Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Kuatkan Moderasi Beragama, Dosen INISNU Kembangkan Game Simaksaja

Kuatkan Moderasi Beragama, Dosen INISNU Kembangkan Game Simaksaja

  • account_circle admin
  • calendar_month Sel, 28 Nov 2023
  • visibility 464
  • comment 0 komentar
Pcnupati.or.id-Semarang – Bertempat di kantor Lembaga Pendidikan Ma’arif NU PWNU Jawa Tengah, dosen Prodi PGMI Fakultas Tarbiyah dan Keguruan Institut Islam Nahdlatul Ulama (Inisnu) Temanggung Hamidulloh Ibda bersama dosen STAINU Purworejo Aniqoh dan peneliti PRAK BRIN Dr. Ahmad Muntakhib menggelar Focus Group Discussion (FGD) dan Uji Validasi Game Moderasi Beragama berbasis Aswaja Annahdliyah (Simaksaja) pada Senin (27/11/2023).
Sebagai Ketua Tim Penelitian, Hamidulloh Ibda mengatakan bahwa riset tersebut merupakan hibah riset dari Kementerian Agama RI pada klaster Penelitian Kolaborasi Antar Perguruan Tinggi dan/atau Kementerian/Lembaga. Dalam kesempatan itu, Ibda mengatakan berkolaborasi dengan STAINU Purworejo dan BRIN dengan riset berjudul “Pengembangan Game Tyranobuilder Simaksaja dalam Mewujudkan Profil Pelajar Pancasila dan Profil Pelajar Rahmatan Lil Alamin Madrasah Ibtidaiyah Lembaga Pendidikan Maarif NU Jawa Tengah”.
Tujuan FGD dan uji validasi game Simaksaja menurut Ibda adalah mendapatkan validasi dari para ahli, baik ahli media game, ahli materi moderasi beragama, dan ahli materi Aswaja Annahdliyah. FGD juga digelar dalam rangka mengumpulkan saran, masukan, dan kritik dari peserta sebelum game diimplementasikan sesuai tahapan metode R  n D tipe ADDIE.
Dalam kesempatan itu, hadir validator ahli media Hendrik Hermawan, S.Pd.SD., M.Pd., yang merupakan Juara 1 Festival Mobile Kihajar 2020, Konsultasi dan Pengembang IT,  Dekan FPK UIN Walisongo dan Ketua FKPT Jawa Tengah Prof. Dr. Syamsul Ma’arif, M.Ag., sebagai ahli materi moderasi beragama dan Ketua Lembaga Pendidikan Ma’arif NU PWNU Jawa Tengah R. Andi Irawan, M.Ag., sebagai validator ahli materi Aswaja Annahdliyah.
Dalam pemaparannya Ibda mengatakan bahwa riset tersebut dilaksanakan di MI di wilayah eks Karesidenan Kedu yaitu Kota Magelang, Kabupaten Magelang, Kabupaten Temanggung, Kabupaten Kebumen, Kabupaten Purworejo dan Kabupaten Wonosobo. “Dari hasil analisis kebutuhan guru dan siswa, maka dibutuhkan pengembangan game dengan paltform Tyranobuilder bermuatan moderasi beragama, Aswaja Annahdliyah, Profil Pelajar Pancasila, dan Profil Pelajar Rahmatan Lil Alamin,” katanya.
Sementara itu, Hendrik Hermawan mengatakan bahwa beberapa aspek dalam game perlu direvisi dari aspek suara, gambar dan tokoh, font tulisan, navigasi, sampai dengan suara. “Beberapa suara perlu diperbesar, khususnya suara tokoh perempuan,” kata dia.
R. Andi Irawan juga mengapresiasi game tersebut yang menjadi media pembelajaran di wilayah Kedu. Meski demikian, pihaknya memberikan saran bahwa harus ada contoh budaya lokal yang sudah dikenal masyarakat. “Pada laporan nanti perlu ditambahkan, bahwa memang ada riset yang menyebut game-game saat ini sudah berisi konten radikal, ini harus mengacu data agar tidak sekadar asumsi,” papar dia.
Validator ahli materi moderasi beragama Prof. Dr. Syamsul Ma’arif menambahkan bahwa interaksi game harus dipertajam. Selain itu, pemilihan nama tokoh perlu ada yang direvisi seperti Ning Bulok menjadi Ning Ciya atau cinta budaya. Secara umum, menurutnya, game sudah bagus dan perlu disesuaikan bahasanya dengan usia anak MI.
Dalam kesempatan itu, hadir belasan peserta dari mahasiswa Inisnu Temanggung, STAINU Purworejo, guru MI Ma’arif dari Magelang dan Temanggung. Sesuai rencana, setelah game Simaksaja direvisi, selanjutnya akan dilakukan uji keefektifan di MI Ma’arif NU di wilayah Kedu yang sudah ditentukan. (*)
  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Photo by fotoblend

