Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » MUI Kota Salatiga Mengkaji Toleransi di Asean

MUI Kota Salatiga Mengkaji Toleransi di Asean

  • account_circle admin
  • calendar_month Sab, 3 Agu 2019
  • visibility 192
  • comment 0 komentar

SALATIGA-MUI Kota Salatiga mengadakan Seminar Internasional bertajuk Toleransi di Kawasan Asia Tenggara pada Sabtu (3/8) di Hotel Laras Asri Salatiga. Hadir sebagai narasumber dalam acara tersebut Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, imam besar Masjid Istiqlal, Prof. Dr. H. Noor Ahmad, rektor Unwahas Semarang, Dr. H. Ahmad Kamel H. Yusof, ketua Jam’iyah Ulama Fathoni Darussalam Pattani Thailand, dan Haji Sammali bin Haji Adam, Universiti Islam Sultan Sharif Ali Brunei Darussalam.

Peserta seminar antusias mengikuti pemaparan dari pemateri

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Walikota Salatiga, Sekretaris MUI Salatiga, Dr. Miftahudin, jajaran forkopinda Salatiga, delegasi MUI se-Jawa Tengah, dan beberapa Perguruan Tinggi Islam di Jawa Tengah. Wakil Walikota memberikan sambutan dengan menunjukkan bahwa prediket Salatiga sebagai Kota Paling Toleran karena kesadaran pemeluk agama untuk saling menghormati.

Seminar diawali dengan keynote speaker oleh Ketua MUI Jawa Tengah, Dr. KH. Ahmad Darodji, yang mengajak untuk membangun kembali kerukunan intern umat beragama dan antar umat beragama di Indonesia.

 “Ajaran Islam adalah Rahmatan Lil Alamin, yakni kasih sayang. Tidak ada kemarahan dan konflik tetapi saling mengasihi dan menyayangi”, demikian penjelasan awal.

Kyai sepuh yang masih energik ini menambahkan bahwa umat Islam harus meneladani Rasulullah yang mengibaratkan manusia seperti satu batang tubuh, berbeda peran dan fungsi namun saling bersinergi untuk tujuan yang sama.

Selanjutnya seminar dibagi menjadi dua sesi. Sesi  pertama oleh Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar dan Dr. H. Ahmad Kamel dari Thailand. Sesi kedua oleh Haji Sammali dari Brunei dengan Prof. Dr. KH. Noor Ahmad. Harapannya kegiatan ini mampu menciptakan kondisi kehidupan beragama yang kondusif menuju masyarakat berkualitas.

Seminar yang merupakan atas rekomendasi MUI Salatiga tahun lalu ini juga untuk mengenang ketua MUI Kota Salatiga, Dr. KH. Saifudin Zuhri, yang wafat pada Ramadhan kemarin ketika menjadi imam sholat Jumat. Beliau yang menggagas dan menyiapkan acara sejak awal namun belum sempat mengikuti acaranya.(nashr/ltn)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sambil Manaqiban, NU Jatisari Jakenan Adakan Musyawarah Ranting

    Sambil Manaqiban, NU Jatisari Jakenan Adakan Musyawarah Ranting

    • calendar_month Sel, 10 Sep 2019
    • account_circle admin
    • visibility 198
    • 0Komentar

    JAKENAN – Secara kultural dan jamaah, Nahdlatul Ulama telah mengakar kuat di berbagai desa di Jakenan. Termasuk di Ranting NU Desa Jatisari. Sehingga tidak mengherankan jika kemudian terjadi Musyawarah Ranting untuk membentuk kepengurusan baru yang dilaksanakan berbarengan dengan acara manaqiban rutin. Ranting NU Desa Jatisari Kecamatan Jakenan, Selasa (10/9/2019) berhasil menggelar Musyawarah Ranting dan menyusun […]

