Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » PAC Fatayat NU Margoyoso Gelar Pelantikan dan Raker

PAC Fatayat NU Margoyoso Gelar Pelantikan dan Raker

  • account_circle admin
  • calendar_month Sab, 11 Sep 2021
  • visibility 325
  • comment 0 komentar

MARGOYOSO – Bertempat di Pondok Pesantren Al Fakhry Hadiwijaya Kajen Margoyoso, Kemarin (Jum’at, 10/09/2021) PAC Fatayat NU menggelar Pelantikan Pengurus.  Dalam kegiatan ini turut hadir Ketua Tanfidziyah MWC NU Margoyoso KH. Samu’in Wage, PC Fatayat NU Pati yang diwakili oleh Nining Sugiharti, Ketua PAC Muslimat Margoyoso Dr. Munifah, dan perwakilan dari PAC IPNU IPPNU Margoyoso.
Ketua PAC Fatayat NU Margoyoso terpilih, Arlina Fitroh menuturkan bahwa Fatayat NU merupakan organisasi perempuan muda NU yang memiliki tugas strategis dalam memperjuangkan hak-hak perempuan. Dan kebutuhan dasar bagi kehidupan meliputi pendidikan, kesehatan, ekonomi, dan kesejahteraan keluarga.
Beberapa program utama yang akan dikembangkan pada periode ini selain penguatan organisasi dan pengkaderan, beliau juga menuturkan bahwa periode ini juga terfokus pada bidang kesehatan dan lingkungan hidup.
“Selain organisasi, kaderisasi, kemudian pemberdayaan ekonomi perempuan dengan harapan mandiri secara ekonomi dan mampu berkontribusi dalam meningkatkan ekonomi dan kesejahteraan keluarga. Selain itu, Fatayat NU Margoyoso juga terfokus pada bidang kesehatan dan lingkungan hidup yaitu dengan terus menggalakkan pola gaya hidup sehat.” Ungkapnya saat dihubungi PC LTN NU Pati via telephone.
Mengangkat tema “Bersama Fatayat Kita Wujudkan Keluarga Maslahah an-Nahdliyyah Menuju Indonesia Maju” tema pelantikan dan raker ini mengambil konsep yang disampaikan para tokoh NU bahwa keluarga memegang peranan penting dalam kemajuan bangsa.
 keluarga yang sakinah berupa ketenangan jiwa setiap anggota keluarga yang berimplikasi pada masyarakat, bangsa dan semesta alam. 
Arlina juga berharap agar kebersamaan anggota Fatayat terlebih di Kecamatan Margoyoso terus terjaga.
“Semoga kebersamaan anggota Fatayat menjadi nilai yang tidak pernah luntur. Semoga menjadi budaya yang senantiasa lekat di kalangan warga Nahdliyyin”
Ketua Tanfidziyah MWC NU Margoyoso, KH. Samu’in Wage memberikan ucapan selamat dan juga pesan  bahwa harus terus nguri-nguri NU dan meneruskan perjuangan para ulama. Kita harus memberikan yg kita punyai pada kepentingan umat. 
“Kalau bukan kita siapa lagi yang meneruskan perjuangan para Ulama?” 
Sebelumnya, saat prosesi pelantikan yang dipimpin Ketua PC Fatayat NU Pati, Arlina Fitroh diketahui menggantikan Noor Hidayah sebagai Ketua PAC Fatayat NU Margoyoso. Ia resmi menggantikan ketua sebelumnya, yang telah berakhir masa jabatannya. (LTN/Yaroh)
  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Akhir Kepengurusan, LP. Ma'arif Berikan Ma'arif NU Jateng Awards

    Akhir Kepengurusan, LP. Ma’arif Berikan Ma’arif NU Jateng Awards

    • calendar_month Ming, 10 Mar 2024
    • account_circle admin
    • visibility 245
    • 0Komentar

