Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pustaka » Kunci Meraih Keberkahan Ilmu?

Kunci Meraih Keberkahan Ilmu?

  • account_circle admin
  • calendar_month Ming, 11 Des 2022
  • visibility 290
  • comment 0 komentar

“Ketahuilah, sesungguhnya seorang penuntut ilmu tidak akan memperoleh kesuksesan ilmu dan tidak pula bermanfaat ilmunya, kecuali dengan mengagungkan ilmu dan ahli ilmu, mengagungkan gurunya dan menghormatinya.” —Imam Az-Zarnuji

            Demikianlah sekelumit motivasi yang diberikan oleh penulis buku ini kepada para pemuda penuntut ilmu. Buku ini sudah lama dikenal, khususnya di kalangan pesantren yang mengkajinya  dari buku asli berbahasa Arab. Mengingat urgensi tersedianya panduan belajar yang  “sudah teruji selama ratusan tahun”, buku terjemahan ini hadir  untuk menjawab kebutuhan tersebut.

            Kitab Ta’limul Muta’allim adalah kitab yang cukup fenomenal. Jika diterjemahkan artinya “Mengajari Penuntut Ilmu Tentang Metodologi Pembelajaran”. Inti dari kitab ini adalah adab penuntut ilmu. Hal ini bisa dilihat dari dari isi kitab ini, yang oleh Imam Az-Zarnuji—selaku penulisnya—diuraikan ke dalam tigas belas  pasal.

            Persoalan adab sangat penting karena ia menjadi pengantar  sekaligus kunci meraih keberkahan ilmu. Hal tersebut berhubungan dengan latar belakang penulisan kitab ini. Pada masanya, Imam Az-Zarnuji menyaksikan banyak penuntut ilmu yang mengalami kegagalan dalam proses belajarnya. Mereka sungguh-sungguh menuntut ilmu, tapi ternyata ilmunya tak bermanfaat dan tidak berbuah.  Maknanya, ilmunya hanya sebatas pengetahuan  tanpa pengalaman dan semangat penyebaran dakwah.

            Edisi terbaru Ta’limul Muta’allim dilengkapi dengan terjemahan Ayyuhal Walad. Buku ini cukup dikenal di berbagai pesantren dan majelis taklim sebagai pegangan dalam pengajaran adab. Penulisnya, Imam Al-Ghazali, merupakan jaminan tersendiri atas kedudukan agung buku tersebut di sisi muslimin.

            Dengan membaca dan mengamalkan pesan dalam buku ini, semoga kita bukan termasuk orang yang gagal dan salah jalan dalam menuntut ilmu. ~Blurb

            Di atas hamparan bumi di bawah awan berawan lahir dan tumbuh seorang alim bernama Imam Az-Zarnuji. Berkat didikan orang tua dan guru-gurunya, ia menjadi sosok yang andal dalam menahkodai peliknya hidup yang penuh gelombang. Siapapun yang bertemu dengannya seolah meneguk tetesan madu yang membuat hilang dahaga, dan bagi yang menjadi muridnya akan terpancar dari hatinya semburat cahaya hingga ufuk barat dan timur. Pandangannya adalah cinta, nasihatnya adalah obat, tingkahnya adalah rahmat, yang dibungkus dengan selembar kain ketawadhuan dalam adab yang mulia.

            Membaca karyanya seolah  menyantap sajian makanan yang sangat lezat, bumbunya yang pas diracik dengan resep istimewa membuat jari-jemari terbuai tanpa henti membuka lembar demi lembarnya. Pilihan diksi yang memikat hati membuat para pembaca hanyut dalam dua dimensi yang berbeda—dulu dan sekarang. Sehingga tidak heran karyanya menjadi rujukan penting dalam dunia pendidikan Islam, bahkan menjadi pelajaran wajib di pondok-pondok pesantren sekian lamanya.

            Buku ini menjadi penghubung antara ilmu dunia dan akhirat, yang tidak hanya memandu kita menjadi insan yang baik di sisi manusia, namun juga menjadi insan yang baik di sisi Allah Swt. Menariknya buku ini dilengkapi terjemahan Ayyuhal Walad karya monumental sang Hujjatul Islam Imam Al-Ghazali, sehingga semakin komplit dan penuh nutrisi bergizi. Tidak hanya itu, buku ini dilengkapi dengan balutan cover yang berpadu dengan pilihan font dan warna yang sangat enak dipandang, dan disertai ilustrasi para penuntut ilmu di majelis penyejuk hati.

Buku ini terasa ringan, desainnya yang fleksibel memudahkan untuk dibawa kemana-mana. Layoutnya yang apik membuat tidak gampang bosan ketika membaca buku ini dan harganya pun terbilang ekonomis. Nilai plus di buku ini terletak pada tiga pilar utama, yaitu teori—praktik—informatif. Secara teori, penulis buku ini berpijak kepada sumber-sumber terpercaya, melalui riset yang mendalam, keotentikan serta kredibilitasnya tidak diragukan lagi. Buku ini juga terintegrasi dengan praktik kehidupan di masa lalu berdasarkan fenomena kehidupan yang dilalui penulisnya sebagai bahan perenungan dan refleksi hidup. Dan informatif terhadap karya terbitan Indonesia bahkan dunia.

