Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » KH. Minan, Orang Pertama yang Mengisi Koin Muktamar di Pati

KH. Minan, Orang Pertama yang Mengisi Koin Muktamar di Pati

  • account_circle admin
  • calendar_month Ming, 2 Feb 2020
  • visibility 315
  • comment 0 komentar

PATI-Bertajuk kemandirian Ummat, Muktamar NU ke-34 yang akan dihelat di Lampung kian bergaung. Koin Muktamar yang digagas oleh PBNU sudah mulai digalakkan hingga ke akar rumput.

K. Niam Suratman, ketua Lazisnu Pati memberikan sosialisasi Koin Muktamar dan Koin NU (untuk kemaslahatan ummat) saat acara launching Koin Muktamar di aula PCNU Pati Minggu (2/2) siang

PCNU Pati, yang tidak mau ketinggalan dalam menyongsong semangat muktamar, melakukan launching Koin Muktamar Minggu (2/2) pukul 11.00 WIB. Kegiatan tersebut dilaksanakan di aula PCNU Pati.

“Kotak Koin Muktamar bertajuk Dari, Oleh dan Untuk NU ini dikelola oleh tiga lembaga sekaligus, (yaitu) LP Ma’arif, RMI dan Lazisnu.” Ungkap  K. Niam Sutaman, ketua NU Care-Lazisnu Pati.

Rencananya, kotak koin ini akan diedarkan di bebberapa lembaga pendidikan di bawah Naungan LP Ma’arif NU Pati dan Pesantren secara bergilir. Bukan hanya itu, pengurus di tingkat MWC hingga Ranting NU nantinya juga akan diminta mengisi kotak koin yang akan digunakan untuk menunjang kegiatan Muktamar NU ke-34 tersebut.

Di lokasi yang sama, paska launching yang dipimpin langsung oleh KH. Minan, pengurus Syuriyah PCNU Pati dan disaksikan oleh pengurus harian PCNU Pati, Banom, lembaga dan para pemgurus MWC, para hadirin serentak mengisi koin tersebut. Hal ini dilakukan secara spontan, namun sepertinya, para pengurus harian PCNU Pati memang telah mempersiapkan uang untuk mengisi kotak ini sebelumnya.

Pengisi kotak pertama adalah KH. Minan, diikuti oleh K. Yusuf Hasyim (Ketua PCNU Pati), kemudian para hadirin yang hadir juga turut mengisi kotak ini. Total dana yang berhasil diperoleh secara dadakan tersebut adalah sebesar Rp 4.492.500.

KH. Minan secara simbolis memasukkan amplop berisi uang kedalam kotak Koin Muktamar diikuti para Pengurus Harian PCNU Pati, Lembaga, Banom dan Pengurus MWC yangbhadir. 

Koin Kemaslahatan 

Selain menggagas Koin Muktamar, NUCare-Lazisnu Pati juga menggalakkan koin untuk kemaslahatan ummat. Kedepan, setiap rumah warga NU akan diberikan satu kotak koin NU.

“Setiap rumah akan kami berikan kotak koin NU. Setiap bulan akan ada petugas yang mengambil kotak tersebut.” Tutur K. Niam.

Lazisnu berjanji akan mengelola keuangan secara transparan. Bahkan standar pengelolaan yang digunakan Lazisnu Pati telah memenuhi kriteria Baznas yang memungkinkan setiap warga NU bisa melakukan pengecekan sirkulasi keuangan Lazisnu.

“Pengelolaan kami telah terstandarisasi oleh Baznas. Ini kami lakukan demi transparansi dan khidmah untuk ummat.” Lanjutnya.

K. Niam berharap, dua program ini segera terealisasi. Terlebih koin untuk ummat yang diharapkan dapat membantu mengatasi permasalahan ummat, diantaranya permasalahan pendidikan, kesehatan, ekonomi dan musibah tak terduga.

Namun demikian, lanjut K. Niam, Koin Muktamar juga tidak kalah pentingnya. Oleh sebab itu, ia menyebut bahwa koin muktamar adalah program jangka pendek, sementara koin NU merupakan program jangka panjang.

