Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » PAC Fatayat NU Margoyoso Gelar Pelantikan dan Raker

PAC Fatayat NU Margoyoso Gelar Pelantikan dan Raker

  • account_circle admin
  • calendar_month Sab, 11 Sep 2021
  • visibility 211
  • comment 0 komentar

MARGOYOSO – Bertempat di Pondok Pesantren Al Fakhry Hadiwijaya Kajen Margoyoso, Kemarin (Jum’at, 10/09/2021) PAC Fatayat NU menggelar Pelantikan Pengurus.  Dalam kegiatan ini turut hadir Ketua Tanfidziyah MWC NU Margoyoso KH. Samu’in Wage, PC Fatayat NU Pati yang diwakili oleh Nining Sugiharti, Ketua PAC Muslimat Margoyoso Dr. Munifah, dan perwakilan dari PAC IPNU IPPNU Margoyoso.
Ketua PAC Fatayat NU Margoyoso terpilih, Arlina Fitroh menuturkan bahwa Fatayat NU merupakan organisasi perempuan muda NU yang memiliki tugas strategis dalam memperjuangkan hak-hak perempuan. Dan kebutuhan dasar bagi kehidupan meliputi pendidikan, kesehatan, ekonomi, dan kesejahteraan keluarga.
Beberapa program utama yang akan dikembangkan pada periode ini selain penguatan organisasi dan pengkaderan, beliau juga menuturkan bahwa periode ini juga terfokus pada bidang kesehatan dan lingkungan hidup.
“Selain organisasi, kaderisasi, kemudian pemberdayaan ekonomi perempuan dengan harapan mandiri secara ekonomi dan mampu berkontribusi dalam meningkatkan ekonomi dan kesejahteraan keluarga. Selain itu, Fatayat NU Margoyoso juga terfokus pada bidang kesehatan dan lingkungan hidup yaitu dengan terus menggalakkan pola gaya hidup sehat.” Ungkapnya saat dihubungi PC LTN NU Pati via telephone.
Mengangkat tema “Bersama Fatayat Kita Wujudkan Keluarga Maslahah an-Nahdliyyah Menuju Indonesia Maju” tema pelantikan dan raker ini mengambil konsep yang disampaikan para tokoh NU bahwa keluarga memegang peranan penting dalam kemajuan bangsa.
 keluarga yang sakinah berupa ketenangan jiwa setiap anggota keluarga yang berimplikasi pada masyarakat, bangsa dan semesta alam. 
Arlina juga berharap agar kebersamaan anggota Fatayat terlebih di Kecamatan Margoyoso terus terjaga.
“Semoga kebersamaan anggota Fatayat menjadi nilai yang tidak pernah luntur. Semoga menjadi budaya yang senantiasa lekat di kalangan warga Nahdliyyin”
Ketua Tanfidziyah MWC NU Margoyoso, KH. Samu’in Wage memberikan ucapan selamat dan juga pesan  bahwa harus terus nguri-nguri NU dan meneruskan perjuangan para ulama. Kita harus memberikan yg kita punyai pada kepentingan umat. 
“Kalau bukan kita siapa lagi yang meneruskan perjuangan para Ulama?” 
Sebelumnya, saat prosesi pelantikan yang dipimpin Ketua PC Fatayat NU Pati, Arlina Fitroh diketahui menggantikan Noor Hidayah sebagai Ketua PAC Fatayat NU Margoyoso. Ia resmi menggantikan ketua sebelumnya, yang telah berakhir masa jabatannya. (LTN/Yaroh)
  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gengsi Makan Siang Gratis, Pendidikan Meringis

    Gengsi Makan Siang Gratis, Pendidikan Meringis

    • calendar_month Jum, 14 Feb 2025
    • account_circle admin
    • visibility 224
    • 0Komentar

      pcnupati.or.id – Program makan bergizi gratis nampaknya sudah menjadi hal yang sangat urgen di mata Pemerintah era kepemimpinan Prabowo dan Gibran. Bagaimana bukan, lewat program tersebut juga mereka dapat menduduki kursi presiden dan wakil presiden di Republik ini. Hingga masih menjadi sorotan media lokal maupun internasional. Diketahui uji coba makan siang gratis ini telah […]

  • Ramadan dan Etika Bermedia Sosial

    Ramadan dan Etika Bermedia Sosial

    • calendar_month Jum, 20 Feb 2026
    • account_circle admin
    • visibility 8.634
    • 0Komentar

      Oleh Hamidulloh Ibda Tema tulisan seperti ini sudah banyak diketik banyak penulis. Diunggah banyak website. Dijelaskan pada Influecer dan Youtuber. Didakwahkan para pendakwah. Saya beberapa kali juga menulisnya di website resmi PCNU Pati. Namun, perlu ditegaskan lagi, mengapa etika bermedia sosial di bulan Ramadan menjadi penting untuk ditulis ulang di Pcnupati.or.id ini? Ya, jawab […]

  • MENUNGGU GEBRAKAN NU DALAM MENGHADAPI MEA

    MENUNGGU GEBRAKAN NU DALAM MENGHADAPI MEA

    • calendar_month Sen, 1 Jun 2015
    • account_circle admin
    • visibility 264
    • 0Komentar

    Oleh: Faiz Aminuddin*                                                                                 Warga di kawasan Asia Tenggara sebentar lagi akan menghadapi Masyarakat Ekonomi Asean yang akan dimulai pada tanggal […]

  • PCNU-PATI Photo by KamalUddin Dk

    Suara Azan

    • calendar_month Sen, 26 Des 2022
    • account_circle admin
    • visibility 226
    • 0Komentar

    “… Suara azan sebagai bel kesadaran untuk mengingatkan tugas meditasi sehari-hari berupa menoleh ke dalam, kenali diri kemudian bebaskan semua cengkeraman.” Kalimat tersebut diutarakan Gede Prama, penulis dan pelaku meditasi, yang beragama Hindu. Membaca dari refleksi Gede Prama di atas saya begitu tersentuh. Betapa saya tidak pernah menyadari akan pesan yang tersembunyi dari suara azan. […]

  • Menyemai Generasi Berkarakter

    Menyemai Generasi Berkarakter

    • calendar_month Rab, 7 Jan 2015
    • account_circle admin
    • visibility 168
    • 0Komentar

    Di tengah berbagai krisis multidimensi yang melanda, bangsa Indonesia wajib bersyukur, sebab pada periode 2005-2035 telah dikaruniai Allah populasi usia produktif yang luar biasa besar dan belum pernah dialaminya sejak Indonesia merdeka. Jumlah populasi produktif tersebut akan menjadi nikmat berupa bonus demografi (demographic dividend), dan dapat menjadi momentum serta peluang untuk menyongsong 100 tahun Indonesia […]

  • PCNU-PATI

    MHI Gembong Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir

    • calendar_month Rab, 4 Jan 2023
    • account_circle admin
    • visibility 186
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id- GABUS – Keluarga MI Hidayatul Islam (MHI)  Gembong-Pati melakukan aksi sosial. Kegiatan ini dilaksanakan di Desa Kosekan, Gabus pada Rabu (4/1) sore. Desa tersebut menjadi salah satu langganan banjir setiap musim penghujan. Kepala MHI Gembong, Sholikhin menegaskan bahwa Desa Kosekan menjadi tujuan penyaluran bantuan karena di daerah tersebut jarang tersorot kamera.  “Dulu pernah kami […]

expand_less