    Perseteruan Menjelang Pernikahan

    • calendar_month Jum, 1 Mar 2024
    • account_circle admin
    • visibility 421
    • 0Komentar

    Oleh : Inayatun Najikah Pekan lalu saya menyaksikan kejadian yang sangat memprihatinkan. Salah satu kawan media sosial saya, seorang MUA mengabarkan bahwa kliennya sempat akan batal menikah karena suatu permasalahan. Disebutkan dalam cerita, MUA ini membagikan momen tangis sang calon pengantin perempuan lengkap dengan kronologi permasalahannya. Disana menuliskan narasi bahwa pada saat melakukan ijab qabul, […]

  • Ramadan dan Etika Bermedia Sosial

    Lebaran: Berdosa di Kota, Meminta Maaf di Desa!

    • calendar_month Rab, 18 Mar 2026
    • account_circle admin
    • visibility 10.507
    • 0Komentar

      Oleh Hamidulloh Ibda   Ramadan tahun 2025 lalu, sekira h-3 Idulfitri saya nyetatus di WA. “Hidupnya di kota. Berbuat dosa di kota. Mudiknya ke desa. Meminta maafnya di desa.”   Ada sekira empat rekan mengomentari seingat saya. Komentarnya tidak ada yang serius. Malah tertawa semua. “Hahahahaha…..” ada yang agak panjang “Ha…. Benar, mas!.” That’s […]

  • Angkat Tema Seni, PAC IPPNU Kayen Gelar Pelatihan Kerajinan Tangan

    Angkat Tema Seni, PAC IPPNU Kayen Gelar Pelatihan Kerajinan Tangan

    • calendar_month Rab, 8 Sep 2021
    • account_circle admin
    • visibility 449
    • 0Komentar

      Para peserta pelatihan kerajinan tangan yang digagas oleh PAC IPPNU Kayen  KAYEN – PAC IPPNU Kecamatan Kayen baru saja mengadakan acara ‘Rekanita Talk’ di TPQ Al-Hidayah Dukuh Mbuloh Desa kayen. Kegiatan tersebut berupa pelatihan kerajinan tangan dalam bentuk pembuatan Bros cantik, Sabtu (4/9). Sri Wahyuni, Waka Departemen OSB PAC IPPNU Kayen mengungkapkan, tema yang […]

  • PCNU-PATI

    Kubah

    • calendar_month Jum, 25 Nov 2022
    • account_circle admin
    • visibility 479
    • 0Komentar

    Pada tahun 1977, sebuah cerita pendek yang berjudul Jasa-Jasa Buat Sanwirya memperoleh Hadiah Harapan Sayembara Kincir Emas Radio Nederlands Wereldomroep. Lalu pada tahun 1980, novel karangannya yang berjudul Kubah memenangkan hadiah Yayasan Buku Utama. Selanjutnya tiga novelnya yang berjudul Ronggeng Dukuh Paruk (1982), Lintang Kemukus Dini Hari (1985), dan Jentera Bianglala (1986) meraih hadiah Yayasan […]

  • GLM Plus, Ketua Ma’arif Jateng Ajak Prioritaskan Pendidikan Inklusi

    GLM Plus, Ketua Ma’arif Jateng Ajak Prioritaskan Pendidikan Inklusi

    • calendar_month Rab, 18 Des 2024
    • account_circle admin
    • visibility 495
    • 0Komentar

    Semarang – Ketua Lembaga Pendidikan Ma’arif NU PWNU Jawa Tengah Fakhrudin Karmani mengajak semua guru dan kepala sekolah/madrasah di bawah naungan Lembaga Pendidikan Ma’arif NU untuk inklusif dan memprioritaskan pendidikan inklusi. “Tidak semua orang tua bisa mengakses sekolah berupa Sekolah Luar Biasa (SLB) dari sisi jarak, keuangan, dan waktu yang sudah diselenggarkan Kementerian Pendidikan Dasar […]

  • Ini Harapan PCNU untuk Pati Paska Hari Jadi Ke-696

    Ini Harapan PCNU untuk Pati Paska Hari Jadi Ke-696

    • calendar_month Rab, 7 Agu 2019
    • account_circle admin
    • visibility 458
    • 0Komentar

    PATI-Siang ini, Rabu (7/8) pemandangan berbeda tampak di Kabupaten Pati. Orang-orang berduyun-duyun memadati alun-alun Kota Pati. Rupanya, hari ini merupakan puncak perayaan hari jadi Kabupaten Pati yang ke-696. K. Yusuf Hasyim memberika ucapan selamat atas hari jadi Kabupaten Pati yang ke-696 2019 menjadi istimewa karena pada tahun ini diadakan kirab boyongan. Kirab boyongan sendiri merupakan […]

expand_less