Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » LPBI NU : 10 Tangki Air Bersih Per Hari Masih Kurang

LPBI NU : 10 Tangki Air Bersih Per Hari Masih Kurang

  • account_circle admin
  • calendar_month Rab, 16 Okt 2019
  • visibility 353
  • comment 0 komentar

PATI-Lazisnu bersama dengan LPBI NU Cabang Pati akhir-akhir ini disibukkan dengan agenda bhakti sosial. Kekeringan yang melanda sebagian daerah di Kabupaten Pati membuat LPBI NU sebagai lembaga yang mengurus penanggulangan bencana harus turun tangan.

Tercatat, puluhan desa yang tersebar di beberapa kecamatan di Pati mengalami kekeringan. Saebagian besar desa tersebut berada di Kecamatan Pucakwangi, Kayen, Jaken, Jakenan, dan Tambakromo. Sementara di sisi utara, beberapa daerah juga mengalami hal sama, seperti sebagian desa di Tayu, Dukuhseti bahkan Margoyoso.

Pendistribusian air bersih oleh Lazisnu dan LPBI NU di beberapa daerah kekeringan yang ada di Kabupaten Pati

Bencana kekeringan ini membuat kebutuhan air bersih di wilayah-wilayah tersebut menjadi sangat ssulit terpenuhi. Oleh sebab itu, NU melalui Lazisnu dan LPBI NU merasa memiliki tanggung jawab untuk menyalurkan dan menyediakan air bersih.

“Lazisnu sebagai kantung pendanaan, sementara LPBI NU bertugas di lapangan” ungkap Niam Sutaman, ketua Lazisnu Cabang Pati.

Sutaman melanjutkan bahwa Lazisnu menyediakan wadah khusus bagi masyarakat yang hendak berkontribusi menyalurkan air bersih. Hal ini ternyata mendapatkan respon positif dari masyarakat. Terbukti, setiap harinya, sedikitnya lima tangki air bersih berkapasitas 8000 liter selalu disalurkan Lazisnu dan LPBI NU untuk wilayah-wilayah kekeringan.

“Untuk teman-teman yang hendak ikut menyalurkan bantuan, bisa mentransfer dana ke rekening Lazisnu Pati. Masing-masing tangki air seharga dua ratus ribu rupiah” lanjutnya.

Flyer donasi air bersih Lazisnu Pati

Sementara, Edi Fitranto, ketua LPBI NU Pati mengungkapkan bahwa jumlah yang disalurkan oleh Lazisnu dan LPBI NU Pati masih jauh dari kata cukup. Kebutuhan air bersih di musim kemarau panjang ini sangatlah banyak.

“Dengan mengirimkan rata-rata lima sampai sepuluh tangki (air bersih) setiap hari itu belum cukup untuk memasok kebutuhan air bersih di daerah kekeringan di Pati” tuturnya.

Oleh sebab itu, Edi menyuarakan keluh kesah masyarakat melalui pcnupati.or.id. Ia beranggapan bahwa masyarakat yang mengalami kekeringan sangat membutuhkan uluran tangan. Pria bertubuh gempal ini juga mengajak warga untuk membantu meringankan beban mereka.(karim/ltn)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PCNU-PATI

    Ciptakan Aplikasi Saka Instant, Siswa MA Salafiyah Kajen Raih Prestasi Internasional

    • calendar_month Sel, 27 Des 2022
    • account_circle admin
    • visibility 260
    • 0Komentar

    pcnupati.or.id – Dua siswa Madrasah Aliyah (MA) Salafiyah Kajen, Kecamatan Margoyoso Kabupaten Pati, ciptakan sebuah aplikasi untuk mempermudah para siswa berbelanja di kantin sekolah. Bahkan, aplikasi yang diberi nama Saka Instant itu menghantarkan mereka meraih prestasi tingkat internasional.  Dua siswa itu adalah Dalla Noor Khoirussalaman dan Irkham Shaifi Cahyo Sasono. Keduanya berinisiatif menciptakan sebuah aplikasi tersebut […]

  • PCNU-PATI

    Kunci Meraih Keberkahan Ilmu?

