Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » KH. Minan, Orang Pertama yang Mengisi Koin Muktamar di Pati

KH. Minan, Orang Pertama yang Mengisi Koin Muktamar di Pati

  • account_circle admin
  • calendar_month Ming, 2 Feb 2020
  • visibility 190
  • comment 0 komentar

PATI-Bertajuk kemandirian Ummat, Muktamar NU ke-34 yang akan dihelat di Lampung kian bergaung. Koin Muktamar yang digagas oleh PBNU sudah mulai digalakkan hingga ke akar rumput.

K. Niam Suratman, ketua Lazisnu Pati memberikan sosialisasi Koin Muktamar dan Koin NU (untuk kemaslahatan ummat) saat acara launching Koin Muktamar di aula PCNU Pati Minggu (2/2) siang

PCNU Pati, yang tidak mau ketinggalan dalam menyongsong semangat muktamar, melakukan launching Koin Muktamar Minggu (2/2) pukul 11.00 WIB. Kegiatan tersebut dilaksanakan di aula PCNU Pati.

“Kotak Koin Muktamar bertajuk Dari, Oleh dan Untuk NU ini dikelola oleh tiga lembaga sekaligus, (yaitu) LP Ma’arif, RMI dan Lazisnu.” Ungkap  K. Niam Sutaman, ketua NU Care-Lazisnu Pati.

Rencananya, kotak koin ini akan diedarkan di bebberapa lembaga pendidikan di bawah Naungan LP Ma’arif NU Pati dan Pesantren secara bergilir. Bukan hanya itu, pengurus di tingkat MWC hingga Ranting NU nantinya juga akan diminta mengisi kotak koin yang akan digunakan untuk menunjang kegiatan Muktamar NU ke-34 tersebut.

Di lokasi yang sama, paska launching yang dipimpin langsung oleh KH. Minan, pengurus Syuriyah PCNU Pati dan disaksikan oleh pengurus harian PCNU Pati, Banom, lembaga dan para pemgurus MWC, para hadirin serentak mengisi koin tersebut. Hal ini dilakukan secara spontan, namun sepertinya, para pengurus harian PCNU Pati memang telah mempersiapkan uang untuk mengisi kotak ini sebelumnya.

Pengisi kotak pertama adalah KH. Minan, diikuti oleh K. Yusuf Hasyim (Ketua PCNU Pati), kemudian para hadirin yang hadir juga turut mengisi kotak ini. Total dana yang berhasil diperoleh secara dadakan tersebut adalah sebesar Rp 4.492.500.

KH. Minan secara simbolis memasukkan amplop berisi uang kedalam kotak Koin Muktamar diikuti para Pengurus Harian PCNU Pati, Lembaga, Banom dan Pengurus MWC yangbhadir. 

Koin Kemaslahatan 

Selain menggagas Koin Muktamar, NUCare-Lazisnu Pati juga menggalakkan koin untuk kemaslahatan ummat. Kedepan, setiap rumah warga NU akan diberikan satu kotak koin NU.

“Setiap rumah akan kami berikan kotak koin NU. Setiap bulan akan ada petugas yang mengambil kotak tersebut.” Tutur K. Niam.

Lazisnu berjanji akan mengelola keuangan secara transparan. Bahkan standar pengelolaan yang digunakan Lazisnu Pati telah memenuhi kriteria Baznas yang memungkinkan setiap warga NU bisa melakukan pengecekan sirkulasi keuangan Lazisnu.

“Pengelolaan kami telah terstandarisasi oleh Baznas. Ini kami lakukan demi transparansi dan khidmah untuk ummat.” Lanjutnya.

K. Niam berharap, dua program ini segera terealisasi. Terlebih koin untuk ummat yang diharapkan dapat membantu mengatasi permasalahan ummat, diantaranya permasalahan pendidikan, kesehatan, ekonomi dan musibah tak terduga.

Namun demikian, lanjut K. Niam, Koin Muktamar juga tidak kalah pentingnya. Oleh sebab itu, ia menyebut bahwa koin muktamar adalah program jangka pendek, sementara koin NU merupakan program jangka panjang.

