Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » LTN NU Pati Gelar Gerakan Literasi Melawan Radikalisme

LTN NU Pati Gelar Gerakan Literasi Melawan Radikalisme

  • account_circle admin
  • calendar_month Jum, 9 Jun 2017
  • visibility 468
  • comment 0 komentar

Pati. LTN NU Kabupaten Pati bekerjasama dengan KMPP (Keluarga Mahasiswa Pelajar Pati) UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta dan BEM IPMAFA (Institut Pesantren Mathali’ul Falah) Pati mengadakan kegiatan pelatihan jurnalistik bagi para santri se-Kabupaten Pati. Acara tersebut dilaksanakan di aula Kampus IPMAFA lantai II  Senin (22/05/17) acara tersebut dimulai dari pukul 08.30 WIB itu berakhir pada pukul 15.30 WIB
Dalam kesempatan tersebut hadir Faiz Aminuddin, MA selaku Ketua LTN-NU Pati yang juga Kaprodi PMI IPMAFA, Ahmad Nashiruddin Sekretaris LTN-NU, Ketua serta Wakil Ketua KMPP UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta Ahmad Najib serta Maulana Luthfi Karim, Presiden BEM IPMAFA Pati Ahmad Nuruddin, dan pengurus BEM IPMAFA.
Narasumber kegiatan antara lain Ahmad Najib Ketua KMPP dan mantan aktivis LPM Arena UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, Niam At-Maja seorang sastrawan dan Pimred Jurnal Khittah, Nur Kholis wartawan Sindo, dan Maulana Luthfi Karim Pimred Majalah Pribumi Pati.  Selain menyampaikan materi, para narasumber juga mengajak kepada para santri untuk mempraktekkan pelatihan menulis ini dengan membuat berita.
 “Tujuan pelatihan jurnalistik bertema Gerakan Literasi Melawan Radikalisme dan Hoax bagi para santri ini untuk memberikan pemahaman kepada para santri mengenai pentingnya keaktifan menulis, karena dalam konteks kekinian gerakan menulis menjadi kebutuhan yang sangat mendesak. Mengingat, ajaran-ajaran radikal sudah sangat massif disebarluaskan melalui tulisan-tulisan, baik itu melalui medsos, majalah, tabloid, website, dan lain sebagainya.” Faiz Aminuddin selaku Ketua LTN-NU
Lebih lanjut, Pengasuh Ponpes Shofa Azzahro Gembong Pati ini juga menambahkan, “Sebenarnya di pesantren banyak sekali ditemukan kearifan-kearifan yang itu sangat menarik bila dapat ditulis dan dapat dibaca oleh masyarakat luas. Seperti kearifan dari kitab-kitab yang dipelajari di pesantren ataupun dari kearifan-kearifan para kiai yang ada di pesantren, sehingga dengan rendahnya gerakan menulis dari kelompok pesantren membuat masyarakat lebih banyak mengkonsumsi informasi atau pemikiran dari ideologi-ideologi lain yang tidak jelas sumbernya maupun kebenarannya.”(*)
  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PCNU-PATI

    Korban Meninggal Akibat Banjir Bandang di Sinomwidodo Tambakromo Jadi 2 Orang

    • calendar_month Jum, 2 Des 2022
    • account_circle admin
    • visibility 492
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id – Korban meninggal akibat banjir bandang yang menerjang Desa Sinomwidodo, Kecamatan Tambakromo, Kabupaten Pati, bertambah. Camat Tambakromo, Mirza Nur Hidayat mengatakan, korban meninggal kini menjadi dua orang. Sebelumnya, seorang warga bernama Sumirah (60) meninggal karena hipotermia, pada Rabu (30/11/2022). ”Kondisi tadi malam ada satu warga yang terjebak. Dia manula, kena penyakit, kita kesulitan antisipasi […]

  • Dialog Terbuka Melatih Kepercayaan Diri Siswa

    Dialog Terbuka Melatih Kepercayaan Diri Siswa

    • calendar_month Jum, 5 Jan 2018
    • account_circle admin
    • visibility 480
    • 0Komentar

    Pati: Pertama kalinya dalam program Holiday Smart (HSP) sisipkan pembelajaran mengenai debat. Para peserta sangat antusias megikuti kegiatan yang bertempat di aula MA Mahida ini. Dengan adanya debat yang dimulai pukul 08.30 sampai 11.00 WIB dapat melatih kemampuan berbicara para peserta mengingat tujuan utama HSP. Agar peserta menjadi terbiasa dan tidak grogi dalam berbahasa inggris, […]

  • Mensyukuri Nikmat Kemerdekaan

    Mensyukuri Nikmat Kemerdekaan

    • calendar_month Sab, 14 Agu 2021
    • account_circle admin
    • visibility 551
    • 0Komentar

    Oleh : Dr. KH. Zakky Mubarak, MA* Salah satu sikap yang paling penting bagi Bangsa Indonesia dalam menyambut H.U.T. kemerdekaan RI adalah mensyukuri nikmat Allah yang agung dan luhur, berupa kemerdekaan. Nikmat dan karunia Allah yang diberikan kepada manusia amat luas, seperti nikmat iman, kesehatan, rizki dan berbagai nikmat lain yang tidak mungkin  dapat dihitung […]

  • ‎TK ELPIST INISNU Temanggung Jadi Satu-satunya TPA Bersertifikat TARA di Kabupaten Temanggung

    ‎TK ELPIST INISNU Temanggung Jadi Satu-satunya TPA Bersertifikat TARA di Kabupaten Temanggung

    • calendar_month Sel, 27 Okt 2026
    • account_circle admin
    • visibility 20.837
    • 0Komentar

    Temanggung — Komitmen dalam menghadirkan layanan pengasuhan dan pendidikan anak usia dini yang ramah anak terus diperkuat oleh KB dan TK ELPIST INISNU Temanggung. Lembaga pendidikan yang juga menjadi laboratorium Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD), Fakultas Tarbiyah dan Keguruan (FTK) INISNU Temanggung ini menjadi perhatian dalam kegiatan Pemantauan dan Evaluasi Lembaga Pengasuhan […]

  • PCNU-PATI

    Memasuki Tahun Politik, Rais Syuriyah PCNU Pati Ingatkan Pentingnya Berpolitik Ala Santri

    • calendar_month Sab, 21 Okt 2023
    • account_circle admin
    • visibility 574
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id. – Rabithah Ma’ahid Islamiyah (RMI) Nahdlatul Ulama (NU) Kabupaten Pati adakan dialog kebangsaan bertajuk “Etika Santri Berpolitik Ala Imam Ghazali”. Kegiatan yang berlangsung di aula PCNU Pati, pada Sabtu (21/10/2023) pagi itu digelar dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional (HSN) 2023.  Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Rais Syuriah PCNU Pati, Ketua Tanfidziyah beserta para […]

  • Sebuah Visi Hidup Kaum Santri

    Sebuah Visi Hidup Kaum Santri

    • calendar_month Sen, 8 Mei 2017
    • account_circle admin
    • visibility 753
    • 0Komentar

    Buku yang bertajuk kisah keseharian di pesantren ini, penulis mencoba memberikan informasi terkait kegiatan yang di lakukan oleh para kaum sarungan. Bisa dikatakan sebagai pembuka jendela kecil pembuka cerita-cerita yang tersimpan pendam di pesantren. (hal vi) Malamatiyyah, istilah ini dipopulerkan pertama kali oleh seorang sufi asal Naisabur Khurasan, yaitu Syaikh Hamdun bin Ahmad al-Qashshar (wafat […]

expand_less