Hal di atas adalah bukti keluasan ilmu dan dedikasi penulisnya dalam memperkaya khazanah ajaran Islam, sehingga patut diapresiasi dan layak disebut sebagai karya monumental. Siapapun bisa mempelajarinya, baik tua maupun muda dan tidak lengkap rasanya kalau tidak menjadi koleksi pribadi atau perpustakaan. Sungguh karya yang sangat relevan dengan perkembangan zaman, tetap eksis di balik arus yang penuh intrik. Buku ini menjadi pedoman dan pengingat di saat keringnya adab. Allahu a’lam bish-shawab.

Judul Buku     : Ta’limul Muta’allim: Pentingnya Adab Sebelum Ilmu

Penulis            : Imam Az-Zarnuji

Alih Bahasa    : Abdurrahman  Azzam

Penerbit         : Aqwam

Tahun Terbit : Cetakan Kelima Belas Juni 2022

Tebal Halaman: 272 

ISBN                : 978-979-039-734-7

Peresensi       : Muhammad Sapi’i

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PCNU-PATI Photo by Artur Stanulevich

    Pak Bon

    • calendar_month Rab, 31 Mei 2023
    • account_circle admin
    • visibility 416
    • 0Komentar

    Oleh : Niam At Majha Di perusahaan dimana saya pimpin. Perusahaan yang bergerak di bidang jasa pelayanan pendidikan dan jasa keagamaan yang selalu ramai dengan berbagai aneka macam kegiatan. Baik kegiatan sederhana atau pun yang formal dan non formal hampir setiap minggunya selalu ada. Ketika akan melaksanakan kegiatan tersebut tentu tak lain harus menggunakan jasa […]

  • PCNU - PATI Photo by Markus Spiske

    Anak Berkembang, Orang Tua Harus Cemerlang

    • calendar_month Jum, 26 Agu 2022
    • account_circle admin
    • visibility 227
    • 0Komentar

    Oleh: Inayatun Najikah Saya berusaha menuntut diri untuk menulis tentang anak-anak secara rutin. Lambat laun menjadi sebuah kesukaan. Bagi saya anak-anak adalah makhluk kecil yang istimewa. Namun seringkali keberadaannya seringkali disepelekan dan dianggap sebagai pelengkap keluarga saja. Bahkan dengan kehadirannya tersebut terkadang membuat kita bertindak sangat dominan atas dirinya dan pilihannya. Meski saat ia belum […]

  • Haflah Khotmil Quran Pon Pes Al-Roudloh Kajen

    Haflah Khotmil Quran Pon Pes Al-Roudloh Kajen

    • calendar_month Kam, 28 Apr 2016
    • account_circle admin
    • visibility 401
    • 0Komentar

    Pati. Pondok Pesantren Al Roudloh Kajen Pati mengadakan acara khotmil quran, peringatan Rajabiyah serta muawwada’ah bagi santri-santri yang telah purna. (Selasa 26/4)kemarin.              Acara seperti ini di ikuti oleh seluruh santri putra dan putri Pon Pes Al Roudlah dengan harapan sebagai bentuk motivasi kepada santri lainnya untuk segara menghatamkan al-Qurannya dan semakin giat dalam belajarnya, […]

  • Gotong-royong Bersih-Bersih Pascabanjir di MIN 2 Pati

    Gotong-royong Bersih-Bersih Pascabanjir di MIN 2 Pati

    • calendar_month Sel, 20 Jan 2026
    • account_circle admin
    • visibility 7.327
    • 0Komentar

      Pcnupati.or.id – Pascabanjir yang menggenangi lingkungan madrasah untuk ketiga kalinya, Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 2 Pati menggelar kegiatan kerja bakti bersama pada Selasa (20/1/2026). Kegiatan ini dilakukan sebagai upaya pemulihan dan pembersihan lingkungan madrasah agar kegiatan belajar mengajar dapat segera kembali normal. Kerja bakti tersebut melibatkan dewan guru, Babinsa Koramil Dukuhseti, Bhabinkamtibmas Polsek Dukuhseti, […]

  • 712 Orang Donorkan Darahnya di Salafiyah

    712 Orang Donorkan Darahnya di Salafiyah

    • calendar_month Kam, 31 Okt 2019
    • account_circle admin
    • visibility 410
    • 0Komentar

    MARGOYOSO-Menumbuhkan sikap peduli dan peka terhadap kesehatan masyarakat, bisa dilakukan dengan berbagai cara. Salah satunya dengan melaksanakan donor darah. Hal tersebut ditunjukkan para siswa dan guru yang berada di bawah naungan Yayasan Salafiyah Kajen yang meliputi MA, SMK dan MTs Salafiyah. Mereka tampak antusias sebagai pendonor dalam kegiatan  yang di selenggarakan oleh Palang Merah Remaja […]

  • Mengenang Jejak Kyai Sahal

    Mengenang Jejak Kyai Sahal

    • calendar_month Sab, 17 Jan 2015
    • account_circle admin
    • visibility 284
    • 0Komentar

    Pati, Ada seorang Nahdliyyin tulen yang berjasa bagi NU. Dia seorang pemikir, mastur (tertutup), tidak banyak yang tahu. Dialah dokter Fahmi Dja’far Saifuddin. Dekan sebuah fakultas ternama di Universitas Indonesia inilah yang meramal Kiai Sahal bakal jadi Rais Aam dan Gus Dur jadi presiden pada tahun 2000.Putra sulung KH Saifuddin Zuhri ini tidak meramal berdasar hitungan weton atau klenik. Akan […]

expand_less