“Kami galakkan keduanya. Koin Muktamar sebagai program persiapan Muktamar NU di Lampungyang harinya sudah srmakin dekat. Sementara Koin NU adalah program berkelanjutan untuk mengentaskan problem-problem ummat.” Pungkasnya.(lut/ltn)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Santri Kelana Pendiri API Tegalrejo

    Santri Kelana Pendiri API Tegalrejo

    • calendar_month Kam, 2 Mar 2017
    • account_circle admin
    • visibility 268
    • 0Komentar

    KH Chudlori lahir di Tegalrejo Magelang, Jawa Tengah dari pasangan Muhammad Ikhsan dan Mujirah. Ia anak kedua dari sepuluh bersaudara. Muhammad Ikhsan adalah penghulu Tegalrejo pada masa penjajahan Belanda. Ayah Muhammad Ikhsan bernama Abdul Halim, juga penghulu zaman Belandayang sangat dihormati. Abdul Halim menangani urusan agama di Magelang meliputi kecamatan Candimulyo, Martoyudan, Mungkid, dan Tegalrejo. […]

  • PCNU-PATI

    Fundrising Koin NU Pelan Tapi Pasti

    • calendar_month Rab, 25 Jan 2023
    • account_circle admin
    • visibility 183
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id– Manager Fundrising PC Lazisnu Pati kembali melaksanakan tugasnya mengambil kotak koin NU di empat titik, senin (24/01). Kegiatan ini ia lakukan rutin setiap satu bulan sekali. Tujuan dari kegiatan ini untuk meningkatkan Fundrising koin NU agar semakin baik.  “Pengambilan kotak hari ini ada di 4 titik, ada di kantor Satpol PP, Kantor Yamaha Mataram […]

  • Zakat Produktif Ala Kiai Sahal Didiskusikan

    Zakat Produktif Ala Kiai Sahal Didiskusikan

    • calendar_month Jum, 15 Jan 2016
    • account_circle admin
    • visibility 218
    • 0Komentar

     KH. MA. Sahal Mahfudh sebagai seorang ulama besar yang peduli terhadap kesejahteraan umat berpikir dan bertindak untuk umat. Salah satu buah pemikiran Kiai Sahal adalah zakat produktif, yakni zakat yang mampu mengubah orang-orang miskin menjadi sejahtera dan mandiri secara ekonomi. Pusat Studi Zakat dan Wakaf Prodi Manajemen Zakat Wakaf Institut Pesantren Mathali’ul Falah (IPMAFA) Pati […]

  • Antara Dakwah Menuju Kepada Allah dan Kasih Sayang Dalam Berdakwah

    Antara Dakwah Menuju Kepada Allah dan Kasih Sayang Dalam Berdakwah

    • calendar_month Kam, 26 Feb 2015
    • account_circle admin
    • visibility 248
    • 0Komentar

    الحمد لله ثم الحمد لله الحمد حمداً يوافي نعمه ويكافئ مزيده، يا ربنا لك الحمد كما ينبغي لجلال وجهك ولعظيم سلطانك، سبحانك اللهم لا أحصي ثناءاً عليك أنت كما أثنيت على نفسك، وأشهد أن لا إله إلا الله وحده لا شريك له، وأشهد أن سيدنا ونبينا محمداً عبده ورسوله وصفيه وخليله خير نبي أرسله، أرسله […]

  • PCNU - PATI Photo by Madrosah Sunnah

    Shodaqohnya WTS

    • calendar_month Ming, 26 Jun 2022
    • account_circle admin
    • visibility 175
    • 0Komentar

    Seandainya WTS tersebut shodaqoh kepada faqir miskin atau masjid, sah atau tidakkah shodaqohnya ? Jawaban : Shodaqohnya tidak sah, karena syarat sahnya shodaqoh adalah halalnya harta yang disedekahkan. Referensi : Mau`idhot al-mu`minîn, Juz. 2 hal. 365 Faidl al-qodîr, Juz. 6 hal. 511 Bughyat al-mustarsyidîn, hal. 158-159

  • Nilai-Nilai Islam Nusantara Harus Menjadi Ruh Kurikulum Merdeka

    Nilai-Nilai Islam Nusantara Harus Menjadi Ruh Kurikulum Merdeka

    • calendar_month Kam, 26 Feb 2026
    • account_circle admin
    • visibility 8.868
    • 0Komentar

      Semarang – Nilai-nilai Islam Nusantara dinilai harus menjadi ruh dalam implementasi Kurikulum Merdeka, khususnya melalui Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila Rahmatan Lil ‘Alamin (P5RA). Hal itu ditegaskan oleh Fakhruddin Karmani dalam disertasinya yang dipromosikan pada Rabu, 25 Februari 2026 di Universitas Wahid Hasyim Semarang. Fakhruddin Karmani dinyatakan lulus sebagai doktor ke-24 dari Prodi S3 […]

expand_less