Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Ngaji Kitab Demokratis bersama Mbah Kahar

Ngaji Kitab Demokratis bersama Mbah Kahar

  • account_circle admin
  • calendar_month Ming, 5 Sep 2021
  • visibility 348
  • comment 0 komentar
Suasana ngaji luring di Ponpes Al Ma’arif Gembong bersama KH. Abdul Qohar setiap hari Sabtu malam

GEMBONG – Pengasuh Ponpes Al Ma’arif Gembong, KH. Abdul Qohar, membuka ngaji kitab untuk umum. Agenda ini sudah berlangsung sejak bertahun-tahun, namun belum banyak masyarakat yang mengetahui. 

Kiai lulusan Lasem yang akrab disapa Mbah Kahar tersebut membuka kajian kitab untuk umum setiap Sabtu malam Minggu, sehabis maghrib sampai jam delapan malam. Berlangsung di aula pondoknya yang berlokasi di depan KUA Gembong, Mbah Kahar mengkaji Kitab Durrotun Nasihin dan Ihya’ Ulumiddin. 

Uniknya pengajian kitab yang digagas oleh mantan Ketua MWC NU Gembong tersebut sangat demokratis. Mirip suasana diskusi di kampus, menurut Abdusshomad, salah satu peserta ngaji kitab tersebut. 

“Saya baru menemukan kiai sepuh yang ngajinya demokratis seperti ini,” tuturnya Sabtu (4/9). 

Para santri peserta ngaji bebas menanyakan hal-hal seputar agama, sosial hingga politik. Lebih unik lagi, mereka tidak harus menunggu sesi tanya jawab, tapi boleh langsung bertanya ketika kiai selesai menjelaskan. 

“Misal yai baru membahas tentang sholat khusyu’. Kita bisa langsung tanya-tanya di tengah ngaji. Dan yai sangat care,” lanjut Shomad. 

Peserta ngaji yang diasuh oleh KH. Abdul Qohar tersebut sangat beragam. Mulai remaja, pemuda hingga para lansia juga turut serta dalam kegiatan tersebut. Kalangan ibu-ibu juga tak ketinggalan ‘nyantri’ setiap malam Minggu tersebut. 

“Bekal akhirat, mas. Di sini ngajinya enak. Meskipun ngaji kitab tapi modelnya kayak orang jagongan, kami yang awam jadi gampang paham,” ungkap Sugeng, santri lain yang merupakan pensiunan PNS. 

Selain secara luring, Mbah Kahar juga melek teknologi dengan menyelenggarakan ngaji secara daring. Biasanya, ngaji disiarkan langsung via Zoom atau lebih sering disiarkan melalui live Facebook akun @Maulana Luthfi Karim.(lut/ltn)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • 52 Orang Lolos Diklatsar Banser

    52 Orang Lolos Diklatsar Banser

    • calendar_month Ming, 13 Okt 2019
    • account_circle admin
    • visibility 208
    • 0Komentar

    MARGOREJO-Pengurus Anak Cabang (PAC) Gerakan Pemuda Ansor Kecamatan Margorejo menjalani hajat besar jelang pertengahan bulan ini. Sejak Jumat (11/10) kemarin, pihak PAC Ansor menggelar Diklatsar Banser yang diikuti sedikitnya 52 peserta di TPQ Al Musthofa, Sokobubuk, Margorejo. Pembukaan Diklatsar Banser di TPQ Al Musthofa, Sokobubuk, Margorejo, Jumat (11/10) Hal ini disampaikan oleh Abdul Qohar, S.Pd., […]

  • ‎Gus Mujib Jogo Roso Isi Pengajian Ramadan Ahad Sore di Masjid Baitul Mujahid

    ‎Gus Mujib Jogo Roso Isi Pengajian Ramadan Ahad Sore di Masjid Baitul Mujahid

    • calendar_month Ming, 15 Mar 2026
    • account_circle admin
    • visibility 9.938
    • 0Komentar

    Semarang – Suasana Ramadan 1447 H yang hangat terasa di Masjid Baitul Mujahid Keluraha Patemon, Kecamatan Gunungpati, Kota Semarang pada Ahad sore (15/3/2026). Iringan musik Rebana New Baitul Mujahid menghidupkan suasana kegiatan Pengajian Ramadan Ahad Sore. Kegiatan itu menjadi bagian dari rangkaian program Ramadan Feels Like Home kembali digelar dengan menghadirkan penceramah Gus Mujib Jogo […]

  • wts-jpg-2

    Uang dari Hasil WTS

    • calendar_month Sen, 28 Mar 2022
    • account_circle admin
    • visibility 225
    • 0Komentar

       Halal atau tidakkah, seandainya kita diberi sesuatu (uang atau sejenisnya) dari hasil pekerjaan WTS tersebut ?   Jawaban :Tidak halal, karena hal yang diperoleh dengan jalan haram, maka akan tetap haram diserah terimakan.   Referensi : &  As-syarqôwi, vol. 2 hal. 457 &  Mau`idhot al-mu`minîn, vol. 2 hal. 365 &  Fath al-mu`în, hal. 54 […]

  • Desa Bakaran Wetan Resmikan Museum Batik

    Desa Bakaran Wetan Resmikan Museum Batik

    • calendar_month Sel, 11 Okt 2022
    • account_circle admin
    • visibility 260
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id – Pemerintah  Desa Bakaran Wetan, Kecamatan Juwana, Pati, telah meresmikan Museum Batik, pada Minggu 9 Oktober 2022, malam.  Kepala Desa Bakaran Wetan, Wahyu Supriyo mengatakan, pembuatan museum batik ini sebagai tindak lanjut atas ditetapkannya batik tulis Bakaran sebagai warisan budaya tak benda pada tahun 2021 lalu. Maka salah satu cara Pemdes setempat untuk terus […]

  • NU Pati Keluarkan Maklumat Jelang Demo 13 Agustus

    PCNU Pati Keluarkan Maklumat Jelang Demo 13 Agustus

    • calendar_month Ming, 10 Agu 2025
    • account_circle admin
    • visibility 364
    • 0Komentar

      pcnupati.or.id – Menyikapi kondisi menjelang aksi demonstrasi masyrakat 13 Agustus, jajaran Pengurus cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Pati mengeluarkan maklumat, Minggu (10/8). Terdapat lima poin maklumat yang ditujukan kepada masyarakat, aparat keamanan, hingga Bupati Pati Sudewo. Dalam pernyataannya, Ketua PCNU Pati KH Yusuf Hasyim menyatakan, maklumat merupakan hasil rapat gabungan jajaran Syuriyah dan Tanfidziyah di […]

  • Ramadan itu Bulan Macul Langit

    Ramadan itu Bulan Macul Langit

    • calendar_month Kam, 20 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 397
    • 0Komentar

      Oleh Hamidulloh Ibda*   Pacul itu cangkul. Tapi dalam bahasa Jawa, macul  berarti mencangkul. Lalu, bagaimana jika macul langit? Langit kok dipacul.   Sebenarnya, macul itu bermakna luas. Dalam bulan Ramadan, ibaratnya kita “banjir” pahala karena Ramadan menjadi bulan yang dinanti-nanti oleh umat Islam ini membawa keberkahan, kedamaian, dan peluang bagi setiap hamba untuk […]

expand_less