Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Kuatkan Moderasi Beragama, Dosen INISNU Kembangkan Game Simaksaja

Kuatkan Moderasi Beragama, Dosen INISNU Kembangkan Game Simaksaja

  • account_circle admin
  • calendar_month Sel, 28 Nov 2023
  • visibility 491
  • comment 0 komentar
Pcnupati.or.id-Semarang – Bertempat di kantor Lembaga Pendidikan Ma’arif NU PWNU Jawa Tengah, dosen Prodi PGMI Fakultas Tarbiyah dan Keguruan Institut Islam Nahdlatul Ulama (Inisnu) Temanggung Hamidulloh Ibda bersama dosen STAINU Purworejo Aniqoh dan peneliti PRAK BRIN Dr. Ahmad Muntakhib menggelar Focus Group Discussion (FGD) dan Uji Validasi Game Moderasi Beragama berbasis Aswaja Annahdliyah (Simaksaja) pada Senin (27/11/2023).
Sebagai Ketua Tim Penelitian, Hamidulloh Ibda mengatakan bahwa riset tersebut merupakan hibah riset dari Kementerian Agama RI pada klaster Penelitian Kolaborasi Antar Perguruan Tinggi dan/atau Kementerian/Lembaga. Dalam kesempatan itu, Ibda mengatakan berkolaborasi dengan STAINU Purworejo dan BRIN dengan riset berjudul “Pengembangan Game Tyranobuilder Simaksaja dalam Mewujudkan Profil Pelajar Pancasila dan Profil Pelajar Rahmatan Lil Alamin Madrasah Ibtidaiyah Lembaga Pendidikan Maarif NU Jawa Tengah”.
Tujuan FGD dan uji validasi game Simaksaja menurut Ibda adalah mendapatkan validasi dari para ahli, baik ahli media game, ahli materi moderasi beragama, dan ahli materi Aswaja Annahdliyah. FGD juga digelar dalam rangka mengumpulkan saran, masukan, dan kritik dari peserta sebelum game diimplementasikan sesuai tahapan metode R  n D tipe ADDIE.
Dalam kesempatan itu, hadir validator ahli media Hendrik Hermawan, S.Pd.SD., M.Pd., yang merupakan Juara 1 Festival Mobile Kihajar 2020, Konsultasi dan Pengembang IT,  Dekan FPK UIN Walisongo dan Ketua FKPT Jawa Tengah Prof. Dr. Syamsul Ma’arif, M.Ag., sebagai ahli materi moderasi beragama dan Ketua Lembaga Pendidikan Ma’arif NU PWNU Jawa Tengah R. Andi Irawan, M.Ag., sebagai validator ahli materi Aswaja Annahdliyah.
Dalam pemaparannya Ibda mengatakan bahwa riset tersebut dilaksanakan di MI di wilayah eks Karesidenan Kedu yaitu Kota Magelang, Kabupaten Magelang, Kabupaten Temanggung, Kabupaten Kebumen, Kabupaten Purworejo dan Kabupaten Wonosobo. “Dari hasil analisis kebutuhan guru dan siswa, maka dibutuhkan pengembangan game dengan paltform Tyranobuilder bermuatan moderasi beragama, Aswaja Annahdliyah, Profil Pelajar Pancasila, dan Profil Pelajar Rahmatan Lil Alamin,” katanya.
Sementara itu, Hendrik Hermawan mengatakan bahwa beberapa aspek dalam game perlu direvisi dari aspek suara, gambar dan tokoh, font tulisan, navigasi, sampai dengan suara. “Beberapa suara perlu diperbesar, khususnya suara tokoh perempuan,” kata dia.
R. Andi Irawan juga mengapresiasi game tersebut yang menjadi media pembelajaran di wilayah Kedu. Meski demikian, pihaknya memberikan saran bahwa harus ada contoh budaya lokal yang sudah dikenal masyarakat. “Pada laporan nanti perlu ditambahkan, bahwa memang ada riset yang menyebut game-game saat ini sudah berisi konten radikal, ini harus mengacu data agar tidak sekadar asumsi,” papar dia.
Validator ahli materi moderasi beragama Prof. Dr. Syamsul Ma’arif menambahkan bahwa interaksi game harus dipertajam. Selain itu, pemilihan nama tokoh perlu ada yang direvisi seperti Ning Bulok menjadi Ning Ciya atau cinta budaya. Secara umum, menurutnya, game sudah bagus dan perlu disesuaikan bahasanya dengan usia anak MI.
Dalam kesempatan itu, hadir belasan peserta dari mahasiswa Inisnu Temanggung, STAINU Purworejo, guru MI Ma’arif dari Magelang dan Temanggung. Sesuai rencana, setelah game Simaksaja direvisi, selanjutnya akan dilakukan uji keefektifan di MI Ma’arif NU di wilayah Kedu yang sudah ditentukan. (*)
  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PCNU-PATI

