Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » LF-NU : Menentukan Arah Kiblat Bisa Dilakukan Sore Ini

LF-NU : Menentukan Arah Kiblat Bisa Dilakukan Sore Ini

  • account_circle admin
  • calendar_month Sel, 16 Jul 2019
  • visibility 424
  • comment 0 komentar
PATI. Kiblat merupakan satu hal penting bagi kaum muslimin di seluruh dunia. Bahkan menghadap Kiblat adalah salah satu syarat sah sholat. Letak kiblat berada tepat pada posisi ka’bah di Makkah, Arab Saudi.

Penentuan arah kiblat bisa dilakukan dengan berbagai metode. Di era modern ini, umat islam bisa menggunakan fasilitas kompas, baik kompas konfensional maupun kompas elektronik yang ada pada gadget. Dengan kompas virtual di handphone canggih, cara menentukannya pun mudah. Cukup dengan mengaktifkan kompas di HP kemudian memutar HP sampai kompas menunjukkan angka 294° sampai dengan 295°. Maka arah kiblat sejajar dengan posisi HP. Sebagai catatan, perhitungan ini hanya berlaku di Pulau Jawa.

Namun kebanyakan orang masih belum puas dengan metode ini. Maka langkah paling tepat adalah kalibrasi kiblat. Caranyapun ada dua, yaitu kalibrasi langsung dan kalibrasi antipodal.

Kalibrasi langsung adalah mengukur arah kiblat dengan bayang-bayang benda yang tegak lurus dengan posisi bumi pada saat matahari tepat berada di atas ka’bah. Sedangkan kalibrasi antipodal caranya sama, hanya saja dengan metode terbalik, sebab antipodal adalah posisi dimana matahari berada pada belahan bumi lain yang merupakan kebalikan ka’bah.

Istiwa’ al A’dhom Sore Ini

Lembaga Falakiyah Nahdlatul Ulama’ (LF-NU) Kabupaten Pati menegaskan akan ada istiwa’ al a’dhom sore ini, Selasa (16/7) pada pukul 16.27 WIB. Erik Mahendra, salah satu pengurus LF-NU mengkonfirmasi bahwa pada jam tersebut matahari tepat berada di atas ka’bah, sehingga masyarakat Indonesia di zona WIB bisa mengukur kembali akurasi arah kiblatnya dengan cara kalibrasi langsung.

Lebih lanjut, Erik membagikan tips tentang cara kalibrasi arah kiblat. Peratama, siapkan benda yang ditempatkan tegak lurus dengan posisi bumi.

“Bisa tongkat atau bandul. Jika tidak ada, kita bisa menggunakan bangunan yang posisinya tegak lurus dengan bumi” bisik Erik.

Posisikan benda tersebut lima menit sebelum jam istiwa’ al a’dhom, yaitu pukul 16.22 WIB. Kemudian tunggu sampai pukul 16.27 WIB. Apabila masih ragu, dengan jam yang kita miliki, LF-NU mengimbau untuk melakukan akurasi ulang jam di web resmi BMKG di laman www.time.bmkg.go.id.

“Pada jam tersebut (16.27 WIB) matahari benar-benar diatas ka’bah” imbuh Erik.

Arah bayangan yang dihasilkan dari benda tegak lurus pada pukul 16.27 itulah yang merupakan arah kiblat. Langkah ini dinilai cukup mudah untuk dilakukan oleh siapapun, karena tidak perlu nggunakan alat-alat yang sulit. Bukan hanya itu, akurasinya pun mendekati sempurna.(Karim/LTN)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tanggung Jawab Kiai Pesantren

    Tanggung Jawab Kiai Pesantren

    • calendar_month Jum, 20 Mei 2022
    • account_circle admin
    • visibility 448
    • 0Komentar

    KH. M. Aniq Muhammadun, Rais Syuriyah PBNU dalam acara halal bi halal yang diselenggarakan RMI-NU Pati (Kamis, 19 Mei 2022) di IPMAFA Pati menjelaskan tanggungjawab kiai pesantren. Pertama, aktif mengaji Kiai harus mengaji kepara para santri. Kiai yang mampu mengaji adalah kiai yang mempunyai kapasitas keilmuan memadai sehingga mampu menjelaskan kandungan al-Qur’an-hadis yang ada dalam […]