      Semarang – Bertempat di Hotel Muria Semarang, Lembaga Pendidikan Ma’arif NU PWNU Jawa Tengah 2018-2023 memberikan penghargaan kepada Lembaga Pendidikan Ma’arif NU PCNU Kabupaten/Kota dalam kegiatan Ma’arif NU Jateng Awards pada Sabtu (9/3/2024). Hadir Ketua dan jajaran pengurus Lembaga Pendidikan Ma’arif NU PWNU Jawa Tengah dan pengurus Lembaga Pendidikan Ma’arif NU PCNU Kabupaten/Kota se […]

  • Putri Bungsu Ketua Muslimat NU Viral di TikTok dengan Al Qur’an

    Putri Bungsu Ketua Muslimat NU Viral di TikTok dengan Al Qur’an

    • calendar_month Jum, 14 Jan 2022
    • account_circle admin
    • visibility 303
    • 0Komentar

    Potongan video di akun TikTok @auniazulfa. (Sumber : tribunnews.com) GEMBONG – Baru-baru ini, dunia maya kembali digegerkan oleh kemunculan seorang gadis yang mengaku baru boleh bermain keluar bersama-sama temannya setelah selesai setoran hafalan al Qur’an kepada ibunya.  Kisah tersebut disebarkan lewat media sosial TikTok oleh pemilik akun @auniazulfa. Melalui video yang telah ditonton lebih dari […]

  • Menangkap Cahaya Rayyan

    Menangkap Cahaya Rayyan

    • calendar_month Sel, 4 Jul 2017
    • account_circle admin
    • visibility 283
    • 0Komentar

    “Sesungguhnya di syurga ada satu pintu bernama Rayyan. Orang-orang yang berpuasa akan masuk melalui pintu itu pada hari kiamat. Selain orang yang berpuasa tidak akan memasukinya…. Maka jika orang-orang yang berpuasa telah memasukinya, maka (Pintu Rayyan) akan ditutup dan taka da seorangpun lagi yang memasukinya.” Begitu spesialnya ibadah puasa, hingga diabadikan dalam banyak hadits. Salah […]

  • PCNU-PATI Photo by Yue WU

    Ini Tentang Disiplin, Bukan Siksa

    • calendar_month Sel, 10 Okt 2023
    • account_circle admin
    • visibility 259
    • 0Komentar

    Oleh : Irna Maifatur Rohmah Dewasa ini, suatu tindakan yang dahulu wajar-wajar saja kini gampang sekali diperkarakan dan dipermasalahkan. Apalagi di dunia pendidikan, keluhan dari guru terkait kebiasaan anak yang terlalu manja membuat ruang gerak guru terbatas. Mau bertindak tapi dibayang-bayangi tindakan hukum. Padahal itu wajar saja untuk mendidik anak agar bisa memanajemen apa yang […]

  • PCNU PATI - Doakan Saja, Jangan Pertanyakan. Photo by David Rodrigo on Unsplash.

    Doakan Saja, Jangan Pertanyakan

    • calendar_month Jum, 6 Mei 2022
    • account_circle admin
    • visibility 230
    • 0Komentar

    Selamat merayakan hari raya Idhul fitri untuk segenap umat Islam. Idhul fitri adalah hari yang ditunggu setelah sebulan penuh melakukan ibadah puasa. Momen hari kemenangan sekali dalam setahun digunakan untuk saling berkunjung ke sanak saudara maupun tetangga untuk saling memaafkan atas segala kesalahan disengaja atau pun tak dan saling mendoakan. Momen tersebut tak akan lepas […]

  • Puasa Mutih dan Patigeni

    Puasa Mutih dan Patigeni

    • calendar_month Sel, 17 Agu 2021
    • account_circle admin
    • visibility 2.866
    • 0Komentar

    Seorang kyai memberikan ijazah/amalan yang berupa puasa mutih (makan nasi saja) selama tujuh hari yang diakhiri dengan pati geni (tidak makan dan tidak minum dan tidak tidur) mulai maghrib sampai maghrib yang akan datang. Pertanyaan : Bolehkah amalan tersebut menurut kacamata fiqih ?   Jawaban : Boleh apabila tidak ada niat wishol dan amalan tersebut […]

expand_less