Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » MWCNU Jakenan Bersama Forkopimcam Sambut Hari Santri 2021 Dengan Manakiban

MWCNU Jakenan Bersama Forkopimcam Sambut Hari Santri 2021 Dengan Manakiban

  • account_circle admin
  • calendar_month Jum, 22 Okt 2021
  • visibility 272
  • comment 0 komentar

 

Ketua MWC NU Kayen, Aris Sutopo (kiri) didampingi Camat dan Kapolsek setempat

JAKENAN – MWCNU Jakenan bersama dengan Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) gelar manakiban dan doa bersama dalam rangka menyambut peringatan Hari Santri Nasional Tahun 2021, Kamis malam (21/10).

Acara yang dilangsungkan di  di Pendopo Kantor Kecamatan Jakenan, mulai pukul 19.30 WIB dihadiri oleh jajaran pengurus NU Kecamatan Jakenan dan unsur lengkap dari Forkopimcam yang meliputi Camat Jakenan, Aglis Mulyana, SH, Kapolsek Jakenan, Iptu. Suwarno, SH., dan Komandan Koramil Jakenan, Kapten Czi. Sutono. Turut hadir juga Ketua KUA Kecamatan Jakenan. 

Dari jajaran pengurus NU Jakenan tampak hadir Rois Syuriah, KH. Ahmad Suja’i, Ketua Tanfidziyah, Aris Sutopo, S.Pd., MM, Pimpinan Banom NU yang ada di Jakenan, serta jajaran pengurus lainnya.

Pelaksanaan peringatan Hari Santri Tahun 2021 di Kecamatan Jakenan, terpaksa dilaksanakan dalam suasana keprihatinan. Hal ini terkait dengan masih berlangsungnya pandemi akinat Covid-19. Demikian disampaikan oleh Aris Sutopo, S.Pd., MM, Ketua Tanfidziyah MWCNU Jakenan dalam sambutannya.

Untuk itu, jajaran pengurus MWCNU berkordinasi dengan Forkopimcam terkait acara yang dapat digelar.

“Alhamdulillah Pak Camat memberikan izin, bahkan memfasilitasi dengan menyediakan Pendopo Kecamatan sebagai tempat acara,” ungkap Aris Sutopo. “Meski harus dilaksanakan secara sederhana”, tambahnya.

Senada, Camat Jakenan juga mengungkapkan keprihatinannya akan penyelenggaraan peringatan Hari Santri yang mesti dilakukan secara sederhana, bahkan untuk yang kedua kalinya. Kesemua ini memang dikarenakan kondisi pandemi Covid-19 yang masih menjadi ancaman.

Harapannya, dengan penyelenggaraan yang sederhana dan doa yang tulus dari para ulama dan santri, kecamatan Jakenan dan Indonesia pada umumnya akan cepat kembali normal.

Adapun pembacaan Manakib Syeh Abdul Qodir Jaelani dipimpin oleh K. Mubasyir, Mustasyar MWCNU yang juga mantan Rois MWCNU Kec. Jakenan.

Ketua Panitia Hari Santri Kecamatan Jakenan Tahun 2021, Sholihin, S,Pd.I mengungkapkan kepada NU Pati selepas acara, MWCNU Kecamatan Jakenan sengaja berkoordinasi dengan pihak Forkopimcam terkait perayaan Hari Santri. “Dengan situasi pendemi seperti ini, sebagai santri kita harus tetap mengikuti aturan dan kebijakan pemerintah, termasuk dalam melakukan perayaan hari kita, Hari Santri”, ungkap Sholihin yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua MWCNU Jakenan ini. (Mun/LTN)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Fidyah Aneh (2

    Fidyah Aneh (2

    • calendar_month Kam, 2 Sep 2021
    • account_circle admin
    • visibility 290
    • 0Komentar

