Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » LF-NU : Menentukan Arah Kiblat Bisa Dilakukan Sore Ini

LF-NU : Menentukan Arah Kiblat Bisa Dilakukan Sore Ini

  • account_circle admin
  • calendar_month Sel, 16 Jul 2019
  • visibility 427
  • comment 0 komentar
PATI. Kiblat merupakan satu hal penting bagi kaum muslimin di seluruh dunia. Bahkan menghadap Kiblat adalah salah satu syarat sah sholat. Letak kiblat berada tepat pada posisi ka’bah di Makkah, Arab Saudi.

Penentuan arah kiblat bisa dilakukan dengan berbagai metode. Di era modern ini, umat islam bisa menggunakan fasilitas kompas, baik kompas konfensional maupun kompas elektronik yang ada pada gadget. Dengan kompas virtual di handphone canggih, cara menentukannya pun mudah. Cukup dengan mengaktifkan kompas di HP kemudian memutar HP sampai kompas menunjukkan angka 294° sampai dengan 295°. Maka arah kiblat sejajar dengan posisi HP. Sebagai catatan, perhitungan ini hanya berlaku di Pulau Jawa.

Namun kebanyakan orang masih belum puas dengan metode ini. Maka langkah paling tepat adalah kalibrasi kiblat. Caranyapun ada dua, yaitu kalibrasi langsung dan kalibrasi antipodal.

Kalibrasi langsung adalah mengukur arah kiblat dengan bayang-bayang benda yang tegak lurus dengan posisi bumi pada saat matahari tepat berada di atas ka’bah. Sedangkan kalibrasi antipodal caranya sama, hanya saja dengan metode terbalik, sebab antipodal adalah posisi dimana matahari berada pada belahan bumi lain yang merupakan kebalikan ka’bah.

Istiwa’ al A’dhom Sore Ini

Lembaga Falakiyah Nahdlatul Ulama’ (LF-NU) Kabupaten Pati menegaskan akan ada istiwa’ al a’dhom sore ini, Selasa (16/7) pada pukul 16.27 WIB. Erik Mahendra, salah satu pengurus LF-NU mengkonfirmasi bahwa pada jam tersebut matahari tepat berada di atas ka’bah, sehingga masyarakat Indonesia di zona WIB bisa mengukur kembali akurasi arah kiblatnya dengan cara kalibrasi langsung.

Lebih lanjut, Erik membagikan tips tentang cara kalibrasi arah kiblat. Peratama, siapkan benda yang ditempatkan tegak lurus dengan posisi bumi.

“Bisa tongkat atau bandul. Jika tidak ada, kita bisa menggunakan bangunan yang posisinya tegak lurus dengan bumi” bisik Erik.

Posisikan benda tersebut lima menit sebelum jam istiwa’ al a’dhom, yaitu pukul 16.22 WIB. Kemudian tunggu sampai pukul 16.27 WIB. Apabila masih ragu, dengan jam yang kita miliki, LF-NU mengimbau untuk melakukan akurasi ulang jam di web resmi BMKG di laman www.time.bmkg.go.id.

“Pada jam tersebut (16.27 WIB) matahari benar-benar diatas ka’bah” imbuh Erik.

Arah bayangan yang dihasilkan dari benda tegak lurus pada pukul 16.27 itulah yang merupakan arah kiblat. Langkah ini dinilai cukup mudah untuk dilakukan oleh siapapun, karena tidak perlu nggunakan alat-alat yang sulit. Bukan hanya itu, akurasinya pun mendekati sempurna.(Karim/LTN)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Marching Band Salafiyah Kajen Sabet 10 Gelar Juara Piala Raja Hamengku Buwono X

    Marching Band Salafiyah Kajen Sabet 10 Gelar Juara Piala Raja Hamengku Buwono X

    • calendar_month Rab, 15 Okt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 1.695
    • 0Komentar

    Pcnupati or.id – Marching Band Bahana Swara (MBBS) Madrasah Aliyah (MA) Salafiyah Kajen, Kabupaten Pati, kembali mengukir prestasi dalam Kejuaraan Tingkat Nasional Marching Band Piala Raja Hamengku Buwono X, yang berlangsung pada 10-12 Oktober 2025 di Yogyakarta. Dalam ajang bergengsi tersebut, Bahana Swara Salafiyah memborong 10 trophy. Itu berasal dari tiga mata lomba, yakni Street […]

