Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » PAC Fatayat NU Margoyoso Gelar Pelantikan dan Raker

PAC Fatayat NU Margoyoso Gelar Pelantikan dan Raker

  • account_circle admin
  • calendar_month Sab, 11 Sep 2021
  • visibility 296
  • comment 0 komentar

MARGOYOSO – Bertempat di Pondok Pesantren Al Fakhry Hadiwijaya Kajen Margoyoso, Kemarin (Jum’at, 10/09/2021) PAC Fatayat NU menggelar Pelantikan Pengurus.  Dalam kegiatan ini turut hadir Ketua Tanfidziyah MWC NU Margoyoso KH. Samu’in Wage, PC Fatayat NU Pati yang diwakili oleh Nining Sugiharti, Ketua PAC Muslimat Margoyoso Dr. Munifah, dan perwakilan dari PAC IPNU IPPNU Margoyoso.
Ketua PAC Fatayat NU Margoyoso terpilih, Arlina Fitroh menuturkan bahwa Fatayat NU merupakan organisasi perempuan muda NU yang memiliki tugas strategis dalam memperjuangkan hak-hak perempuan. Dan kebutuhan dasar bagi kehidupan meliputi pendidikan, kesehatan, ekonomi, dan kesejahteraan keluarga.
Beberapa program utama yang akan dikembangkan pada periode ini selain penguatan organisasi dan pengkaderan, beliau juga menuturkan bahwa periode ini juga terfokus pada bidang kesehatan dan lingkungan hidup.
“Selain organisasi, kaderisasi, kemudian pemberdayaan ekonomi perempuan dengan harapan mandiri secara ekonomi dan mampu berkontribusi dalam meningkatkan ekonomi dan kesejahteraan keluarga. Selain itu, Fatayat NU Margoyoso juga terfokus pada bidang kesehatan dan lingkungan hidup yaitu dengan terus menggalakkan pola gaya hidup sehat.” Ungkapnya saat dihubungi PC LTN NU Pati via telephone.
Mengangkat tema “Bersama Fatayat Kita Wujudkan Keluarga Maslahah an-Nahdliyyah Menuju Indonesia Maju” tema pelantikan dan raker ini mengambil konsep yang disampaikan para tokoh NU bahwa keluarga memegang peranan penting dalam kemajuan bangsa.
 keluarga yang sakinah berupa ketenangan jiwa setiap anggota keluarga yang berimplikasi pada masyarakat, bangsa dan semesta alam. 
Arlina juga berharap agar kebersamaan anggota Fatayat terlebih di Kecamatan Margoyoso terus terjaga.
“Semoga kebersamaan anggota Fatayat menjadi nilai yang tidak pernah luntur. Semoga menjadi budaya yang senantiasa lekat di kalangan warga Nahdliyyin”
Ketua Tanfidziyah MWC NU Margoyoso, KH. Samu’in Wage memberikan ucapan selamat dan juga pesan  bahwa harus terus nguri-nguri NU dan meneruskan perjuangan para ulama. Kita harus memberikan yg kita punyai pada kepentingan umat. 
“Kalau bukan kita siapa lagi yang meneruskan perjuangan para Ulama?” 
Sebelumnya, saat prosesi pelantikan yang dipimpin Ketua PC Fatayat NU Pati, Arlina Fitroh diketahui menggantikan Noor Hidayah sebagai Ketua PAC Fatayat NU Margoyoso. Ia resmi menggantikan ketua sebelumnya, yang telah berakhir masa jabatannya. (LTN/Yaroh)
  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Santri Milineal, KH Abdullah Umar Fayumi (Gus Umar)

    Santri Milineal, KH Abdullah Umar Fayumi (Gus Umar)

    • calendar_month Kam, 10 Okt 2019
    • account_circle admin
    • visibility 403
    • 0Komentar

