Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Ngaji Kitab Demokratis bersama Mbah Kahar

Ngaji Kitab Demokratis bersama Mbah Kahar

  • account_circle admin
  • calendar_month Ming, 5 Sep 2021
  • visibility 316
  • comment 0 komentar
Suasana ngaji luring di Ponpes Al Ma’arif Gembong bersama KH. Abdul Qohar setiap hari Sabtu malam

GEMBONG – Pengasuh Ponpes Al Ma’arif Gembong, KH. Abdul Qohar, membuka ngaji kitab untuk umum. Agenda ini sudah berlangsung sejak bertahun-tahun, namun belum banyak masyarakat yang mengetahui. 

Kiai lulusan Lasem yang akrab disapa Mbah Kahar tersebut membuka kajian kitab untuk umum setiap Sabtu malam Minggu, sehabis maghrib sampai jam delapan malam. Berlangsung di aula pondoknya yang berlokasi di depan KUA Gembong, Mbah Kahar mengkaji Kitab Durrotun Nasihin dan Ihya’ Ulumiddin. 

Uniknya pengajian kitab yang digagas oleh mantan Ketua MWC NU Gembong tersebut sangat demokratis. Mirip suasana diskusi di kampus, menurut Abdusshomad, salah satu peserta ngaji kitab tersebut. 

“Saya baru menemukan kiai sepuh yang ngajinya demokratis seperti ini,” tuturnya Sabtu (4/9). 

Para santri peserta ngaji bebas menanyakan hal-hal seputar agama, sosial hingga politik. Lebih unik lagi, mereka tidak harus menunggu sesi tanya jawab, tapi boleh langsung bertanya ketika kiai selesai menjelaskan. 

“Misal yai baru membahas tentang sholat khusyu’. Kita bisa langsung tanya-tanya di tengah ngaji. Dan yai sangat care,” lanjut Shomad. 

Peserta ngaji yang diasuh oleh KH. Abdul Qohar tersebut sangat beragam. Mulai remaja, pemuda hingga para lansia juga turut serta dalam kegiatan tersebut. Kalangan ibu-ibu juga tak ketinggalan ‘nyantri’ setiap malam Minggu tersebut. 

“Bekal akhirat, mas. Di sini ngajinya enak. Meskipun ngaji kitab tapi modelnya kayak orang jagongan, kami yang awam jadi gampang paham,” ungkap Sugeng, santri lain yang merupakan pensiunan PNS. 

Selain secara luring, Mbah Kahar juga melek teknologi dengan menyelenggarakan ngaji secara daring. Biasanya, ngaji disiarkan langsung via Zoom atau lebih sering disiarkan melalui live Facebook akun @Maulana Luthfi Karim.(lut/ltn)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PCNU-PATI

    7 Siswa Pati Borong Medali di Thailand

    • calendar_month Sen, 29 Apr 2024
    • account_circle admin
    • visibility 220
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id – kabar membanggakan datang dari Bangkok, Thailand. Pasalnya, sebanyak tujuh bocah asal Pati, Jawa Tengah sukses berkompetisi dalam olimpiade matematika tingkat Internasional, TIMO (Thailand International Mathematical Olympaid), Sabtu (27/4). “Alhamdulillah, kompetisinya sudah berlangsung Sabtu (27/4) dan pengumumannya Ahad (28/4) siang,” ungkap Ali Syarifuddin, Direktur Lembaga Pendidikan Senyum Cerdas Nusantara (SCN) yang menjadi promotor ke […]

  • Gus Mus: Sejak Kapan Pemilihan Rais Aam Seperti Pilkada?

    Gus Mus: Sejak Kapan Pemilihan Rais Aam Seperti Pilkada?

    • calendar_month Jum, 16 Jan 2015
    • account_circle admin
    • visibility 192
    • 0Komentar

    Pati, NU OnlineAlmaghfurlah KH MA Sahal Mahfudh merupakan Rais Aam PBNU terakhir. Kedalaman ilmu dan keberpihakannya kepada masyarakat menjadi teladan bagi semua. Sulit rasanya mencari pengganti tokoh sekaliber Kiai Sahal untuk duduk di kursi Rais Aam.Pejabat Rais Aam Syuriah PBNU KH A Mustofa Bisri (Gus Mus) menuturkan hal tersebut saat memberi taushiyah pada Haul ke-1 […]

  • PCNU-PATI

    Kenapa Keberadaan Tuhan Perlu Pembuktian?

    • calendar_month Ming, 9 Jul 2023
    • account_circle admin
    • visibility 294
    • 0Komentar

    Dari sekian banyak perbedaan, perbedaan soal akidah menyumbangpaling banyak terhadap pertumpahan darah, meskipun lebih sering disusupikepentingan politik kekuasaan semata. Perbedaan akidah ini bahkanmerupakan perbedaan yang pertama kali muncul di antara umat Islam padamasa Sahabat, sehingga terjadilah peristiwa pembunuhan terhadap duakhalifah terakhir dari Khulafaurrasyidin, Sayyidina Usman dan Sayyidina Ali.Dari sini kita menyaksikan betapa vitalnya masalah akidah […]

  • Bahasan Suluk Maleman Kali ini Sujud di Tengah Guncangan Zaman

    Bahasan Suluk Maleman Kali ini Sujud di Tengah Guncangan Zaman

    • calendar_month Ming, 15 Mar 2026
    • account_circle admin
    • visibility 9.858
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id Sujud secara semantik bermakna ketundukan mutlak, kepatuhan dan merendahkan diri baik secara jasadi mau pun ruhani. Bila Islam dimaknai penyerahan mutlak kepada Allah, maka sujud adalah manifestasi puncaknya. Bila Islam dimaknai kedamaian, maka sujud adalah bentuk paling sempurna untuk meraihnya. Ini diungkapkan Anis Sholeh Ba’asyin sebagai simpul penjelasannya dalam Suluk Maleman bertajuk “Sujud, Semesta […]

  • PCNU-PATI Photo by geralt

    Celeng, Babi, dan Anjir

    • calendar_month Sel, 25 Jul 2023
    • account_circle admin
    • visibility 322
    • 0Komentar

    Oleh Hamidulloh Ibda Tiga bentuk umpatan di atas sengaja saya jadikan judul pada artikel ini. Mengingat, ragam bahasa yang digunakan anak-anak dan remaja kita, sekarang ini memprihatinkan. Di semua level. Entah pra sekolah, SD/MI hingga SMA/SMK/MA. Di kota dan desa sama. Meski bentuk umpatannya berbeda. Umpatan ditinjau dari bentuknya pun beragam. Pertama, nama binatang seperti […]

  • MI Walisongo Kalangan Sukoharjo Gelar Market Day

    Market Day, Cara MI Walisongo Ajarkan Jiwa Wirausaha Islami

    • calendar_month Rab, 26 Feb 2025
    • account_circle admin
    • visibility 285
    • 0Komentar

      Pcnupati.or.id-Sukoharjo – Setelah absen beberapa tahun, MI Walisongo Kalangan Desa Mulur, Kecamatan Bendosari, Kabupaten Sukoharjo kembali menggelar kegiatan Market Day pada Jum’at, 21 Februari 2024 kemarin. Kegiatan ini dilaksanakan dengan tujuan mengajarkan konsep berwirausaha yang islami dan mengembangkan kreativitas siswa. Market Day sebagai salah satu kegiatan implementasi dari program Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila […]

expand_less