Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Menarik, Salafiyah Tumbuhkan Giat Literasi Via Workshop

Menarik, Salafiyah Tumbuhkan Giat Literasi Via Workshop

  • account_circle admin
  • calendar_month Jum, 8 Nov 2019
  • visibility 253
  • comment 0 komentar

MARGOYOSO-Lemahnya minat menulis dikalangan pelajar saat ini terbilang sangat memprihatinkan. Indikasi paling sederhana adalah mulai sepinya majalah dinding sekolah dari karya-karya peserta didik. Jika alasan yang digunakan adalah beralihnya tempat berkarya dari konvensional menuju digital, ternyata di dunia elektronik pun kiprah kalangan peserta didik masih sangat minim.

Arif Khilwa, salah satu pemateri saat memberika joke kepada salah seorang peserta.

Oleh karena itu, MA Salafiyah Kajen melalui kegiatan ektrakurikuler jurnalistik Et Diversity mengadakan pelatihan jurnalistik dan kepenulisan. Kegiatan yang diikuti oleh puluhan peserta didik MA Salafiyah ini dilaksanakan pada hari jum’at (8/10). 

Dalam pelatihan yang dihelat di aula MA Salafiyah, Kajen ini, di sampaikan tiga materi antara lain tentang motivasi menulis, penulisan kreatif dan penulisan berita. Dua pemantik ditunjuk pihak Madrasah untuk memaparka materi-materi tersebut, diantaranya Arif Khilwa dan Beni Dewa Brata sebagai pemateri.

Arif Khilwa dalam pemaparannya mengatakan bahwa kemauan menulis mulai minim. Hal ini tentu sangat berbahaya jika dibiarkan. Sebab, bagaimanapun literasi merupakan salah satu metode penyebaran ilmu yang paling memiliki dampak besar. 

“Sekarang ini semua orang bisa menulis, tetapi hanya beberapa orang yang mau menulis. Menulis butuh kemauan dan latihan yang terus menerus.” Tuturnya.

Khilwa menambahkan, kebanyakan orang terlalu sibuk mencari ide, hingga mereka merasa kekurangan ide untuk dituangkan dalam bentuk tulisan. Menurutnya, ini adalah alasan klasik.

“Kadang kebanyakan orang beralasan tidak ada ide atau ada ide tapi susah dituangkan dalam kata-kata. Pada dasarkan ide itu tidak dicari tapi ditemukan, untuk menemukannya bisa dari sebuah peristiwa, fenomena atau momentum. Latihan menulis secara rutin akan terbiasa menuangkan gagasan atau ide dalam sebuah tulisan.” imbuhnya.

Sementara itu, Beni Dewa juga memaparkan bahwa menulis memang kegiatan pembiasaan. Menurutnya, seorang penulis sejati harus terus menulis meskipun lelah dan kehabisan ide. Dengan latihan yang demikian, maka diraihlah pembiasaan menulis.

“Kalau sudah terbiasa, satu hal kecil saja bisa menjadi tulisan. Tapi semua itu butuh latihan ekstra dan rutin. Penulis sejati tidak pernah lelah menulis.” Begitu tuturnya memotivasi.

KH. Abdul Kafi selaku kepala MA Salafiyah Kajen dalam sambutannya menyampaikan pentingnya menumbuhkan kemampuan menulis di kalangan pelajar. Acara seperti ini menjadi salah satu cara untuk mencapai hal itu.

“Pelatihan kepenulisan khususnya jurnalistik sangat baik dilaksanakan dengan kegiatan ini bisa diambil manfaat dan mendapatkan sesuatu yang baru dari para pemateri. Diharapkan juga bisa memotivasi para siswa untuk mulai latihan menulis hingga tumbuh menjadi budaya menulis dalam diri setiap siswa.” Tutupnya.(AS/MASLF/karim/ltn)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Berkerumun Saat Memandikan Jenazah

    Berkerumun Saat Memandikan Jenazah

    • calendar_month Ming, 5 Sep 2021
    • account_circle admin
    • visibility 233
    • 0Komentar

      Pertanyaan : Disuatu daerah kalau ada orang meninggal biasanya dimandikan di sebelah rumah, kadang juga di halaman dengan diberi satir (penghalang). Biasanya sebagian dari pelayat berkerumun di dekat lokasi tersebut guna melihat si mayyit yang sedang dimandikan. Kata mereka, “Disamping hal tersebut termasuk suatu penghormatan kepada mayyit, itu juga akan mengingatkan kita kepada kematian”. […]

