Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Menarik, Salafiyah Tumbuhkan Giat Literasi Via Workshop

Menarik, Salafiyah Tumbuhkan Giat Literasi Via Workshop

  • account_circle admin
  • calendar_month Jum, 8 Nov 2019
  • visibility 280
  • comment 0 komentar

MARGOYOSO-Lemahnya minat menulis dikalangan pelajar saat ini terbilang sangat memprihatinkan. Indikasi paling sederhana adalah mulai sepinya majalah dinding sekolah dari karya-karya peserta didik. Jika alasan yang digunakan adalah beralihnya tempat berkarya dari konvensional menuju digital, ternyata di dunia elektronik pun kiprah kalangan peserta didik masih sangat minim.

Arif Khilwa, salah satu pemateri saat memberika joke kepada salah seorang peserta.

Oleh karena itu, MA Salafiyah Kajen melalui kegiatan ektrakurikuler jurnalistik Et Diversity mengadakan pelatihan jurnalistik dan kepenulisan. Kegiatan yang diikuti oleh puluhan peserta didik MA Salafiyah ini dilaksanakan pada hari jum’at (8/10). 

Dalam pelatihan yang dihelat di aula MA Salafiyah, Kajen ini, di sampaikan tiga materi antara lain tentang motivasi menulis, penulisan kreatif dan penulisan berita. Dua pemantik ditunjuk pihak Madrasah untuk memaparka materi-materi tersebut, diantaranya Arif Khilwa dan Beni Dewa Brata sebagai pemateri.

Arif Khilwa dalam pemaparannya mengatakan bahwa kemauan menulis mulai minim. Hal ini tentu sangat berbahaya jika dibiarkan. Sebab, bagaimanapun literasi merupakan salah satu metode penyebaran ilmu yang paling memiliki dampak besar. 

“Sekarang ini semua orang bisa menulis, tetapi hanya beberapa orang yang mau menulis. Menulis butuh kemauan dan latihan yang terus menerus.” Tuturnya.

Khilwa menambahkan, kebanyakan orang terlalu sibuk mencari ide, hingga mereka merasa kekurangan ide untuk dituangkan dalam bentuk tulisan. Menurutnya, ini adalah alasan klasik.

“Kadang kebanyakan orang beralasan tidak ada ide atau ada ide tapi susah dituangkan dalam kata-kata. Pada dasarkan ide itu tidak dicari tapi ditemukan, untuk menemukannya bisa dari sebuah peristiwa, fenomena atau momentum. Latihan menulis secara rutin akan terbiasa menuangkan gagasan atau ide dalam sebuah tulisan.” imbuhnya.

Sementara itu, Beni Dewa juga memaparkan bahwa menulis memang kegiatan pembiasaan. Menurutnya, seorang penulis sejati harus terus menulis meskipun lelah dan kehabisan ide. Dengan latihan yang demikian, maka diraihlah pembiasaan menulis.

“Kalau sudah terbiasa, satu hal kecil saja bisa menjadi tulisan. Tapi semua itu butuh latihan ekstra dan rutin. Penulis sejati tidak pernah lelah menulis.” Begitu tuturnya memotivasi.

KH. Abdul Kafi selaku kepala MA Salafiyah Kajen dalam sambutannya menyampaikan pentingnya menumbuhkan kemampuan menulis di kalangan pelajar. Acara seperti ini menjadi salah satu cara untuk mencapai hal itu.

“Pelatihan kepenulisan khususnya jurnalistik sangat baik dilaksanakan dengan kegiatan ini bisa diambil manfaat dan mendapatkan sesuatu yang baru dari para pemateri. Diharapkan juga bisa memotivasi para siswa untuk mulai latihan menulis hingga tumbuh menjadi budaya menulis dalam diri setiap siswa.” Tutupnya.(AS/MASLF/karim/ltn)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Punya KARTANU, Berobat di RSI Pati dapat Diskon

    Punya KARTANU, Berobat di RSI Pati dapat Diskon

    • calendar_month Sab, 27 Feb 2021
    • account_circle admin
    • visibility 221
    • 0Komentar

