Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Menarik, Salafiyah Tumbuhkan Giat Literasi Via Workshop

Menarik, Salafiyah Tumbuhkan Giat Literasi Via Workshop

  • account_circle admin
  • calendar_month Jum, 8 Nov 2019
  • visibility 264
  • comment 0 komentar

MARGOYOSO-Lemahnya minat menulis dikalangan pelajar saat ini terbilang sangat memprihatinkan. Indikasi paling sederhana adalah mulai sepinya majalah dinding sekolah dari karya-karya peserta didik. Jika alasan yang digunakan adalah beralihnya tempat berkarya dari konvensional menuju digital, ternyata di dunia elektronik pun kiprah kalangan peserta didik masih sangat minim.

Arif Khilwa, salah satu pemateri saat memberika joke kepada salah seorang peserta.

Oleh karena itu, MA Salafiyah Kajen melalui kegiatan ektrakurikuler jurnalistik Et Diversity mengadakan pelatihan jurnalistik dan kepenulisan. Kegiatan yang diikuti oleh puluhan peserta didik MA Salafiyah ini dilaksanakan pada hari jum’at (8/10). 

Dalam pelatihan yang dihelat di aula MA Salafiyah, Kajen ini, di sampaikan tiga materi antara lain tentang motivasi menulis, penulisan kreatif dan penulisan berita. Dua pemantik ditunjuk pihak Madrasah untuk memaparka materi-materi tersebut, diantaranya Arif Khilwa dan Beni Dewa Brata sebagai pemateri.

Arif Khilwa dalam pemaparannya mengatakan bahwa kemauan menulis mulai minim. Hal ini tentu sangat berbahaya jika dibiarkan. Sebab, bagaimanapun literasi merupakan salah satu metode penyebaran ilmu yang paling memiliki dampak besar. 

“Sekarang ini semua orang bisa menulis, tetapi hanya beberapa orang yang mau menulis. Menulis butuh kemauan dan latihan yang terus menerus.” Tuturnya.

Khilwa menambahkan, kebanyakan orang terlalu sibuk mencari ide, hingga mereka merasa kekurangan ide untuk dituangkan dalam bentuk tulisan. Menurutnya, ini adalah alasan klasik.

“Kadang kebanyakan orang beralasan tidak ada ide atau ada ide tapi susah dituangkan dalam kata-kata. Pada dasarkan ide itu tidak dicari tapi ditemukan, untuk menemukannya bisa dari sebuah peristiwa, fenomena atau momentum. Latihan menulis secara rutin akan terbiasa menuangkan gagasan atau ide dalam sebuah tulisan.” imbuhnya.

Sementara itu, Beni Dewa juga memaparkan bahwa menulis memang kegiatan pembiasaan. Menurutnya, seorang penulis sejati harus terus menulis meskipun lelah dan kehabisan ide. Dengan latihan yang demikian, maka diraihlah pembiasaan menulis.

“Kalau sudah terbiasa, satu hal kecil saja bisa menjadi tulisan. Tapi semua itu butuh latihan ekstra dan rutin. Penulis sejati tidak pernah lelah menulis.” Begitu tuturnya memotivasi.

KH. Abdul Kafi selaku kepala MA Salafiyah Kajen dalam sambutannya menyampaikan pentingnya menumbuhkan kemampuan menulis di kalangan pelajar. Acara seperti ini menjadi salah satu cara untuk mencapai hal itu.

“Pelatihan kepenulisan khususnya jurnalistik sangat baik dilaksanakan dengan kegiatan ini bisa diambil manfaat dan mendapatkan sesuatu yang baru dari para pemateri. Diharapkan juga bisa memotivasi para siswa untuk mulai latihan menulis hingga tumbuh menjadi budaya menulis dalam diri setiap siswa.” Tutupnya.(AS/MASLF/karim/ltn)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gelar Rapimcab Perdana, PC IPNU IPPNU Pati Serap Aspirasi dan Evaluasi Kader