    Bolehkah membayar fidyah setiap tahun pada bulan wafatnya orang yang difidyahi, dan dapatkah menggugurkan / meringankan tuntutan meninggalkan sholat / puasa mayat yang ketika hidupnya sudah biasa meninggalkannya ?   Jawaban : Boleh karena tidak ada kewajiban fauron (seketika) dalam mengkafarohi mayit, dan tidak dapat menggugurkan tuntutan meninggalkan sholat/puasa akan tetapi dapat sedikit meringankan dosanya. […]

  • Ipmafa Setor Dua Mahasiswa ke Lazisnu Pati

    Ipmafa Setor Dua Mahasiswa ke Lazisnu Pati

    • calendar_month Sel, 15 Okt 2019
    • account_circle admin
    • visibility 249
    • 0Komentar

    PATI-Dua mahasiswa Institut Pesantren Matholiul Falah (IPMAFA), Ah. Shofi Amri dan Nur Faiz sowan ke kantor Lazisnu Cabang Pati, Selasa (15/10) siang. Mereka datang dengan didampingi dua orang dosen, Ahmad Nashiruddin dan M. Luthfi. Lazisnu Cabang Pati menyambut kehadiran dua orang mahasiswa IPMAFA didampingi dua orang dosennya untuk melaksanakan PPL di kantor Lazisnu selama 45 […]

  • Jaga Kondusivitas Daerah, Kesbangpol Kabupaten Semarang Siap Sinergi dengan FKPT Jateng

    Jaga Kondusivitas Daerah, Kesbangpol Kabupaten Semarang Siap Sinergi dengan FKPT Jateng

    • calendar_month Sel, 20 Mei 2025
    • account_circle admin
    • visibility 339
    • 0Komentar

      Pcnupati.or.id Ungaran – Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Semarang siap bersinergi dengan Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) Jawa Tengah. Hal itu terungkap dalam silaturahmi antara Ketua FKPT Jateng Hamidulloh Ibda dan Kepala Kesbangpol Kabupaten Semarang, Suyana, S.H., M.Si., beserta jajaran di sebuah cafe di Ungaran, Kabupaten Semarang, Selasa (20/5/2025). Dalam kesempatan itu, […]

  • PCNU-PATI Photo by vihaels

    Pohon

    • calendar_month Rab, 21 Des 2022
    • account_circle admin
    • visibility 250
    • 0Komentar

    Oleh : Niam At Majha Air, tanah, angin dan pohon adalah satu dari kesatuan. Mereka komponen saling mengisi satu dengan lainnya. Jika salah satunya ada yang lebih dominan atau pun ada ketimpangan, maka kondisi alam menjadi tak stabil. Saat angin puting beliung hadir, menunjukkan keeksistensinnya; maka pohon menjadi pemecah angin tersebut agar tak bergerombol. Dengan […]

  • PCNU-PATI Photo by Philip Oroni

    Puisi Puisi Eska Mariska

    • calendar_month Ming, 20 Nov 2022
    • account_circle admin
    • visibility 236
    • 0Komentar

    Pesan setiap kali aku singgah di tempat yang sama rasanya begitu nyata kamu yang menatapku aku membalas malu-malu desiran ombak yang membawamu ke sisiku menyadarkanku akan kehadiranmu sesaat-menyenangkan lalu aku berbisik kepada angin untuk membawakan secarik pesan yang aku tulis di tengah kerumunan 24 Juli 2022 Tak Pernah Usai percakapan kita tak pernah usai setiap […]

  • a close up of two people shaking hands

    Selamat Datang Kepentingan

    • calendar_month Rab, 1 Jan 2025
    • account_circle admin
    • visibility 320
    • 0Komentar

    Oleh: Niam At Majha Berminggu-minggu telah berlalu, bulan telah meninggalkan dan hari telah berganti. Dan waktu terus berjalan tak bisa berputar ke belakang. Hari ini tahun telah berganti dan banyak doa doa dikumandangkan, ada yang mengatakan tahun kemarin kurang ini dan itu, tak jarang pula berkeyakinan jika tahun ini akan menjadi lebih baik dari sebelumnya. […]

expand_less