    MWCNU Trangkil Luncurkan Mobil Layanan Umat

    • calendar_month Sab, 4 Feb 2023
    • account_circle admin
    • visibility 451
    • 0Komentar

    pcnupati.or.id- TRANGKIL – Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Kecamatan Trangkil meluncurkan Mobil Layanan Umat (MLU) di Kantor MWC setempat, Sabtu (4/4/2023).  Launching ditandai dengan pemotongan pita oleh Ketua PCNU Pati, KH. Yusuf Hasyim. Dilanjutkan dengan penyiraman air kembang oleh Ketua Tanfidziah KH. Sya’roni dan Rais Syuriah MWCNU Trangkil KH Badrudin Syatibi. Ketua Lazisnu MWCNU […]

  • Sholawatan Sedang Jadi Trend, Ini Respon PCNU

    Sholawatan Sedang Jadi Trend, Ini Respon PCNU

    • calendar_month Kam, 22 Agu 2019
    • account_circle admin
    • visibility 510
    • 0Komentar

    PATI-Kabupaten Pati yang merupakan bagian dari Pantura, sangat identik dengan seni musik seperti dangdut koplo, ketoprak ludruk dan hiburan-hiburan lainnya. Setiap hajatan, hampir seluruh masyarakat Pati mendatangkan orkes dangdut atau ketoprak untuk mengisi acara mereka. Pekalongan Bersholawat dalam rangka walimatul urusy bersama Habib Ali Zainal Abidin dan KH. Marzuqi Abbas, Selasa (20/8) Namun jika kita […]

  • PCNU-PATI

    TPA (Tempat Penitipan Anak)

    • calendar_month Jum, 16 Jun 2023
    • account_circle admin
    • visibility 806
    • 0Komentar

    Oleh : Inayatun Najikah Pada percakapan sore hari bersama orang-orang terkasih, saya mendapat ide untuk tulisan hari ini. Kami membicarakan tema yang cukup penting didalam kehidupan. Lebih tepatnya sesuatu yang bersinggungan dengan dunia parenting. Dimana makin kesini makin banyak sekolah tingkat PAUD yang juga didalamnya mencakup tempat penitipan anak. Data dari kemdikbud (kementerian Pendidikan, Kebudayaan, […]

  • Dampak 5 Hari Sekolah Versi Survei Ipmafa Pati: Ancam TPQ hingga Pembelajaran Tak Maksimal

    Dampak 5 Hari Sekolah Versi Survei Ipmafa Pati: Ancam TPQ hingga Pembelajaran Tak Maksimal

    • calendar_month Sel, 8 Jul 2025
    • account_circle admin
    • visibility 601
    • 0Komentar

      Pati – Hasil survei Fakultas Tarbiyah Institut Pesantren Mathali’ul Falah (Ipmafa) Pati menunjukkan masyarakat khawatir lima hari sekolah menimbul sejumlah dampak negatif bila tetap dilakukan di Kabupaten Pati. Ipmafa menggelar survei pada tanggal 30 Juni hingga 2 Juli 2025. Sebanyak 208 responden terlibat dalam survei ini. Terdiri dari 53,4% laki-laki dan 46,6% perempuan. ”Mayoritas […]

  • PCNU Pati Berharap Pembahasan Raperda Pesantren Segera Dituntaskan

    PCNU Pati Berharap Pembahasan Raperda Pesantren Segera Dituntaskan

    • calendar_month Rab, 26 Okt 2022
    • account_circle admin
    • visibility 385
    • 0Komentar

    PATI – Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pati berharap Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Fasilitasi Penyelenggaraan Pesantren yang tengah dibahas oleh Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Pati, segera disahkan.  Hal itu diungkap oleh Ketua PCNU Pati, KH Yusuf Hasyim. Pihaknya mendesak agar Raperda tersebut segera dibahas dan diselesaikan. Pihaknya juga akan mengadakan audiensi dengan […]

  • Harapkan Ketua IPNU Terpilih Lanjutkan Program, Termasuk Perbanyak Ranting dan Komisariat

    PC IPNU Harapkan Ketua Terpilih Lanjutkan Program, Termasuk Perbanyak Ranting dan Komisariat

    • calendar_month Ming, 17 Sep 2023
    • account_circle admin
    • visibility 766
    • 0Komentar

    pcnupati.or.id – Pimpinan Cabang Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (PC IPNU) Kabupaten Pati Periode 2019-2023 akhirnya memasuki masa purna. Ketua PC IPNU Pati, Matsna Zakiyyatus Salwa mengucapkan terima kasih kepada segenap pengurus yang telah membersamai dan berjuang hingga akhir periode. Ia juga meminta maaf jika selama memimpin PC IPNU Pati banyak terdapat kekurangan. “Suatu pelajaran hidup […]

expand_less