  • Ilustrasi Genghis Khan (dok. Artstation/@Thahn Tuan)

    Genghis Khan dan Rajawalinya

    • calendar_month Sen, 26 Sep 2022
    • account_circle admin
    • visibility 354
    • 0Komentar

    Oleh : M. Iqbal Dawami Gengis Khan, seorang raja bengis dan kejam dari Mongolia, mempunyai burung Rajawali. Suatu ketika burung Rajawalinya menumpahkan cawan yang berisi air yang hendak diminum Gengis Khan. Ketika cawan itu diisi kembali, pada saat itu pula Rajawali menumpahkannya. Gengis Khan kesal bukan main. Sekali lagi menumpahkan air yang hendak diminumnya, Rajawalinya […]

  • Pelantikan Ranting NU se-Kecamatan Gembong Dihadiri Gus Muwaffiq

    Pelantikan Ranting NU se-Kecamatan Gembong Dihadiri Gus Muwaffiq

    • calendar_month Rab, 25 Sep 2019
    • account_circle admin
    • visibility 285
    • 0Komentar

    GEMBONG-Pelantikan Ranting NU se-Kecamatan Gembong berlangsung hari ini, Rabu (25/9) siang di Lapangan Joko Tingkir, Sentul. Dalam agenda tersebut, dihadiri langsung oleh Gus Muwaffiq untuk mengisi mauidloh hadanah. Sebanyak 39 orang yang terdiri dari ro’is syuriyah, ketua dan sekretaris dari 13 ranting bersumpah setia kepada NU dan NKRI. Baiat ini dipimpin langsung oleh ketua PCNU […]

  • PCNU-PATI

    Expo Kuliner Ramadhan di MMH Tayu

    • calendar_month Rab, 12 Apr 2023
    • account_circle admin
    • visibility 306
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id- Tayu- Adakan Expo Kuliner Ramadhan, Siswa kelas 10 MA MMH Tayu belajar kewirausahaan mulai dari riset dan penyusunan proposal usaha, produksi produk, branding, hingga praktek penjualan dan strategi nya. Selasa, 11 April 2023 kemarin bertempat di halaman sekolah MA MMH Tayu. Kewirausahaan merupakan keterampilan memulai usaha yang penting untuk dimiliki siswa, di MA MMH […]

  • ‎IGI Sleman Tegaskan Komitmen Transformasi Pendidikan sebagai KOP Kolaborator di Belajaraya 2026

    ‎IGI Sleman Tegaskan Komitmen Transformasi Pendidikan sebagai KOP Kolaborator di Belajaraya 2026

    • calendar_month Sel, 5 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 13.053
    • 0Komentar

    ‎ ‎ ‎Jakarta — Festival pendidikan terbesar di Indonesia, Belajaraya 2026, kembali menjadi ruang kolaborasi dan berbagi praktik baik bagi para pendidik di Taman Ismail Marzuki (TIM) pada Sabtu (2/5/2026). Dalam momentum peringatan Hari Pendidikan Nasional ini, Ikatan Guru Indonesia (IGI) Kabupaten Sleman turut mengambil peran strategis sebagai salah satu Komunitas Organisasi Pendidikan) (KOP) Kolaborator. […]

  • Menunggu Jamaah sambil I’tikaf

    Menunggu Jamaah sambil I’tikaf

    • calendar_month Ming, 11 Jul 2021
    • account_circle admin
    • visibility 297
    • 0Komentar

     Pertanyaan : Bolehkah bagi seseorang, setiap menunaikan sholat jama’ah sekalian berniat i’tikaf dimasjid? Apakah ketika ia keluar (pulang) dari masjidseketika itu i’tikafnya langsung dihukumi batal? Jawaban :Hukum I’tikaf adalah sunah muakkadah jika kita tidak bernadzar untuk melakukannya, dan disayogyakan bagi kita untuk melakukan i’tikaf ketika kita memasuki masjid untuk melakukan semisal membaca al-quran, belajar, berdzikir […]

expand_less