Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » LPBI NU : 10 Tangki Air Bersih Per Hari Masih Kurang

LPBI NU : 10 Tangki Air Bersih Per Hari Masih Kurang

  • account_circle admin
  • calendar_month Rab, 16 Okt 2019
  • visibility 212
  • comment 0 komentar

PATI-Lazisnu bersama dengan LPBI NU Cabang Pati akhir-akhir ini disibukkan dengan agenda bhakti sosial. Kekeringan yang melanda sebagian daerah di Kabupaten Pati membuat LPBI NU sebagai lembaga yang mengurus penanggulangan bencana harus turun tangan.

Tercatat, puluhan desa yang tersebar di beberapa kecamatan di Pati mengalami kekeringan. Saebagian besar desa tersebut berada di Kecamatan Pucakwangi, Kayen, Jaken, Jakenan, dan Tambakromo. Sementara di sisi utara, beberapa daerah juga mengalami hal sama, seperti sebagian desa di Tayu, Dukuhseti bahkan Margoyoso.

Pendistribusian air bersih oleh Lazisnu dan LPBI NU di beberapa daerah kekeringan yang ada di Kabupaten Pati

Bencana kekeringan ini membuat kebutuhan air bersih di wilayah-wilayah tersebut menjadi sangat ssulit terpenuhi. Oleh sebab itu, NU melalui Lazisnu dan LPBI NU merasa memiliki tanggung jawab untuk menyalurkan dan menyediakan air bersih.

“Lazisnu sebagai kantung pendanaan, sementara LPBI NU bertugas di lapangan” ungkap Niam Sutaman, ketua Lazisnu Cabang Pati.

Sutaman melanjutkan bahwa Lazisnu menyediakan wadah khusus bagi masyarakat yang hendak berkontribusi menyalurkan air bersih. Hal ini ternyata mendapatkan respon positif dari masyarakat. Terbukti, setiap harinya, sedikitnya lima tangki air bersih berkapasitas 8000 liter selalu disalurkan Lazisnu dan LPBI NU untuk wilayah-wilayah kekeringan.

“Untuk teman-teman yang hendak ikut menyalurkan bantuan, bisa mentransfer dana ke rekening Lazisnu Pati. Masing-masing tangki air seharga dua ratus ribu rupiah” lanjutnya.

Flyer donasi air bersih Lazisnu Pati

Sementara, Edi Fitranto, ketua LPBI NU Pati mengungkapkan bahwa jumlah yang disalurkan oleh Lazisnu dan LPBI NU Pati masih jauh dari kata cukup. Kebutuhan air bersih di musim kemarau panjang ini sangatlah banyak.

“Dengan mengirimkan rata-rata lima sampai sepuluh tangki (air bersih) setiap hari itu belum cukup untuk memasok kebutuhan air bersih di daerah kekeringan di Pati” tuturnya.

Oleh sebab itu, Edi menyuarakan keluh kesah masyarakat melalui pcnupati.or.id. Ia beranggapan bahwa masyarakat yang mengalami kekeringan sangat membutuhkan uluran tangan. Pria bertubuh gempal ini juga mengajak warga untuk membantu meringankan beban mereka.(karim/ltn)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kunjungan Syaikh Fadi Alamuddin Lebanon di MTs dan MA NU Miftahul Huda

    Kunjungan Syaikh Fadi Alamuddin Lebanon di MTs dan MA NU Miftahul Huda

    • calendar_month Sen, 28 Agu 2017
    • account_circle admin
    • visibility 183
    • 0Komentar

    Pati. Kegiatan belajar mengajar berjalan seperti biasanya, akan tetapi ada sesuatu berbeda  di MTs dan MA NU Miftahul Huda  di desa Sugihrejo Kec. Gabus karena mendapatkan tamu istimewa yaitu Syaikh Fadi Alamuddin dari Global University Lebanon,13/8 kemarin, bertempat di Masjid Jami’ Baitul Muttaqin Dukuh Pasinggahan, acara berlangsung mulai pukul 07.00 – 09.00 wib. Maka dari […]

  • PCNU-PATI

    Ketum IPNU; Kecam Kasus Penganiayaan David, Kepolisian harus Usut Tuntas

    • calendar_month Rab, 1 Mar 2023
    • account_circle admin
    • visibility 174
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id- Ketua Umum Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU), Agil Nuruz Zaman, mengomentari dugaan kasus penganiayaan yang dilakukan oleh Mario Dandy Satriyo anak Ditjen Pajak Kementerian Keuangan terhadap David Latumahina yang merupakan putra pengurus pusat GP Ansor. Ia meminta polisi tak segan-segan menindak seluruh pelaku yang terlibat penganiayaan yang membuat David koma dan menjalani perawatan di […]

  • Ramadan Ramah Lingkungan

    Ramadan Ramah Lingkungan

    • calendar_month Jum, 14 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 215
    • 0Komentar

    Oleh Hamidulloh Ibda* Pertanyaannya, apakah Ramadan yang selalu hadir tiap tahunnya harus dikotori dengan praktik-praktik yang tidak ramah lingkungan? Kudune sih boten nggeh! Jangan ya dek, Ya. Sebagai bulan yang penuh berkah dan kemuliaan, Ramadan menjadi waktu yang sangat baik untuk merenung, memperbaiki diri, dan mendekatkan diri kepada Allah. Selama bulan suci ini, umat Muslim […]

  • PCNU- PATI

    Keistimewaan Puasa Tarwiyah dan Arafah di Bulan Dzulhijjah

    • calendar_month Jum, 8 Jul 2022
    • account_circle admin
    • visibility 143
    • 0Komentar

    Bulan Dzulhijjah adalah bulan di mana umat muslim di dunia diwajibkan untuk menunaikan ibadah haji bagi yang mampu. Karena ibadah haji merupakan salah satu bentuk rukun Islam yang ke lima, sehingga bagi umat muslim yang mampu dan sudah memenuhi syarat diwajibkan untuk menjalankan ibadah haji tersebut. Sedangkan bagi umat muslim yang tidak mampu dalam melaksanakan […]

  • PCNU-PATI

    Pelepasan Festival Aswaja Annahdliyah Anak PAID dan TPQ YPMNU Kabupaten Pati

    • calendar_month Kam, 8 Des 2022
    • account_circle admin
    • visibility 159
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id- Yayasan Pendidik Muslimat NU mengadakan kegiatan pelepasan Festival Aswaja Annahdliyah Anak PAID dan TQP YPMNU beberapa waktu lalu menuju ke tingkat Provinsi Jawa Tengah “Pelepasan ini dengan tujuan untuk memberikan dukungan dan semangat agar para peserta makin giat berkompetisi” jelas Hj. Nur Laeli, SPd Selain itu, turut hadir dalam acara tersebut yaitu PJ Bupati […]

  • PCNU-PATI

    Biografi KH. M. Aniq Muhammadun, Rois Syuriah NU Kab Pati

    • calendar_month Jum, 19 Agu 2022
    • account_circle admin
    • visibility 597
    • 0Komentar

    KELAHIRAN KH. Aniq Muhammadun atau yang kerap disapa dengan panggilan KH. Aniq lahir pada 30 Desember 1952 di Pondohan, Tayu, Pati. Beliau merupakan putra ketujuh dari sepuluh bersaudar, dari pasangan KH. Muhammadun dengan Nyai Nafisatun. KELUARGA KH. Aniq Muhammadun melepas masa lajangya dengan menikahi Nyai Hj. Salamah (Sarang) pada sekitar tahun 1982. PENDIDIKAN KH. Aniq […]

expand_less