  • Wakil Ketua PCNU Jelaskan Dua Syarat Mutlak Suksenya Program NU

    Wakil Ketua PCNU Jelaskan Dua Syarat Mutlak Suksenya Program NU

    • calendar_month Jum, 30 Jan 2026
    • account_circle admin
    • visibility 8.082
    • 0Komentar

      pcnupati.or.id – IPNU dan IPPNU Wonokerto, Pasucen, Kecamatan Trangkil Kabupaten Pati menggelar sarasehan ilmiah, pada Kamis (29/1) malam. Para pelajar ini menggandeng Madrasah Diniyah Ma’arif Wonokerto untuk menyelenggarakan agenda dalam rangka peringatan satu abad NU tersebut. Kegiatan yang berlangsung di gedung NU Wonokerto itu menghadirkan beberapa tokoh ulama, di antaranya KH. Jamal Makmur Asmani […]

  • Peran Tasawuf dalam Perkembangan Islam di Indonesia

    Peran Tasawuf dalam Perkembangan Islam di Indonesia

    • calendar_month Kam, 8 Agu 2019
    • account_circle admin
    • visibility 505
    • 0Komentar

    Indonesia merupakan negara kepulauan dengan tingkat keragaman –baik budaya, karakteristik, watak, ras, agama, dll- yang tinggi. Tingginya tingkat keragaman berpotensi besar menimbulkan perselisihan dan konflik. Maka salah satu nilai penting yang dibutuhkan bangsa ini dalam menghadapi perbedaan adalah toleransi. Hal itu yang dilakukan oleh Walisongo dalam menyebarkan Islam di nusantara. Islam menjadi agama mayoritas di […]

  • Mempertahankan Tradisi Nilai. Photo by Aditya Nara on Unsplash.

    Mempertahankan Tradisi Nilai

    • calendar_month Kam, 20 Jul 2023
    • account_circle admin
    • visibility 238
    • 0Komentar

    Oleh: Maulana Karim Sholikhin Ngumbah keris atau gaman (mencuci benda pusaka) menjadi tradisi malam 1 Muharrom di Pulau Jawa. Ritual ini digunakan sebagai ajang untuk menyambung ‘silaturrahim’ antara pemilik keris dan benda keramatnya setidaknya setahun sekali. Hanya saja, kultur yang telah melegenda ini, terancam punah akibat pengkultusan terhadap benda-benda semacam itu sudah mulai langka. Benda […]

  • LPBI NU salurkan Air Bersih

    LPBI NU salurkan Air Bersih

    • calendar_month Jum, 20 Okt 2017
    • account_circle admin
    • visibility 243
    • 0Komentar

    Pengurus Cabang Lembaga Penanggulangan Bencana dan Perubahan Iklim Nahdlatul Ulama menyalurkan Bantuan air bersih kepada warga yang mengalami kekeringan, meliputi kecamatan, Kayen, Sukolilo, Jakenan, Pucakwangi. Imam Rifa’i mengemukakan meskipun bantuan air bersih ini belum mencakup keseluruhan akan tetapi sedikit banyak sudah berusaha membantu, kami dari Pengurus LPBI NU akan berusaha semaksimal mungkin agar warga Nahdliyin […]

  • PR IPNU IPPNU Tlutup Sholawatan Bareng Dalam Rangka Peringati Maulid Nabi dan HSN

    PR IPNU IPPNU Tlutup Sholawatan Bareng Dalam Rangka Peringati Maulid Nabi dan HSN

    • calendar_month Sab, 23 Okt 2021
    • account_circle admin
    • visibility 247
    • 0Komentar

    TRANGKIL – Dalam rangka memperingati maulid Nabi dan HSN, Pimpinan Ranting IPNU IPPNU Tlutup menggelar sholawatan pada kamis (21/10).  Acara tersebut merupakan wujud rasa syukur karena telah menjadi umat Nabi Muhammad SAW., serta diharapkan acara tersebut dapat membangun silaturahmi antar umat.  Acara bertempat di rumah Rekan Lukman Anggota yang hadir sangat antusias mengikuti acara.  “Alhamdulillah, […]

expand_less