    Gus Umar, panggilan akrab KH Abdullah Umar Fayumi, adalah Putra pasangan KH Ahmad Fayumi Munji Dan Nyai Hj. Yuhanidz Fayumi. Kedua orangtuanya adalah pengasuh Pondok Pesantren Raudlatul Ulum Kajen Tengah, Margoyoso, Pati yang nasabnya tersambung kepada waliyullah Syaikh Ahmad Mutamakkin. Bapaknya, KH Ahmad Fayumi Munji, adalah aktivis NU Pati dan Jawa Tengah. Selain pernah menjadi […]

  • Perkuat Organisasi, PCNU Pati Gelar Rapat Koordinasi se-Eks Kawedanan Kayen

    Perkuat Organisasi, PCNU Pati Gelar Rapat Koordinasi se-Eks Kawedanan Kayen

    • calendar_month Ming, 28 Sep 2025
    • account_circle admin
    • visibility 293
    • 0Komentar

      pcnupati.or.id — Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pati menggelar Rapat Koordinasi bersama MWC NU dan Pengurus Ranting se-eks Kawedanan Kayen, pada Ahad (28/9/2025). Kegiatan tersebut berlangsung di Kantor MWC NU Kecamatan Sukolilo dengan dihadiri jajaran pengurus dari berbagai tingkatan kepengurusan NU di wilayah tersebut. Turut hadir dalam kegiatan ini jajaran PCNU Kabupaten Pati, […]

  • Kiai Karismatik Dari Kajen

    Kiai Karismatik Dari Kajen

    • calendar_month Sen, 16 Mar 2015
    • account_circle admin
    • visibility 284
    • 0Komentar

    Tokoh Ulama; Orang pertama yang disowani Gus Dur segera setelah dia jadi presiden adalah Almarhum Kiai Abdullah Salam di Kajen, Pati, yang lebih akrab dipanggil Mbah Dullah. Saat mendengar Gus Dur hendak bertandang ke rumahnya, awalnya Mbah Dullah keberatan, sebab saat itu Gus Dur sudah jadi umara (penguasa). Tetapi pada akhirnya Mbah Dullah bilang: “Kalau […]

  • NU Peduli, PWNU Akan Libatkan Pagar Nusa

    NU Peduli, PWNU Akan Libatkan Pagar Nusa

    • calendar_month Ming, 26 Jan 2025
    • account_circle admin
    • visibility 340
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id- Batang – Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Tengah melibatkan Pagar Nusa dalam pembentukan unit khusus tanggap bencana yang dinamai “NU Peduli”. Pelibatan Pagar Nusa ini menjadikan status unit tersebut menjadi “NU Peduli Plus”. Demikian disampaikan Ketua PWNU Jateng KH Abdul Ghaffar Rozin dalam pidato pembukaan Kejuaraan Pencak Silat Daerah (Kejurda) Pagar Nusa Jawa […]

  • PMII Pati Rayakan Maulid Plus Hari Santri

    PMII Pati Rayakan Maulid Plus Hari Santri

    • calendar_month Sen, 25 Okt 2021
    • account_circle admin
    • visibility 202
    • 0Komentar

    Para personel Rebana Obor Sholawat sedang melantunkan syair-syair selawat kepada Nabi Muhammad SAW. GEMBONG – Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia ( PC PMII ) Kabupaten Pati menggelar Talkshow peringatan Maulid Nabi dan Hari Santri 2021. Kegiatan ini digelar di Pondok Pesantren Shofa Az-Zahro Gembong. Acara yang berlangsung Ahad (24/10) sore ini. Dengan mengusung tema ‘Implementasi […]

  • Islam itu Memudahkan Tidak Mempersulit

    Islam itu Memudahkan Tidak Mempersulit

    • calendar_month Ming, 21 Jul 2019
    • account_circle admin
    • visibility 312
    • 0Komentar

    Islam itu memudahkan, bukannya malah mempersulit dan merepotkan. Karena pada prinsipnya Islam adalah agama yang sesuai dengan fitrah manusia, sehingga tidak akan terasa sulit apalagi merepotkan manusia itu sendiri. Namun seiring perkembangan zaman, tidak sedikit pihak yang justru mempraktekkan hal sebaliknya. Terkait dengan hal ini, KH. Bahauddin Nursalim, salah satu kyai muda ahli tafsir Indonesia, […]

expand_less