NU Temanggung Tegaskan Komitmen NKRI Harga Mati dalam Apel 10.000 Kader
- account_circle admin
- calendar_month 2 jam yang lalu
- visibility 7.829
- comment 0 komentar

NU Temanggung Tegaskan Komitmen NKRI Harga Mati dalam Apel 10.000 Kader
Temanggung – Ribuan kader Nahdlatul Ulama (NU) Kabupaten Temanggung memadati Alun-alun Kabupaten dalam Apel dan Parade 10.000 Kader memperingati Harlah NU ke-100 Masehi. Momentum bersejarah ini menjadi ajang penegasan komitmen NU sebagai pilar utama Islam rahmatan lil alamin sekaligus penjaga Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Bupati Temanggung Agus Setiawan dalam sambutannya pada hari Sabtu Pagi (31/01/2026) menegaskan bahwa apel ini bukan sekadar seremonial. “Ini adalah pernyataan sikap bahwa kader Nahdatul Ulama siap menjadi garda terdepan menjaga persatuan, merawat toleransi, dan menolak segala bentuk radikalisme, ekstremisme, serta ujaran kebencian yang dapat merusak keutuhan bangsa,” ujar Bupati.
Ketua PC NU Temanggung KH Muhammad Nurul Yakin menyampaikan bahwa NU konsisten menjalankan ajaran Islam Wasatiah – Islam jalan tengah yang tidak ekstrem ke kanan maupun ke kiri. “Islam yang adil, seimbang, moderat, dan bijaksana dalam menyikapi perbedaan. Nahdatul Ulama mengajarkan kita untuk tegas dalam prinsip, namun lembut dalam cara,” kata KH Nurul Yakin.
Rais Suriah PC NU Temanggung KH Muhammad Furqan Mazhur menambahkan bahwa lahirnya NU pada 31 Januari 1926 adalah respon terhadap munculnya ekstremisme dan runtuhnya kiblat peradaban Islam dengan jatuhnya Turki Utsmani tahun 1924. “Hadratus Syekh Hasyim Asy’ari beserta para kiai mendirikan NU untuk menjaga peradaban Islam yang rahmatan lil alamin,” jelasnya.
Acara yang berlangsung dua hari ini dihadiri oleh Wakil Bupati, Ketua DPRD, jajaran Forkopimda, serta pengurus NU dari 20 MWC dan 289 ranting se-Kabupaten Temanggung. Seluruh peserta menyerukan yel-yel “NU, NKRI Harga Mati, Pancasila Jaya, Aswaja Akidah Kita, NU Temanggung Maju, Modern dan Maslahat” sebagai bentuk komitmen kebangsaan.
Pemerintah Kabupaten Temanggung menyampaikan apresiasi tinggi atas peran strategis NU dalam menjaga kondusivitas daerah dan menjadi mitra pembangunan. “Mari kita rawat Temanggung sebagai daerah yang aman, damai, religius, dan berkemajuan dengan spirit Islam yang menyejukkan dan mempersatukan,” pungkas Bupati Agus Setiawan.
- Penulis: admin

Saat ini belum ada komentar