  • Ramadan dan Etika Bermedia Sosial

    Alquran: Kitab Suci STEM

    • calendar_month Sen, 16 Mar 2026
    • account_circle admin
    • visibility 10.138
    • 0Komentar

      Oleh Hamidulloh Ibda   Dalam ruang badan riset, lembaga penelitian, atau lorong-lorong kampus, laboratorium modern, atau kelas santifik, idiom Science, Technology, Engineering, and Mathematics alias STEM akrab dinilai sebagai simbol kemajuan peradaban Barat. Kayake memang ngono! Jadi, banyak orang menilai bahwa STEM adalah produk murni modernitas yang lahir dari revolusi ilmiah Eropa, taka da […]

  • Rayakan Sumpah Pemuda, Band AMARO dan SMK Manba’ul Huda Gelar Festival “Youth Movement”

    Rayakan Sumpah Pemuda, Band AMARO dan SMK Manba’ul Huda Gelar Festival “Youth Movement”

    • calendar_month Ming, 19 Okt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 1.288
    • 0Komentar

      Pcnupati.or.id Pati – Dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda, band pendatang baru AMARO bekerja sama dengan SMK Manba’ul Huda Kembang akan menggelar pagelaran bertajuk Youth Movement. Kegiatan ini dijadwalkan berlangsung pada Sabtu, 25 Oktober 2025, bertempat di Lapangan Olahraga YPM Kembang, Dukuhseti, Pati. Festival ini mengusung tema “Bergerak Merawat Ingat”, dengan tujuan menggerakkan semangat […]

  • Rapat Anggota Tahunan  Koperasi Aneka Jasa 26 Berjalan Sukses

    Rapat Anggota Tahunan Koperasi Aneka Jasa 26 Berjalan Sukses

    • calendar_month Sab, 14 Mar 2015
    • account_circle admin
    • visibility 508
    • 0Komentar

    Kabar NU. Sabtu 14 Maret di Gegung PCNU Lt 3 Koperasi Aneka Jasa 26 mengadakan Rapat Anggota Tahunan (RAT). Dengan di adakan rapat ini harapan kedepannya Koperasi Aneka Jasa 26 dapat berkembang dan bermanfaat untuk umat. “Usia KAJ 26 sdh 20 tahun. Ibarat remaja adalah usia yang produktif. Semoga ke depan lebih berkembang dan maju […]

  • Keyakinan Orang Puasa. Photo by Rachael Gorjestani on Unsplash.

    Keyakinan Orang Puasa

    • calendar_month Kam, 16 Mar 2023
    • account_circle admin
    • visibility 298
    • 0Komentar

    Oleh: Maulana Karim Sholikhin* Saat ini, kaum muslimin-muslimat di seantero jagad tengah bersiap-siap menyambut bulan suci. Ada yang gembira, ada yang cuek, bahkan ada yang ketar-ketir menghadapi puasa. Hanya saja, menurut ahli agama, dari ketiga macam manusia tersebut, yang beruntung adalah yang dengan senang hati, bungah, bombong manah, lapang dada menyongsong Ramadhan. Lebih bejo lagi, […]

  • Festival Muria Raya 5: Merayakan Panen Kopi dengan Musik Batu

    Festival Muria Raya 5: Merayakan Panen Kopi dengan Musik Batu

    • calendar_month Sen, 18 Agu 2025
    • account_circle admin
    • visibility 357
    • 0Komentar

      Jepara – Festival Muria Raya ke-5 sukses digelar di Dukuh Duplak, Desa Tempur, Kecamatan Keling, Kabupaten Jepara, Jawa Tengah, Minggu (17/8/2025). Festival ini seolah-olah merayakan panen kopi dengan memainkan musik batu. Sebuah panggung yang terbuat dari anyaman bambu berdiri indah di Petilasan Mbah Robyong. Beberapa seniman dari berbagai daerah hilir mudik mementaskan karya-karyanya. Seni […]

expand_less