Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » LPBI NU : 10 Tangki Air Bersih Per Hari Masih Kurang

LPBI NU : 10 Tangki Air Bersih Per Hari Masih Kurang

  • account_circle admin
  • calendar_month Rab, 16 Okt 2019
  • visibility 372
  • comment 0 komentar

PATI-Lazisnu bersama dengan LPBI NU Cabang Pati akhir-akhir ini disibukkan dengan agenda bhakti sosial. Kekeringan yang melanda sebagian daerah di Kabupaten Pati membuat LPBI NU sebagai lembaga yang mengurus penanggulangan bencana harus turun tangan.

Tercatat, puluhan desa yang tersebar di beberapa kecamatan di Pati mengalami kekeringan. Saebagian besar desa tersebut berada di Kecamatan Pucakwangi, Kayen, Jaken, Jakenan, dan Tambakromo. Sementara di sisi utara, beberapa daerah juga mengalami hal sama, seperti sebagian desa di Tayu, Dukuhseti bahkan Margoyoso.

Pendistribusian air bersih oleh Lazisnu dan LPBI NU di beberapa daerah kekeringan yang ada di Kabupaten Pati

Bencana kekeringan ini membuat kebutuhan air bersih di wilayah-wilayah tersebut menjadi sangat ssulit terpenuhi. Oleh sebab itu, NU melalui Lazisnu dan LPBI NU merasa memiliki tanggung jawab untuk menyalurkan dan menyediakan air bersih.

“Lazisnu sebagai kantung pendanaan, sementara LPBI NU bertugas di lapangan” ungkap Niam Sutaman, ketua Lazisnu Cabang Pati.

Sutaman melanjutkan bahwa Lazisnu menyediakan wadah khusus bagi masyarakat yang hendak berkontribusi menyalurkan air bersih. Hal ini ternyata mendapatkan respon positif dari masyarakat. Terbukti, setiap harinya, sedikitnya lima tangki air bersih berkapasitas 8000 liter selalu disalurkan Lazisnu dan LPBI NU untuk wilayah-wilayah kekeringan.

“Untuk teman-teman yang hendak ikut menyalurkan bantuan, bisa mentransfer dana ke rekening Lazisnu Pati. Masing-masing tangki air seharga dua ratus ribu rupiah” lanjutnya.

Flyer donasi air bersih Lazisnu Pati

Sementara, Edi Fitranto, ketua LPBI NU Pati mengungkapkan bahwa jumlah yang disalurkan oleh Lazisnu dan LPBI NU Pati masih jauh dari kata cukup. Kebutuhan air bersih di musim kemarau panjang ini sangatlah banyak.

“Dengan mengirimkan rata-rata lima sampai sepuluh tangki (air bersih) setiap hari itu belum cukup untuk memasok kebutuhan air bersih di daerah kekeringan di Pati” tuturnya.

Oleh sebab itu, Edi menyuarakan keluh kesah masyarakat melalui pcnupati.or.id. Ia beranggapan bahwa masyarakat yang mengalami kekeringan sangat membutuhkan uluran tangan. Pria bertubuh gempal ini juga mengajak warga untuk membantu meringankan beban mereka.(karim/ltn)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Peringati Hari Sumpah Pemuda, MA Tarbiyatul Banin Adakan Lomba Parade Puisi

    Peringati Hari Sumpah Pemuda, MA Tarbiyatul Banin Adakan Lomba Parade Puisi

    • calendar_month Ming, 30 Okt 2022
    • account_circle admin
    • visibility 252
    • 0Komentar

    WINONG – Madrasah Aliyah (MA) Tarbiyatul Banin, Desa Pekalongan, Kecamatan Winong, Kabupaten Pati mengadakan Lomba Parade Puisi di halaman sekolah setempat, Jumat (28/10). Kegiatan itu dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda tahun 2022. Peserta merupakan perwakilan masing-masing kelas X, XI dan XII. Dalam kesempatan itu, Kepala MA Tarbiayatul Banin, Lailatul Fitriyah, S.Pd menyampaikan, selain untuk […]

  • Manajemen Eksekutif Lazisnu Pati Mulai Magang di UPZIS Winong

    Manajemen Eksekutif Lazisnu Pati Mulai Magang di UPZIS Winong

    • calendar_month Rab, 5 Feb 2025
    • account_circle admin
    • visibility 446
    • 0Komentar

      pcnupati.or.id, Pati – Manajemen eksekutif baru di LazisNU PCNU Pati mengikuti magang di UPZIS MWCNU Winong. Proses magang ini bagian dari rangkaian masa training selama sebulan kedepan menjadi karyawan di LAZISNU Pati. Ketua LazisNU PCNU Pati, Edi Kiswanto mengatakan magang ini bertujuan untuk pengenalan dan membekali skil karyawan dalam mengelola dan menjalankan visi, misi […]

  • PCNU-PATI Photo by Anita Austvika

    Perempuan itu Makhluk Bebas

    • calendar_month Jum, 2 Des 2022
    • account_circle admin
    • visibility 216
    • 0Komentar

    Oleh: Inayatun Najikah Tadi malam saat tengah bersantai, tiba-tiba handphone saya bergetar. Rupanya ada panggilan video call masuk dari teman-teman semasa kuliah. Bermaksud untuk melepas kerinduan. Kami saling berbagi kabar dan bercerita perihal kesibukan masing-masing. Selain itu mereka juga saling curhat perihal apa saja, yang salah satunya tentang asmara. Dan saya hanya sebagai pendengar setia, […]

  • Halaqoh dengan Rais ‘Am PBNU

    Halaqoh dengan Rais ‘Am PBNU

    • calendar_month Kam, 7 Des 2017
    • account_circle admin
    • visibility 318
    • 0Komentar

    Pati. Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama Kabupaten Pati mengadakan halaqoh Nahdliyah bersama Rais Am PBNU KH Ma’ruf Amin di Safin Hotel Pati, Selasa malam (5/12). Kemarin. KH Ma’ruf Amin menjelaskan beberapa agenda penting Nahdlatul Ulama  ke depan.  PBNU melakukan revitalisasi dengan membuat pedoman standar  organisasi yang baik. Disamping itu, PBNU akan terus monitoring dan evaluasi (monev)  […]

  • PCNU-PATI Photo by Ben_Kerckx

    Suami Khayalan

    • calendar_month Ming, 16 Okt 2022
    • account_circle admin
    • visibility 244
    • 0Komentar

    Oleh : Elin Khanin “Apa mbak ini calon istrinya Mas Faris?” Tanya Bi Misih sambil mengamati gadis di depannya. Ia fokus pada gaun pengantin yang dikenakan si gadis. “Tidak. Kami baru saja ketemu.” “Ooh.” Bik Misih tersenyum. “Mari ikut saya,” lanjutnya mengajak gadis cantik itu masuk ke dalam. —– “Nah, gini lebih cantik. Masyaallah.” Bik […]

  • Kirab Budaya NU

    Kirab Budaya NU

    • calendar_month Sel, 19 Des 2017
    • account_circle admin
    • visibility 263
    • 0Komentar

    Pati. Panji-panji NU dikibarkan di tengah kondisi kebangsaan yang terus digerus isu perpecahan. Para santri mendukung kiprah NU untuk berada di garda terdepan mengawal keutuhan NKRI. Ratusan santri Pondok Pesantren Roudhotul Tholibin mengibarkan panji-panji Nahdlatul Ulama (NU) saat menggelar kirab budaya dengan mengelilingi Desa Trimulyo, Kayen, 11/12/2017, kemarin. Terlebih, kelompok garis keras yang mengatasnamakan Islam […]

expand_less