        Pati. Pemilik Kartu Tanda Anggota Nahdlatul Ulama (Kartanu) di Kabupaten Pati bisa mendapatkan diskon biaya pengobatan di Rumah Sakit Islam (RSI) Pati.   Hal tersebut disampaikan Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Pati, Kiai Yusuf Hasyim ketika ditemui di sela Sarasehan Menatap Masa Depan NU Kabupaten Pati dalam rangka memperingati hari lahir ke-98 […]

  • PCNU-PATI

    Ramadan: Bulan Tata-tata

    • calendar_month Sel, 26 Mar 2024
    • account_circle admin
    • visibility 249
    • 0Komentar

    Oleh Hamidulloh Ibda*  Iki arep ning omahe mbahe, awakmu wes tata-tata durung, Nduk? Ya, saya ingat almarhum mertua saya ketika tanya kepada istriku. “Ini mau pergi ke rumah si mbah, kamu sudah siap-siap belum, Nduk?” Ya, begitu artinya. Kata “tata” sesuai KBBI (2024) berarti aturan, hukum, kaidah, susunan, cara menyusun, sistem. Kalau dalam bahasa Jawa, […]

  • Apologi Non-Muslim untuk Merumat Persatuan

    Apologi Non-Muslim untuk Merumat Persatuan

    • calendar_month Rab, 1 Des 2021
    • account_circle admin
    • visibility 210
    • 0Komentar

    Oleh : Maulana Luthfi Karim* Foto : NU Online Craig Considine, pendeta Nasrani berkebangsaan Amerika sempat berprasangka negatif terhadap islam. Bagaimanapun, citra islam terbentuk dari media massa yang menggiring opini publik untuk melakukan penilaian sepihak, terorisme. Di barat, kecenderungan islamophobia telah berhasil mengintegrasi atau setidaknya menyejajarkan antara islam dengan ISIS, islam dengan Bin Leiden, dan […]

  • Ramadan dan Etika Bermedia Sosial

    Puasa: Pasword Menuju Allah

    • calendar_month Sel, 10 Mar 2026
    • account_circle admin
    • visibility 9.999
    • 0Komentar

      Oleh Hamidulloh Ibda   Kita pastinya punya banyak password alias kata sandi untuk mengakses sistem tertentu. Dari kata sandi gawai, email, akun medsos (Facebook, Instagram, Tiktok), laptop, m-bangking, dan segala teknologi digital yang Anda punya. Nah, apakah hanya kata kunci di dunia? Ya ora to!   Untuk mengakses sistem Allah Swt, kita juga butuh […]

  • LDNU-JAMMU Produksi Beras Kemasan

    LDNU-JAMMU Produksi Beras Kemasan

    • calendar_month Sel, 21 Apr 2020
    • account_circle admin
    • visibility 264
    • 0Komentar

    Ratusan pack beras yang hendak di packing oleh LDNU dan JAMMU  PATI-Lembaga Dakwah Nahdlatul Ulama atau yang lebih akrab dengan istilah LDNU Kabupaten Pati kembali membuat kejutan. Lembaga yang dikenal sebagai tempat para da’i NU tersebut menjalankan program diluar konteks. LDNU menggandeng JAMMU (Jam’iyyah Muballighin Pati) memperoduksi beras kemasan 2,5 kg guna menyambut Bulan Suci […]

  • PCNU-PATI

    Remaja Diajak Menghindari Menikah di Usia Muda

    • calendar_month Ming, 7 Mei 2023
    • account_circle admin
    • visibility 275
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id- PATI-Kasus pembunuhan bayi oleh ayahnya sendiri di Pati menjadi perhatian publik. Banyak pihak menyebut, tindakan tega tersebut tak lepas dari dampak pernikahan dini. Masyarakat perlu belajar dari kasus tersebut untuk menghindari pernikahan di usia muda.  Demikian disampaikan aktivis perempuan Farida Farichah saat berada di Pati, akhir pekan lalu. Menurutnya, kematangan pola pikir dan mental […]

expand_less