    • calendar_month Ming, 11 Des 2022
    • account_circle admin
    • visibility 298
    • 0Komentar

    “Ketahuilah, sesungguhnya seorang penuntut ilmu tidak akan memperoleh kesuksesan ilmu dan tidak pula bermanfaat ilmunya, kecuali dengan mengagungkan ilmu dan ahli ilmu, mengagungkan gurunya dan menghormatinya.” —Imam Az-Zarnuji             Demikianlah sekelumit motivasi yang diberikan oleh penulis buku ini kepada para pemuda penuntut ilmu. Buku ini sudah lama dikenal, khususnya di kalangan pesantren yang mengkajinya  dari […]

  • Angkat Tema Seni, PAC IPPNU Kayen Gelar Pelatihan Kerajinan Tangan

    Angkat Tema Seni, PAC IPPNU Kayen Gelar Pelatihan Kerajinan Tangan

    • calendar_month Rab, 8 Sep 2021
    • account_circle admin
    • visibility 294
    • 0Komentar

      Para peserta pelatihan kerajinan tangan yang digagas oleh PAC IPPNU Kayen  KAYEN – PAC IPPNU Kecamatan Kayen baru saja mengadakan acara ‘Rekanita Talk’ di TPQ Al-Hidayah Dukuh Mbuloh Desa kayen. Kegiatan tersebut berupa pelatihan kerajinan tangan dalam bentuk pembuatan Bros cantik, Sabtu (4/9). Sri Wahyuni, Waka Departemen OSB PAC IPPNU Kayen mengungkapkan, tema yang […]

  • NU dan Wirausaha Masyarakat

    NU dan Wirausaha Masyarakat

    • calendar_month Jum, 17 Nov 2017
    • account_circle admin
    • visibility 314
    • 0Komentar

    Sejak berdirinya tahun 1926, Nahdlatul Ulama menjadi organisasi Islam terbesar di Indonesia. NU mempunyai keunikan tersendiri karena berbasis di pedesaan (urban-based organization), unggul dalam mengembangkan pendidikan Islam tradisional, yaitu pesantren yang tersebar terutama di Jawa Tengah, Jawa Timur, Jawa Barat, Kalimatan Selatan, Sulawesi Selatan dan Mataram. Hal ini menyakinkan kita semua bahwa NU memang organisasi […]

  • Ramadan dan Etika Bermedia Sosial

    Alquran: Kitab Suci STEM

    • calendar_month Sen, 16 Mar 2026
    • account_circle admin
    • visibility 10.090
    • 0Komentar

      Oleh Hamidulloh Ibda   Dalam ruang badan riset, lembaga penelitian, atau lorong-lorong kampus, laboratorium modern, atau kelas santifik, idiom Science, Technology, Engineering, and Mathematics alias STEM akrab dinilai sebagai simbol kemajuan peradaban Barat. Kayake memang ngono! Jadi, banyak orang menilai bahwa STEM adalah produk murni modernitas yang lahir dari revolusi ilmiah Eropa, taka da […]

  • Teliti Kurikulum Merdeka, Fakhruddin Karmani Minta Kemendikbud dan Kemenag Rumuskan Tujuan Pendidikan Bersama

    Teliti Kurikulum Merdeka, Fakhruddin Karmani Minta Kemendikbud dan Kemenag Rumuskan Tujuan Pendidikan Bersama

    • calendar_month Kam, 26 Feb 2026
    • account_circle admin
    • visibility 8.956
    • 0Komentar

      Semarang – Penelitian disertasi Fakhruddin Karmani tidak hanya menawarkan model integrasi nilai, tetapi juga memberikan pesan strategis kepada pembuat kebijakan pendidikan nasional. Dalam temuannya, integrasi nilai Islam Nusantara menjadi jembatan yang menghubungkan ajaran Islam dengan Pancasila dan kebhinekaan Indonesia tanpa menciptakan dikotomi antara agama dan negara. Hal ini menunjukkan pentingnya sinergi antara sistem pendidikan […]

expand_less