Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » KH. Minan, Orang Pertama yang Mengisi Koin Muktamar di Pati

KH. Minan, Orang Pertama yang Mengisi Koin Muktamar di Pati

  • account_circle admin
  • calendar_month Ming, 2 Feb 2020
  • visibility 218
  • comment 0 komentar

PATI-Bertajuk kemandirian Ummat, Muktamar NU ke-34 yang akan dihelat di Lampung kian bergaung. Koin Muktamar yang digagas oleh PBNU sudah mulai digalakkan hingga ke akar rumput.

K. Niam Suratman, ketua Lazisnu Pati memberikan sosialisasi Koin Muktamar dan Koin NU (untuk kemaslahatan ummat) saat acara launching Koin Muktamar di aula PCNU Pati Minggu (2/2) siang

PCNU Pati, yang tidak mau ketinggalan dalam menyongsong semangat muktamar, melakukan launching Koin Muktamar Minggu (2/2) pukul 11.00 WIB. Kegiatan tersebut dilaksanakan di aula PCNU Pati.

“Kotak Koin Muktamar bertajuk Dari, Oleh dan Untuk NU ini dikelola oleh tiga lembaga sekaligus, (yaitu) LP Ma’arif, RMI dan Lazisnu.” Ungkap  K. Niam Sutaman, ketua NU Care-Lazisnu Pati.

Rencananya, kotak koin ini akan diedarkan di bebberapa lembaga pendidikan di bawah Naungan LP Ma’arif NU Pati dan Pesantren secara bergilir. Bukan hanya itu, pengurus di tingkat MWC hingga Ranting NU nantinya juga akan diminta mengisi kotak koin yang akan digunakan untuk menunjang kegiatan Muktamar NU ke-34 tersebut.

Di lokasi yang sama, paska launching yang dipimpin langsung oleh KH. Minan, pengurus Syuriyah PCNU Pati dan disaksikan oleh pengurus harian PCNU Pati, Banom, lembaga dan para pemgurus MWC, para hadirin serentak mengisi koin tersebut. Hal ini dilakukan secara spontan, namun sepertinya, para pengurus harian PCNU Pati memang telah mempersiapkan uang untuk mengisi kotak ini sebelumnya.

Pengisi kotak pertama adalah KH. Minan, diikuti oleh K. Yusuf Hasyim (Ketua PCNU Pati), kemudian para hadirin yang hadir juga turut mengisi kotak ini. Total dana yang berhasil diperoleh secara dadakan tersebut adalah sebesar Rp 4.492.500.

KH. Minan secara simbolis memasukkan amplop berisi uang kedalam kotak Koin Muktamar diikuti para Pengurus Harian PCNU Pati, Lembaga, Banom dan Pengurus MWC yangbhadir. 

Koin Kemaslahatan 

Selain menggagas Koin Muktamar, NUCare-Lazisnu Pati juga menggalakkan koin untuk kemaslahatan ummat. Kedepan, setiap rumah warga NU akan diberikan satu kotak koin NU.

“Setiap rumah akan kami berikan kotak koin NU. Setiap bulan akan ada petugas yang mengambil kotak tersebut.” Tutur K. Niam.

Lazisnu berjanji akan mengelola keuangan secara transparan. Bahkan standar pengelolaan yang digunakan Lazisnu Pati telah memenuhi kriteria Baznas yang memungkinkan setiap warga NU bisa melakukan pengecekan sirkulasi keuangan Lazisnu.

“Pengelolaan kami telah terstandarisasi oleh Baznas. Ini kami lakukan demi transparansi dan khidmah untuk ummat.” Lanjutnya.

K. Niam berharap, dua program ini segera terealisasi. Terlebih koin untuk ummat yang diharapkan dapat membantu mengatasi permasalahan ummat, diantaranya permasalahan pendidikan, kesehatan, ekonomi dan musibah tak terduga.

Namun demikian, lanjut K. Niam, Koin Muktamar juga tidak kalah pentingnya. Oleh sebab itu, ia menyebut bahwa koin muktamar adalah program jangka pendek, sementara koin NU merupakan program jangka panjang.

