Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Kuatkan Moderasi Beragama, Dosen INISNU Kembangkan Game Simaksaja

Kuatkan Moderasi Beragama, Dosen INISNU Kembangkan Game Simaksaja

  • account_circle admin
  • calendar_month Sel, 28 Nov 2023
  • visibility 519
  • comment 0 komentar
Pcnupati.or.id-Semarang – Bertempat di kantor Lembaga Pendidikan Ma’arif NU PWNU Jawa Tengah, dosen Prodi PGMI Fakultas Tarbiyah dan Keguruan Institut Islam Nahdlatul Ulama (Inisnu) Temanggung Hamidulloh Ibda bersama dosen STAINU Purworejo Aniqoh dan peneliti PRAK BRIN Dr. Ahmad Muntakhib menggelar Focus Group Discussion (FGD) dan Uji Validasi Game Moderasi Beragama berbasis Aswaja Annahdliyah (Simaksaja) pada Senin (27/11/2023).
Sebagai Ketua Tim Penelitian, Hamidulloh Ibda mengatakan bahwa riset tersebut merupakan hibah riset dari Kementerian Agama RI pada klaster Penelitian Kolaborasi Antar Perguruan Tinggi dan/atau Kementerian/Lembaga. Dalam kesempatan itu, Ibda mengatakan berkolaborasi dengan STAINU Purworejo dan BRIN dengan riset berjudul “Pengembangan Game Tyranobuilder Simaksaja dalam Mewujudkan Profil Pelajar Pancasila dan Profil Pelajar Rahmatan Lil Alamin Madrasah Ibtidaiyah Lembaga Pendidikan Maarif NU Jawa Tengah”.
Tujuan FGD dan uji validasi game Simaksaja menurut Ibda adalah mendapatkan validasi dari para ahli, baik ahli media game, ahli materi moderasi beragama, dan ahli materi Aswaja Annahdliyah. FGD juga digelar dalam rangka mengumpulkan saran, masukan, dan kritik dari peserta sebelum game diimplementasikan sesuai tahapan metode R  n D tipe ADDIE.
Dalam kesempatan itu, hadir validator ahli media Hendrik Hermawan, S.Pd.SD., M.Pd., yang merupakan Juara 1 Festival Mobile Kihajar 2020, Konsultasi dan Pengembang IT,  Dekan FPK UIN Walisongo dan Ketua FKPT Jawa Tengah Prof. Dr. Syamsul Ma’arif, M.Ag., sebagai ahli materi moderasi beragama dan Ketua Lembaga Pendidikan Ma’arif NU PWNU Jawa Tengah R. Andi Irawan, M.Ag., sebagai validator ahli materi Aswaja Annahdliyah.
Dalam pemaparannya Ibda mengatakan bahwa riset tersebut dilaksanakan di MI di wilayah eks Karesidenan Kedu yaitu Kota Magelang, Kabupaten Magelang, Kabupaten Temanggung, Kabupaten Kebumen, Kabupaten Purworejo dan Kabupaten Wonosobo. “Dari hasil analisis kebutuhan guru dan siswa, maka dibutuhkan pengembangan game dengan paltform Tyranobuilder bermuatan moderasi beragama, Aswaja Annahdliyah, Profil Pelajar Pancasila, dan Profil Pelajar Rahmatan Lil Alamin,” katanya.
Sementara itu, Hendrik Hermawan mengatakan bahwa beberapa aspek dalam game perlu direvisi dari aspek suara, gambar dan tokoh, font tulisan, navigasi, sampai dengan suara. “Beberapa suara perlu diperbesar, khususnya suara tokoh perempuan,” kata dia.
R. Andi Irawan juga mengapresiasi game tersebut yang menjadi media pembelajaran di wilayah Kedu. Meski demikian, pihaknya memberikan saran bahwa harus ada contoh budaya lokal yang sudah dikenal masyarakat. “Pada laporan nanti perlu ditambahkan, bahwa memang ada riset yang menyebut game-game saat ini sudah berisi konten radikal, ini harus mengacu data agar tidak sekadar asumsi,” papar dia.
Validator ahli materi moderasi beragama Prof. Dr. Syamsul Ma’arif menambahkan bahwa interaksi game harus dipertajam. Selain itu, pemilihan nama tokoh perlu ada yang direvisi seperti Ning Bulok menjadi Ning Ciya atau cinta budaya. Secara umum, menurutnya, game sudah bagus dan perlu disesuaikan bahasanya dengan usia anak MI.
Dalam kesempatan itu, hadir belasan peserta dari mahasiswa Inisnu Temanggung, STAINU Purworejo, guru MI Ma’arif dari Magelang dan Temanggung. Sesuai rencana, setelah game Simaksaja direvisi, selanjutnya akan dilakukan uji keefektifan di MI Ma’arif NU di wilayah Kedu yang sudah ditentukan. (*)
  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pengakuan Hak-Hak Perempuan

