Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Ngaji Kitab Demokratis bersama Mbah Kahar

Ngaji Kitab Demokratis bersama Mbah Kahar

  • account_circle admin
  • calendar_month Ming, 5 Sep 2021
  • visibility 320
  • comment 0 komentar
Suasana ngaji luring di Ponpes Al Ma’arif Gembong bersama KH. Abdul Qohar setiap hari Sabtu malam

GEMBONG – Pengasuh Ponpes Al Ma’arif Gembong, KH. Abdul Qohar, membuka ngaji kitab untuk umum. Agenda ini sudah berlangsung sejak bertahun-tahun, namun belum banyak masyarakat yang mengetahui. 

Kiai lulusan Lasem yang akrab disapa Mbah Kahar tersebut membuka kajian kitab untuk umum setiap Sabtu malam Minggu, sehabis maghrib sampai jam delapan malam. Berlangsung di aula pondoknya yang berlokasi di depan KUA Gembong, Mbah Kahar mengkaji Kitab Durrotun Nasihin dan Ihya’ Ulumiddin. 

Uniknya pengajian kitab yang digagas oleh mantan Ketua MWC NU Gembong tersebut sangat demokratis. Mirip suasana diskusi di kampus, menurut Abdusshomad, salah satu peserta ngaji kitab tersebut. 

“Saya baru menemukan kiai sepuh yang ngajinya demokratis seperti ini,” tuturnya Sabtu (4/9). 

Para santri peserta ngaji bebas menanyakan hal-hal seputar agama, sosial hingga politik. Lebih unik lagi, mereka tidak harus menunggu sesi tanya jawab, tapi boleh langsung bertanya ketika kiai selesai menjelaskan. 

“Misal yai baru membahas tentang sholat khusyu’. Kita bisa langsung tanya-tanya di tengah ngaji. Dan yai sangat care,” lanjut Shomad. 

Peserta ngaji yang diasuh oleh KH. Abdul Qohar tersebut sangat beragam. Mulai remaja, pemuda hingga para lansia juga turut serta dalam kegiatan tersebut. Kalangan ibu-ibu juga tak ketinggalan ‘nyantri’ setiap malam Minggu tersebut. 

“Bekal akhirat, mas. Di sini ngajinya enak. Meskipun ngaji kitab tapi modelnya kayak orang jagongan, kami yang awam jadi gampang paham,” ungkap Sugeng, santri lain yang merupakan pensiunan PNS. 

Selain secara luring, Mbah Kahar juga melek teknologi dengan menyelenggarakan ngaji secara daring. Biasanya, ngaji disiarkan langsung via Zoom atau lebih sering disiarkan melalui live Facebook akun @Maulana Luthfi Karim.(lut/ltn)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • NU Peduli, PWNU Akan Libatkan Pagar Nusa

    NU Peduli, PWNU Akan Libatkan Pagar Nusa

    • calendar_month Ming, 26 Jan 2025
    • account_circle admin
    • visibility 316
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id- Batang – Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Tengah melibatkan Pagar Nusa dalam pembentukan unit khusus tanggap bencana yang dinamai “NU Peduli”. Pelibatan Pagar Nusa ini menjadikan status unit tersebut menjadi “NU Peduli Plus”. Demikian disampaikan Ketua PWNU Jateng KH Abdul Ghaffar Rozin dalam pidato pembukaan Kejuaraan Pencak Silat Daerah (Kejurda) Pagar Nusa Jawa […]

  • Libatkan Peran Orangtua, MI Walisongo Kalangan Adakan Kegiatan Kunjungan Rumah

    Libatkan Peran Orangtua, MI Walisongo Kalangan Adakan Kegiatan Kunjungan Rumah

    • calendar_month Sel, 18 Feb 2025
    • account_circle admin
    • visibility 223
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id- Sukoharjo – Pendidikan dasar bagi anak merupakan salah satu pondasi penting yang dapat mempengaruhi perkembangan anak di masa depan. Termasuk Madrasah Ibtidaiyah (MI) yang merupakan lembaga pendidikan dasar berbasis agama Islam, yang tidak hanya mengajarkan pengetahuan umum, akan tetapi juga mengajarkan pendidikan agama sebagai bekal siswa di masa depan.   Dalam merumuskan program kegiatan […]

  • Kapan Ekonomi Warga NU Mandiri ?

    Kapan Ekonomi Warga NU Mandiri ?

    • calendar_month Sel, 16 Jan 2018
    • account_circle admin
    • visibility 210
    • 0Komentar

    Pertanyaan tersebut menggelitik seluruh elemen NU, khususnya pengurus dan kader-kader mudanya. Jangan sampai NU menjadi al-kabiiru bilaa nidlaamin yaghlibuhus shaghiiru bi nidlaamin, organisasi besar tidak terorganisir yang dikalahkan oleh organisasi kecil yang terorganisir. NU harus menjadi al-kabiiru bi nidzaamin, organisasi besar yang terorganisir. Dengan organisasi yg baik, NU akan berkembang pesat, baik secara jamaah (komunitas) […]

  • LTN NU Jadi Narasumber Rumat Literasi IPNU-IPPNU

    LTN NU Jadi Narasumber Rumat Literasi IPNU-IPPNU

    • calendar_month Ming, 2 Feb 2020
    • account_circle admin
    • visibility 206
    • 0Komentar

    JAKEN – Lembaga Ta’lif wan Nasyr Nahdlatul Ulama (LTNNU) Kabupaten Pati ikut menjadi narasumber dalam Rumat Literasi yang diselenggarakan oleh PC. IPNU-IPPNU Kab. Pati, Ahad (2/2/2020) Pagi. Acara Rumat Literasi yang digelar di MA Darul Ulum Jaken ini menjadi rangkaian tur Rumat Literasi yang rencananya akan digelar di setiap eks-kawedanan se kabupaten Pati. Dalam acara yang […]

  • Pengurus IKA PMII Pati Gelar Rapat Kerja, Ketua PCNU Ingatkan 3M

    Pengurus IKA PMII Pati Gelar Rapat Kerja, Ketua PCNU Ingatkan 3M

    • calendar_month Ming, 27 Apr 2025
    • account_circle admin
    • visibility 250
    • 0Komentar

      Pcnupati.or.id – Pengurus Cabang Ikatan Alumni Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (IKA PMII) Kabupaten Pati periode 2025-2030 menggelar pelantikan sekaligus rapat kerja, pada Minggu (27/4/2025) sore. Kegiatan itu berlangsung di Joglo Pergerakan Sahabat Muslihan, Desa Tegalharjo, Kecamatan Trangkil. Para pengurus dilantik langsung oleh Bendahara Umum Pengurus Wilayah IKA PMII Jawa Tengah, M. Mahbub Zaki. Pada […]

  • Lampu Terang Di Balik Seribu Bambu

    Lampu Terang Di Balik Seribu Bambu

    • calendar_month Kam, 22 Jan 2015
    • account_circle admin
    • visibility 315
    • 0Komentar

    Keberadaan KH Gholib di daerah bambu seribu atau Pringsewu, Provinsi Lampung membawa “lampu yang terang”. Begitu H.A Musa Achmad pada tahun 1973 menggambarkannya. Lampu adalah madrasah, penerang anak-anak dengan pendidikan agama Islam. Berikut kisah KH Gholib dalam perjuangan di bidang agama, pendidikan dan sosial yang dituturkan Dr. Dra. Hj. Farida Ariyani, M.Pd, cucu KH Gholib, […]

expand_less