“Kami galakkan keduanya. Koin Muktamar sebagai program persiapan Muktamar NU di Lampungyang harinya sudah srmakin dekat. Sementara Koin NU adalah program berkelanjutan untuk mengentaskan problem-problem ummat.” Pungkasnya.(lut/ltn)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Suluk Maleman Menyoal Tuhan dalam Pemahaman Manusia

    Suluk Maleman Menyoal Tuhan dalam Pemahaman Manusia

    • calendar_month Ming, 20 Jul 2025
    • account_circle admin
    • visibility 204
    • 0Komentar

      Pcnupati.or.id Pemahaman manusia tentang Tuhan, karena perbedaan sudut pandang, acap menjadi rumit dalam banyak pembahasan. Masalah inilah yang mencoba dibedah di forum NgAllah Suluk Maleman yang digelar pada Sabtu (19/7) di Rumah Adab Indonesia Mulia. Awalnya Anis Sholeh Ba’asyin menggaris-bawahi bahwa apa yang disebut ateisme bukanlah gejala baru. “Dalam sejumlah teori, ditegaskan bahwa pada […]

  • PBNU Rilis Daftar Pengurus, 4 Ulama Pati Masuk Jajaran Syuriyah

    PBNU Rilis Daftar Pengurus, 4 Ulama Pati Masuk Jajaran Syuriyah

    • calendar_month Rab, 12 Jan 2022
    • account_circle admin
    • visibility 435
    • 0Komentar

    KH. Aniq Muhammadun, salah satu kiai asal Pati yang namanya masuk dalam jajaran Syuriyah PBNU.  JAKARTA – Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) hari ini, Rabu (12/1) meluncurkan daftar nama pengurus baru era kepemimpinan KH. Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya. Surat bernomor  01/A.II.04/01/2022 tentang Pengesahan Susunan Pengurus Besar NU tersebut memperlihatkan nama-nama tokoh yang akan […]

  • PGMI IPMAFA Gelar Pelatihan Computational Thinking

    PGMI IPMAFA Gelar Pelatihan Computational Thinking

    • calendar_month Jum, 12 Nov 2021
    • account_circle admin
    • visibility 207
    • 0Komentar

      Para guru MI antusias mengikuti Pelatihan Computational Thinking di aula IPMAFA  MARGOYOSO – Puluhan guru Madrasah Ibtidaiyah di wilayah Pati Utara mengikuti Pelatihan Computational Thinking pada Pembelajaran Tematik Berbasis Kearifan Lokal. Kegiatan yang diadakan pada Rabu (10/11) di aula 1 lantai 2 kampus IPMAFA merupakan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) dari dosen PGMI Fakultas Tarbiyah […]

  • NKRI Yes, Radikalisme No

    NKRI Yes, Radikalisme No

    • calendar_month Sen, 29 Feb 2016
    • account_circle admin
    • visibility 193
    • 0Komentar

    Indonesia adalah negara Pancasila, yang di dalamnya terdapat multietnik, multiagama, multukultural dan sebagainya. Memang mayoritas pemeluk agama di Indonesia adalah Islam Ahlu as-Sunnah Wa al-Jama’ah (Aswaja) yang memiliki cara berpikir moderat dan menghargai perbedaan. KH. Bisri Musthofa yang biasa di panggil Gus Mus ini memaparkan tentang garis besar Aswaja, Pertama, dalam bidang hukum Islam (Fiqh), […]

  • H. Dr. Ahmad Choiron, M.Ag : Tidak Perlu Program Muluk-Muluk

    H. Dr. Ahmad Choiron, M.Ag : Tidak Perlu Program Muluk-Muluk

    • calendar_month Ming, 8 Sep 2019
    • account_circle admin
    • visibility 380
    • 0Komentar

    WINONG – H. Dr. Ahmad Choiron, M.Ag, Wakil Ketua PCNU Kabupaten Pati menyampaikan bahwa MWC tidak perlu membuat program yang muluk-muluk. Harapan ini disampaikan dalam sambutannya saat mewakili Ketua PCNU Kab. Pati dalam acara Konferensi MWC NU dan PAC Muslimat NU Kecamatan Winong, Ahad (08/09) pagi ini. H. Dr. Ahmad Choiron, M.Ag, mewakili Ketua PCNU Pati […]

  • Rais Syuriah NU Pati: Penanganan Jenazah Covid-19 Harus Sesuai Syariat Islam

    Rais Syuriah NU Pati: Penanganan Jenazah Covid-19 Harus Sesuai Syariat Islam

    • calendar_month Kam, 19 Nov 2020
    • account_circle admin
    • visibility 162
    • 0Komentar

      Pati. Rais Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Pati, Jawa Tengah KH Aniq Muhammadun mengatakan bahwa saat ini pengelolaan manajemen penanganan jenazah Covid-19 masih perlu diperhatikan sehingga bisa ditangani sesuai dengan syariat Islam.       Ia menyampaikan hal ini pada kegiatan rutinan Istighotsah dan Pembacaan Ratibul Haddad bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) yang […]

expand_less