    Pengakuan Hak-Hak Perempuan

    • calendar_month Sab, 25 Sep 2021
    • account_circle admin
    • visibility 461
    • 0Komentar

    Oleh : Inayatun Najikhah* Kehidupan pra Islam membatasi bahkan mendiskriminasi para perempuan. Bahkan ia diperlakukan tidak manusiawi, seperti ketika bayi perempuan lahir maka banyak yang menguburnya hidup-hidup dengan alasan menganggap perempuan lemah tidak mampu berkontribusi dalam perang.  Ada juga yang beranggapan jika membiarkannya hidup maka nanti akan merepotkan saja. Hadist dari Ibnu Abbas RA ia bercerita: […]

  • Kepala MTs Tarbiyatul Banin : IPNU-IPPNU Gerbang Utama Masuk NU

    Kepala MTs Tarbiyatul Banin : IPNU-IPPNU Gerbang Utama Masuk NU

    • calendar_month Sel, 25 Jan 2022
    • account_circle admin
    • visibility 642
    • 0Komentar

    K. Yusuf Hasyim menyampaikan pemgarahan kepada ketua baru IPNU-IPPNU MTs Tarbiyatul Banin Winong plus calon pengurusnya WINONG – Agenda rutin tahunan kembali digelar di MTs Tarbiyatul Banin Madrasah Tahfidz dan Sains Winong Pati. kegiatan yang diadakan pada Minggu (23/1) tersebut merupakan perhelatan akbar pemilihan ketua IPNU-IPPNU Komisariat MTs Tarbiyatul Banin.  Semua peserta didik MTs Tarbiyatul […]

  • LTN NU PATI DAMPINGI PESANTREN MEMBUAT BLOG

    LTN NU PATI DAMPINGI PESANTREN MEMBUAT BLOG

    • calendar_month Jum, 6 Nov 2015
    • account_circle admin
    • visibility 504
    • 0Komentar

    Margoyoso- (04/11/15) Pasca Kegiatan Diskusi Jihad Cyber dan pelatihan pembuatan blog di SMK Cordova Margoyoso yang diadakan LTN NU dan Lakpesdam. Tim dari LTN NU Pati melakukan pendampingan terhadap pesantren-pesantren yang serius menindaklanjutinya. Salah satunya adalah pesantren An-Nur Sucen Terangkil, Pesantren Mabdaul Huda Buludana Maroyoso, dan Pesantren Ar-Raudoh Kajen, dan Ponpes Shofa Azzahro Gembong. Menurut […]

  • Perbaiki Arah Kiblat Masjid dan Musala, Kemenag Pati Kerahkan Puluhan Verifikator

    Perbaiki Arah Kiblat Masjid dan Musala, Kemenag Pati Kerahkan Puluhan Verifikator

    • calendar_month Sen, 11 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 13.719
    • 0Komentar

      Pati – Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Pati berupaya memperbaiki arah kiblat masjid maupun musala. Mereka pun mengerahkan puluhan verifikator untuk terjun ke masjid maupun musala di 21 kecamatan. Sebelum terjun ke lapangan, tim verifikasi arah kiblat dibekali dengan pelatihan sekaligus praktik pengukuran arah kiblat. Kegiatan ini diikuti agar tim verifikator mempunyai standar pengukuran yang […]

  • Marak Kekerasan Seksual, PC Pagar Nusa Pati: Seni Beladiri Penting Ditanamkan Sejak Dini

    Marak Kekerasan Seksual, PC Pagar Nusa Pati: Seni Beladiri Penting Ditanamkan Sejak Dini

    • calendar_month Kam, 21 Jul 2022
    • account_circle admin
    • visibility 490
    • 0Komentar

    PATI – Publik sempat dibuat “jengkel” atas maraknya pemberitaan perbuatan pelecehan seorang laki-laki yang dilakukan kepada seorang wanita akhir-akhir ini. Pelaku kekerasan dan penyimpangan seksual tidak hanya dari lingkungan luar namun juga tak jarang didominasi oleh orang terdekat korban. Pelaku kekerasan seksual lebih sedikit dilakukan oleh orang asing dibandingkan orang yang dikenal. Bahkan jika di […]

  • PCNU-PATI

    Literasi Fiqih Ibadah & Launching Buku “Fiqih Nelayan” Berlangsung Sukses

    • calendar_month Sab, 7 Sep 2024
    • account_circle admin
    • visibility 526
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id- Bendar, 7 September 2024 – Acara literasi fiqih ibadah dan launching buku berjudul “Fiqih Nelayan” berhasil dilaksanakan di Balai Desa Bendar dengan dihadiri oleh 30 peserta dari anggota paguyuban tradisional, JTB, Porse Seine, asosiasi nelayan dan beberapa Nahkoda di desa Bendar. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan wawasan kepada masyarakat nelayan tentang fiqih ibadah yang […]

expand_less