
    • visibility 214
    • 0Komentar

    Oleh : Siswanto Dari dulu sampai sekarang pondok pesantren (ponpes) identik disebut sebagai pendidikan keagamaan. Karena dalam kegiatan sehari-hari muatan kitab kuning selalu diberikan kepada para santri. Sehingga ponpes disebut sebagai pendidikan kultural yang masih eksis dalam membina karakter santri. Di dalam ponpes para santri pada umumnya akan mendapatkan pola asuh (parenting) yang diampu langsung […]

  • PCNU - PATI

    Pengurus PAC IPNU IPPNU Resmi Dilantik

    • calendar_month Sel, 5 Jul 2022
    • account_circle admin
    • visibility 223
    • 0Komentar

    KAYEN – Pengurus Pimpinan Anak Cabang (PAC) IPNU IPPNU Tlogowungu Periode 2022–2024 telah resmi dilantik pada Ahad (3/7/2022), di Gedung Serbaguna Balai Desa Trimulyo Kecamatan Kayen. Sebanyak 80 Pengurus telah berikrar pada kesempatan tersebut, 34 IPNU dan 46 IPPNU. Acara tersebut dihadiri oleh MWC NU Kayen, Camat, Anggota Polsek Tlogowungu, Fatayat dan Muslimat sekitar. Tema […]

  • Strategi Menulis Opini dan Esai Bisa Pakai Dua Gaya Ini

    Strategi Menulis Opini dan Esai Bisa Pakai Dua Gaya Ini

    • calendar_month Sel, 5 Nov 2024
    • account_circle admin
    • visibility 246
    • 0Komentar

    Semarang – Dalam menulis artikel populer (opini/esai), penulis bisa menggunakan dua gaya yaitu gaya teknokratis dan gaya sosiologis. Hal itu diungkapkan Kepala Sekolah SMP Tahfidz Al Furqon Karangawen Demak Junaidi Abdul Munif saat menjadi narasumber Gerakan Literasi Ma’arif (GLM) Plus Part 2 Gerakan Literasi Karya Tulis Jurnalistik bertema “Strategi Penulisan Artikel Populer (Opini/Esai) bertema Pendidikan” […]

  • 234 Mahasiswa Ipmafa Pati Diwisuda

    234 Mahasiswa Ipmafa Pati Diwisuda

    • calendar_month Sab, 26 Okt 2024
    • account_circle admin
    • visibility 247
    • 0Komentar

      Pcnupati.or.id – Institut Pesantren Mathali’ul Falah (Ipmafa) Margoyoso Pati, menggelar wisuda ke-13, Sabtu (26/10/2024) pagi. Sebanyak 234 mahasiswa yang diwisuda, diharapkan bisa menerapkan ilmu serta nilai-nilai pesantren yang telah mereka peroleh selama menempuh pendidikan di kampus. Ratusan mahasiswa yang diwisuda itu berasal dari tujuh program studi. Antara lain Pendidikan Bahasa Arab (PBA), Pendidikan Islam […]

expand_less