Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » LP. Ma’arif NU PCNU Kabupaten Semarang Gelar Rapat Kerja

LP. Ma’arif NU PCNU Kabupaten Semarang Gelar Rapat Kerja

  • account_circle admin
  • calendar_month Ming, 18 Mei 2025
  • visibility 187
  • comment 0 komentar

 

Pcnupati.or.id- Bergas – Rapat Kerja sekaligus Dialog dengan tema ” Meningkatkan Mutu layanan Pendidikan LP Ma’arif NU” melalui sinergritas dengan Kementerian Agama dan Dinas Pendidikan Kab. Semarang terlaksana pada Sabtu 17 Mei 2025 yang digelar LP. Ma’arif PCNU Kabupaten Semarang.

Zaenal selaku Ketua LP Ma’arif NU PCNU Kab. Semarang menyampaikan kegiatan hari ini diikuti oleh Kepala sekolah/madrasah sebanyak 161 Peserta di fokuskan pada Rapat Kerja Tata Kelola Madrasah Sekolah ada 3 aspek.

Pertama, BPPNU Masih ada 89 Madrasah yang belum memperbaruhi SK BPPNU atau belum terbentuk , bagi yang habis atau belum terbentuk untuk segera mengajukan untuk pembentukan BPPNU, tahun 2025-2026 tidak akan diterbitkan SK Guru dan Kepala Bagi yang belum BPPNU.

Kedua, Regulasi Pengangkatan Kepala dan guru di Sekolah/Madrasah. Dalam kepengurusan kami akan menertibkan terkait pengangkatan kepala dan guru, aturan ini kami mengacu pada rakernas LP Ma’arif NU PBNU 2022 di Sumatera, di mana diatur mekanisme pengangkatan Kepala dan guru dibawah naungan LP Ma’arif NU, KOPMANU Koperasi Ma’arif NU agar Ma’arif melakukan kemandirian dalam perekonomian, fokusnya salah satunya pengadaan jasa.

KH Ahmad Fauzan, Ketua PCNU Kab. Semarang menyampaikan bahwa ruh yang paling penting di NU adalah pendidikan baik pendidikan formal maupun Non formal, sehingga tidak akan tercapai membangun aqidah Ahlussunah tanpa penndidikan baik formal maupun nonformal, mengenai sistem pendidikan harus kembali ke Al Qur’an.

Pihaknya menegaskan bahwa setiap Kelas di bawah naungan LP Ma’arif NU harus ada Logo NU dan 3 Serangkai Pendiri NU.

Turut hadir H Ta’yinul Biri Bagus Nugroho, S.Sos.I Selaku Kepala Kantor Kementerian Agama Kab. Semarang dan H M Taufiqur Rahman, S.Ag., M.Si., Plt. Kepala Dinas Pendidikan Kab. Semarang dan Juga H Isroi, S.Pd.I., M.SI selaku Sekretaris LP Ma’arif NU PCNU Kab. Semarang yang menjadi narasumber Dialog Interaktif dalam kesempatan ini. (*)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PCNU-PATI

    Melihat Proses Kreatif Penyair Nuyang Jaimee

    • calendar_month Sel, 5 Des 2023
    • account_circle admin
    • visibility 200
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id- Jakarta, Minggu, 3/12/2023,- Ketika memilih ruang puisi, sepenuhnya ia sadar bahwa dirinya telah masuk ke dalam ruang yang begitu sunyi. “Puisi yang telah saya pilih, yang telah anda pilih, yang telah teman-teman semua pilih, yang telah kita semua pilih, adalah sebuah keniscayaan dari hati paling sepi, langkah paling sunyi dan kata tanpa suara paling […]

  • NU Pati Bagikan Takjil Selama Bulan Ramadhan

    NU Pati Bagikan Takjil Selama Bulan Ramadhan

    • calendar_month Jum, 16 Apr 2021
    • account_circle admin
    • visibility 153
    • 0Komentar