    Gelar Rapimcab Perdana, PC IPNU IPPNU Pati Serap Aspirasi dan Evaluasi Kader

    • calendar_month Sen, 3 Jun 2024
    • account_circle admin
    • visibility 202
    • 0Komentar

    pcnupati.or.id – Pimpinan Cabang (PC) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Kabupaten Pati menggelar Rapat Pimpinan Cabang (Rapimcab) perdana, Ahad (3/6). Kegiatan yang bertempat di Balai Desa Semirejo, Kecamatan Gembong, Kabupaten Pati ini dihadiri oleh seluruh Ketua atau pengurus yang mewakili Pimpinan Anak Cabang (PAC) IPNU IPPNU se-kabupaten Pati. Rapimcab […]

  • Mengoptimalkan Peran NU Untuk Kesejahteraan Sosial

    Mengoptimalkan Peran NU Untuk Kesejahteraan Sosial

    • calendar_month Sel, 24 Jan 2017
    • account_circle admin
    • visibility 272
    • 0Komentar

    Penduduk Indonesia mayoritas memeluk agama Islam dan masih banyak yang berfikiran bahwa masalah sosial adalah kehendak Tuhan atau dalam bahasa agamanya disebut taqdir. Kita tidak bisa menghindari istilah taqdir karena istilah tersebut sudah popular di kalangan umat Islam. Jika ada masalah muncul yang sulit untuk diatasi, maka itu kehendak Tuhan atau taqdir. Jadi, peran Tuhan […]

  • Demokrasi Ala IPNU IPPNU

    Demokrasi Ala IPNU IPPNU

    • calendar_month Jum, 18 Sep 2015
    • account_circle admin
    • visibility 242
    • 0Komentar

    Warta IPNU-IPPNU Pada Umum organisasi pelajar di sekolah adalah OSIS dan OSIM akan tetapi organisasi dai kalangan  lembaga pendidikan Ma’arif NU Hampir kesemuanya mengguanakn Komisariat IPNU IPPNU, sebagai slah satu wadah kaderisasi  NU yang menaungi ranah pelajar, kaderisasi IPNU IPPNU yang real di ranah pelajar dengan melakukan pemberdayan di kalangan pelajar sebagai wadah proses para […]

  • PCNU-PATI

    Edukasi Pendidikan Penanggulangan Bencana

    • calendar_month Sab, 23 Sep 2023
    • account_circle admin
    • visibility 264
    • 0Komentar

    Oleh: Siswanto Pendidikan pada dasarnya adalah usaha untuk membentuk watak dan perilaku secara sistematis, terarah, dan terencana. Pendidikan juga berarti usaha untuk membangun masyarakat baik mengenai perekonomian, kemasyarakatan, kesehatan dan lingkungan. Dengan demikian spektrum pendidikan sangat luas artinya, tidak hanya berkutat dalam lingkungan perkuliahan, bangku sekolah, pesantren melainkan juga bisa di sanggar dan di ruang […]

  • Ramadan dan Etika Bermedia Sosial

    Lebaran adalah Awal!

    • calendar_month Jum, 20 Mar 2026
    • account_circle admin
    • visibility 10.166
    • 0Komentar

      Oleh Hamidulloh Ibda   Banyak orang beranggapan Lebaran Idulfitri adalah Hari Kemenangan dan akhir dari Ramadan. Nah, ini sih pandangan umum, padahal sing bener dudu ngunu kuwi. Bahkan, Lebaran dan Idulfitri itu berbeda. Apa perbedaannya? Lebaran bisa didapatkan semua orang termasuk orang yang tak berpuasa, ini wilayahnya adalah budaya dan sosial. Jika Idulfitri, tak […]

  • Twibon Harlah Fatayat NU Ke 71

    Twibon Harlah Fatayat NU Ke 71

    • calendar_month Kam, 25 Mar 2021
    • account_circle admin
    • visibility 227
    • 0Komentar

       Meriahkan harlah Fatayat NU Pati Ke 71 dengan Twibons Klik Linik       https://twb.nz/hutfatayatnuke71 Cara Memasang Foto Di Frame Twibons Harlah Fatayat NU Ke 71 1. Klik Link https://twb.nz/hutfatayatnuke71 2. Klik Pilih Foto 3. Atur Foto dengan cara menyentuh foto dan klik Pungkas  4. Klik Unduh untuk mendowload hasil twibons 5. Twibons sudah jadi

expand_less