  • Warga Gandeng PMII Syekh Mutamakkin Tancapkan 8000 Bibit Mangrove

    Warga Gandeng PMII Syekh Mutamakkin Tancapkan 8000 Bibit Mangrove

    • calendar_month Sel, 3 Des 2019
    • account_circle admin
    • visibility 272
    • 0Komentar

    TAYU-Pengurus Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Komisariat Syekh Mutamakkin Pati melakukan gerakkan penanaman mangrove, Senin (2/12). Penanaman ini dilakukan bersama dengan para petani tambah dan nelayan Desa Dororejo, Tayu. Pengurus PMII Komisariat Syeh Mutamakkin bersama dengan warga dan TNI-Polri usai penanaman 8000 bibit mangrove di Desa Dororejo, Kecamatan Tayu, Senin (2/12). Sebanyak 8.000 bibit pohon […]

  • adn

    Ad Maiora Natus Sum

    • calendar_month Sen, 29 Jan 2024
    • account_circle admin
    • visibility 554
    • 0Komentar

    Oleh: M. Iqbal Dawami Di tengah-tengah kota Bandung, yang ramai dengan hiruk pikuk kehidupan modern, terdapat sebuah oasis keheningan dan warisan sejarah yang kaya, yaitu SMA Santo Aloysius. Didirikan pada tanggal 21 Juni 1930, sekolah Katolik ini merupakan saksi bisu perkembangan kota Bandung dari masa ke masa. Berdiri megah dengan arsitektur yang merefleksikan keanggunan masa […]

  • PCNU-PATI

    Tim Farmasi UGM Datangi Perkumpulan Emak-Emak, Ada Apa? 

    • calendar_month Sen, 9 Okt 2023
    • account_circle admin
    • visibility 270
    • 0Komentar

    pcnupati.or.od. Rutinan Fatayat NU Kabupaten Pati bulan ini sukses diselenggarakan di Balai Desa Glonggong, Kecamatan Jakenan, Ahad (8/10). Kehadiran 40 delegasi dari 20 PAC Fatayat NU Se-Kabupaten Pati menjadi indikator solidnya kaum pemudi NU ini. Bukan hanya itu, tuan rumah, PAC Jakenan juga mengirimkan 20 pengurusnya untuk hadir dalam agenda itu.  Jajaran tokoh masyarakat, baik […]

  • Penutupan, Ma’arif NU Kudus Juara Umum Porsema XIII 2025

    Penutupan, Ma’arif NU Kudus Juara Umum Porsema XIII 2025

    • calendar_month Ming, 14 Sep 2025
    • account_circle admin
    • visibility 350
    • 0Komentar

    WONOSOBO – Kontingen LP. Ma’arif NU PCNU Kabupaten Kudus akhirnya resmi dinobatkan sebagai Juara Umum Pekan Olahraga dan Seni Ma’arif (Porsema) XIII LP Ma’arif NU PWNU Jawa Tengah Tahun 2025. Penetapan ini tertuang dalam Surat Keputusan Panitia Penyelenggara Porsema XIII Nomor: 137/PJ.W.11/IX/2025, yang diumumkan pada penutupan Porsema XIII di Gedung Sasana Adipura Kencana, Wonosobo, Sabtu […]

  • Peringati Hari Santri, MWC Ajak Warga Ikut Upacara

    Peringati Hari Santri, MWC Ajak Warga Ikut Upacara

    • calendar_month Jum, 11 Okt 2019
    • account_circle admin
    • visibility 210
    • 0Komentar

    GEMBONG-MWC NU Kecamatan Gembong menggelar rapat persiapan peringatan Hari Santri Nasional (HSN) 2019. Para pengurus MWC, Ranting, Banom dan lembaga serta beberapa pimpinan majelis tahlil memenuhi undangan teraebut. Berlokasi di Gedung MTs Al Ma’arif Gembong, rapat berlangsung Jumat (11/10) siang. Sebelum memulai rapat, K. Sholikhin, ketua MWC NU Gembong memberikan pengantar berupa sejarah resolusi jihad […]

expand_less