      Ratusan takjil dibagikan kepada Pengguna jalan yang melintas di depan kantor Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Pati selama Ramadhan. Aksi sosial itu bagian dari program NU Peduli yang selama ini gencar menyentuh kalangan kurang beruntung. “Sebelum Ramadhan setiap Jumat kami membagikan nasi bungkus. Kami bagikan kepada warga kurang mampu yang sedang berada di pinggir […]

  • PCNU-PATI Photo by Aliaksei Lepik

    Zakat sebagai Metode Pengentasan Kemiskinan

    • calendar_month Sab, 12 Nov 2022
    • account_circle admin
    • visibility 233
    • 0Komentar

    Oleh : Siswanto Salah satu masalah terbesar masyarakat Indonesia adalah tingginya angka kemiskinan. Sebagai sebuah masalah, maka kemiskinan perlu didefinisikan terlebih dahulu kemudian dicari faktor-faktor apa saja yang menyebabkan masyarakat menjadi miskin dan bagaimana kemiskinan itu dapat diminimalisir. Boleh jadi kemiskinan itu terjadi karena kebodohan sehingga mayarakat tidak mengetahui masalah dan potensi dirinya. Selain masalah […]

  • Mahasiswa IAIN Kudus PPL Plus ‘Mondok’ di PPSA

    Mahasiswa IAIN Kudus PPL Plus ‘Mondok’ di PPSA

    • calendar_month Sen, 9 Agu 2021
    • account_circle admin
    • visibility 169
    • 0Komentar

    Para santri PPSA antusias menyimak pemaparan materi dari mahasiswa PPL IAIN Kudus  GEMBONG-Ada yang berbeda dengan Praktik Pengalaman Laangan (PPL) IAIN Kudus di MTs. Al Ma’arif Gembong. Pasalnya, mahasiswa yang menjalani PPL di madrasah ini sekaligus ‘mondok’ di Pones Shofa Az Zahro’ Gembong.  Sebanyak 12 mahasiswi dan mahasiswa IAIN Kudus menjadikan Ponpes Asuhan KH. Imam […]

  • Keterangan foto: Anis Sholeh Ba’asyin dalam Ngaji NgAllah Suluk Maleman ‘Merayakan Kemiskinan Dengan Bahagia’ yang digelar di Rumah Adab Indonesia Mulia, Sabtu (21/6).

    Ngaji NgAllah Suluk Maleman Menyoal Merayakan Kemiskinan dengan Bahagia

    • calendar_month Sen, 23 Jun 2025
    • account_circle admin
    • visibility 200
    • 0Komentar

      Pcnupati.or.id-Universitas Harvard pada Mei lalu, berdasar penelitiannya, menyebut Indonesia sebagai negara paling bahagia di dunia. Anugerah itu memiliki keterkaitan dengan tingkat kesejahteraan masyarakatnya. Kajian inilah yang kemudian dijadikan salah satu topik pembahasan dalam Suluk Maleman edisi ke 162 pada Sabtu (21/6) malam. Budayawan yang juga penggagas Suluk Maleman Anis Sholeh Ba’asyin menyebut hal itu […]

  • PR IPNU IPPNU Kadilang Ajak Anggota Untuk Berlatih Public Speaking

    PR IPNU IPPNU Kadilang Ajak Anggota Untuk Berlatih Public Speaking

    • calendar_month Jum, 12 Mar 2021
    • account_circle admin
    • visibility 144
    • 0Komentar

    PR IPNU IPPNU Kadilang Ajak Anggota Untuk Berlatih Public Speaking Pati, 13 Maret 2021 PR IPNU IPPNU gelar pelatihan Public Speaking guna untuk menambah mental dan wawasan anggota. Kegiatan yang di gelar pada 12 Maret 2021 berlangsung selama 1 jam. Berlokasi di Madrasah Mansyaul Ulum Kadilangu melibatkan kurang lebi 30 anggota sebagi peserta kegiatan. dengan […]

expand_less