“Kami galakkan keduanya. Koin Muktamar sebagai program persiapan Muktamar NU di Lampungyang harinya sudah srmakin dekat. Sementara Koin NU adalah program berkelanjutan untuk mengentaskan problem-problem ummat.” Pungkasnya.(lut/ltn)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Komentar PCNU tentang Pembongkaran Mandiri Bangunan di Kawasan LI

    Komentar PCNU tentang Pembongkaran Mandiri Bangunan di Kawasan LI

    • calendar_month Sel, 15 Feb 2022
    • account_circle admin
    • visibility 471
    • 0Komentar

      Sosok Rodhi, pemilik bengkel di kawasan LI yang membongkar sendiri bangunannnya (foto : modess) PATI – PCNU mengapresiasi positif para pemilik bangunan di kawasan Lorok Indah (LI) yang secara sukarela membongkar sendiri bangunan yang tersisa pasca pembongkaran yang dilakukan Pemda Pati tgl 3 Pebruari 2022 lalu. “Seperti yang dilakukan oleh Rondli pemilik bengkel yang […]

  • LTMNU Pati Data Ulang Masjid dan Mushola se Kabupaten

    LTMNU Pati Data Ulang Masjid dan Mushola se Kabupaten

    • calendar_month Ming, 21 Jul 2019
    • account_circle admin
    • visibility 474
    • 0Komentar

    Lembaga Takmir Masjid Nahdlatul Ulama (LTMNU) Kabupaten Pati, akan melakukan pendataan ulang masjid dan mushola yang terdapat di seluruh Kabupatenb Pati. Hal ini menjadi salah satu keputusan penting yang disepakati dalam rapat koordinasi antara LTMNU Kabupaten dengan LTMNU Kecamatan (MWC NU) se-Kabupaten Pati. Rapat koordinasi LTMNU tersebut digelar siang ini (Ahad, 21/07) di Gedung Islamic […]

  • KH. M. Aniq Muhammadun Menjawab Persoalan Fiqih Masjid

    KH. M. Aniq Muhammadun Menjawab Persoalan Fiqih Masjid

    • calendar_month Sel, 10 Sep 2019
    • account_circle admin
    • visibility 347
    • 0Komentar

    KAYEN – Selasa, 10 September 2019 pengurus Lembaga Takmir Masjid NU (LTMNU) MWC Kayen menyelenggarakan Pelatihan Manajemen dan Fiqh Masjid. Hadir dalam acara tersebut KH. M. Aniq Muhammadun sebagai Rais Syuriah PCNU Pati. Beliau sekaligus memberikan banyak arahan kepada Ta’mir masjid se-kecamatan Kayen secara khusus, dan pengurus ranting NU pada umumnya. Rois PCNU Pati, KH. […]

  • Ramadan dan Etika Bermedia Sosial

    Lebaran adalah Awal!

    • calendar_month Jum, 20 Mar 2026
    • account_circle admin
    • visibility 10.292
    • 0Komentar

      Oleh Hamidulloh Ibda   Banyak orang beranggapan Lebaran Idulfitri adalah Hari Kemenangan dan akhir dari Ramadan. Nah, ini sih pandangan umum, padahal sing bener dudu ngunu kuwi. Bahkan, Lebaran dan Idulfitri itu berbeda. Apa perbedaannya? Lebaran bisa didapatkan semua orang termasuk orang yang tak berpuasa, ini wilayahnya adalah budaya dan sosial. Jika Idulfitri, tak […]

  • PCNU-PATI

    Tradisi Ruwahan Sebagai Tradisi Local Wisdom Masyarakat

    • calendar_month Sab, 2 Mar 2024
    • account_circle admin
    • visibility 371
    • 0Komentar

    Oleh : Siswanto, MA Setiap memasuki bulan Sya’ban masyarakat desa pada umumnya melanggengkan tradisi kirim doa yang ditujukan kepada para leluruh dan kerabat yang sudah meninggal. Tradisi ini sudah berjalan dari dulu sampai sekarang. Tradisi ruwahan ini juga biasanya dilakukan baik di masjid, mushola dan makam. Hal ini dilakukan masyarakat tidak lain adalah karena adanya […]

  • PCNU PATI - Ilustrasi Menghitung Kredit. Photo by Towfiqu barbhuiya on Unsplash.

    Kredit

    • calendar_month Rab, 25 Mei 2022
    • account_circle admin
    • visibility 265
    • 0Komentar

    Karena untuk menjadi istiqomah itu amat berat. Selalu tepat waktu dalam kondisi apa saja, dimana saja, dengan siapa dan berbuat apa. Jika sudah mengiyakan sepekan sekali harus ada tulisan ya harus di sempatkan. Seperti halnya kemarin-kemarin jika hari kemenangan tinggal kenangan. Setelah sebulan fuul kita terkekang, menahan lapar, menahan dahaga. Tapi belum mampu menahan rasan-rasan […]

expand_less